Jurnal MIPA
Not a member yet
    355 research outputs found

    Uji Efektivitas Pupuk NPK Compaction DGW Pada Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah

    Full text link
    Penelitian dilakukan di rumah kaca bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK compaction DGW terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah. Penelitian menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial AxB di mana faktor A adalah dosis pupuk NPK Compaction DGW yang terdiri dari 4 taraf dosis (A1= 0 kg/ha; A2 = 100 kg/ha; A3 = 200 kg/ha; A4 = 300 kg/ha) dan faktor B adalah ukuran butir pupuk yang terdiri atas 2 taraf (B1 = > 1 mm; B2 = < 1 mm). Diulang tiga kali, sehingga terdapat 24 pot percobaan. Variabel yang diamati adalah: tinggi dan produksi tanaman padi. Hasil analisis statistik dari delapan kombinasi perlakuan yang diteliti menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata dari semua perlakuan. Tetapi terdapat kecenderungan perbedaan tinggi tanaman dan produksi tanaman padi pada perlakuan yang diujikan. Dosis dan ukuran butir pupuk yang sesuai terdapat pada pelakuan A2B2. Hasil penelitian juga memberikan petunjuk bahwa pemberian pupuk NPK Compaction DGW yang dihaluskan memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan tidak dihaluskan sebesar 33,48 %. The research was conducted in a greenhouse with the aim of determining the effect of NPK compaction DGW fertilizer on the growth and production of paddy fields. The research used a Completely Randomized Design (CRD) experimental design with the AxB Factorial pattern where factor A is the fertilizer dose of NPK Compaction DGW fertilizer consisting of 4 dose levels (A1 = 0 kg / ha; A2 = 100 kg / ha; A3 = 200 kg / ha; A4 = 300 kg / ha) and factor B is the size of the fertilizer grains consisting of 2 levels (B1 = > 1 mm; B2 = < 1 mm). Repeated three times, so there were 24 experimental pots. The variables observed were: height and production of rice plants. The results of statistical analysis of the eight treatment combinations studied showed that there were no significant differences between all treatments. However, there was a tendency for differences in plant height and rice production in the treatments tested. The appropriate dose and size of fertilizer grains can be found in the A2B2 implementation. The results of the research also provide indications that applying finely ground NPK Compaction DGW fertilizer gives higher results than not grinding it by 33.48%. Kata Kunci: Pupuk NPK; Compaction DGW: Produksi padi sawa

    Uji Pemanfaatan Bottom Ash Sebagai Media Tanam dengan Pemberian Pupuk Kandang Ayam pada Tanaman Bayam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pemanfaatan bottom ash sebagai media tanam dengan pemberian pupuk kandang ayam  pada tanaman bayam.  Penelitian ini   menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan pengulangan sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 satuan percobaan. Variabel yang diamati setiap minggu  adalah tinggi tanaman dan jumlah daun untuk berat segar berat segar tanaman diukur saat panen. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan sidik ragam jika ada pengaruh nyata  dilanjutkan dengan uju BNT 5%. Hasil Penelitian menunjukkan Pemanfaatan bottom ash sebagai media tanah dengan pemberian pupuk kandang ayam memberikan pengaruh yang nyata pada tinggi tanaman, dan berat segar tanaman tanaman. Hasil uji lanjut dengan menggunakan uji BNT 5 % menunjukkan perbedaan yang nyata antara perlakuan yang diberi pupuk kandang dengan tanpa pupuk kandang pada tinggi tanaman, dan berat segar tanaman. The aim of research is to test the utilization of bottom ash as plant media by giving the chicken manure in spinach plant(Amaranthus), as astudy of waste management in order to preserve the environment. The research has used Completed Random Design in five treatments and three replications in totally 15 pot samples, Variables have observed in every week were plant height and number of leaves, however the fresh weight has measured at the period of harvesting. Data analyses were used Analysis of Variance if there was significantly affected, then continued to BNT 5% test. Results showed that the bottom ash as plant media by giving chicken manure was significant effect. The BNT 5 % test has shown that by giving the chicken manure 30 of t/Ha gave the highest results and significantly affected among all treatments Kata Kunci: Bottom Ash; Pupuk kandang ayam

    Kajian Pembuatan Briket Bioarang dari Tempurung Pala Menggunakan Perekat Berbahan Baku Tepung Sagu

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan tepung sagu sebagai perakat briket dan mengkaji kualitas briket tempurung pala yang meliputi, kadar air, kadar abu dan laju pembakaran. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan di dua tempat yaitu, Laboratorium Teknik Pertanian dan Biosistem, Laboratorium Teknologi Pangan dan Gizi Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental untuk mengetahui pengaruh bahan perekat (tepung sagu) terhadap karakteristik briket tempurung pala dengan perlakuan jumlah perekat tepung sagu (A = 30 g, B = 35 g, dan C = 40 g). Nilai kadar air briket dari tiga perlakuan berbeda (30 g, 35 g dan 40 g) menghasilkan nilai rata-rata 5,58%, 5,89%, dan 6,58%. Kadar abu menghasilkan nilai rata-rata 4,92%, 5,37%, 5,84%. Dari hasil pengamatan laju pembakaran perekat 30 g memiliki laju pembakaran paling rendah (2,88 g/min), perekat 40 g memiliki laju pembakaran tertinggi (3,85 g/min), kemudian perekat 35 g (3,01 g/min). Berdasarkan hasil penelitian briket tempurung pala yang menggunakan tepung sagu sebagai perekat dan bambu sebagai cetakan, menghasilkan 10 buah briket untuk setiap perlakuan. Nilai kadar air dan nilai kadar abu telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Jumlah perekat tepung sagu mempengaruhi laju pembakaran briket. This study conducted an experiment to evaluate the use of sago starch as a briquette agent and assess the quality of nutmeg shell briquettes. The research was conducted over two months at the Agriculture Engineering and Biosystems Laboratory and Food Technology and Nutrition Laboratory of Sam Ratulangi University in Manado. The study aimed to determine the effect of different amounts of sago starch adhesive (30 g, 35 g, and 40 g) on the characteristics of the briquettes. The moisture content and ash content were measured, and the burning rate was observed. The results showed that the moisture content increased with the amount of adhesive, with average values of 5.58%, 5.89%, and 6.58% for the respective adhesive amounts. The ash content also increased with the adhesive amount, with average values of 4.92%, 5.37%, and 5.84%. The burning rate was found to be the lowest for the briquettes with 30 g adhesive (2.88 g/min) and the highest for those with 40 g adhesive (3.85 g/min), with the 35 g adhesive falling in between (3.01 g/min). Overall, the research indicated that the amount of sago starch adhesive affected the burning rate of the nutmeg shell briquettes. Kata Kunci: Briket arang; Perekat sagu; Tempurung pal

    Peramalan Jumlah Penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud Menggunakan Metode SARIMA

    Full text link
    Metode Seasonal ARIMA merupakan metode ARIMA yang digunakan untuk menyelesaikan time series musiman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan jumlah penumpang kapal laut di pelabuhan Melonguane kabupaten Kepulauan Talaud menggunakan metode SARIMA. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data sekunder dari kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan sebanyak 60 data. Dengan hasil peramalan jumlah kedatangan pada tahun 2024 yaitu, Januari 16.955, Februari 14.324, Maret 18.601, April 18.050, Mei 17.884, Juni 16.861, Juli 19.593, Agustus 18.340, September 18.148, Oktober 19.696, November 18.692, dan Desember 21.380 Penumpang. Dengan hasil peramalan jumlah keberangkatan pada tahun 2024 yaitu, Januari 26.847, Februari 23.242, Maret 28.021, April 24.003, Mei 24.041, Juni 25.095, Juli 26.309, Agustus 25.006, September 25.565, Oktober 25.221, November 24.130, dan Desember 24.950 Penumpang

    PENGARUH PEMBERIAN KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUMAH SAKIT UMUM GMIM TONSEA AIRMADIDI

    No full text
    Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang membutuhkan tingkat pengetahuan yang cukup untuk mengelola dan menanganninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian KIE terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus di RSU GMIM Tonsea Airmadidi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain one group pretest dan posttest. Teknik pengambilan sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 54 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DKQ-24. Data dianalisis dengan SPSS menggunakan uji Wilcoxon, dan diperoleh nilai signifikansi 0,001 (<0.05). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kuesioner pretest dan posttest setelah diberikan KIE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna setelah diberikannnya KIE terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus di RSU GMIM Tonsea Airmadidi Kata Kunci : Diabetes Mellitus, KIE, Tingkat Pengetahuan, DKQ-24 Diabetes mellitus is a disease that requires a sufficient level of knowledge to manage and handle it. This study aims to determine the effect of IEC on the level of knowledge of patients with diabetes mellitus at GMIM Tonsea Airmadidi Hospital. This study used an experimental method with a one group pretest and posttest design. The sampling technique was in accordance with the inclusion and exclusion criteria totaling 54 respondents. The research instrument used the DKQ-24 questionnaire. Data were analyzed with SPSS using the Wilcoxon test, and a significance value of 0.001 (<0.05) was obtained. The results of this study showed that there were differences in the pretest and posttest questionnaire scores after being given IEC. This study concludes that there is a significant effect after the provision of IEC on the level of knowledge of patients with diabetes mellitus at GMIM Tonsea Airmadidi Hospital. Key Words : Diabetes Mellitus; IEC; Knowledge Level; DKQ-24

    Sistem Pengarsipan Surat Masuk dan Surat Keluar di Kantor Kelurahan Kleak Berbasis Web

    Full text link
    Proses pengarsipan surat di Kantor Kelurahan Kleak masih dilakukan secara manual. Surat dicatat  di buku besar dan disimpan dalam bentuk hardcopy yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, membutuhkan tempat penyimpanan yang besar serta waktu yang ekstra untuk mencari surat yang diperlukan. Dengan perkembangan teknologi memungkinkan dilakukannya pengarsipan surat masuk dan surat keluar melalui sistem pengarsipan berbasis website. Tujuan dibangunnya sistem pengarsipan surat berbasis website ini adalah untuk mempermudah dalam melakukan proses pengarsipan surat masuk dan surat keluar dan juga meminimalisir adanya kehilangan surat masuk dan surat keluar. Sistem ini dibangun dan dikembangkan menggunakan metode waterfall dimulai dari analisis, desain, pengodean atau implementasi, pengujian, operasi dan pemeliharaan. Website pengarsipan ini memiliki dua entitas yaitu Sekretaris sebagai pengelola yang dapat melakukan proses login, input, edit, hapus, lihat dan cari surat sedangkan Staff dapat melakukan proses login, lihat, dan cari surat yang dibutukan. Sistem ini dapat mempermudah dan membantu perangkat di Kantor Kelurahan Kleak dalam proses pengarsipan serta meminimalisir rusak dan hilangnya surat-surat yang ada dan juga membantu proses pencarian surat yang telah diarsipkan Kata Kunci : Sistem Pengarsipan, Arsip Surat, Website, Waterfall. The process of archiving letters at the Kleak Subdistrict Office is still being done manually. by recording them in a ledger, and the storage of letters is in hardcopy form, which increases over time and requires a large storage space as well as extra time to find the required letters. With technological advancements, it is now possible to archive incoming and outgoing letters through a web-based archiving system. The purpose of building this web-based letter archiving system is to simplify the process of archiving incoming and outgoing letters and also to minimize the risk of losing them. The system is built and developed using the waterfall method, starting from analysis, design, coding or implementation, testing, operation, and maintenance. This archiving website has two entities: the Secretary, who is the administrator and can perform login, input, edit, delete, view, and search for letters, while the Staff can perform login, view, and search for the required letters. This system can facilitate and assist the personnel at the Kleak Subdistrict Office in the archiving process, as well as minimize the damage and loss of existing letters, and also help in the search for archived letters Keywords: Archiving System; Mail Archive; Website; Waterfal

    Determining the Coefficient of Restitution for Imperfect Elastic Collisions between Glass Marbles and Ceramic Surfaces

    Full text link
    Time-lapse videography was employed to observe the dynamics of imperfect elastic free-fall collisions between a standard glass marble and a ceramic-tiled floor surface, using a SHARP® Aquos Sense 4+ smartphone camera with a shutter speed of 30 frames per second (fps). The events were recorded and analysed using the frame-splitting method, which was then visually observed to determine the height of each bounce. The analysis revealed that the average coefficients of restitution for the collisions were  and , with the initial free-fall heights being 20.3 cm and 16.2 cm respectively for the first and second trials. These experiments illustrate that every event signifies an imperfect elastic collision, showing how mechanical energy dissipates from the marble into its surroundings since ε is not equal to 1. The slight variations in the coefficient outcomes occur due to the constraints imposed by the laws of thermodynamics. Untuk menyelami potensi lanjut dari videografi jeda-waktu, metode ini digunakan untuk mengamati dinamika tumbukan jatuh bebas elastis tak sempurna antara kelereng kaca dan lantai keramik, menggunakan kamera ponsel SHARP® Aquos Sense 4+ dengan kecepatan rana 30 kerangka per detik. Peristiwa-peristiwa tersebut direkam dan dianalisis menggunakan metode pemisahan kerangka, yang kemudian diamati secara visual untuk menentukan tinggi setiap pantulan. Analisis mengungkapkan bahwa koefisien restitusi rata-rata untuk tabrakan tersebut adalah  dan , dengan tinggi jatuh bebas awal masing-masing adalah 20.3 cm dan 16.2 cm untuk percobaan pertama dan kedua. Eksperimen-eksperimen ini menggambarkan bahwa setiap peristiwa menunjukkan sebuah tumbukan elastis yang tidak sempurna, menunjukkan bagaimana energi mekanik tersebar dari kelerang ke sekitarnya karena ε tidak sama dengan 1. Variasi kecil dalam hasil koefisien terjadi karena batasan yang diberlakukan oleh hukum termodinamika

    Pengaruh Miopi Terhadap Aktivitas Gelombang Alfa pada Otak di Area Oksipital

    Full text link
    Miopi merupakan kondisi mata seseorang yang mengalami kesulitan dalam mengamati objek yang jauh dengan jelas. Kondisi ini akan mempengaruhi kerja sistem saraf di otak. Sistem saraf di otak dapat diketahui melalui beberapa aktivitas gelombang salah satunya gelombang alfa. Gelombang ini berhubngan dengan kemampuan mata memvisualisasikan suatu benda. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sinyal alfa di otak khususnya area oksipital pada penderita miopi menggunakan metode Power Spectral Density (PSD). Sebanyak tujuh peserta direkam menggunakan EEG Emotiv Epoc masing-masing selama 5 menit dengan mata terbuka tanpa kacamata dan dengan kacamata. Data EEG diolah melalui filtering, rejecting artefak, dan analisis PSD dengan metode Periodogram Welch menggunakan Python. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan dalam distribusi daya frekuensi antara area oksipital pada otak bagian kiri (O1) dan bagian kanan (O2), dengan aktivitas alfa yang lebih dominan dan konsisten di O2 pada frekuensi 10-11 Hz. Dengan demikian, kondisi ini mengindikasikan aktivitas neural yang lebih intens di oksipital kanan pada penderita miopi, mungkin sebagai bentuk kompensasi atau adaptasi dalam pemrosesan visual. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami implikasi penuh dari aktivitas neural ini dan untuk memastikan hasil yang lebih valid melalui teknik pengolahan sinyal yang lebih canggih. Myopia is a condition in which a person's eyes have difficulty seeing distant objects clearly, affecting the neural system's function in the brain. The nervous system of the brain can be identified through several wave activities, including alpha waves, which are related to the eye's ability to visualize objects. Therefore, this study aims to analyze the condition of alpha signals in the brain, specifically in the occipital area, of individuals with myopia using the Power Spectral Density (PSD) method. Seven participants were recorded using the EEG Emotiv Epoc for 5 minutes each with eyes open, both with and without glasses. The EEG data was processed through filtering, artifact rejection, and PSD analysis using the Welch Periodogram method in Python. The results showed significant differences in the frequency power distribution between the occipital on the left side of the brain (O1) and on the right side (O2), with more dominant and consistent alpha activity in O2 at 10-11 Hz. This indicates more intense neural activity in the right occipital region in myopic individuals, possibly as a form of compensation or adaptation in visual processing. Further analysis is required to fully understand the implications of this neural activity and to ensure more valid results through advanced signal processing techniques

    Uji Aktivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) untuk Luka Bakar pada Kelinci

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka bakar dari sediaan salep yang diformulasi menggunakan bahan aktif dari ekstrak daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.). Penelitian  diawali dengan melakukan maserasi sampel menggunakan etanol 96%. Ekstrak kental kemudian diuji fitokimia dan diformulasi menjadi sediaan salep lalu diuji aktivitasnya untuk luka bakar pada kelinci jantan. Diameter luka pada hewan coba dibuat sebesar 2 cm menggunakan pelat besi panas selama 5 detik. Perlakuan pada hewan coba dikelompokkan menjadi 5 yakni kontrol positif (bioplasenton), Formula salep yang terdiri atas 3 dengan konsentrasi ekstrak F1( 25%), F2(35%)  F3 (45%) dan kontrol negatif (basis salep). Pengolesan sediaan tiap kelompok dilakukan sekali sehari pada daerah luka bakar selama 14 hari kemudian diamati ukuran luka. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun ubi jalar ungu positif mengandung saponin, polifenol dan flavonoid. Hasil uji aktivitas menunjukkan persentase penyembuhan luka setelah hari ke-14 antara kontrol positif; F1, F2, F3 dan kontrol negatif berturut-turut adalah 95,83%; 40,83%; 55,83%; 72,50% dan 31,67%. Jadi, dapat disimpulkan F3 memiliki aktivitas yang paling baik karena aktivitasnya hampir menyamai kontrol positif yang merupakan salep pembanding di pasaran. This study aims to investigate the burn wound healing activity test of an oinment formulated using the active ingredient from purple potato leaves extract (Ipomoea batatas L.). This type of research is experimental with a posttest only control group design method. The research began with sample extraction using the maceration method with 96% ethanol. The extract was then tested for phytochemistry and formulated into an ointment preparation with 3 variations in extract concentration, namely F1 (25%), F2 F2 (35%) and F3 (45%). Test activity of the preparation was measured based on the percentage of healing of burn wounds on the backs of experimental animals, where the initial wound was considered to be 2 cm according to the diameter of the iron plate. Treatments on experimental animals were grouped into 5, namely positive control (KP), namely bioplacenton, ointment formulas F1, F2 and F3, and negative control (KN), namely ointment base. The preparations for each group were applied twice a day to the burn area for 14 days and then the diameter of the wound was observed. The results showed that the ethanol extract of purple sweet potato leaves positively contained saponins, polyphenols and flavonoids. The activity test results showed the percentage of wound healing after the 14th day between KP; F1, F2, F3 and KN respectively are 95.83%; 40.83%; 55.83%; 72.50% and 31.67%. So, it can be concluded that F3 has the best activity because its activity is almost the same as KP, which is a burn ointment on the market.

    Biodiversitas Biodiversitas Semut di Pohon Mangrove Pesisir Palaes, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara ada

    No full text
    Semut merupakan salah satu jenis serangga yang termasuk ke dalam Ordo Hymenoptera yang memiliki peranan penting sebagai bioindikator kesehatan lingkungan. Data keanekaragaman semut (Formicidae) di pohon mangrove Desa Palaes belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan jenis semut yang ada di pohon mangrove Desa Palaes, Provinsi Sulawesi Utara. Pengambilan sampel secara purposive sampling atau ditentukan dengan sengaja dengan menggunakan perangkap umpan (Bait trap), tangkap tangan (Hand collecting) dan tadahan. Data penunjang yang diukur dalam penelitian ini melibatkan faktor lingkungan seperti suhu udara dan kelembaban udara.  Hasil penelitian di dapatkan lima jenis semut yaitu Oecophylla smaragdina, Polyrhachis dives, Camponotus sp., Dolichoderus thoracicus, dan Camponotus festinus. Jenis semut yang didapatkan dianalisis dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan diperoleh hasil  H’≤ 1 yaitu tingkat keanekaragaman rendah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting untuk pemahaman lebih lanjut tentang peran dan Biodiversitas semut (Formicidae) dan bermanfaat dalam pengelolaan ekosistem pohon mangrove di Sulawesi Utara.   Kata kunci:  Biodiversitas; Semut; Palaes; Formicidae; Mangrove.                                                                                                     &nbsp

    335

    full texts

    355

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇