25084 research outputs found
Sort by
Sejarah benua kuno: dari peradaban-peradaban tertua di empat benua
Di awal perkembangan peradaban dunia dimulai di daerah daerah yang dekat dengan aliran sungai. Benua Asia sebagai benua terbesar di dunia mempunyai banyak sungai-sungai besar yang mendukung manusia untuk membangun sebuah peradaban. Sungai Kuning yang terletak di Tiongkok merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat kuno dan telah berkembang secara menakjubkan. Di daerah Asia Tengah menjadi terkenal karena terdapat aliran Sungai Gangga dan Indus yang menjadi pendukung utama bagi masyarakat Mohenjo-daro dan Harappa. Begitupun Asia Barat yang tidak kalah maju dari peradaban di sekitarnya, terletak di daerah lembah Sungai Eufrat dan Tigris.Beralih dari Asia menuju perkembangan benua-benua lainnya, seperti Amerika, Eropa, dan Afrika. Tiga benua tersebut juga memiliki peninggalan zaman kuno yang sangat memesona mulai dari bangunan kuil-kuil pemujaan terhadap dewa-dewa, reruntuhan bekas tempat tinggal mereka yang dilengkapi dengan alat-alat perkakas rumah tangga, perhiasan yang dikenakan oleh kaum wanita, kekayaan emas milik raja, dan kuburan sebagai tempat menuju kehidupan setelah kematian. Menariknya, mereka telah hidup menetap dan tidak nomaden lagi seperti yang dilakukan oleh manusia prasejarahberbicara tentang sejarah dunia kuno takkan terlepas dari peradaban-peradaban yang pernah bersinar pada zaman dahulu. Peradaban dunia kuno tidak hanya berfokus pada Athena, Sparta, dan/atau Taman Gantung Babilon saja. Sejarawan telah menemukan bahwa dunia kuno dihuni oleh banyak masyarakat yang beragam, termasuk sejak ribuan tahun yang lalu.Sejarawan mengakui bahwa orang Paleo-India pernah tinggal di tempat yang sekarang disebut Amerika Serikat sebelum orang Eropa tiba di Amerika. Namun, baru-baru ini terungkap melalui bukti arkeologis (termasuk tekstil dan artefak lainnya) bahwa ada juga peradaban di Amerika pra-Columbus. Artinya, dunia kuno masih sangatlah misteri untuk dikuak.Buku ini sebagai pengantar perjalanan Anda mengarungi waktu ke belakang dan menelisik kembali sisa-sisa kejayaan lembah Indus, atau dibuat penasaran mengapa suku Maya tiba-tiba menghilang. Apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dari kisah-kisah mereka di zaman dahulu
How to be a friend: panduan klasik menuju persahabatan sejati
How to Be a Friend, atau dalam bahasa Latin De Amicitia, boleh dikata merupakan buku terbaik yang pernah ditulis mengenai persahabatan. Marcus Tullius Cicero dalam buku ini memberikan nasehatnya yang begitu jujur dan menyentuh—sesuatu yang jarang kita dapati dalam karya-karya dari zaman kuno. Sebagian orang Romawi memandang persahabatan dalam arti nyaris praktis, sebagai hubungan antara manusia demi keuntungan timbal-balik. Cicero tak menyangkal bahwa persahabatan macam itu penting, tetapi ia melampaui unsur utilitarian dan mengagungkan jenis persahabatan yang lebih mendalam, di mana dua orang saling menemukan diri dan tidak mencari pamrih atau untung dari orang lain. Cicero dalam karya pendek ini menyuguhkan suatu panduan yang menarik untuk menemukan, merawat, dan menghargai orang-orang dalam hidup kita yang kita pandang bukan menurut apa yang bisa mereka berikan kepada kita, melainkan karena dalam diri merekalah kita menemukan belahan jiwa. Di tengah zaman modern yang ditandai oleh teknologi dan kecenderungan tak henti-hentinya untuk berfokus pada diri sendiri—sesuatu yang mengancam semangat persahabatan yang mendalam dan langgeng—nasihat Cicero semakin terasa penting
Sejarah kerajaan bawahan majapahit di luar jawa dan luar negeri
Ada banyak kerajaan di seluruh kepulauan Nusantara yang dulunya menjadi bawahan Majapahit. Kerajaan-kerajaan yang menjadi bawahan Majapahit itu telah disebutkan oleh Gadjah Mada dalam Sumpah Palapanya. Kerajaan-kerajaan ini sekarang berada di wilayah Indonesia dan sebagian berada di luar Indonesia.Seluruh wilayah luar Jawa yang dikuasai Majapahit lewat Sumpah Palapa Gadjah Mada pada abad 14 M itu disebut dengan Nusantara. Karenanya, Nusantara secara teritorial sesungguhnya bentangan wilayah yang meliputi Indonesia dan luar Indonesia. Dengan menguasai banyak kerajaan di kepulauan Nusantara ini, maka wilayah kekuasaan Majapahit di masa kejayaannya pada abad 14, meliputi hampir seluruh negeri yang ada di kawasan Asia Tenggara sekarang,Kerajaan-kerajaan bawahan Majapahit dalam konteks Indonesia sekarang meliputi kerajaan-kerajaan yang ada di ujung timur hingga di ujung barat Indonesia. Selain itu, kerajaan-kerajaan yang menjadi bawahan Majapahit juga tersebar di Semenanjung Malaya. Sebuah buku sejarah yang layak dikoleksi dan dijadikan referensi
Einstein: fakta tersembunyi di balik isi kepala sang ilmuwan
"Apa yang saya saksikan di alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan rendah hati."Einstein adalah sosok yang luar biasa meskipun gurunya pernah menjulukinya sebagai mahasiswa pemalas. Kecerdasan Einstein terbukti melampaui zamannya. Meskipun demikian, ia selalu bersikap sederhana dan tidak pernah tampak mengunggulkan diri. la mencintai kemerdekaan individu, mencintai perdamaian dan membenci perang.Nah, di dalam buku ini dibahas rahasia-rahasia di balik kegeniusan Einstein. Di mulai dari kisah masa kecil, pendidikan, pemikiran-pemikirannya, percintaan, karier hingga penemuan-penemuannya yang menakjubkan dan berpengaruh terhadap dunia hingga saat ini. Selain itu, juga akan disajikan surat-surat cinta Einstein yang sangat mengagumkan