Semantik
Not a member yet
385 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Sistem Klasterisasi Kinerja Pimpinan Organisasi Berbasis Metode Fuzzy Database Studi Kasus Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Tengah
Permasalahan yang timbul pada organisasi yaitu seringkali anggota tidak sadar bahwa kondisi organisasinya sedang tidak stabil baik itu permasalahan kinerja maupun pribadi. Dalam hal ini kinerja organisasi menjadi fokus utama karena dengan mengetahui kinerja pimpinan maka evaluasi agar organisasi dapat berjalan lebih baik dapat terlaksana. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui kinerja pimpinan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Pimpinan ini diklasifikasikan menjadi dua buah sub yaitu kepala dinas dan kepala sub bagian tiap bagian yaitu sebanyak 30 kuisioner untuk kinerja kepala  dinas dan 14 kuisioner untuk kinerja kepala sub bagian. Penyebaran kuisioner diambil untuk mendapatkan data yang akan digunakan sebagai parameter dalam pengoperasian Graphic User Interface (GUI). Metode yang digunakan yaitu Fuzzy C-Means dan Fuzzy Database  dengan pegoperasian menggunakan Software Matlab. Dari metode yang ada dapat diketahui pembagian klaster dari kinerja pimpinan. Tingkat akurasi system data parameter sebesar 100%, tingkat akurasi system data pengujian sebesar 100%, waktu proses interface didapatkan sebesar 0,02 detik, error minimal pada system yaitu 1x10-5dan Iterasi maksimal system sebesar 100. Dengan GUI yang ada didapatkan klasifikasi kinerja pimpinan organisasi dengan parameter data awal dari olah data kuisioner sehingga data baru (pengukuran kinerja pimpinan baru) dapat diinput dan didapatkan klasifikasi kinerjanya
Klasifikasi Kualitas Kayu Kelapa Menggunakan Gray-Level Co-Occurrence Martix Berbasis Backpropagation dan Algoritma Genetika
Indonesia merupakan negara kedua terbesar yang memiliki tanaman pohon kelapa (Cocos nucifera), batang pohon kelapadapat diproses menjadi kayu sebagai bahan pembuat mebel dan konstruksi bangunan. Kualitas kayu kelapa yaitu kekuatandan keawetan ditentukan oleh banyak faktor salah satunya adalah dari pola kerapatan serat (vascular bundle) pada kayukelapa. Saat ini untuk menentukan kualitas kayu kelapa dengan melihat kerapatan serat hanya dapat dilakukan oleh seorangahli dibidangnya. Karena pola pemotongan pada batang kelapa, kayu kelapa dibagi menjadi tiga kelas yang dilihat darikerapatan serat kayu, yaitu kerapatan tinggi, kerapatan sedang dan kerapatan rendah. Untuk menghasilkan produk yang baikdiperlukan penentuan kualitas bahan baku (kayu) yang sesuai dengan kebutuhan.Kata kunci : Kualitas kayu kelapa, GLCM, Backpropagation, Algoritma Genetik
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Kantor Dinas Pemerintah Kota Palembang menggunakan ArcGIS
ne"> Dinas Pemerintah merupakan salah satu unsure pendukung pelaksanaan kewenangan otonomi daerah di berbagai bidangdalam rang kapelaksanaan tugas desentralisasi pemerintah memiliki fungsi memberikanp elayanan publik yang diperlukanoleh masyarakat, mulai dari pelayanan dalam bentuk pengaturanatau pun pelayanan-pelayanan lain dalam rangkamemenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidangpendidikan, kesehatandanlainnya. Salah satukota yang memiliki banyak dinaspemerintah dan tersebar di berbagai daerah adala hkota Palembang, dimana kota ini sedang mengalami perkembangandiberbagai bidang, khususnya bidang pelayanan masyarakat.Salah satu solusi untuk membantu warga Palembang mendapatkan informasi mengenai kantor dinas pemerintah kota adalahdengan menerapkan “Sistem Informasi Geografis pemetaan Kantor DinasPemerintah kota Palembang menggunakan ArcGisâ€.Sistem ini dapat meberikan informasi letak, informasi umum dan fasilitas pelayanan kantor dinas. Dalam pembuatan systemini, peneliti menggunakan metodologi pengembangan sistem waterfall, pengembangan perangkatlunak UML (UnifiedModelling Language),serta bahasa pemograman PHP dan databasenya adalah MySQL.Sistem informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat pendatang yang inginmendapatkaninformasi letak kantor dinas pemerintah kota Palembang.Kata Kunci :SistemInformasiGeografis, DinasPemerintah, UML, PHP, MySQL, Metodologi waterfall
Perancangan WEB dalam Rangka Peningkatan Kinerja UKM Batik Semarang
Tujuan penelitian ini adalah menciptakan perancangan sistem berbasis WEB sebagai salah satu prioritas pemberdayaanbatik Semarang agar dapat meningkatkan kinerja UKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode eksperimen, yaitu dengan membuat perancangan sistem website dinamis penjualan batik dengan menggunakanDeamweaver CS3. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah pemrograman Hypertext preprocessor (PHP) danCascading Style Sheet (CSS) berdasarkan model strategi promosi online yang akan diterapkan. Sedangkan untuk pengolahandatabasenya menggunakan MySQL.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perancangan sistem yang digunakanadalah perancangan sistem website dinamis penjualan batik dengan menggunakan Deamweaver CS3 dengan sistempengolahan database dengan menggunakan MySQL. Saran yang dapat diberikan adalah bahwa penggunaan aplikasi webguna pemberdayaan pengrajin batik semarangan perlu dilakukan. Hal ini artinya bahwa aspek pemasaran dalammempromosikan batik semarang baik tingkat nasional maupun internasional dapat dilakukan secara online. Promosi secaraonline dapat membantu juga agar batik semarang lebih dikenal di mancanegara, sehingga akan mengangkat kearifan lokalbudaya Semarang.Kata Kunci: Promosi, online, Web, Deamweaver CS
Hubungan Keaktifan Lansia dan Kader dengan Status Gizi dalam Kegiatan Posyandu untuk Menunjang Sistem Informasi Pemantauan Kesehatan
ne"> Penelitian berjudul “Hubungan keaktifan lansia dan kader dengan status gizi dalam kegiatan posyandu untuk menunjangsistem informasi pemantauan kesehataâ€, mengambil objek di Posyandu Desa Banaran Kecamatan Grogol KabupatenSukoharjo. Posyandu Desa Banaran berdiri tahun 1990 dengan pelayanan untuk manula dan penyuluhan-penyuluhankesehatan. Pengelolaan kegiatan posyandu belum tertata dengan baik, khususnya dalam memantau status gizi lansia. Metodepenelitian yang digunakan adalah kusioner, wawancara, observasi, studi pustaka dan pengolahan analisis deskriptif. Untukresponden yang dibutuhkan adalah data lansia(75 responden) dan kader posyand( 10 responden). Untuk membantupendataan status gizi dan kesehatan lansia diperlukan rancangan sistem informasi pemantauan kesehatan. Hasil Analisadeskriptif lansia bahwa Aktif mengikuti posyandu berperan dalam peningkatan pengetahuan tentang asupan gizi yaknisebesar 86%. Mengikuti Posyandu bermanfaat bagi lansia sebesar 84%. Dukungan keluarga bagi lansia berperan dalampemberian asupan gizi yakni sebesar 78%. Keadaan ekonomi lansia berperan mempengaruhi asupan gizi yakni sebesar 76%.Kondisi kesehatan lansia berperan dalam mempengaruhi asupan gizi yakni sebesar 74%.Untuk kader peran pemberianinformasi secara kekeluargaan sebesar 90%. Hasil rancangan sistem informasi yaitu laporan lansia, laporan kader, laporankegiatan, laporan status gizi dan laporan pemantauan kesehatan.Kata kunci: keaktifan lansia dan kader, posyandu, sistem informas
Analisis Dan Verifikasi Workflow Mengggunakan Petri (Studi kasus; Proses Bisnis di Universitas Sebelas Maret)
Elemen penting suksesnya sebuah organisasi adalah kemampuannya untuk terus-menerus mengembangkan kinerjabisnis prosesnya karena semakin baik proses bisnis suatu organisasi, semakin baik pula kinerja organisasi tersebut. Prosesbisnis banyak dimodelkan sebagai workflow dengan menggunakan BPMN (Business Process Modelling Notation) karenaBPMN memiliki fitur dan notasi yang mampu menggambarkan bisnis proses seperti kondisi yang real. Pada penelitiansebelumnya proses bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) telah dimodelkan dalam BPMN namun belum diketahui apakahproses bisnis UNS tersebut sudah optimal dan terbebas dari kesalahan yang tidak diinginkan atau belum karena BPMN tidakmemiliki fitur untuk menganalisis workflow, karena itu diperlukan analisis tambahan pada model BPMN untuk mengetahuiapakah proses bisnis tersebut sudah terbebas dari kesalahan. Dengan adanya analisis tambahan akan diperoleh model prosesbisnis yang terbebas dari deadlock dan livelock sebelum diimplementasikan. Sehingga rekayasa proses bisnis (BusinessProcess Reengineering)diharapkan menjadi lebih efisien dalam hal waktu dan uang. Perangkat untuk memodelkan,menganalisis workflow adalah PetriNets .Workflow dalam bentuk Petri nets dapat diverifikasi dengan menggunakan toolwoped.Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan verifikasi apakah proses bisnis di UNS tersebut sudah terbebas darikesalahan dengan menggunakan PetriNets dan memberikan rekomendasi proses bisnis yang yang terbebas dari deadlock danlivelock untuk UNS dengan cara mengubah model proses bisnis BPMN ke dalam notasi workflow PetriNets kemudiandilakukan analisis dan verifikasi dengan woped. Penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi proses bisnis UNS yangterbebas dari deadlock dan livelock yang tidak diinginkan. Tujuan selanjutnya diharapkan penelitian ini bisa menghasilkanmetode yang bisa menjadi rujukan para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan pada saat akan melakukanrekayasa proses bisnis pada organisasi yang dipimpinnya.Kata kunci: Bisnis Proses Modeling, BPMN, verifikasi, Petri Net
Perancangan WEB e-Commerce dengan Metode Rapid Application Development (RAD) untuk Produk Unggulan Desa
Grecol, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, merupakan sebuah desa yang memiliki Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wadah untuk  menjembatani Pemerintah dan masyarakat. Desa tersebut juga memiliki potensi wilayah yang cukup baik, di bidang pertanian, peternakan dan usaha mikro, kecil dan menengah. Namun demikian, berbagai produk unggulan belum dapat dipasarkan dengan baik.  Masyarakat desa Grecol, melalui Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Pallawa menyatakan keinginannya untuk memperkenalkan dan menjual produk unggulannya kepada masyarakat luas melalui media internet. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah web e-commerce untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan. Kebutuhan yang mendesak akan pembangunan web e-commerce, menjadi alasan terpilihnya  sebuah metode pengembangan Rapid Application Development, agar keinginan masyarakat dapat segera terpenuhi. Tahapan RAD ya ng telah dilakkukan adalah tahap requirement gathering  yang meliputi kebutuhan lingkungan operasional, kebutuhan fungsional, kebutuhan informasi, dan kebutuhan antarmuka. Tahap desain  yang terdiri dari  perancangan conceptual schema, perancangan database dan perancangan interface
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DOKUMEN TANGIBLE CULTURAL HERITAGE
The geographical position of Central Java which is in the middle of the island of Java,making it a“meltingpotâ€of cultures as well as the cultural center of Java island. Cultural heritage is divided into tangiblecultural heritage and intangible cultural heritage. Tangible cultural heritage is the work ofthe human body thatcan be moved or moving, or that cannot be moved or did not move. Department of Culture and Tourism ofCentral Java has documented manually cultural heritage but very vulnerable to damage. There are also manycultural heritages that have not been recorded. The process ofdata collection and recording are very difficult,since the datasources are scattered and not well organized. Documentation of cultural heritage in Central Javacan be used as a information system database fora wide range ofcultura linterests in Central Java. The aim isto facilitate and ease The Department of Culture and Tourism of Central Java to documents and recordscultural heritage collections for the category of tangible cultural heritage. In the long-term plan, this system canbe used as a reference by another region, thus forming the national cultural heritage documentation system.Kata kunci: database, multimedia, sistem informasi, tangible cultural heritag
Makna verba "deru" sebagai polisemi dalam kalimat bahasa Jepang (kajian Semantik)
Makna merupakan hubungan antara bahasa dengan bahasa luar yang disepakati bersama oleh pemakaibahasa, sehingga dapat saling dimengerti. Polisemi (Tagigo) adalah kata yang memiliki makna lebih darisatu, dan setiap makna tersebut saling bertautan. Dalam bahasa Jepang, kata “deru― memiliki maknadasar “keluar―. Namun sering kali dalam konteks kalimat, kata “deru― memiliki makna yangberbeda dari makna dasarnya. Perubahan makna ini tidak terjadi begitu saja, ada faktor yangmelatarbelakanginya. Oleh karena itu, untuk dapat mengetahui makna kata yang berpolisemi kita harusmelihat beberapa hal, diantaranya konteks kalimat, serta hubungan/ relasi makna yang terdapat diantarakalimat-kalimat tersebut. Penelitian ini menganalisa tentang kata “deru―, sebagai polisemi pada kalimatbahasa Jepang (kajian semantik)
Identifikasi Penyakit Acute Myeloid Leukemia (AML)Menggunakan ‘ Rule Based System’ Berdasarkan Morfologi Sel Darah Putih Studi Kasus : AML2 dan AML4
Acute Myeloid Leukaemia (AML) merupakan leukemia yang terjadi pada seri myeloid, meliputi neutrofil, eosinofil, monosit,basofil, megakariosit dan sebagainya. AML didiagnosis berdasarkan hitung darah lengkap pada hapusan darah tepi atausumsum tulang belakang. Namun proses tersebut masih menimbulkan masalah, yaitu bahwa prosedur untuk menghitung seldarah dengan mikroskop secara manual memerlukan tenaga dan waktu yang lama, serta membutuhkan biaya yang mahal.Untuk mengatasi hal tersebut, maka proses diagnosa dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pengolahan citraberdasarkan bentuk morfologi darah. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses diagnosa awal Acute MyeloidLeukemia (AML) M2 dan M4 menggunakan Rule Based System berdasarkan morfologi sel darah putih. Metode pengolahancitra yang digunakan adalah normalisasi citra, thresholding, operasi morfologi dan bounding box. Kemudian prosesidentifikasimenggunakan Rule Based System dengan metode Sugeno orde nol. Pada Proses pengujian digunakan 60 citradarah yang terdiri dari 30 AML M2 dan 30 AML M4. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasisebesar 81,67%.Kata kunci : Acute Myeloid Leukemia, Fuzzy Rule-Based System, rasio nucleus dan sitoplasma, kebundaran, diameter wbc