429 research outputs found
Sort by
Laporan Eksplorasi Tumbuhan di Kabupaten Sambas, Kabupaten Singkawang dan Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat
Eksplorasi di wilayah Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat bertujuan mengoleksi plasma nutfah tumbuhan pasang surut (riparian) dan dataran rendah Kalimantan yang sudah mengalami kepunahan untuk ditanam di dalam Kebun Raya Sambas.Pada tahun 2008 Pembangunan Kebun Raya Sambas telah dilaksanakan sampai pada tahap pembuatan Master Plan Kebun Raya Sambas. Pembangunan Kebun Raya Sambas merupakan implementasi dari Inpres RI No. 3 Tahun 2009 tentang Pengembangan Infrastruktur Istana Kepresidenan, Kebun Raya, dan Benda Cagar Budaya Tertentu dan diperbarui dengan turunnya PERPRES No. 93 tahun 2011 tentang Pembangungan Kebun Raya. Juga sesuai dengan kesepakatan kerjasama melalui penandatanganan MOU antara Pemda Sambas dan LIPI pada tanggal 9 Februari 2012 di Kantor LIPI, Jakarta.Eksplorasi yang dilalkukan pada tanggal 11 sampai dengan 30 Maret 2013 selama 20 hari dengan TIM dari Kebun Raya Bogor sebagai berikut: Dr. Sudarmono, Sahromi S.Hut., Ayi Doni Darussalam, S. Kom., Aulia Hasan Amd dan Ahmad Supyan, serta didampingi juga oleh pendamping dari Dinas Kehutanan, yaitu Rifandi, Iwan Kusmadi S.Hut., Hendri, Deni serta Pemandu yang ada di lapangan. Kegiatan penelitian eksplorasi keanekaragaman jenis tumbuhan riparian dan dataran rendah Kalimantan di Kalimantan Barat ini dilakukan di 3 Kabupaten, yaitu Hutan Lindung Gunung Senujuh, HL Sebedang, Hutan Masyarakat Fiantus, Kab. Sambas; Hutan Kota G. Sari, CA Raya Pasi, Kab. Singkawang dan Pantai Samudera, Kab. Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat. Pada masing-masing Kabupaten tersebut ditentukan jenis tumbuhan yang dikenal masyarakat setempat sebagai endemk plasma nutfah khusunya tumbuhan yang berpotensi kayu bernilai ekonomi dan jenis tumbuhan lain pada umumnya yang belum ada di Kebun Raya Sambas.Secara keseluruhan rekapitulasi pada bulan November 2013 diperoleh koleksi sebanyak: 265 nomor koleksi, 1875 spesimen; jumlah jenis 106 jenis, jumlah marga ada 40 marga, jumlah suku ada 66 suku. Jumlah nomor koleksi yang mati atau tidak ada pada Pembibitan Kebun Raya Sambas terdapat 5 nomor koleksi, 5 jenis, 5 marga, 5 suku. Koleksi Tumbuhan yang diperoleh terbanyak yaitu suku Araceae, Dipterocarpaceae dan Arecaceae. Namun dari kelompok paku pakuan terdapat 12 suku dan anggrek (Orchidaceae) ada 31 nomor koleksi dan 13 marga. Yang belum teridentifikasi (gendup) ada 26 suku dan 167 marga.vi, 39 hal
Laporan Inventarisasi dan Koleksi Flora Nusantara di Taman Nasional Lorentz Wamena Papua
vi, 94 hal
Eksplorasi Flora di Kawasan Hutan Alam PT Fitamaya Asmapara, Kabupaten Katingan - Kalimantan Tengah: 19 Februari - 10 Maret 2013
vii, 75 hal
Daya Tarik Pemandu Pelajar Dan Sikap Pengunjung Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor
Kapat Yuri Awan, Daya Tarik Pemandu Pelajar Dan Sikap Pengunjung Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (Kasus : Pengunjung Pelajar),Di Bimbing Oleh Sukarelawati,M.SI Dan IR . Dwi Rini Sovia Firdaus,M.Com Seirinng Berjalannya Waktu,Membuat Perkembangannya Industri Pariwisata Di kota Bogor . Hal Tersebut Dapat Kita Lihat Dari Menjamurnya Obyek Dan Daya Tarik Wisata ( ODTW ) Baik Di Kota Maupun Kabupaten Bogor . Beberapa Obyek Wisata Tersebut Memiliki Konsep Yang Berbeda Satu Sama Lain . KEBUN RAYA BOGOR ( KRB) Merupakan Salah Satu Obyek Wisata Yang Berada Di Pusat Kota Bogor . Selain Sebagian Obyek Wisata KRB juga Berperan Sebagai Tempat Konservasi Tumbuhan Dan Penelitian yang berada di bawah pengelolaan Lembaga ilmu pengetahuan indonesia (LIPI). oleh sebab itu,selain wisatawan asing dan domestik KRB juga banyak dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa dengan tujuan staditur maupun observasi . berdasarkan laporan kunjungan tahunan di peroleh dari sub bagian jasa dan informasi,terdapat kenaikan pengunjung pelajar selama empat tahun terakhir di KRB pada tahun 2009 tercatat sekitar 36.035 orang pelajar yang berkunjung sedangkan,tahun 2010 pelajar yang berkunjung sebesar 56.302. pada tahun 2011 jumlah pelajar yang berkunjung ke KRB mengalami kenaikan yaitu sebesar 66.29 sedangkan pada tahun 2011 sebesar 76.765 pelajar . dalam mendapatkan informasi tentang perkebun rayaan,para pelajar tersebut menggunakan jasa pemandu pelajar di KRB . para pemandu tersebut berperan untuk memberikan penjelasan dan keterangan melalui materi pemanduaan yang disampaikan para pelajar tersebut maka, terjadi penurunan jumlah kegiatan pemanduan yang di peroleh di bagian informasi KRB maka,terjadi penurunan jumlah kegiatan pemanduan selama empat tahun terakhir beberapa faktor penyebab penurunan frekuensi pemaduan tersebut kurangnya promosi yang dilakukan oleh pihak pengelola terhadap kegiatan pemanduan di KRB . faktor yang lainnya adalah berhubungan dengan kualitas yang di miliki oleh para pemandu pelajar di KRB. kualitas pemandu tersebut dapat kita lihat dari daya tarik pemandu baik fisik maupun fsikis serta materi pemandu yang disampaikan penelitian ini menganalisa tentang bagaimana daya tarik yang di miliki oleh pemandu para pelajar tterhadap sikap pelajar yang menggunakan jasa pemandu di KRB . Penelitian ini dilakukan pusat konservasi tumbuhan (PKT) kebun raya bogor yang berlokasi di jl.ir.H.Juanda no. 13 bogor dan dilakukan pada bulan juli sampai dengan agustus . tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana kegiatan pemanduan di KRB ditinjau dari sudut pandang ilmu komunikasi,(2) menganalisa bagaimana daya tarik yang dimiliki oleh para pemandu pelajar di KRB (3) untuk mengetahui bagaimana sikap pelajar terhadap kegiatan pemanduan di KRB serta,(4) untuk mengetahui bagaimana hubungan antara daya tarik pemandu terhadap sikap pelajar yang di pandu . pengambilan sampel dalam penellitian ini dilakukan secara acak terhadap pelajar yang menggunakan jasa pemandu pelajar yaitu sebesar 90. orang dari jumlah sample tersebut, terdapat 40 orang berjenis kelamin laki-laki dan 50 orang berjenis kelamin perempuan. dengan tingkat pendidikan 30 orang siswa SLTP dan 60 orang SLTA dengan jenjang usia antara 13 hingga 18 tahun analisa data yang digunakan dalam penelitian ini mrnggunakan uji Validitas reliabilitas, uji hubungan menggunakan spearman. pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 15 For windows dengan dibantu program microsoft excel 2007. berdasarkan analisa yang didapatkan dari penyebaran kuesioner kepada responden menyaqtakan bahwa, pelajar setuju terhadap daya tarik fisik maupun psikis yang dimiliki oleh para pemandu. sikap. pelajar terhadap kegiatan pemandu pun cenderung untuk menerima pemandu dan sikap pelajar yang mengikuti pemandu di KRB. serta tidak terdapat hubungan daya tarik pemandu terhadap sikap pelajar yang menolak kegiatan pemanduan. dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi daya tarik yang dimiliki pemandu yang menerima kegiatan pemanduan akan semakin besar pula.XI,98 Hl
Ekslorasi dan Penelitian Flora Hutan Lindung Gumoe, Desa Lutueng, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh
17 hal
Laporan Kegiatan Perjalanan Eksplorasi Flora di Pulau Batam 28 Mei - 16 Juni 2013
iv, 112 hal
Eksplorasi Gunung Tilu Desa Jabranti,Kecamatan Karangkancana, Kabupaten kuningan, Jawa Barat
101 hal