Kumara Cendekia: Jurnal Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Not a member yet
282 research outputs found
Sort by
Pengaruh Science Activities terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Anak
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh science activities terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperimen dengan desain between-subject design (two experiment control group design). Sampel penelitian adalah 42 anak usia 5-6 tahun dari TK di gugus Srikaya Surakarta. Metode pengumpulan data dengan skala berpikir kreatif, tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan t-test dengan SPSS 17 for windows. Hasil penelitian ini adalah science activities berpengruh terhadap kemampuan berpikir kreatif anak
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA DIORAMA PADA ANAK KELOMPOK A TK MARSUDISIWI LAWEYAN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri tahap perencanaan, pelaksanaan dan observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi awal persentase ketuntasan anak mencapai 23,1%, pada siklus I persentase ketuntasan anak mencapai 38,5% pada siklus II persentase ketuntasan anak mencapai 84,6%, dan dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media diorama dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A TK Marsudisiwi Laweyan Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci: Kemampuan Motorik Halus, Media Diorama Anak TK Kelompok
Efek Terapi Perilaku dengan Metode Applied Behavior Analysis Terhadap Kemandirian Anak Autis
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan terapi perilaku dengan metode Applied Behavior Analysis terhadap kemandirian anak autis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan subyek penelitian tunggal ataun Single Subject Research (SSR). Desain penelitian yang digunakan adalah Within Subject Design. Subjek penelitian adalah seorang anak kelompok B TK CEMARA DUA Banjarsari Surakarta. Teknik pengumpulan data melalu i checklist observasi kemandirian anak autis, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan terapi perilaku dengan metode Applied Behavior Analysis terhadap kemandirian anak autis. Kemandirian anak meningkat sesudah penerapan terapi perilaku dengan metode Applied Behavior Analysis. Kemandirian anak meningkat mulai dari anak datang disekolah sampai anak siap menerima pembelajaran dikelas.Kata kunci: Perkembangan Anak, Autis, Kemandirian, Terapi Perilaku, Metode Applied Behavior Analysi
Efektivitas Permaianan Tradisional Terhadap Keterampilan Sosial Anak Kelompok B TK Segugus IV Kecamatan Banjarsari Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014
Abstra
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Talking Stick pada Anak Kelompok A3 TK Tarbiyatul Banin II Salatiga Semester II Tahun Ajaran 2013/ 2014
Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara dengan menggunakan model pembelajaran talking stick pada anak kelompok A3 TK Tarbiyatul Banin II Salatiga Tahun 2013-2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A3 TK Tarbiyatul Banin II Salatiga yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Hasil penggunaan model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada anak kelompok A3 TK Tarbiyatul Banin II Salatiga. Skor rata-rata keterampilan berbicara anak pada pra siklus adalah 48,07 yakni sebesar 23,8% atau 5 anak yang mencapai kriteria tuntas. Peningkatan terjadi pada siklus I skor rata-rata keterampilan berbicara anak mencapai 54,8 yakni sebesar 57,1% atau 12 anak yang mencapai nilai tuntas. Dilanjutkan ke siklus II skor rata-rata 84,3 yakni sebesar 90,4% atau 19 anak yang mencapai nilai tuntas. Simpulan penelitian ini adalah melalui model pembelajaran talking stick dapat meningkatkan keterampilan berbicara pada anak kelompok A3 TK Tarbiyatul Banin II Salatiga Tahun Ajaran 2013-2014
Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Perilaku Disiplin Anak Kelompok B TK Aisyiyah 21 Premulung Tahun Ajaran 2013/2014
Abstra
PENGGUNAAN MEDIA TUMBUH-TUMBUHAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MENGGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B2 TK ISLAM PERMATA HATI JAJAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas menggambar melalui media tumbuh-tumbuhan pada anak kelompok B2 TK Islam Permata Hati Jajar Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan sebanyak II siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B2 TK Islam Permata Hati Jajar Surakarta yang berjumlah 22 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan media tumbuh-tumbuhan dapat meningkatkan kreativitas menggambar anak kelompok B2 dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media tumbuh-tumbuhan dapat meningkatkan kreativitas menggambar pada anak kelompok B2 TK Islam Permata Hati Jajar Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : kreativitas menggambar, media tumbuh-tumbuha
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI KEGIATAN MEMBATIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B TK BERINGIN, PURWOREJO TAHUN 2013/2014
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus dengan penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan membatik pada anak kelompok B TK Beringin, Purworejo tahun 2013/2014. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Beringin, Purworejo tahun 2013/2014 dengan jumlah 14 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan motorik halus dengan penerapan metode demonstrasi melalui kegiatan membatik dari prasiklus ke siklus I, dan ke siklus II. Persentase ketuntasan prasiklus sebesar 35,71%. Pada siklus I meningkat menjadi 57, 15% dan siklus II meningkat kembali menjadi 82,14%. Ketuntasan kecepatan, pada prasiklus sebesar 7,14%, siklus I 39,29%, sedangkan siklus II sebesar 82,15%. Ketuntasan pada ketepatan yaitu pada prasiklus sebesar 35,71%, siklus I sebesar 57,15%, siklus II sebesar 82,14%. Ketuntasan pada keterampilan menggerakkan tangan yaitu pada prasiklus sebesar 35,71%, siklus I sebesar 64,29%, sedangkan pada siklus II sebesar 82,14%.Kata kunci: metode demonstrasi, membatik, keterampilan motorik halu
Efek Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Lingkungan Terhadap Pengenalan Warna Pada Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan terhadap pengenalan warna pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperiment dengan desain Pretest-Posttest Kontrol Group Design. Populasi penelitian ini adalah 96 anak kelompok A dari 5 TK di gugus Melon Surakarta, dengan sampel sejumlah 65 anak. 42 anak sebagai kelompok eksperimen dan kontrol, sedangkan 23 anak sebagai kelompok uji coba instrument. Teknik pengambilan sampel yang digunakan cluster random sampling. Validitas instrumen menggunakan construct validity. Metode pengumpulan data dengan tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan t-test dengan SPSS 17 for windows. Hasil penelitian ini adalah model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan berpengaruh terhadap pengenalan warna pada anak.Kata Kunci: anak-anak, kontekstual berbasis lingkungan, pengenalan warna
EFEK METODE SERVICE LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode service learning terhadap kemandirian anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental Design). Design penelitian yang digunakan adalah Between Subject Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Aisyiyah Nusukan I Surakarta. Random assigment digunakan dalam pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data melalui skala kemandirian, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan metode service learning terhadap kemandirian anak. Anak laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan dalam kemandirian. Anak perempuan memiliki kemandirian lebih tinggi daripada anak laki-laki, karena anak perempuan lebih patuh, bisa mengontrol diri sendiri, dan mampu membuat pilihan yang lebih baik.Kata kunci: kemandirian anak, metode service learning, perkembangan anak, jenis kelami