385 research outputs found

    ONE TO ONE MARKETING: PRAKTEK PEMASARAN MODERN MELALUI PEMASARAN PERSONALISASI DAN KUSTOMISASI

    Get PDF
    Praktek pemasaran saat ini sudah lagi tidak mengarah pada pemasaran massal, pemasar lebih menekankan pada pemasaran yang lebih ke individual karena dinilai lebih efektif. Praktek pemasaran yang dibahas dalam tulisan ini adalah one to one marketing. One to one marketing merupakan sebuahbentuk segmentasi pemasaran khusus, dengan target segmen berukuran satu. Tipe pemasaran seperti ini terdiri dari pemasaran personalisasi dan pemasaran kustomisasi. Pemasaran personalisasi adalah pemasaran yang dilakukan oleh satu penjual kepada satu target konsumen berdasarkan data pelanggan/konsumen yang dikumpulkan sebelumnya untuk menentukan bauran pemasaran yang tepat bagi konsumen tersebut, sedangkan pemasaran kustomisasi adalah pemasaran yang dilakukan oleh satu penjual kepada satu target konsumen dengan mengikutsertakan keterlibatan konsumen secara proaktif dalam menentukan satu atau lebih elemen dari bauran pemasaran yang ditawarkan olehpenjual sesuai dengan kebutuhan, spesifikasi dan preferensi masing-masing konsumen .Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk membahas tentang tantangan utama dalam pelaksanaan one to one marketing yaitu pengumpulan data, mengubah data menjadi wawasan, dan mengoperasionalkannyahasilnya. Selain itu artikel ini juga bertujuan untuk membahas penggunaan pengetahuan dalam memahami pilihan konsumen dalam konteks pemasaran personalisasi dan pemasaran kustomisasi. Hasil yang ingin dicapai adalah pemasaran personalisasi atau pemasaran kustomisasi dapat menjadisumber keunggulan kompetitif bagi perusahaan, dalam hal kemampuan perusahaan untuk memprediksi secara akurat pilihan pelanggan. Sehingga proses ini dapat berkelanjutan dan mengarah pada keuntungan jangka panjang bagi perusahaan.Kata kunci : one to one marketing, personalisasi, kustomisas

    ONTOLOGI PADA METODE REQUIREMENTS RECOVERY DALAM PROSES REVERSE ENGINEERING

    Get PDF
    Piranti lunak kerap mengalami perubahan, antara lain disebabkan perubahan bisnis organisasi. Akibatnya, peranti lunak tidak mampu lagi mendukung organisasi sehingga harus dilakukan reengineering terhadapnya. Software reengineering didukung antara lain oleh riset reverse engineering. Riset reverse engineering saat ini lebih terfokus pada pengembangan software tools dan perolehan kembali model fisik dan struktur lojik dalam bentuk model-model dari legacy system [1] . Namun, riset untuk requirements recovery melalui proses reverse engineering masih relatif minim. Disisi lain, requirements sangat penting bagi keberhasilan software reengineering. Dengan demikian, terdapat kepentingan melakukan riset reverse engineering untuk requirements recovery dari peranti lunak yang ada (existing software). Requirements recovery dari peranti lunak dapat memastikan pemahaman lebih baik dari apa yang redundan, apa yangharus dipertahankan, dan apa yang dapat digunakan kembali [1]. Requirements yang diperoleh dapat digunakan pada forward engineering sebagai bagian dari reengineering ataupun menyusun ulang dokumen existing requirements. Pada paper ini, requirements recovery bersumber dari end-to-end interaction antara user dan sistem komputer. Dari existing software, diidentifikasi user dan fitur peranti lunak. Selanjutnyadiobservasi end-to-end interaction yang terjadi antara user dan sistem komputer. Hasil identifikasi dan observasi tersebut digunakan untuk membangun ontologi. Ontologi dapat merepresentasikan pengetahuan tentang existing software yang menyiratkan requirements.Kata kunci : Software Reengineering, Reverse Engineering, Requirements Recovery, End-to-endInteraction, Ontolog

    DESAIN PERANGKAT LUNAK PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI BAGI SISWA SMA TINGKAT AKHIR

    Get PDF
    Mencari Perguruan Tinggi Swasta yang sesuai dan terbaik untuk kita tidaklah gampang, kita harus mencari informasi di Perguruan Tinggi – Perguruan Tinggi yang kita datangi kemudian membandingkannya dan memilih Perguruan Tinggi Swasta mana yang cocok dengan kita. Sistem Pendukung Keputusan adalah suatu sistem interaktif berbasis komputer yang dapat membantu para pengambil keputusan dalam menggunakan data dan model untuk memecahkan persoalan yang bersifat tidak terstruktur. Sistem Pendukung Keputusan dengan Proses Analitik Hirarkik (AHP) digunakan untuk memecahkan suatu persoalan dalam suatu kerangka berpikir yang terorganisir, sehingga memungkinkan dapat diekspresikan untuk mengambil keputusan yang efektif atas persoalan tersebut. Persoalan yang kompleks dapat disederhanakan dan dipercepat proses pengambilan keputusannya. Sistem Pendukung Keputusan ini dibuat sebagai bahan pembantu pendukung keputusan user / calon Mahasiswa untukmenentukan Perguruan Tinggi Swasta mana yang akan dimasukiKata Kunci: AHP, Pendukung keputusa

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN USAHA MANUFAKTUR DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN

    Get PDF
    For investors or companies that will expand, business feasibility assessment is an image of business will be done so it can be seen the possibility - the possibility of benefits to be received. In connection with this we need an approach that can support decision-making process to determine the appropriateness of the business to be run. During this process feasibility calculations that emphasize the financial aspect is still using Microsoft Excel so that data - financial data should be inputted again and again as a result cause problems in the form of clerical errors, duplication of data (Redundancy), inconsistency of data, and data are not integrated. This causes the resulting financial information is not accurate. Inaccuracies in financial information can lead to wrong decisions taken can even lead to business carried stagnated. This study describes about how to determine the feasibility of in manufacturing. Many factors used to determine the feasibility of the business, but this study focuses only on financial factors alone with some financial projections of cost of sales, loss of profits, cash flow and balance sheet. Based on these projections we can see the value of their feasibility using a number of financial parameters of the Payback Period, Average Rate of Return, Profitability Index, Net Pesent Value and Internal Rate of Return. Design tool used to make this decision support system using object-oriented approach. By using the Decision Support System is the potential investors or the management can be easier and faster in receiving information about the feasibility of the business to be run. However, this support system would be more useful if the potential investors or companies already doing business feasibility assessment of aspects of marketing, technical and technology.Keywords: Decision Support System, Payback Periode, Average Rate of Return, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Profitability Inde

    RANCANG BANGUN SISTEM ANJUNGAN TRANSAKSI PULSA ELEKTRONIK MANDIRI (ATPEM) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA8535

    Get PDF
    Sistem penjualan pulsa elektronik pada counter pengisian pulsa selama ini menggunakan sistem manual, yaitu pembeli pulsa terlebih dulu menuliskan nomor handphone dan nominal pulsa, kemudian oleh penjual dilakukan transaksi pengisian pulsa. Sistem tersebut mempunyai kelemahan yaitu sering terjadi antrian apabila terjadi banyak transaksi secara bersamaan, karena proses transaksi harus dengan bantuan penjual pulsa dan dilakukan secara bergantian. Tujuan penelitian ini adalah (1) membuat satu kartu deposit pulsa semua operator bisa digunakan untuk dua masukan, dan (2) mengetehui efektifitas pengguanaan alat anjungan transaksi pulsa elektronik mandiri (ATPEM) dalam proses pengisian pulsa, dibandingkanpengisian dengan bantuan penjual pulsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen, yaitu dengan merancang dan membuat alat anjungan transaksi pulsa elektronik mandiri yang diaplikasikan pada counter pengisian pulsa. Hasil dari penelitian didapat bahwa, (1) anjungan transaksi pulsa elektronik mandiri mampu membuat satu kartu deposit pulsa semua operator untuk dua masukan dengan menggunakan sistem komunikasi data secara serial, sehingga mampu mengurangi antrian pada waktu melakukan transaksipengisian pulsa dan (2) ATPEM lebih efektif dalam melakukan transaksi pengisian pulsa dibandingkan pengisian pulsa secara manual, terbukti dari hasil pengujian dengan rata-rata waktu 37,5 detik ATPEM mampu melakukan transaksi dua kali secara hampir bersamaan, sedangkan pengisian secara manual dengan rata-rata waktu 58,6 detik hanya mampu melakukan satu kali transaksi.Kata Kunci : Pulsa Elektronik, Komunikasi Serial, Komputer, Handphone

    OPTIMALISASI SISTEM PERSEDIAAN DAN DISTRIBUSI PADA PUSAT DISTRIBUSI MINIMARKET BERJARINGAN

    Get PDF
    Pusat distribusi memegang peranan penting dalam konsep manajemen rantai pasok (supply chain management) dimana keputusan untuk mengambil suplai dari produsen dan mendistribusikan ke retail haruslah tepat sehingga kebutuhan akan dapat selalu terpenuhi. Pengelolaan persediaan yang baik dan model transportasi yang tepat akan dapat meningkatkan performance dari ratai pasok. Penelitian ini mengusulkan sebuah model sistem pengendalian persediaan dan distribusi yang disebut sistem perencanaan persediaan dan distribusi atau IDP (inventory distribution plan). Jaringan ini menggunakansistem satu pusat distribusi melayani banyak ritel pada cakupan wilayah tertentu. Di dalam sistem pengendalian IDP ini metode yang digunakan adalah dengan penentuan pola permintaan, kebijakan safety stock dan stok maksimum dari masing-masing produk. Di dalam sistem pengendalian IDP ini metode yangdigunakan adalah dengan penentuan pola permintaan, kebijakan safety stock dan stok maksimum dari masing-masing produk. Biaya yang minimal didapat dengan mengaplikasikan metode P untuk pengendalian persediaan dengan siklus pengiriman yang pendek.Kata kunci: supply chain management, persediaan, distribusi, pusat distribus

    MENERAPKAN ETOS KERJA PROFESIONAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA

    Get PDF
    Kompetisi global mengakibatkan munculnya pendekatan pendekatan baru dalam paradigma manajemen.Paradigma manajemen tradisional berasumsi bahwa tujuan dari manajemen adalah mengendalikan dan memberi batasan kepada orang, menjalankan berbagai aturan, mencapai stabilitas dan efisiensi, mendesain sebuah hirarki atas bawah (top-down hierarchy) untuk mengarahkan orang, dan lebihmenekankan pada peningkatan laba. Sedangkan paradigma manajemen baru lebih menekankan pada karyawan dan pelanggan, pemanfaatan kreatifitas dan antusiasme para karyawan, penemuan visi dan nilai-nilai bersama, kepemimpinan dengan sistem desentralisasi (pelimpahan wewenang) dan menekankan pada kerjasama tim. Perubahan-perubahan ini mengakibatkan organisasi harus meninjau kembali pengelolaan sumber daya organisasi agar efektif dan efisien, khususnya sumber daya manusia. Agar organisasi dapat melanjutkan kelangsungan hidupnya, diperlukan kinerja karyawan yang tinggi. Namun pada kenyataanya, banyak organisasi yang memiliki keterbatasan akan sumber daya yang handal. Terdapat 8 etos kerja professional, dapat dijadikan modal dasar organisasi untuk tetap eksis.Kata kunci : etos, kinerja, organisasi, karyawa

    IMPLEMENTASI KRIPTOGRAFI KUNCI ASIMETRI EL-GAMAL UNTUK KERAHASIAAN DATA CITRA DIGITAL

    Get PDF
    Jaringan komunikasi seperti internet adalah jaringan yang tidak aman untuk transmisi data, seperti teks, audio, maupun citra digital. Salah satu cara untuk mengamankan data tersebut yaitu dengan enkripsi,. Tujuannya adalah untuk kerahasiaan data. Penelitian ini menggunakan metode kriptografi kunci asimetrikdengan algoritma El-Gamal yang diterapkan untuk pesan berupa citra digital. Citra yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra grayscale. Proses enkripsi dan dekripsi terhadap citra digital menggunakan satu pasangan kunci. Kunci yang digunakan untuk enkripsi disebut kunci publik, sedangkankunci yang dipakai untuk dekripsi disebut kunci privat. Membuktikan ada atau tidaknya kesalahan antara plain image (citra semula sebelum dieknripsi) dan decipher image (citra hasil dekripsi dari citra yang telah dienkripsi) digunakan metode Root Mean Square Error (rmse). Hasil yang diperoleh berupa citra yang telah dapat dilakukan proses enkripsi untuk tujuan kerahasiaan dalam proses pengiriman, dan citra hasil dekripsi untuk mengetahui pesan semula yang berupa citra tersebut. Proses enkripsi dan dekripsi pada kriptosistem El-Gamal ini berhasil jika salah satu kunci publik yaitu bilangan prima yang diinputkan minimal 257.Kata kunci : enkripsi, publik, private, El-Gamal, cipher, deciphe

    EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI E-CPR SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN PADA BANK XYZ

    Get PDF
    Peran Teknologi Informasi (TI) saat ini sudah bukan pendukung lagi bagi jalannya bisnis suatu perusahaan. Peran TI sudah berubah menjadi sangat stratejik, terutama untuk line of business (LOB) banking. Perusahaan banking sangat tergantung sepenuhnya dengan TI. Kegagalan TI dari segi teknologimaupun kegagalan sistem informasi dari segi penyediaan data dan informasi, terbukti dapat meningkatkan buruknya pengambilan keputusan strategis serta tingginya resiko operasional seperti perbedaan angka laporan, kesulitan melakukan rekonsiliasi antar rekening, dan sebagainya. Dampak akhirnya adalah menurunnya reputasi dan kepercayaan nasabah terhadap bank, yang diikuti dengan pindahnya nasabah ke bank lain dan hilangnya kesempatan bank memperoleh keuntungan. Untuk menghindari hal tersebut makaharus dipastikan bahwa produk yang dihasilkan dalam sebuah proyek pengembangan TI telah memenuhi standar kualitas produk dan informasi. Salah satu masalah yang dihadapi bank XYZ adalah sulitnya menentukan pricing strategy, cross selling product, serta penentuan pemberian jumlah reward/intensiveuntuk nasabah dan Account Officer (AO) dan masalah ini terjadi karena tidak tersedianya informasi yang memadai dalam mengambil keputusan khususnya informasi mengenai Account Profitability Ratio (APR) dari setiap nasabah. Untuk mengatasi masalah ini, dibangun sebuah solusi aplikasi TI berbasis Business Intelligence dan disebut dengan e-CPR (Electronic Customer Profitability Ratio). E-CPR system adalah sistem informasi otomasi yang dibuat dengan tujuan utama menyediakan analisa informasi yang relevan dan up to date, sehingga dapat mendukung berbagai pengambilan keputusan. Metode pengukuran dan analisa tingkat efektivitas e-CPR system dilakukan melalui pengukuran hubungan dan besarnya pengaruh kepuasan penggunaan sistem terhadap produktivitas user serta pengukuran tingkat pemenuhan harapanuser dari sistem ini. Dari hasil analisa ditemukan bahwa ada hubungan dan dampak yang signifikan antara kepuasan user terhadap e-CPR system dengan produktivitas. Di sisi lain juga terbukti bahwa implementasi e-CPR system dapat memenuhi tujuan dan manfaat awal dibangunnya sistem ini.Kata kunci : Banking, APR, e-CPR, Kepuasan User, Produktivita

    IMPLEMENTASI ALGORITMA LEAST MEAN SQUARE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS SUARA PENDERITA TUNA LARING BERBASIS PROCESSOR TMS320C6713

    Get PDF
    Seseorang yang telah mengalami laryngectomy biasa disebut dengan tuna laring. Laryngectomy adalah penghapusan laringdan pemisahan jalan napas dari hidung, mulut, dan kerongkongan. Laryngectomee bernafas melalui sebuah lubang di leher,yaitu stoma. Ada tiga usaha yang telah dilakukan untuk rehabilitasi suara tersebut yaitu dengan esophageal speech,tracheoesophageal dan eletrolarynx. Pembangkitan suara dengan eletrolarynx paling sering diadopsi untuk phonation.Kejelasan wicara electrolarynx dipengaruhi oleh noise yang dihasilkan oleh perangkat tersebut maupun noise yang timbul darilingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan salah satu alternatif penyelesaian masalah bagipenderita tuna laring agar memiliki kejelasan dalam berbicara menggunakan perangkat electrolarynx neck-type, Servox SI –SERVOXD, dengan cara menggunakan adaptive filter berdasarkan algoritma least mean square. Dua microphone digunakansecara simultan, untuk memperoleh rekaman sinyal wicara dan noise melalui Starter-Kit DSP TMS320C6713. Microphonepertama digunakan untuk merekam wicara dan noise. Microphone kedua digunakan untuk merekam background noise.Pengukuran signal to noise ratio (SNR) telah dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara sinyal ucapan dengan sinyalnoise. Dari hasil eksperimen, diperoleh bahwa nilai SNR sebelum pemfilteran sebesar 10.817 ± 2.5 dB dan setelah pemfilteransebesar 28,312 ± 9,7 dB dan terjadi peningkatan kualitas wicara electrolarynx sebesar 17,4948 ± 11.2 dB dengan bantuan Starter-Kit DSP TMS320C6713.Kata kunci : penderita tuna laring, electrolarynx, least mean square, DSP TMS 320C6713

    366

    full texts

    385

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Semantik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇