Semantik
Not a member yet
385 research outputs found
Sort by
KETRAMPILAN KONSELOR KLINIK VCT (STUDI KASUS DI BKPM PARU SEMARANG)
Tuberkulosis merupakan penyebab utama kematian pada orang dengan HIV / AIDS, dan sebaliknya infeksi HIV menjadi faktor risiko terbesar dalam kasus TB(tuberculosis) laten menjadi TB(tuberculosis) aktif. Berdasarkan data WHO, 539.000 orang dengan HIV / AIDS telah terinfeksi TB setiap tahunnya, di mana101 orang meninggal dunia. HIV akan menginfeksi kekebalan tubuh dan membuat tubuh tidak bisa mengendalikan bakteri TB sehingga orang dengan HIV yang baru saja terinfeksi TB, akan terus menjadi TB aktif. Hal ini dikarenakan HIV mampu memicu bakteri TB yang tidak aktif menjadi aktif. Konseling dan tes sukarela atau VCT (voluntary counceling and testing) adalah pintu gerbang untuk membantu semua orang mendapatkan akses ke semua pelayanan, baik informasi, pendidikan, terapi atau dukungan psikososial untuk melawan HIV dan AIDS. Oleh karena itu setiap konselor VCT harus memiliki danmengembangkan ketrampilan: empati, bersimpati, mendengar aktif, diam, dan parafrase, refleksi, kemampuan verbal, dan keterampilan non-verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan konselor VCT di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM), Semarang. Desain penelitian ini adalahpenelitian kualitatif dengan menggunakan metode survei dan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 5 subyek penelitian yang diperoleh dengan teknik purposive sampling (pasien TB yang mengikuti konseling di klinik VCT 3 bulan terakhir). Validitas data dilakukanmelalui triangulasi sumber kepada tiga informan crosscheck, yaitu konselor klinik VCT, keluarga subyek penelitian dan Kepala Bidang Promosi BKPM Semarang. Data dianalisis dengan menggunakan analisis isi (content analysis). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar subjek penelitian telah menderita TB (tuberculosis) selama 2 tahun dan telah melakukan konseling di klinik VCT sebanyak 2kali. Usia subyek penelitian berkisar antara 33 sampai 47 tahun. Sebagian besar subyek penelitian berpendapat bahwa kontak mata yang dilakukan konselor saat konseling terlalu berlebihan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman (keterampilan mendengarkan aktif). Setelah konseling selesai, sebagian besar subyek penelitian berpendapat bahwa konselor tidak menyampaikan kesimpulan dari kegiatan konseling yang baru saja dilakukan kepada pasien (keterampilan parafrase) sehingga subyek penelitian tidak mengetahui manfaat konseling yang dilakukan saat itu. Namun demikian konselor telah menyediakan dukungan positif terkait dengan penyakit yang diderita oleh subyek penelitian (keterampilan empati).Perlunyan pemantauan dan evaluasi secara periodik terhadap aktivitas konseling di klinik VCT, serta peningkatan ketrampilan konselor melalui pelatihan-pelatihan yang mendukung hard skill dan soft skill konselor dalam melakukan konseling di klinik VCT.Kata kunci: konseling, keterampilan, klinik VC
ANALISA DAN MANAJEMEN STRATEGIS DALAM MEMBANGUN B2C E-COMMERCE : (STUDI KASUS UKM GRABAH PLERED PURWAKARTA)
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah perusahaan e-commerce, produk yang akan dijual adalah kerajinan grabah milik ukm-ukm yang ada di kecamatan Plered, kabupaten Purwakarta Jawa Barat, untuk peningkatan penjualan kerajinan grabah serta memperluas market share yang akan dipasarkan melalui media online. Metode penelitian yang di pakai adalah manajemen strategis J. David Hunger & Thomas L. Wheelen. Teknik analisis yang digunakan ada dua, 1. Analisa Eksternal: Teknik yang dipakai PEST untuk lingkungan social dan Porter Five Force untuk lingkungan tugas, 2. Analisa Internal: Teknik yang dipakai adalah Value Chain.. Hasil yang di dapat dari penelitian adalah sebuah kerangka kerja dalam pembangunan ecommerce dengan pendekatan B2C yang akan digunakan pada ukm-ukm kerajinan grabah di kecamatan Plered dan website e-commerce sebagai media transaksi pembelian.Kata kunci : E-Commerce, Manajemen, Strategis, UK
TRIBOLOGY-BASED ENERGY EFFICIENCY
Tribology adalah ilmu dan teknologi gesekan, keausan dan pelumasan pada permukaan yang saling berinteraksi dalam gerak realtif. Pada hampir setiap aspek kehidupan kita sehari-hari beberapa aplikasi tribologi dapat ditemui. Pencengkeraman, penggenggaman, peluncuran, menyikat gigi, permesinan, gesekan antara kulit dan pakaian, antara roda dan jalan, dll menunjukkan fenomena penerapan tribologi.Artikel ini meninjau pustaka-pustaka yang telah dipublikasikan tentang pengetahuan-pengetahuan dan ideide mengenai tribologi oleh para ahli dan peneliti, yang berhubungan dengan efisiensi energi dalam penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi tribologi, penggunaan energi dapat dihemat hingga kurang lebih 11%.Kata kunci: tribologi, efisiensi energy, gesekan, keausan, pelumasa
ANALISIS KINERJA SISTEM INFORMASI DENGAN METODE BALANCED SCORECARD PADA PERUSAHAAN OUTSOURCER SISTEM INFORMASI
Kinerja sistem informasi merupakan tolok ukur dari pencapaian keberhasilan perusahaan menggunakan sumber daya organisasi sesuai dengan tujuan perusahaan. Perusahaan memperoleh manfaat atas pengerjan sistem oleh pihak ke tiga (outsourcer), sehingga menghemat waktu dan menciptakan sistem pelayanan yang memuaskan. Latar belakang mengapa perusahaan jasa outsourcing harus dianalisis kinerjanya adalah untuk menentukan kahandalan produk informasi yang dibuat outsourcer kepada pelanggan sesuai dengan standar sistem secara kualitatif. Perusahaan outsourcer memiliki strukturorganisasi dan karakteristik bisnis tersendiri seperti halnya perusahaan kontraktor (pemborong) yang tidak memiliki sistem persediaan barang dagangan. Oleh karena itu, penelitian terhadap perusahaan outsourcer difokuskan pada hal teknis berkaitan dengan teknologi informasi, perangkat keras atauperangkat lunak dari segi kelancaran penggunaan sistem.Metode balanced scorecard dalam penelitian ini memiliki proses pengukuran bisnis melalui 4 (empat) perspektif bisnis yaitu keuangan, bisnis internal, pelanggan dan pertumbuhan serta pembelajaran. Keempat perspektif ini membentuk tujuan perusahaan dan harus dievaluasi untuk memberikan penilaian apakah perusahaan jasa outsourcing layak untuk terus dikembangkan proses bisnisnya. Identifikasi terhadap proses bisnis memegang peran penting untuk menyediakan suatu alat ukur kinerja yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan sesuai dengan prinsip pendekatan dalam pengembangan sistem. Pengembangan sistem ini juga memperhatikan standarkerja perusahaan outsourcernya. Hasil yang ingin dicapai adalah memberi masukan kepada pengelola jasa outsourcing sistem informasi mengenai prosedur dan manajemen proyek pengerjaan dan penyediaan sistem informasi bagi klien sesuai dengan kontrak kerja dengan perusahaan kliennya.Kata kunci : kinerja sistem, balanced scorecard, proses bisnis, ousourcer, teknologi informas
BOTNET DETECTION SURVEY
Di antara berbagai bentuk malware, Botnet merupakan salah satu ancaman yang paling serius terhadap cyber-crime saat ini. Hal ini disebabkan karena Botnet mampu menyediakan platform yang dapat didistribusikan pada kegiatan ilegal seperti serangan-serangan di internet, termasuk spam, phishing, clickfraud, pencurian password dan Distributed Denial of service(DDoS) attack.Akhir-akhir ini, deteksi Botnet telah menarik perhatian para peneliti untuk dijadikan topik penelitian dalam usaha pencegahan terhadap cyber-crime. Dalam paper ini, penulis melakukan studi literature untuk mengkaji beberapa penelitian sebelumnya yang membahas tentang teknik-teknik yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan Botnet didalam suatu sistem. Beberapa teknik yang dibahas dalam paper ini yaitu signature-based, anomaly-based DNS-based, dan mining-base. Kajian komprehensif ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang teknik-teknik mendeteksi Botnet dengan memaparkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode tersebut yang selanjutnya dapat digunakan sebagai langkah awal dalam usaha prefentif terhadap serangan Botnet.Kata kunci : Botnet, deteksi Botnet, cyber-crim
APPLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) BERBASIS WEB UNTUK MONITORING BANJIR DI WILAYAH DAS BENGAWAN SOLO HULU
Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana alam seperti banjir, tanah longsor, gempabumi dan lain-lain, bahkan dapat dikatakan indonesia merupakan laboratorium bencana alam oleh orang asing, hal ini dikarenakan indonesia terletak pada daerah yang aktif tektonik dan vulkanik sebagai akibat pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu Lempeng India-Australia, Pasifik, dan Eurasia. peneliti berusaha untuk meminimalisir akibat bencana dengan menggunakan teknologi tepat guna. Salah satu teknologi berkembang saat ini adalah sistem informasi geografis (SIG).Sistem Informasi Geografis berbasis dekstop (dekstop mapping) akhir-akhir ini mempunyai peran penting dalam mitigasi bencana alam, tetapi Dekstopmapping memiliki pembatas terhadap pengguna, karena hanya bisa menggunakan berdasarkan menu yang ada dan tidak bisa mengembangkan sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan SIG berbasis web yang dapat digunakan untuk monitoring banjir di wilayah Daerah AliranSungai (DAS) Bengawan Solo hulu, menggunakan Java Applet, PHP dan My SQL Spasial. Pengembangan sistem dirancang dengan menggunakan model waterfall dengan langkah-langkah berikut: 1) system requirements, 2) software requirements, 3) analysis, 4) program design, 5) coding, 6) testing, dan 7)operations, didukung dengan referensi penelitian, observasi, dan diskusi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Java Applet, My SQL Spasial dan PHP, aplikasi SIG web dapat memberikan informasi tentang kerawanan terjadinya banjir di wilayah DAS Bengawan Solo Hulu. Pengguna dapat memilih wilayah yang dikehendaki sehingga aplikasi ini dapat memberikan informasi tentang tingkat kerawanan banjir, kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan dan jumlah rumah yang harus dievakuasi apabila terjadi banjir di wilayah DAS Bengawan Solo Hulu berdasarkan area kerentanan banjiryang dipilih. Aplikasi ini diharapkan dapat digunakan untuk monitoring banjir di Wilayah DAS Bengawan Solo dengan mengetahui daerah yang potensi terjadi banjir, dan jumlah rumah yang berada dalam wilayah satuan kerentanan banjir. Sistem ini menjadikan mayasarakat bisa mengetahui lebih awal daerah mana saja yang berpotensi terjadi banjir sehingga bisa meminimalkan kerugian.Kata kunci : SIG Web, Banjir, DAS Bengawan Solo Hul
MODEL I-CASE UNTUK PENGEMBANGAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS OPEN SOURCE
Sebagai bagian akhir dari proses rekayasa perangkat lunak, I-CASE (Integrated Computer Aided Software Engineering) memegang peran penting dalam membentuk peralatan sistem yang menentukan kualitas perangkat lunak. Makalah ini menguraikan tentang suatu kajian secara konseptual mengenai model ICASE yang didalmnya terdapat sub komponen yang berinteraksi dalam membangun peralatan proses (process tools) dalam CASE sehingga dapat disesuaikan dengan prinsip-prinsip dalam perangkat lunak. Studi kasus dalam penelitian ini adalah pada aplikasi perangkat lunak berbasis open source bagiperpustakaan di lingkungan perguruan tinggi (PT) telah mengantarkan pada kesuksesan secara teknis dimana program aplikasinya memiliki kompetensi untuk dikembangkan sehingga layak untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Perpustakaan digital (digital library) merupakan produk dari perpustakaanterbarukan saat ini.Masalah saat ini pada perpustakaan PT adalah pada sentralisasi dimana fasilitas perpustakaan membutuhkan integrasi data yang terkoordinasi agar pemustaka dapat mengakses sumber referensi yang memuaskan. Oleh karena itu, Penelitian ini memfokuskan bagaimana menyiapkan model ICASE dalam rangka mengantisipasi kebutuhan perangkat lunak bagi perpustakaan digital tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang komprehensif mengenai model arsitektural saat ini dan teknik pembaganan sistem yang menguraikan dokumentasi interface pemakai dengan kebutuhan sistem yang akan dibangun. Perkembangan open source yang begitu pesatmenyebabkan kemudahan perancangan aplikasi, tetapi dapat menimbulkan perancangan yang semaunya karena sifat open source yang source codenya gratis (free). Hasil pembahasan diharapkan dapat memberikan masukan kepada para pengembang hususnya programmer menyiapkan rancangan program perangkat lunak berbasis open source dengan model I-CASE yang mendukung aplikasi pemakai dengan beragam pilihan sehingga mendukung otomasi perpustakaan.Kata kunci : I-CASE, open source, process tools, digital library, model arsitektura
IMPLEMENTASI EVENT PROCEDURE PADA ACCESS 2007 UNTUK MEMBUAT APLIKASI KALKULATOR
Calculator is a calculating tool that is still used by many people. Calculator have many advantages, including the ease of use to perform calculations. Its relatively small size makes it easy to carry and in addition it also has a low price. Once the importance of calculators in the activity of the everyday, a lot of modern equipment which also contains embedded calculator application. Handphone also has the ability to perform calculations with a calculator, a variety of new computer also have the calculator facility. Microsoft Office Access that has the ability to create a Form, can be used to design Calculator Application. To make this calculator application requires the Visual Basic programming language that has been integrated with Microsoft Office Access. The code generation program by utilizing the Event Procedure.Keywords : calculator, computer, Access, Event Procedur
DESAIN SANDAL KESEHATAN VIRTUAL SEBAGAI ALAT UNTUK MENGANALISA PENYAKIT
Sandal kesehatan virtual ini dirancang seperti seorang terapis akupresur untuk melakukan terapinya. Seorang terapis Akupresur menganalisa penyakit tersebut menurut titik-titik penekanan. Sandal kesehatan virtual ini bertujuan untuk memaksimalkan informasi tentang analisa terapis tentang penyakit pasien. Alat yang berbentuk sandal yang diuji coba oleh pasien. Alat tersebut memiliki gerakan – gerakan ke atas dan kebawah yang akan memberikan tekanan pada kaki pasien. Rasa sakit yang dialami oleh pasien akan dicatat sebagai inputan. Disini peranan mikrokontroler dibutuhkan untuk memasukakan data – data kemungkinan yang akan di terjemahkan dalam bahasa manusia.Melalui tombol di dekat alat sandal output yang akan keluar adalah gerakan penekanan pada sandal.Kata Kunci : Akupresure, Sandal, Mikrokontrole
PENGEMBANGAN TECHNOPRENEURSHIP: UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING BANGSA DI ERA GLOBAL
Di era persaingan global yang sangat ketat, inovasi usaha harus diiringi dengan berbagai macam rekayasa teknologi agar dapat melipatgandakan performa dari usaha tersebut. Pemanfaatan teknologi mutakhir tepat guna dalam pengembangan usaha yang berdasarkan pada jiwa entrepreneur yang mapan akan dapat mengoptimalkan proses sekaligus hasil dari unit usaha yang dikembangkan. Inilah yang disebut technopreneurship: sebuah kolaborasi antara penerapan teknologi sebagai instrumen serta jiwa usaha mandiri sebagai kebutuhan. Technopreneurship adalah suatu karakter integral antara kompetensi penerapan teknologi serta spirit membangun usaha. Dari sini, tumbuhlah unit usaha yang teknologis: unitusaha yang memanfaatkan teknologi aplikatif dalam proses inovasi, produksi, marketisasi, dan lain sebagainya.Teknologi komunikasi dan informasi atau teknologi telematika (information and communication technology–ICT) telah diakui dunia sebagai salah satu sarana dan prasarana utama untukmengatasi masalah-masalah dunia. Teknologi telematika dikenal sebagai konvergensi dari teknologi komunikasi (communication), pengolahan (computing) dan informasi (information) yang diseminasikan mempergunakansaranamultimedia. Menurut Global Competitiveness Report pada tahun 2010 yang dilansir oleh World Economic Forum, Indonesia menempati posisi ke 44 dari 133 negara yang di survey. Laporan tersebut merupakan peringkat daya saing negara-negara yang dinilai berdasarkan efisiensi bisnis, inovasi, kondisi pasar keuangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan corporate governance. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur, dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya pengembangan technopreneurship terhadap upaya peningkatan daya saing bangsa di era global.Kata kunci : Technopreneurship, Daya Saing Bangsa, Globalisas