repo.stieimalang.ac.id
Not a member yet
5014 research outputs found
Sort by
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN(Studi Kasus Pada KBPR AMANAH KEPANJEN MALANG)
Dalam meningkatkan kinerja karyawan perlu didukung dengan adanya lingkungan kerja dan disiplin kerja. Kebenaran argumen ini perlu dibuktikan melaui penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1. Adakah secara parsial lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang?, 2. Adakah secara simultan lingkungan kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang?, 3. Dari kedua jenis faktor lingkungan kerja dan disiplin kerja tersebut manakah yang berpengaruh lebih dominan terhadap kinerja karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang?rnPenelitian ini diharapkan akan berguna bagi karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang dalam melaksanakan pekerjaannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang yang berjumlah 25 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel lingkungan kerja (X1), variabel disiplin kerja (X2) dan variabel kinerja (Y).rnDiduga terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja dan disiplin kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan KBPR Amanah Kepanjen Malang.rnHal ini dapat dilihat dari hasil uji regresi, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: nilai Fhitung menunjukkan nilai sebesar 41,822 (signifikansi F=0,000), jadi Fhitung > Ftabel (41,822 > 3,443) atau sig F 5% (0,000 < 0,05). Artinya bahwa secara bersam-sama atau simultan variabel lingkungan kerja (X1), disiplin kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Besarnya data tersebut di atas, dengan demikian hipotesa ini diterima.rnBerdasarkan hasil uji t maka dapat disimpilkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan adalah faktor disiplin kerja (X2) dengan nilai thitung yang paling besar 5,323 dengan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari nilai tingkat kesalahan 0,05. Dengan demikian hipotesis ketiga yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan (Y) adalah disiplin kerja (X2).rnPeneliti menyarankan agar alat kerja yang digunakan sebaiknya diganti yang sesuai teknologi terkini, selain itu fasilitas sosial seperti P3K dan mushola di KBPR Amanah ditingkatkan lagi agar lingkungan kerja semakin nyaman. Atasan sebaiknya memberikan pengawasan kedisiplinan dan menciptakan hubungan kekeluargaan antar semua karyawan di KBPR Amanah agar jiwa disiplin kerja semakin melekat pada pribadi masing-masing karyawan. Dengan demikian akan tercipta lingkungan kerja yang nyaman dan disiplin kerja yang baik yang berguna untuk meningkatkan kinerja karyawan.rn123hl
MEMBANGUN LOYALITAS NASABAH MELALUI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PRIMA PT.BANK RAKYAT INDONESIA, Tbk UNIT GADANG MALANG
Latar belakang adanya penelitian ini adanya kualitas layanan mempunyai peranan penting bagi perusahaan jasa, begitu pula dengan PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang yang sudah eksis lama dalam dunia perbankan dan bersaing dengan bank lainnya. Rumusan masalah dari penelitian yaitu bagaimana implementasi pelayanan prima sebagai upaya membangun loyalitas nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk menganalisis implemantasi pelayanan prima sebagai upaya untuk membangun loyalitas nasabahpada PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang.rnKualitas layanan mempunyai peranan penting bagi perusahaan jasa, begitu pula dengan PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan yang diberikan pegawai kepada nasabah yang berupa kemampuan, sikap, perhatian dan tanggung jawab dapat menimbulkan dampak positif bagi nasabah sebagai mitra mereka. Dampak tersebut berupa adanya loyalitas terhadap bank. Namun dalam penelitian di lapangan selain adanya kemampuan, sikap, perhatian dan tanggungjawab diperlukan adanya perbaikan yang terus menerus terhadap kualitas kerja pada pegawai, sehingga dapat melayani nasabah dengan lebih baik.rnHasil penelitian mengenai loyalitas nasabah berdasarkan hasil wawancara antara pegawai dengan nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang dapat terlihat dari pelayanan pegawai sikap, kemampuan, perhatian dan tanggungjawab serta persepsi positif nasabah terhadap PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang, menambah loyalitas nasabah. Namun dalam lapangan selain faktor tersebut. Loyalitas nasabah merupakan aset terbesar untuk lembaga keuangan, sebagai eksistensi atau keberadaan bank di tengah-tengah menjamurnya persaingan bisnis di lembaga keuangan. Pegawai PT. Bank Takyat Indonesia, Tbk Unit Gadang Malang ternyata selalu menjaga dan mempertahankan loyaliatas dari nasabah tersebut supaya tetap melekat di hati nasabah agar supaya selalu menjalin hubungan dengan lembaga keuangan.rn122hl
PENTINGNYA SOSIALISASI PEKERJAAN GUNA MENINGKATKAN KINERJA DI PT.KERETA API INDONESIA (Persero) DAERAH OPERASI 8 SURABAYA
90hl
KOMUNITAS PROVOKASI AKTIVASI (KIPAS) SEBAGAI STRATEGI DALAM OPTIMALISASI EFISIENSI FUNGSI KOORDINASI,KOMUNIKASI, DAN KINERJA
The year 2015 telecommunications company (PT Telkom) launched a new culture isrnreferred to as Community cultural Activation Provocation is the role of managementrnstrategy with optimization of the function of coordination, communication and performancernor so-called fan. Fan culture is a breakthrough in efficiency to make it as one of the keys tornsuccess in any company. Based on problems in the work unit, the review results againstrnsorcery, finally giving the analysis and answer the problems in work units can actually bernditengahkan, with the process of optimization of the function of communication,rncoordination and performance through. The result of the author's findings, i.e. as a strategy- oriented management effectiveness on the performance expected, namely reaching 100T thenrnone of the officers of the competence is the increase in effort which also deals with thernplacement of employees on the job that suits your skills and education. This is a form ofrncoordination and communication. Thus it can be said that the coordination andrncommunication is closely related to the performance of the employees in the exercise ofrnactivities in achieving the objectives of each work unit, including progress in the company ofrnTelkom.Jurnal Akademika Vol 15, No 2 (2017
PENGARUH BUDAYA KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan antara rnBudaya Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Wagir. Untuk rnmengetahui pengaruh signifikan antara Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Pada rnKantor Kecamatan Wagir. Untuk mengetahui pengaruh signifikan antara Budaya rnKerja dan Motivasi secara simultan terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor rnKecamatan Wagir. Menganalisis diantara Budaya Kerja dan Motivasi yang rnberpengaruh lebih dominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan rnWagir. rnPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan rnkuantitatif. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang digunakan mengikuti jumlah rnpopulasi yaitu sebanyak 18 responden. Metode penelitian menggunakan SPSS rn13.0. rnFaktor budaya kerja berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja rnpegawai pada Kantor Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Faktor motivasi rnberpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Kantor rnKecamatan Wagir Kabupaten Malang. Faktor budaya kerja dan motivasi rnberpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Kantor rnKecamatan Wagir Kabupaten Malang. Faktor budaya kerja berpengaruh lebih rndominan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Wagir Kabupaten rnMalang.105hl
PELAKSANAAN PENERIMAAN PAJAK REKLAME PENDAPATAN DAERAH PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDAPATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG
88hl
SISTEM DAN PROSEDUR PEMBIAYAAN KREDIT PEMILIKKAN RUMAH DENGAN AKAD MURABAHAH PADA BANK BRI SYARIAH KANTOR CABANG MALANG
79hl
PENGARUH DEGREE OF FINANCIAL LEVERAGE, DEBT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN TIME INTEREST EARNED RATIO TERHADAP RETURN ON EQUITY(STUDI PADA PERUSAHAAN JASA, SUB SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2014)
Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan. Menjelaskan hubungan kausal antara variabel Degree of Financial Leverage (DFL), The Debt Ratio (DR), The Debt Equity Ratio (DER), dan Time Interest Earned Ratio (TIER), terhadap Return on Equity (ROE). Data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari Gallery Investasi di BEI dan situs www.idx.co.id. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 33 dari 11 perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2012-2014. Statitiska inferensial dalam penelitian ini merupakan analisis regresi linear berganda, dengan menggunakan bantuan program SPSS (Statistic Package for the Social Sciences) versi 17.00 for windows. Berdasarkan hasil penelitian didapat persamaan regresi sebagai berikut :rnY = -0.061DFL + 0.007DR + 0.929DER + 0.059TIERrnHasil dari analisis menunjukkan koefisien determinasi yang disesuaikan (adjusted R square) sebesar 0.870 atau 87% (0.870 x 100%), angka tersebut menjelaskan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dalam model regresi ini adalah sebesar 87%, sisanya yaitu 13% dijelaskan oleh faktor-faktor penyebab lain diluar model regresi ini. Hasil analisis secara simultan menunjukkan nilai F-hiutng sebesar 54.430 dengan nilai taraf signifikan sebesar 0.000. Jadi, variabel DFL, DR, DER, dan TIER secara simultan signifikan pengaruhnya terhadap ROE.rnHasil analisis secara parsial menunjukkan t-hitung untuk DFL -0.695, DR 0.093, DER 12.582, TIER 0.611 dengan nilai t-tabel sebesar 2.048. Taraf signifikansi untuk DFL 0.493, DR 0.927, DER 0.000, dan TIER 0.546. Jadi, DFL secara parsial negatif dan tidak signifikan pengaruhnya terhadap ROE. DR secara parsial positif dan tidak signifikan pengaruhnya terhadap ROE. DER secara parsial positif dan signifikan pengaruhnya terhadap ROE. TIER secara parsial positif dan tidak signifikan pengaruhnya terhadap ROE. Nilai Unstandarized Coefficients BDER sebesar 0.929 paling besar diantara variabel bebas yang lain. Jadi, DER secara parsial mempunyai pengaruh dominan terhadap ROE. rn166hl