385 research outputs found

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) UNTUK MENENTUKAN JURUSAN PADA SMK BAKTI PURWOKERTO

    Get PDF
    Sebagian besar siswa lulusan SMP berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya khususnya ke SMK, hal tersebut dapatdi buktikan dengan banyaknya siswa lulusan SMP yang mengikuti ujian masuk ke SMK. Hal yang patut disayangkan adalah kurang matangnya mereka memilih jurusan yang ada di sekolah kejuruan yang dituju.Situasi semacam ini berdampak pada biaya pendidikan yang terlanjur dikeluarkan, baik oleh orang tua siswa maupun olehpemerintah yang mensubsidi sekolah menjadi tidak bermanfaat karena siswa tersebut tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk jurusan yang sudah dipilihnya, akibat negatif lainnya adalah para siswa yang drop out.Berdasarkan informasi yang diperoleh dari team penerimaan siswa baru jumlah jurusan yang ada pada SMK Bakti terdiri dari tiga jurusan yaitu jurusan akuntansi, administrasi perkantoran, dan multimedia. penjurusan didasarkan pada pilihan siswa saat melakukan pendaftaran dengan mencatumkan minat untuk jurusan 1 dan jurusan 2 selain itu penjurusan ditentukan oleh nilai yang disyaratkan pada masing-masing jurusan. Sistem pendukung keputusan pemilihan jurusan dengan metode fuzzy Multi-Attribute Decision Making, diharapkan dapat membantu team penerimaan siswa baru dalam menentukan jurusan bagi tiap siswa. Sistem pendukung keputusan ini berbasis web sehingga dapat diakses dimana saja oleh calon siswa untuk melakukan pendaftaran secara online, kemudian data akan diolah untuk menentukan jurusan yang tepat untuk masing-masing siswa.Kata kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Multi-Attribute Decision Making, Simple Additive Weightin

    PEMBELAJARAN BERTINGKAT PADA ARSITEKTUR JARINGAN SARAF FUNGSI RADIAL BASIS

    Get PDF
    Jaringan  saraf  tiruan  (JST)  adalah  jaringan  yang  cara kerjanya  meniru  jaringan  saraf  manusia  ditandai dengan sebuah  set  masukan  dan  sebuah  set  keluaran.  Proses pembelajaran  dalam  jaringan  akan mengekstraksi informasi  dari  berbagai  macam  input  yang  diberikan. Diantara  masukan  dan  keluaran terdapat  layer  untuk memproses  input  yang  dinamakan unit  tersembunyi (hidden  layer).  Salah  satu  model JST  adalah  jaringan saraf  fungsi  radial  basis  (Radial  Basis  Function  Neural Network  =  RBFNN)  yaitu model jaringan saraf dengan satu unit dalam lapisan tersembunyi. Jumlah layer tunggal pada hidden layer menyebabkan  permasalahan  pembelajaran  di RBFNN  dapat  dianggap  sebagai  suatu  sistem  linear. Pada RBFNN  fungsi  aktivasi  yang  digunakan  adalah  fungsi basis  (Gaussian)  dengan  fungsi  linear  di  lapisan output. Dikarenakan  RBFNN  adalah  sistem  linear  sehingga  teknik Orthogonal  Least  Squares  (OLS)  yang menerapkan konsep  basis  orthogonal  dengan  pendekatan  terdekat  ke  solusi sebenarnya  dapat  menjadi salah satu algoritmapembelajaran pada RBFNN. Makalah ini membahas pembelajaran bertingkat sebagai cara  optimasi pembelajaran  pada  RBFNN  yang  menggabungkan  teknik  linear  yaitu Regularized Orthogonal  Least  Sqaures  (ROLS)  dan  non linear  yaitu  algoritma  genetik.  Hasil  ujicoba menunjukkan untuk  semua  data  dengan  persentase pembelajaran  dan  parameter  algoritma  genetik  yang berbeda-beda mempunyai akurasi yang bervariasi pula. Akan tetapi rata-rata hasil ujicoba menghasilkan akurasi di atas 90% dan bahkan untuk beberapa percobaan akurasi bisa mencapai 100

    PENGEMBANGAN APLIKASI AUDIT SISTEM INFORMASI BERDASARKAN COBIT FRAMEWORK DI RUMAH SAKIT XXX

    Get PDF
    Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas publik diharapkan dapat memberikan pelayanan Sistem Informasi secara optimal kepada masyarakat. Penggunaan e-hospital (Rumah Sakit yang berbasiskan teknologi informasi) akan membuat masyarakat tidak akan melihat lagi orang antri untuk melakukan transaksi dan administrasi yang sangat panjang dan lama pada Rumah Sakit. Standar, prosedur dan evaluasi kerja secara komprehensif dan berkesinambungan dengan mengacu pada salah satu standar internasional berupa COBIT Framework akan dapat menciptakan e-hospital yang efektif. Untuk mendukung kegiatan dan harapan Stakeholder (pemerhati TI yang meliputi tenaga medis, perawat, staf, pasien dan masyarakat umum), Rumah Sakit senantiasa menggunakan Sistem Informasi sebagai sarana untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Terbukti Rumah Sakit ini telah dapat melakukan, memanfaatkan serta berhasil mengimplementasikan teknologi informasi secara efisien dan efektif. Tetapi masih sulit juga identifikasi, diketahui dan diukur karena salah satu penyebabnya adalah belum digunakannya standar ukuran kerja yang rinci, sistematis, terukur dan telah diuji baik secara akademis maupun manajerial rumah sakit, sehingga diperlukan suatu standar prosedur dan evaluasi kerja secara sistematis yang dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui dan membandingkannya dengan menggunakan COBIT Framework dengan menggunakan aplikasi. Pemanfaatan sistem informasi yang dilakukan selama ini hanya mengacupada kebutuhan unit-unit jangka pendek, sehingga sering kali terjadi ketidaksesuaian sistem antara satu unit dengan unitlainnya. Berdasarkan informasi tersebut, maka diperlukan suatu pengukuran kinerja yang mengacu pada kerangka kerja. Pengukuran ini nantinya dapat membantu proses evaluasi implementasi Sistem Informasi di Rumah Sakit dan membantu pengambilan keputusan pimpinan dalam membangun dan mengembangkan pelayanan informasi yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan kepada masyarakat. Serta sebagai evaluasi kebutuhan sistem dan rencana pengembangan sistem berdasarkan hasil audit atau analisis COBIT framework..Kata Kunci: Cobit Framework, Sistem Informasi, Tingkat Kematangan Sistem

    RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PEMERIKSAAN JENTIK PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) STUDI KASUS PUSKESMAS CILEDUG

    Get PDF
    Kebutuhan sistem informasi untuk mendukung proses bisnis organisasi agar menghasilkan informasi yang akurat, cepat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna sudah dirasakan hampir semua bidang usaha, tak terkecuali bidang kesehatan. Puskesmas adalah sebuah instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu tugasnya adalah berperan aktif dalam pemberantasan nyamuk demam berdarah pada lingkungan masyarakat di tingkat Kecamatan. Tulisan ini membahas tentang merancang bangun sistem informasi administrasi pemeriksaan jentik yang selama ini dirasakan belum optimal dikarenakan masih dikerjakan secara manual yang sering menimbulkan kesalahan dalam melaksanakan proses pengolahan data. Peneliti berharap dengan adanya perancangan sistem informasi  administrasi pemeriksaan jentik yang terkomputerisasi dapat membantu Puskesmas dengan mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi.Kata kunci : sistem informasi, jentik, puskesma

    APLIKASI PENGOLAHAN KENAIKAN PANGKAT PEGAWAI PADA TVRI KALIMANTAN TIMUR MENGGUNAKAN METODE AGEN CERDAS

    Get PDF
    Pegawai atau karyawan adalah golongan masyarakat, yang melakukan penghidupannya dengan bekerja dalam kesatuan organisasi, baik kesatuan kerja pemerintah, maupun kesatuan kerja swasta. Tulisan ini di buat bertujuan untuk dapat membantu pegawai TVRI Kalimantan Timur dalam melaksanakan tugasnya khususnya dalam proses pendataan kenaikan pangkat pegawai dan mencetak laporan kenaikan pangkat pegawai TVRI Kalimantan Timur. menggunakan Metode Agen Cerdas (Intelligent Agent) dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Alat bantu pengembangan yang digunakan Flowchart, Flow of Document, Diagram Konteks, Entity Relationship Diagram, Rancangan Basis Data dengan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 serta database Microsoft Acces. Konsep dasar metode Agen cerdas adalah program komputer yang membantu pengguna menjalankan tugas komputer rutin. Program ini menjalankan tugas tertentu berdasarkan aturan yang telah di tentukan sebelumnya dan pengetahuan yang di simpan dalam basis pengetahuannya, suatu agen manusia melambangkan seseorang dan interaksi dengan yang lainnya untuk menyelesaikan tugas yang telah ditentukan sebelumnya. Adapaun kriteria yang digunakan dalam metode ini adalah dua kriteria. Dari kriteria yang adadilakukan proses perhitungan dari masing-masing kriteria untuk mendapatkan hasil untuk menentukan kenaikan pangkat pegawai.Kata Kunci : Sistem, Penunjang, Keputusan, Agen Cerdas (Intelligent Agent), Kriteria

    PENERAPAN MODEL SERVICE ORIENTED ARCHITECTUR PENGINTEGRASIAN SISTEM INFORMASI STMIK ATMA LUHUR

    Get PDF
    Penelitian ini akan membuat kajian tentang penerapan model SOA untuk model pengintegrasian sistem informasi perguruan tinggi selanjutnya membuat sebuah prototipe perangkat lunak yang akan diimplementasikan pada perguruan tinggi dengan menggunakan teknologi web services untuk pengintegrasian sistem informasi. Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pelaksanaan penelitian ini adalah : mengidentifikasi kebutuhan layanan informasi yang diharapkan oleh user pada perguruan tinggi, mengidentifikasi proses bisnis dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi kini,membuat sebuah model proses pengintegrasian sistem informasi dengan menggunakan SOA, mengimplementasikan hasilperancangan dengan sebuah modul perangkat lunak untuk mengintegrasikan sistem informasi pada perguruaan tinggi. Perancangan yang disebut Service Oriented Architecture (SOA) dapat menjadi dasar dalam perancangan pengintegrasiansistem informasi pada perguruan tinggi. SOA menawarkan sebuah rancangan arsitektur yang dapat digunakan olehperguruan tinggi untuk melakukan pengintegrasian sistem informasi. Keuntungan dari SOA yang dapat dipenuhi oleh ICT memberikan manfaat bagi perguruan tinggi untuk melakukan pengembangan dalam proses bisnis perguruan tinggi. Sistem informasi yang telah ada serta layanan-layanan yang digunakan dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan menggunakan SOA. SOA memberikan solusi bagi perguruan tinggi dalam menangani kompleksitas platform perangkatkeras, perangkat lunak, perawatan perangkat lunak, pelatihan operator, penggunaan kembali kode, dan pengembangan layanan-layanan di perguruan tinggi. Secara umum langkah-langkah untuk melakukan penerapan SOA terhadap suatu sistem dibagi dalam 3 Fase yaitu: Fase Inisiasi, Fase Develop Road Map, Fase Implementasi dan Pengujian. Fase Inisiasiakan menentukan tim pengembang, tujuan-tujuan, jadwal dan hasil kerja yang harus dicapai. Fase Develop Road Mapakan menciptakan peta jalan yang akan menunjukkan kebutuhan SOA untuk perguruan tinggi. Fase Implementasi dan pengujian akan menjelaskan bagaimana untuk melakukan implementasi dari layanan-layanan yang teridentifikasi dan menguji setiap layanan apakah sesuai dengan kebutuhan system dan dapat dipakai oleh unit pendukung atau sistem informasi yang lain ketika menjalankan suatu proses bisnis yang membutuhkan layanan yang terkait. SOA menyediakan suatu bentuk abstraksi bagaimana suatu sistem informasi akan dibangun dan hasilnya kelak sedangkan web services sebagai teknologi yang akan mengatur bagaimana sebuah sistem dapat berinteraksi dan dapat digunakan oleh sistem informasi atau aplikasi yang lain.Kata Kunci: Service Oriented Architecture, Layanan Independent, Web Services, XML, WSDL

    SISTEM INFORMASI RESERVATION KAMAR HOTEL BERBASIS WEB PADA MESRA BUSINESS & RESORT HOTEL

    Get PDF
    Penelitian dilakukan untuk dapat membuat sebuah sistem informasi reservasi hotel dan memuat segala informasi tentang fasilitas, agenda dan promo yang ada di Mesra Business & Resort Hotel secara online yang nantinya jika penelitian ini berhasil bisa membantu memasarkan jasa pelayanan hotel kepada masyarakat luas dan mempermudah bagi masyarakat dalam memperoleh informasi harga dan fasilitas-fasilitas yang lainya dengan mengunjungi website Mesra Business & Resort Hotel. Pada penelitian ini telah dikembangkan Sistem Informasi Reservasi berbasis web pada Mesra Business &Resort Hotel dari web sebelumnya. Dimana dalam pengembangan sistem digunakan alat bantu pengembangan sistem seperti flowchart, ERD ( Entity Relational Diagram ), serta menggunakan bahasa pemprograman PHP, JQuery dan javascript dengan menggunakan database mysql. Adapun teknik dalam pengumpulan data menggunakan studi lapangan yang terdiri dari pengamatan langsung (observasi) dan wawancara serta studi pustaka. Dalam penelitian ini menghasilkan sistem pendaftaran (booking) kamar secara online dan juga berupa informasi berupa fasilitas, agenda, dan promo berbasis web yang cukup dinamis.Kata Kunci: Sistem Informasi, Php, JQuery, java script

    TINGKAT KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP M-MARKETING PADA SMARTPHONE BLACKBERRY

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dewasa ini sangat mempengaruhi bisnis dan komunikasi. Internet saat ini merupakan infrastruktur utama dalam e-business. Kondisi ini juga sangat berpengaruh terhadap cara pemasaran yang dilakukan oleh pelaku bisnis. E-Marketing merupakan salah satu bagian dalam e-Commerce dimana dewasa ini, e-Marketing semakin mengarah menjadi mobile marketing (m-Marketing) karena tuntutan konsumen yang lebih mengutamakan kemudahan dan personalisasi. Mobile marketing berkembang pesat seiring dengan perkembangan ponsel smartphone yang semakin diminati masyarakat. Salah satu ponsel smartphone yang begitu fenomenal di Indonesia adalah Blackberry. Metode penelitian menggunakan sembilan variabel yaitu User control, Responsiveness, Personalization, Connectedness, Ubiquitous connectivity, Contextual offer, Trust, Attitude toward using m-Marketing dan Behavioralintention to use m-Marketing. Hipotesanya diuji menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah tingkat kepercayaan pelanggan memiliki hubungan dan mempengaruhi terhadap perilaku seseorang dalam menggunakan mobile marketing (m-Marketing), namun tidak memiliki hubungan dan tidak mempengaruhi niat seseorang untuk melakukan transaksi dari m-Marketing tersebut.Kata kunci : Kepercayaan, e- Marketing, m-Marketing, Blackberr

    APLIKASI AUGMENTED REALITY SEBAGAI ALAT PENGUKUR BAJU WISUDAWAN WISUDAWATI DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

    Get PDF
    Augmented Reality menawarkan suatu terobosan baru dalam interaksi komputer dengan manusia. Teknologi ini menggabungkan dunia nyata dan dunia digital dengan objek berbentuk 3 dimensi atau 2 dimensi. AR tidak seperti realitas maya yang yang sepenuhnya menggantikan apa yang ada di dunia nyata, namun hanya sekedar menambahkan atau melengkapi. Di dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode AR untuk mengganti metode konvensional dalam pengukuran baju wisuda mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang. Dengan menggunakan metode augmented reality diharapkan akan dapat meningkatkan keakuratan dalam mengukur baju wisudawan/wisudawati UDINUS Semarang.Kata kunci : Augmented Reality, mixed reality, interaksi manusia dan komputer, 3 dimensi, pengukuran baju wisuda

    PEN WIIMOTE SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF PENUNJANG PRESENTASI

    Get PDF
    Tujuan dari memodifikasi dan merangkai pen wiimote disini adalah agar dapat digunakan sebagai media interaktif untuk penunjang presentasi dan menjadikan suatu perangkat yang lebih interaktif untuk presentasi menggunakan komputer atau laptop. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah metode wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka, penelusuran internet. Untuk pengembangan sistem dalam penelitian ini menggunakan teknik pengembangan sistem waterfall model. Hasil penelitian ini berupa perangkat pen wiimote sebagai media interaktif penunjang presentasi. Perangkat ini dapat dijalankan menggunakan software smoothboard. Perangkat pen wiimote sebagai media pendukung presentasi dapat digunakan dimana saja yang penyajian presentasinya menggunakan LCD Proyektor.Kata kunci : Pen Wiimote, Smoothboar

    366

    full texts

    385

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Semantik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇