Jurnal MIPA
Not a member yet
355 research outputs found
Sort by
Aplikasi 3D Virtual Reality Menggunakan Unity Berbasis Mobile Sebagai Media Pengenalan Lingkungan di SMK Negeri 1 Indramayu
Dalam pengenalan lingkungan sekolah pada siswa baru, umumnya siswa diajak untuk berkeliling sekolah sehingga calon siswa dapat memahami suasana lingkungan sekolah. SMKN 1 INDRAMAYU sendiri masih menggunakan brosur atau spanduk dalam pengenalan sekolah, oleh karena itu bagaimana mengenalkan SMKN 1 INDRAMAYU kepada calon siswa baru tanpa harus mengajak berkeliling. Dari permasalahan tersebut muncul sebuah gagasan untuk membuat aplikasi yang bisa memperkenalkan lingkungan dan memberi informasi serta bisa dijadikan sebagai media promosi SMKN 1 INDRAMAYU yakni menggunakan teknologi virtual reality untuk memvisualisasikan tempat di dunia nyata ke dalam tampilan 3 Dimensi (3D)In introducing the school environment to new students, students are generally invited to tour the school so prospective students can understand the atmosphere of the school environment. SMK 1 INDRAMAYU itself still uses brochures or banners in the introduction of schools, therefore how to introduce SMK 1 INDRAMAYU to prospective new students without having to take a tour. From this problem emerged an idea to create an application that can introduce the environment and provide information and can be used as a promotional medium for SMKN 1 INDRAMAYU, namely using virtual reality technology to visualize places in the real world into a 3 Dimensional (3D) displayÂ
Investigasi Air Tanah di Daerah Sea Kabupaten Minahasa Dengan Menggunakan Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Dipol-Dipol
Penyebaran air tanah yang tidak merata dipengaruhi oleh faktor-faktor jenis batuan, bentuk topografi permukaan, jenis vegetasi dan jumlah curah hujan suatu tempat. Eksplorasi geofisika metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi dipol-dipol digunakan untuk mengidentifikasi sebaran akuifer air tanah di desa Sea  Kabupaten Minahasa. Data diolah menggunakan software Res2Dinv dan menghasilkan peta model resistivitas bawah permukaan 2 dimensi yang menggambarkan keadaan lapisan tanah. Teridentifikasi sebaran akuifer air tanah permukaan dengan kedalaman ≤ 20 m di sepanjang lintasan pengukuran. Akuifer air tanah dalam diidentifikasi pada lintasan 1 dengan kedalaman sampai 30 m dan 60 m. Akuifer air tanah dengan kedalaman< 60 m mempunyai potensi dijadikan sebagai sumber air tanahThe uneven distribution of ground water is influenced by factors such as rock type, surface topography, vegetation type and the amount of rainfall in a place. Geophysical exploration of the dipole-dipole configuration type of geoelectric resistivity method is used to identify the distribution of groundwater aquifers in Sea village, Minahasa District. The data is processed using Res2Dinv software and produces a 2-dimensional subsurface resistivity model map that describes the state of the soil layer. Distribution of surface ground aquifer with a depth of ≤ 20 m along the measurement line was identified. Deepwater aquifers were identified in l1ne 1 with depths up to 30 m and 60 m. Groundwater aquifers with a depth of <60 m have the potential to be used as ground water source
Simulasi Ketinggian dan Waktu Tiba Gelombang Tsunami di Tahuna Sebagai Upaya Mitigasi Bencana
Indonesia merupakan salah satu wilayah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Wilayah beresiko tinggi terjadi gempa bumi dan tsunami berada di laut Sulawesi dimana terdapat zona subduksi Sulawesi Utara. Salah satu cara mitigasi tsunami adalah dengan mensimulasikan ketinggian dan waktu tiba gelombang tsunami. Karena berada di wilayah laut Sulawesi maka Tahuna beresiko mengalami bencana tsunami. Pemodelan gelombang tsunami menggunakan software TUNAMI-N2. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa, ketinggian gelombang yang dapat menerjang Tahuna adalah 0,23 m dengan waktu tiba sekitar menit ke-50Indonesia is one of the area that prone to disaster like earthquake and tsunami. The area with high risk for earthquake and tsunami to occur is located ini Sulawesi Sea where there have a North Sulawesi Subduction Zone. One way to mitigating tsunami is to simulate the height and arrival time of tsunami wave. Because of its position located in Sulawesi Sea, Tahuna City is very likely to struck by tsunami. The modelling of tsunami wave using TUNAMI-N2 software. The result yield the height of tsunami that could struck Tahuna City is 0,23 m with arrival time around 50 minute
Kualitas Air Sungai Dimembe Di Sekitar Pertambangan Emas Tanpa Izin Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara
Telah dilakukan penelitian untuk menentukan tingkat pencemaran air sungai Dimembe dengan Parameter yang diukur adalah pH, TDS, TSS, DO, BOD, COD serta penentuan kadar logam yaitu Hg, Pb, Cd, Mn dan Cu. Hasil pengujian setiap parameter pada keempat titik sampel secara berturut-turut sebagai berikut : pH : T1 (7,4) T2 (7,06) T3 (7,14) dan T4 (7,35). COD : 2, 8, 3 dan 3 mg/L. BOD : 1, 1,2, 1 dan 1 mg/L. DO : 6,44, 6,64, 6,85 dan 6,64 mg/L.  TSS : 11, 10,5, 12 dan 9,5 mg/L. TDS : 210, 198, 230 dan 242 mg/L. Hg : < 0,0004 mg/L pada keempat titik sampel. Cu :< 0.0004 mg/L pada keempat titik sampel. Pb : T1 < 0,0006 mg/L, T4 < 0,0008 mg/L sedangkan untuk T2 dan T3 tidak terbaca pada alat yang digunakan karena jumlah kandungan logamnya sedikit. Mn :< 0,0008 mg/L pada setiap titik sampel. Cd : 0.002, 0.002, 0.002, dan 0.0014 mg/L. Hasil pengujian untuk setiap parameter dan kandungan logam memiliki nilai yang tidak melewati batas standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No. 82 Tahun 2001 sehingga dapat dinyatakan kualitas air sungainya masih baikResearch has been carried out to determine the level of contamination of Dimembe river water with the parameters measured are pH, TDS, TSS, DO, BOD, COD and determination of metal content namely Hg, Pb, Cd, Mn and Cu. The test results for each parameter on the four sample points are respectively as follows: pH: T1 (7.4) T2 (7.06) T3 (7.14) and T4 (7.35). COD: 2, 8, 3 and 3 mg / L. BOD: 1, 1,2, 1 and 1 mg / L. DO: 6.44, 6.64, 6.85 and 6.64 mg / L. TSS: 11, 10,5, 12 and 9.5 mg / L. TDS: 210, 198, 230 and 242 mg / L. Hg: <0,0004 mg / L on all four sample points. Cu: <0,0004 mg / L on all four sample points. Pb: T1 <0,0006 mg / L, T4 <0,0008 mg / L while for T2 and T3 it is not readable on the tool used because of the small amount of metal content. Mn: <0,0008 mg / L at each sample point. Cd: 0.002, 0.002, 0.002, and 0.0014 mg / L. The test results for each parameter and metal content have values that do not exceed the limits of the quality standard set in PP No. 82 of 2001 so that the river water quality can be stated is still goo
Keanekaragaman Makrozoobentos Sungai Lowatag Minahasa Tenggara Sulawesi Utara
Sungai memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Makrozoobentos menempati habitat di dasar sungai. Keanekaragaman makrozoobentos berperan penting pada ekosistem sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman makrozoobentos Sungai Lowatag berdasarkan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H’). Penelitian ini menggunakan metode purposive random sampling di sepanjang Sungai Lowatag. Stasiun penelitian sejumlah tiga stasiun yaitu hulu, tengah dan hilir dengan ulangan di tiap stasiun berjumlah tiga kali ulangan. Makrozoobentos yang ditemukan di Sungai Lowatag memiliki kelimpahan total sebanyak 1.115 individu (35 taksa). Kelimpahan makrozoobentos di Stasiun I, II, dan III berturut-turut yaitu 26,37%, 44,39 % dan 29,24%. Nilai Indeks Keanekaragaman Shannon (H’) dari Stasiun I, II dan III berturut-turut yaitu 2,97; 2,69; dan 2,61. Nilai H’ untuk Sungai Lowatag yaitu 2, 94Rivers have important role for humans and wildlife. Macrozoobenthos occupies habitat at the bottom of the rivers. Biodiversity of macrozoobentos is important in river ecosystem. This study aimed to analyze biodiversity of macrozoobenthos of Lowatag River based on the Shannon-Wiener Diversity Index (H’). This study used a purposive random sampling method along Lowatag River. There were three research stations, namely upstream, middle and downstream with three replications each station. Macrozoobenthos found in the Lowatag River have total abundance of 1,115 individuals (35 taxa). The abundance of macrozoobenthos at Station I, II, and III were 26.37%, 44.39% and 29.24% respectively. The Shannon Diversity Index (H ') values of Station I, II and III respectively were 2.97; 2.69; and 2.61. The H’ value of Lowatag River was 2. 9
Identifikasi Potentially Inappopriate Medication (PIM) Pada Resep Pasien Diabetes Melitus Usia Yang Keluar Dari 3 Rumah Sakit di Sulawesi Utara
Latar Belakang. Penduduk lanjut usia atau geriatrik tidak dapat dipisahkan dari kondisi kesehatan. Hal tersebut mendorong pentingnya mengidentifikasi adanya ketidaktepatan peresepan bagi pasien lanjut usia khususnya pada pasien yang menderita Diabetes Mellitus (DM). Prevalensi DM di Sulawesi Utara mengalami kenaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Potentially Inapopriate Medication (PIM) pada Resep pasien DM lanjut usia yang keluar dari Tiga Rumah sakit (RS) terletak di kota dengan prevalensi DM terbanyak di Sulawesi Utara. Metode. Penelitian dilakukan pada RS A Kota Manado, RS B Bitung dan RS C Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif secara retrospektif dengan mengambil data rekam medis setiap 3 bulan per Rumah Sakit lalu membandingkan dengan Beers Criteria 2015. Hasil. Kejadian PIM pada Resep Keluar Pasien DM Lanjut Usia di RS A, RS B dan RS C sebesar 81,26 %, 40,91 % dan 37,38% secara berturut-turut. Klasifikasi PIM terbanyak yaitu PIM dan Kelas Obat yang harus dihindari pada lanjut usia (50,00%, 66,67%, 73,91%). Golongan Obat terbanyak dalam PIM yaitu Sistem Gastrointestinal khususnya Pemblok Pompa Proton (30,47 %)Background. Elderly or geriatric population can’t be separated from health conditions. This encourages the importance to identifying the inaccuracy of prescribing for elderly patients, especially in patients with Diabetes Mellitus (DM). The prevalence of DM in North Sulawesi has increased. This study aims to identify Potentially Inapopriate Medication (PIM) in prescriptions for elderly DM patients who are discharged from the Three Hospitals (RS) located in the city with the highest prevalence of DM in North Sulawesi. Method. The study was conducted at Hospital A at Manado City, Hospital B at Bitung and Hospital C at Tomohon. This study used quantitative descriptive method retrospectively by taking medical record data every 3 months/Hospital and then comparing with the 2015 Beers Criteria. Results. The incidence of PIM in the Out Prescription for Elderly DM Patients in Hospital A, Hospital B and Hospital C was 81.26%, 40.91% and 37.38%, respectively. Most PIM classifications are PIM and Drug Class which must be avoided in the elderly (50.00%, 66.67%, 73.91%). The most drug group in PIM is Gastrointestinal System especially Proton Pump Inhibitors (30.47%
Analisis Kandungan Merkuri Pada Tanah Dan Umbi Tanaman Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Di Daerah Pertambangan Desa Soyowan, Minahasa Tenggara
Merkuri merupakan salah satu logam berat berbahaya diantara logam berat lainya seperti Timbal (Pb), Arsenik (As), Kadmium (Cd), Kromium (Cr) dan Nikel (Ni). Merkuri memiliki sifat beracun yang sangat kuat diketahui dapat terakumulasi dan tetap berada di dalam tubuh mahluk hidup dalam jangka waktu yang lama sebagai racun yang terakumukasi. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui kandungan merkuri pada tanah dan Umbi tanaman ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) di daerah pertambangan Desa Soyowan Minahasa Tenggara. Dengan menggunakan Metode Purposive Random Sampling. Pengambilan sampel terbagi atas tiga stasiun dengan tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan merkuri dalam tanah tidak terdeteksi oleh alat AAS (Atomic ansorption Spectrometry) karena kandungan merkuri pada tanah terlampau kecil, sedangkan pada sampel umbi tanaman ubi kayu memiliki kandungan merkuri yaitu 0,1414 ppm. Konsentrasi merkuri (Hg) melebihi ambang batas sehingga tanaman pada Stasiun II tidak layak lagi untuk dikonsumsiMercury is one of the heavy metals containing other heavy metals such as Lead (Pb), Arsenic (As), Cadmium (Cd), Chromium (Cr) and Nickel (Ni). Mercury has very strong and accountable characteristics and remains in living things for a long time as an educated conversation. Manihot esculenta Crantz in the Mining Area of Soyowan Village, Southeast Minahasa. By using the Purposive Random Sampling method, sampling was divided into three stations with three replications. The results showed that the mercury content in the soil could not be found by the AAS tool because the mercury content in the soil was too small, whereas the tuber samples of cassava plants had a mercury content of 0.1414 ppm. excessive mercury (Hg)Â concentration threshold so plants at Station II are no longer suitable for consumptio
Efek Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dan Sediaan Masker Gel ¬Peel-Off Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.)
Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) bermanfaat untuk menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri karena adanya kandungan senyawa flavonoid , alkaloid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun Kelor dan sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun Kelor terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium, ekstrak etanol daun kelor dan sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol daun Kelor dibuat dengan konsentrasi 1, 3, 5, 7, dan 9%. Ekstrak daun Kelor diperoleh dengan cara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Pada pengujian antibakteri menggunakan metode sumuran. Diameter zona hambat paling besar yang ditimbulkan oleh ekstrak etanol daun Kelor yaitu pada konsentrasi 7% dengan diameter zona hambat sebesar 5,75 mm, sedangkan pada sediaan masker gel peel-off tidak menunjukkan adanya daya hambat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Kelor memiliki aktivitas antibakteri yang termasuk dalam kategori sedang.Moringa oleifera Lam. (Moringa oleifera) leaves are useful for inhibiting bacterial growth activity due to the presence of flavonoid, alkaloid, and phenol compounds. This study aims to test the antibacterial activity of the Moringa leaf ethanol extract and the gel peel-off mask preparation of Moringa leaf ethanol extract against Staphylococcus aureus bacteria. This study uses laboratory experimental methods, Moringa leaf ethanol extract and gel mask peel-off preparation for Moringa leaf ethanol extract made with concentrations of 1, 3, 5, 7, and 9%. Moringa leaf extract was obtained by maceration using 96% ethanol solvent. In antibacterial testing using the well method. The biggest inhibition zone diameter caused by ethanol extract of Moringa leaves is at a concentration of 7% with a inhibition zone diameter of 5.75 mm, whereas the peel-off gel mask preparation did not show any inhibitory power. It can be concluded that the ethanol extract of Moringa leaves has antibacterial activity which is included in the medium category
Model Percepatan Tanah Maksimum Di Kota Manado Menggunakan Metode Donovan dan McGuire
Telah dilakukan analisis percepatan tanah maksimum gempa bumi di Kota Manado menggunakan metode Donovan dan McGuire. Kota Manado merupakan bagian dari lengan utara Pulau Sulawesi terletak pada batas pertemuan beberapa lempeng besar sehingga wilayah ini sangat rawan akan goncangan gempa bumi. Upaya mitigasi perlu dilakuakn sejak dini untuk memperkecil dampak resiko gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan percepatan tanah maksimum (peak ground acceleration) di permukaan. Penentuan variasi nilai percepatan tanah maksimum menggunakan metode Donovan dan metode McGuire. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Agustus 2017 meliputi radius 500 km dari Kota Manado. Hasil analisis menunjukkan bahwa percepatan tanah maksimum di Kota Manado menggunkan metode Donovan sekitar 42.12 gal sampai dengan 51.82 gal sedangkan metode Mc Guire diperoleh nilai percepatan tanah sekitar 59.13 gal sampai 72.53 gal.The peak ground acceleration analysis in Manado city has been done using Donovan and McGuire method. Manado City is part of the north arm of Sulawesi Island located at the boundary of several major plate meetings so that this region is very prone to earthquake shocks. Mitigation efforts need to be done early to minimize the impact of the earthquake risk. One mitigation effort is to map the peak ground acceleration on the surface. Determination of peak ground acceleration variation using the Donovan and McGuire method. The data used are earthquake hypocenter data collected from two catalogs namely USGS and ANSS data during the observation interval February 1963 to August 2017 covering a radius of 500 km from Manado City. The result of the analysis shows that the peak ground acceleration in Manado City uses Donovan method about 42.12 gal up to 51.82 gal while Mc Guire method obtained the peak ground acceleration a value of about 59.13 gal to 72.53 gal
Pengaruh Ukuran Bahan terhadap Rendemen dan Kualitas Minyak Biji Pala (Myristica Fragrans Houtt) dengan Metode Soxhletasi
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai berbagai jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, salah satunya ialah tanaman rempah-rempah. Di antara rempah-rempah utama Indonesia, pala merupakan salah satu rempah-rempah yang cukup tinggi nilainya sehingga perlu dikembangkan pemanfaatannya. Tujuannya menentukan rendemen dan kualitas minyak biji pala 60 mesh, 40 mesh, dan 20 mesh yang diambil dari kabupaten kepulauan talaud dengan metode soxhletasi. Metode yang digunakan adalah soxhletasi dengan pelarut n-hexan. Kualitas minyak biji pala diperoleh dengan menguji bilangan asam, bilangan peroksida, bilangan ester, dan kelarutan dalam etanol 90%. Hasil yang diperoleh dengan soxhletasi minyak biji pala rendemennya adalah 60 mesh (39,61%), 40 mesh (37,52%), dan 20 mesh (28,09%). Bilangan asam 60 mesh (3,9777%), 40 mesh (3,8967%), dan 20 mesh (3,4928%). Bilangan peroksida 60 mesh (0,0114%), 40 mesh (0,0118%), dan 20 mesh (0,0149%). Bilangan ester 60 mesh (29,2059%), 40 mesh (30,0777%), dan 20 mesh (31,5288%), dan kelarutan dalam etanol 90% mendekati nilai yang ditetapkan SNI yaitu 1:1. Hasilnya menunjukkan bahwa rendemen minyak biji pala paling banyak adalah 60 mesh dan kualitas minyak terbaik adalah 20 mesh.Indonesia is a country which has various types of plants that can be utilized by humans one of plants is a spice plant. Among the main spices of Indonesia, nutmeg is one of the spices that is high enough value so that it needs to be developed utilization. The purpose of this research is to determine the rendemen and its quality of nutmeg seed oil of 60 mesh, 40 mesh, and 20 mesh taken from talaud islands by soxhletasi method with n-hexan solvent. The quality of nutmeg seed oil obtained by testing acid number, peroxide number, ester number, and solubility in ethanol 90%. The results obtained with soxhletasi of nutmeg seed oil are 60 mesh (39,61%), 40 mesh (37,52%), and 20 mesh (28,09%). Acid numbers are 60 mesh (3,9777%), 40 mesh (3,8967%), and 20 mesh (3,4928%). Peroxide numbers are 60 mesh (0,0114%), 40 mesh (0,0118%), and 20 mesh (0,0149%). The ester numbers are 60 mesh (29,2059%), 40 mesh (30,0777%), and 20 mesh (31,5288%), and the solubility in ethanol is 90% close to the value set by the SNI that is 1:1. The results show that the rendement of 60 mesh nutmeg seed oil is most and the best quality oil is 20 mes