Jurnal MIPA
Not a member yet
    355 research outputs found

    Kinetika Fotodegradasi Remazol Yellow Menggunakan Fotokatalis ZnO dan ZnO-Ag

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian tentang kinetika fotodegradasi remazol yellow dengan menggunakan ZnO dan ZnO yang disisipi 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9% Ag yang disintesis dengan metode kopresipitasi. Eksperimen kinetika dilakukan melalui penentuan konsentrasi remazol yellow yang tersisa setelah interaksi ZnO dan ZnO-Ag dengan larutan remazol yellow yang disinari UV selama 0, 20, 40, 60, 80, 100, 120 dan 140 menit. Selanjutnya data dianalisis mengikuti model kinetika reaksi orde pertama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju reaksi fotodegradasi oleh ZnO meningkat dengan penambahan konsentrasi dopan AgA research on photodegradation kinetics of remazol yellow using ZnO and Ag-doped ZnO (1, 3, 5, 7 and 9 wt% Ag) synthesized by co-precipitation method had been studied. Kinetics experiment was performed by determining the concentration of remazol yellow remained after interaction of ZnO and ZnO-Ag with remazol yellow solution that were irradiated by UV-light at 0, 20, 40, 60, 80, 100, 120 and 140 minutes. Data obtained was analyzed using firs-order kinetics model. The results showed that photodegradation rate was increased with the increasing Ag concentration

    Identifikasi Potensi Cekungan Air Tanah Di Universitas Sam Ratulangi Menggunakan Eksplorasi Geolistrik Tahanan Jenis

    Get PDF
    Peningkatan pembangunan gedung-gedung di Kampus Universitas Sam Ratulangi akan berdampak pada proses peresapan air ke dalam tanah, dan akan mempengaruhi siklus hidrologi di bawah permukan tanah. Kebutuhan air tanah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Telah dilakukan pemetaaan untuk memperoleh potensi cekungan lapisan pembawa air tanah dengan arah Utara – Selatan di Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado. Pengukuran menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada 5 lintasan, 48 elektroda dan spasi elektroda 10 m, menggunakan resistivitymeter MAE X612 EM. Data pengukuran diolah menggunakan software RES2DINV, hasil pengolahan berupa tampang lintang 2 dimensi. Akuifer air tanah dengan resistivitas ≤ 10 Ωm, potensi akumulasi akuifer air tanah besar ditemukan di : lintasan 1 pada elektroda ke 24 – 35 (meter ke 240 – 350)dengan kedalaman ≥ 20 m, lintasan 2 pada elektroda 23 – 30 (meter ke 230 – 300) dengan kedalaman 5 – 25 m.Peningkatan pembangunan gedung-gedung di Kampus Universitas Sam Ratulangi akan berdampak pada proses peresapan air ke dalam tanah, dan akan mempengaruhi siklus hidrologi di bawah permukan tanah. Kebutuhan air tanah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Telah dilakukan pemetaaan untuk memperoleh potensi cekungan lapisan pembawa air tanah dengan arah Utara – Selatan di Kampus Universitas Sam Ratulangi Manado. Pengukuran menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengukuran dilakukan pada 5 lintasan, 48 elektroda dan spasi elektroda 10 m, menggunakan resistivitymeter MAE X612 EM. Data pengukuran diolah menggunakan software RES2DINV, hasil pengolahan berupa tampang lintang 2 dimensi. Akuifer air tanah dengan resistivitas ≤ 10 Ωm, potensi akumulasi akuifer air tanah besar ditemukan di : lintasan 1 pada elektroda ke 24 – 35 (meter ke 240 – 350)dengan kedalaman ≥ 20 m, lintasan 2 pada elektroda 23 – 30 (meter ke 230 – 300) dengan kedalaman 5 – 25 m.Â

    Distribusi Dan Diversitas Serangga Tanah Di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa Sulawesi Utara

    Get PDF
    Serangga tanah merupakan jenis dari serangga yang seluruh atau sebagian hidupnya berada di tanah. Serangga tanah berperan penting dalam ekosistem yaitu membantu proses pelapukan bahan organik dan keberadaan serta aktivitasnya berpengaruh positif terhadap sifat kimia fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi dan diversitas serangga tanah di Gunung Tumpa, Sulawesi Utara. Lokasi pengambilan sampel terdiri dari tiga tipe habitat yaitu, hutan primer, hutan sekunder dan lahan perkebunan. Teknik pengambilan sampel menggunakan perangkap sumuran (Pitfall trap). Hasil penelitian  ditemukan serangga tanah sebanyak 10 ordo, 23 famili, 28 genus, 33 morfospesies dan 21100 individu.  Ordo Hymenoptera didominasi oleh famili Formicidae. Pola distribusi serangga tanah di Gunung Tumpa berkelompok. Indeks diversitas spesies di Gunung Tumpa tergolong sedang (H = 2,62). Kelimpahan spesies dan indeks diversitas spesies serangga tanah tertinggi ditemukan pada hutan primer, sedangkan yang terendah pada lahan perkebunan dan hutan sekunder.Soil Insects is a type of insect that all or part of his life was on the ground. Soil insects plays an important role in the ecosystem that is helping the process of weathering and the presence of organic matter as well as its activities towards the positive effect of physical chemical properties of the soil. This research aims to identify, examine the distribution and diversity of insects land on Mount Tumpa, North Sulawesi. Location of sampling consists of three types of habitat i.e., primary forest, secondary forest and plantations. The technique of sampling using Pitfall trap. Results of the study found as many as 10 soil insect orders, 23 families, 28 genera, 33 morfospesies and 21100 individuals. The order of Hymenoptera is dominated by the Formicidae. The pattern of soil insect distribution in Gunung Tumpa is clumped. Index of species diversity in Mt. Tumpa belongs to moderate (H = 2.62). The highest abudance and diversity index of soil insect species were found in primary forest, while the lowest was on plantation and secondary forest

    Analisis Suseptibilitas Dan Histeresis Magnetik Pada Endapan Pasir Besi Di Sulawesi Utara

    Get PDF
    Telah dilakukan pengukuran suseptibilitas dan hysteresis magnetic untuk mengetahui karakteristik magnetic endapan pasir besi pada beberapa lokasi di Sulawesi Utara. Lokasi pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah tiga lokasi di pesisir timur semenanjung utara Pulau Sulawesi yaitu daerah Belang, Hais, dan Minanga, serta tiga lokasi di wilayah pesisir barat yaitu daerah Lalow, Inobonto, dan Lolan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetic pada sampel-sampel pasir yang diukur bervariasi dari 7,73 × 10-8 m3kg-1 hingga 436,38 × 10-8 m3kg-1. Pengukuran suseptibilitas magnetik pada empat distribusi ukuran bulir pasir yang berbeda menunjukkan bahwa nilai rata-rata tertinggi suseptibiltas adalah pada pasir berukuran halus (fine grains). Secara umum, pasir besi pada daerah pantai timur semenanjung utara Pulau Sulawesi memiliki nilai suseptibilitas magnetik yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pantai barat. Konsentrasi mineral superparamagnetik tertinggi berada pada daerah Belang. Mineral magnetik yang dominan dari sampel-sampel pasir besi yang diteliti adalah magnetit dengan domain statepseudo-single domain.Magnetic susceptibility and hysteresis parameters of iron sand deposits at several locations in North Sulawesi have been measuredin order to determine their magnetic characteristics. Samples were taken from six locations which is three locations on the east coast of the northern arm of Sulawesi Island (Belang, Hais and Minanga) and three othersfrom the western coastal areas (Lalow, Inobonto and Lolan).The result shows that magnetic susceptibility of the sand samples vary from 7,73 × 10-8 m3kg-1to 436,38 × 10-8 m3kg-1.Measurement of magnetic susceptibility in four different grain size distributions shows that fine grainsand have the highest susceptibility value.In general, magnetic susceptibility valueof Iron sand samplesfrom the east coast of the northarm of Sulawesi Island was higher than the west coast. Concentration of superparamagnetic mineral from Belang area was higher than other locations. The predominant magnetic minerals of the iron sand samples are magnetite with the domain state pseudo-single domain

    Aktivitas Perlindungan Tabir Surya Secara In Vitro Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah, Kulit Biji dan Biji Pinang Yaki (Areca vestiaria Giseke)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas perlindungan tabir surya dari ekstrak etanol kulit buah, kulit biji dan biji pinang yaki secara in vitro. Tahap pendahuluan penelitian ini yaitu menguji nilai SPF (Sun Protection Factor) yang dilakukan secara invitro dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Serbuk kulit buah, kulit biji dan biji dimeserasi dengan pelarut etanol kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator sehingga menghasilkan ekstrak pekat. Ekstrak etanol kulit buah, kulit biji dan biji pinang yaki memiliki nilai SPF yang berbeda yaitu 12,05 , 3,45 , dan 1,00. Dari nilai SPF ketiga sampel tersebut, kulit buah yang memiliki nilai SPF tertinggi dan termasuk dalam kategori Proteksi Maksimum sehingga kulit buah pinang yaki dapat dilakukan uji lanjut tentang aktivitas perlindungan tabir surya secara in vivo.The purpose of this study were to test the sunscreen protection activity of ethanol extract of the skin of Pinang Yaki fruit, shell skin and seed by using in vitro method. The preliminary stage of this research was to test the value of SPF (Sun Protection Factor) by invitro using UV-Vis spectrophotometry method. Skin of Pinang Yaki Fruit, shell skin and seed were maceration with ethanol then concentrated with a rotary evaporator to produce a concentrated extract. Skin of Pinang fruit, shell skin and seed have different SPF values of 12.05, 3.45, and 1.00. From the SPF values of the three samples, the skin of the fruit has the highest SPF value and is included in the Maximum Protection category so that the skin of Pinang Yaki fruit could be tested futher for  sunscreen protection activity by in vivo method

    Pengamatan Seismisitas Gempa Bumi Di Wilayah Pulau Sulawesi Menggunakan Perubahan Nilai a-b

    Get PDF
    Telah dilakukan pengamatan seismicitas gempa bumi Pulau Sulawesi berdasarkan perubahan nilai a-b. Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah pertemuan beberapa lempeng bumi memiliki aktivitas kegempaan yang sangat tinggi sehingga diperlukan upaya mitigasi terhadap ancaman gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan paramaeter seismotektonik yakni nilai a-b secara spasial. Penentuan variasi perubahan nilai parameter seismotektonik menggunakan metode statistik maximum likelihood. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Mei 2016 meliputi wilayah 1180BT-1270BT dan 70LS-50LU. Hasil analisis perubahan nilai parameter seimotektonik secara umum menunjukkan bahwa variasi nilai b berkisar 0.55-2.55,dan nilai a berkisar 3.72-14.75. Dari  hasil analisis periode ulang secara umum menunjukkan bahwa periode ulang gempa magnitude 6.0 sekitar 2.4-12 tahun magnitude, magnitude 6.5 sekitar 6-30 tahun, magnitude 7.0 sekitar 14-70 tahun, gempa dengan magnitudo 7.5 sekitar 32-162.5 tahun.The earthquake seismic activity in Sulawesi Island based on changes in the a-bvalue has been observed. Sulawesi Island which is the junction of several tectonic plates, has a very high seismic activity so it is crucial to mitigate the thread of the earthquake. One effort to mitigate the earthquake is by measuring and mapping the value of this a-bseismotectonicparameter spatially. Maximum likelihood statistical methods has been employed todetermine thechanges of parameter seismotectonic variationvalue. The datas used in this research is the observatory earthquake hypocenter data catalog which is USGS data and ANSS datacollected fromFebruary 1963 until May 2016 covering an area 1180E-1270ELongitude and -70S-50NLatitude. The results of the analysis of changes in the parameter seimotektonicvaluegenerally indicates that the variations in the value of b ranges from 0:55 to 2:55, and the value of a range from 3.72 to 14.75. Based on analysis, the return period of 6.0 earthquake magnitude generally are around 2.4 to 12 years, the return periodof 6.5 magnitude are around 6 to 30 years, the return periodof 7.0 magnitude are around 14 to 70 years, the return period of 7.5 magnitude earthquakeare around 32.5 to 162.5 years

    Uji Kandungan Klorofil Daun Tanaman Cabai Merah (Capsicum annumL.) Melalui Pemanfaatan Beberapa Pupuk Organik Cair

    Get PDF
    Cabai (Capsicum annum L.) merupakan tanaman sayuran yang selalu dikonsumsi hampir setiap hari karena merupakan bumbu penyedap  makanan dan mengandung banyak gizi yang diperlukan untuk kesehatan. Banyaknya jenis pupuk organik yang beredar dan ditawarkan untuk petani, sering membingungkan jenis mana yang sebaiknya digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan beberapa pupuk organik cair terhadap  kandungan Klorofil tanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan dan untuk analisis klorofil di laboratorium Biofarmaka Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Manado. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dimana terdapat 4 faktor perlakuan yaitu pupuk DiGrow, PSBN, Groumor, dan Kontrol (tanpa perlakuan) pada 4 kelompok percobaan. Uji hipotesis  menggunakan  Anova One Way pada taraf signifikansi 5% dilanjutkan dengan uji Duncan untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan  jenis pupuk berpengaruh nyata terhadap   klorofil-b dan klorofil-total daun sedangkan perlakuan kelompok tidak berpengaruh nyata. Kandungan klorofil daun tertinggi pada perlakuan dengan menggunakan pupuk organik PSBN diikuti DiGrow. Penggunaan pupuk organik cair sangat bermanfaat dalam budidaya tanaman cabaiChili pepper (Capsicum annum L.) is a vegetable that is always consumed almost every day because it was a seasoning food and contain many nutrients which is good for health. There are many types of organic fertilizer that circulating and offered to farmers, are very confusing which type should be used. The aims of this research is to know the utilization of some fertilizersorganic liquid to Chili pepper’s chlorophyll. Research were held  in the experimental garden and for the analysis of chlorophyll in the Bio-Pharmacylaboratory of  Manado state University. The research is using random design group where there are four factors of fertilizersorganic liquid that is; DiGrow, PSBN, Groumor, and control (no treatment) on four  group experiment. Hypothesis testing  using Anova One   Way at 5% significance levelfollowed by Duncan test to see the differences of treatments. The results showed that the treatment type of fertilizer has real effect to the total-chlorophyll and chlorophyll-b. While the Group's treatment has no effect.The highest  of chlorophyll content inusing by organic fertilizer PSBN and followed by DiGrow. The used of liquid organic fertilizer is very beneficial in chili cultivation.Â

    Biodiversitas Burung di Areal persawahan Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan

    Get PDF
    Biodiversitas spesies burung dipengaruhi oleh keanekaragaman tipe habitat, struktur vegetasi dan ketersediaan pakan pada habitat merupakan faktor utama yang mempengaruhi keanekaragaman spesies.Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan spesies-spesies burung yang ditemukan di areal persawahan dan menentukan tingkat biodiversitas burung di areal persawahan Desa Lelema. Penelitian ini dilaksanakan di areal persawahan Desa Lelema, waktu penelitian ialah bulan Desember 2016 sampai Maret 2017. Teknik pengambilan data menggunakan metode Purposive sampling, metode yang dipakai untuk mendapatkan data biodiversitas menggunakan indeks Shannon-Wiener. Biodiversitas burung yang ditemukan mencakup sembilan spesies hidup pada areal persawahan tersebut.Perhitungan menggunakan indeks Shannon-wiener didapati bahwa padahasil keseluruhan habitat didapat H’ 1≤  H’ ≤ 3 dengan nilai 2,062 termasuk dalam kategori sedang melimpahThe biodiversity of bird species is influenced by the diversity of habytat types, vegetation structures and especially the availability of feeds in the habytat. Which is a major factor affecting species diversity. This study aims to describe the species of birds found in rice fields in the Lelema Village Area, the research time is December 2016 until March 2017. Retrieval techniques using Purposive sampling methods, the method used to obtain biodiversity results the Shannon-Wiener index. The biodiversity of birds found in the area includes nine species. Calculation using the Shannon-wiener index resulted to H’ 1≤  H’ ≤ 3 with the value of 2,062 , including the overflowing categories

    Respon Pertumbuhan Vegetatif Tiga Varietas Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) pada Kultur Teknik Hidroponik Rakit Apung

    Get PDF
    Indonesia merupakan negara tropis dengan kondisi lingkungan yang kurang menunjang, seperti curah hujan yang tinggi. Permasalahan yang berkaitan dengan curah hujan, penggunaan pupuk yang boros, pengendalian hama dan penyakit serta dampak penggunaan pestisida yang tak terkendali memunculkan suatu alternatif lain dalam budidaya pertumbuhan tanaman. Budidaya tanaman dengan hidroponik teknik rakit apung adalah suatu cara bertanam tanpa media tanah dan menawarkan solusi yang mudah dipraktekkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat kering dan berat basah, tanaman sawi varietas Shinta, Tosakan dan Dakota sebagai respon yang dikultur pada teknik hidroponik rakit apung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan  sembilan kali ulangan sehingga total sampel tanaman yang diamati sebanyak 27 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tosakan memberikan nilai tertinggi pada pertambahan tinggi tanaman 32,58 cm, lebar daun 4,62 cm, berat basah 19,30 gr dan berat kering 1,03 gr sedangkan varietas Shinta menunjukkan jumlah daun yang paling banyak sebesar 12,77 daun dan varietas Dakota memberikan nilai terendah dalam semua nilai parameter yang diukur. Berdasarkan hal tersebut maka varietas Tosakan adalah sawi yang memberi respon pertumbuhan yang lebih baik pada teknik hidroponik rakit apung.Indonesia is a tropical country with a less supportive of environmental conditions, such as high rainfall. Problems related to rainfall, the wasteful use of fertilizers, pest and disease control as well as the impact of uncontrolled pesticide use led to an alternative to the cultivation of plant growth. Hydroponic cultivation with floating rafts technique is a way of farming without soil media and offer a solution that is easy practiced. This study aims to measure the growth of plant height, leaf number, leaf width, dry weight and wet weight, Shinta varieties of mustard plants, Tosakan and cultured Dakota in response to the floating raft hydroponic techniques. This study uses Rancanan Acak Lenkap (RAL) Non factorial with 3 (three) treatments and nine replications so that the total sample of plants observed was 27 plants. The results showed that the varieties Tosakan provide the highest value added 32,58 cm plant height, leaf width 4,62 cm, 19,30 g wet weight and dry weight of 1,03 grams while the Shinta varieties shows the number of leaves at most equal to 12,77 leaves and Dakota varieties provide the lowest value in all measured parameter values. Based on this case, the Tosakan variety is a mustard which gives a better growth response to the floating hydroponic raft technique

    Reka Ulang Waktu Tiba Dan Tinggi Gelombang Tsunami : Studi Kasus Pusat Gempa Di Pantai Utara Bolaang Mongondow

    Get PDF
    Telah dilakukan prakiraan waktu tiba dan tinggi gelombang tsunami guna dalam rangka memperoleh informasi tentang potensi bahaya tsunami di daerah pantai utara Bolaang Mongondow. Data yang digunakan adalah data dari katalog gempabumi USGS periode 1890-2016. Data diolah untuk mendapatkan informasi karakteristik patahan dan dilakukan simulasi gempabumi menggunakan Software WinITDB. Dari hasil simulasi gempabumi, diketahui bahwa daerah pesisir pantai utara Bolaang Mongondow termasuk dalam klasifikasi tsunami yang cukup berbahaya karena tinggi gelombang tsunami yang menerjang adalah H > 0,5 m serta energi yang terbangkitkan adalah 2,98 1013 joulePrediction of arrival time and wave height of tsunami in northern coast of Bolaang Mongondow has been conducted in order to obtain information about potential tsunami hazards in the area. The data used are obtained from the USGS earthquake catalog in the period 1890-2016. The data is then processed using WinITDB Software to obtain information on fault characteristics and tsunami simulation. The results show that tsunami wave heights that can occur was H> 0.5 m and the generated energy was 2.98 1013 joules. It was mean that the northern coast area of Bolaang Mongondow was classified as a fairly dangerous tsunam

    335

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇