Intizar (E-Journal)
Not a member yet
    226 research outputs found

    Pendidikan Anti Korupsi Berbasis Agama

    Get PDF
    Tulisan ini memfokuskan pada pendidikan anti korupsi melalui perspektif agama dengan model rekonstruksi sosial. Pendekatan teoritis pendidikan  antikorupsi berbasis agama berupaya melihat sejauhmana realitas masyarakat religius dapat diakomodasi dalam aspek-aspek Pendidikan Anti-Korupsi, baik pada aspek materi, metode pembelajaran, evaluasi, dan sebagainya. Dengan pendekatan seperti itu, tulisan ini diharapkan mampu melakukan analisis-sintesis yang menghasilkan konsep-konsep teoritis PAK berbasis agama yang visibel untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas dan berhasil dalam implementasinya pada kehidupan sehari-hari. Jika konsep ini mungkin diterapkan, maka diharapkan akan terjadi perubahan dalam cara pandang peserta didik terhadap nilai agama yang dapat diterapkan dalam kehidupan empiris. Dampak lebih jauh dan jangka panjang diharapkan bahwa proses menuju masyarakat Indonesia yang bersih semakin  akan dapat diwujudkan.This paper focused on the anti-corruption education through religion perspective with social reconstruction model. The theoretical approach of anti-corruption education based religion sought to see how far the reality of religious communities could be accommodated in the aspects of Anti-Corruption Education, both in material aspects, teaching methods, evaluation, and so on. With that approach, this paper was expected to do the analysis-synthesis that produced theoretical concepts PAK-based religion that was visible to be applied in the learning process in the classroom and succeed in its implementation in daily life. If this concept might be applied, it was expected that there would be changes in learners\u27 perspective on religion values that could be applied in empirical life. Further impacts and long-term it was expected that the process towards the Indonesian societies who clean more would be created

    Selibat dalam Paham Keagamaan Gereja Katolik

    Get PDF
    Makalah ini mengkaji tentang Selibat perspektif gereja Katolik. Selibat bermakna hidup tidak menikah. Jelasnya, Selibat hidup tidak menikah dengan alasan iman dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada Yesus. Dasar hukum Selibat hanya terdapat dalam Perjanjian Baru, Matius l9: l2 dan surat Pertama Korintus 7: 32-35. Kemudian ajaran ini dipertegas kembali dalam  dekrit Pertama Kanon 33 Sinode Elvira di Spanyol. Di seluruh Gereja Katolik, di Timur maupun di Barat, Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Ortodoks Oriental, seorang imam tidak boleh menikah, tetapi Paus I Petrus melakukan pernikahan. This paper examined on celibacy of the Catholic Church perspective. Celibacy meant life was not married. Clearly, celibate was life not married by reason of faith and devoted self thoroughly to Jesus. The legal basis of celibacy was only found in the New Testament, Matthew l9: l2 and letters First Corinthians 7: 32-35. Then this doctrine was reinforced in the First decree Canon 33 of the Synod Elvira in Spain. On the whole Catholic Church, East and West, Eastern Orthodox and Oriental Orthodox Church, a priest should not marry, but the Pope I Peter did marriages

    Diskresi Seponering dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Kasus Pidana Korupsi Bibit Samad Rianto dan Chandra Martha Hamzah

    Get PDF
    Tulisan ini mengkaji mengenai diskresi seponering. Seponering adalah hak istimewa Jaksa Agung untuk mengesampingkan perkara atau  memetieskan suatu perkara  karena alasan kepentingan umum setelah mendapat saran atau masukan dari institusi terkait dibidang hukum. Mensikapi tentang seponering kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra Martha Hamzah dalam pandangan hukum pidana Islam itu adalah adil. Mengingat kedua orang tersebut sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang mempunyai tugas berat dan besar. Namun sebagai muslim memberi catatan khusus bahwa pertama, Bibit Samad Rianto dan Chandra Martha Hamzah harus mengembalikan semua uang hasil korupsi kepada negara, kedua Bibit Samad Rianto dan Chandra Martha harus minta maaf kepada publik melalui media dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu. This article examines the Seponering discretion. Seponering is the privilege of the Attorney General to override or freeze a court case for reasons of public interest after getting feedback from the relevant institutions in the field of law. In response about Seponering case of Bibit and Chandra Martha Hamzah in the view of Islamic criminal law is fair. Considering that the two men are the leaders of the Corruption Eradication Commission which have heavy and bulky duty. but Muslims, they are given a special note that first, Bibit and Chandra Martha Hamzah should return all the corruption money to the state, both Bibit and Chandra Martha have to apologize to the public through the media and vowed not to reiterate the act

    Pro-Kontra Hukuman Mati (Presepsi Tokoh Agama Islam dan Praktisi Hukum di Kota Palembang)

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang membahas tentang pro-kontra hukuman mati, dengan memfokuskan kajian kepada presepsi tokoh agama agama Islam dan praktisi hukum di kota Palembang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Hukuman mati dalam persfektif hukum pidana di Indoneia adalah tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan perundang-undangan lainnya yang memuat tentang hukuman mati, antara lain didalam Pasal 10 dan Pasal 11 KUHP. Hukuman pidana mati penerapannya di Indonesia menurut perspektif Tokoh Agama Islam dan praktisi hukum di kota Palembang masih terjadi pro dan kontra. Baik dikalangan praktisi hukum sendiri terjadi pro dan kontra, apakah hukuman pidana mati masih diperlukan penerapannya begitu juga dengan kalangan Tokoh Agama Islam.This article discusses the pros and cons of the death penalty, with a focus on the study of the perception of Islam and religious leaders, legal practitioners in the city of Palembang. This study concluded that the death penalty in criminal law perspective at Indoneia is contained in the Code of Criminal Law (Penal Code) and other legislation that contains about the death penalty, among others in Article 10 and Article 11 of the Criminal Code. Penalty death penalty application in Indonesia from the perspective of Islamic religious leaders and legal practitioners in the city of Palembang is still going on pros and cons. Both among legal practitioners itself there are pros and cons, whether the punishment of the death penalty is still necessary application as well as the Islamic Religious Leaders

    Membina Karakter Anak Yang Islami di Taman Kanak-kanak Aba/‘Aisyiah Bustanul Athfal Palembang

    Get PDF
    Strategi yang dilakukan untuk mengembangkan pendidikan karakter pada anak-anak di TK Aisyah Bustanul Athfal Palembang, yakni: Pertama, menerapkan metode belajar yang yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Kedua, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Ketiga, memberikan pendidikan karakter pada peserta didik dengan secara eksplisit, dan sistematis serta kontinu/berkesinambungan. Keempat, menerapkan kurikulum yang melibatkan juga sembilan aspek kecerdasan manusia. Kelima, memberikan model (contoh) perilaku positif.Strategies had been done to develop character education to children in kindergarten of Aisyah Bustanul Athfal of Palembang, namely: First, to apply the learning methods that involved the active participation of learners. Second, to create a conducive learning environment. Third,to  provide character education of learner explicitly, and systematic and continuous. Fourth, to implement a curriculum that involved also the nine aspects of human intelligence. Fifth, to provide a model (example) positive behavior

    Agama dan Manusia dalam Pendidikan Hamka (Studi Falsafat Agama)

    Get PDF
    Makalah ini mengkaji mengenai pemikiran Hamka tentang agama dan manusia. Tulisan ini menyimpulkan bahwa agama, menurut Hamka, memotivasi umatnya mencari ilmu pengetahuan bukan hanya untuk membantu manusia memperoleh penghidupan yang layak. Akan tetapi, lebih dari itu dengan ilmu, manusia akan mampu mengenal Tuhannya, memperhalus akhlaknya, dan senantiasa berupaya mencari keridhaan Allah. Dengan demikian, pendidikan terbagi dua, yakni pendidikan ruhani dan pendidikan jasmani. Eksistensi agama dalam diri seseorang untuk melepaskan jiwanya dari keterkungkungan, baik keterkungkungan dalam perbudakan, akal yang terkunci dan tumpul, maupun taklid yang membunuh pikiran, sehingga tidak ada yang membatasi manusia untuk berhubungan langsung dengan Tuhan. Dalam memahami eksistensi manusia, sebagai subjek dan objek pendidikan, maka perlu juga mengenali dan memahami potensi-potensi atau kekuatan-kekuatan yang ada dalam dirinya. Menurut Hamka, ada tiga potensi atau kekuatan yang menjadi motor dan dinamo manusia, yaitu kekuatan ingatan, kekuatan perasaan dan kekuatan kemauan.This paper examined on the HAMKA thought about religion and human. This paper concluded that according to Hamka religion was motivating people to seek knowledge not only to help people earn a decent living. But, more than that with science, humans would be able to know God, refined behavior, and constantly strove to seek the pleasure of Allah. Thus, education was divided into two, namely the spiritual education and physical education. Existence of religions in a person to release the soul from captivity, both captivity in bondage, mind locked and blunt, and imitation (taqlid) that killed the mind, so that there was no limit for human to direct contact with God. In understanding human existence, as subject and object of education, it was also necessary to recognize and understand the potentials or forces that existed within him. According to Hamka, there were three potential or the power of the motor and the human dynamo, the power of memory, the strength of feeling and strength of will

    Studi Perbandingan tentang Khunsa dengan Transseksual dan Transgender (Telaah Pemikiran Ulama’ Klasik Dan Ulama’ Modern)

    Get PDF
    Makalah ini mengkaji mengenai khuntsa perspektif ulama klasik. Ada beberapa hal yang dapat sebagai solusi dari permasalahan khuntsa, yakni: 1. Khuntsa (orang banci) hendaknya menentukan atau diberi pilihan tentang status hukumnya lelaki atau perempuan, sebab dia yang lebih tahu tentang dirinya itu apakah dekat kepada lelaki atau lebih dekat /wajar ke perempuan. Dalam hal ini dapat meminta bantuan ahli kedokteran (fisik dan kejiwaan dengan tidak melupakan kelamin bagian dalam dan diproses ditetapkan oleh hakim /pengadilan. 2. Penetapan status hukum (identitas) oleh pengadilan tersebut setelah yang bersangkutan melakukan operasi kelamin (perbaikan/ penyempurnaan) dan bukan Taghyir, dan selanjutnya diperintahkan untuk memenuhi hak /kewajiban sebagai lelaki atau perempuan.This paper examined the khuntsa on perspectives of classical muftis. There were several things that could be as a solution of the khuntsa’s problems, namely: 1. Khuntsa (effeminate) should determine or was given a choice about their legal status male or female, because he knew better about himself if he was close to man or closer / reasonable to women. In this case might ask the assistance of medical experts (physical and psychological by not forgetting the inner sex and processed specified by the judge / court. 2. The decree of the legal status (identity) by the court after the relevant conducted genital surgery (repair / improvement) and not Taghyir, and further ordered to fulfill the rights / obligations as male or female

    Dakwah Kultural Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Kayu Khas Melayu Palembang

    Get PDF
    Penelitian ini berusaha mengungkap berbagai fenomena yang menggambarkan serangkaian kegiatan dakwah kultural Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang. Sehingga dapat diperoleh sejumlah informasi mengenai berbagai upaya penerapan program yang dimaksud. Penelitian ini dapat disimpulkan, pertama kontribusi Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang terhadap perkembangan metode dakwah kultural adalah dakwah melalui seni. Kedua, Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang sebagai tempat Wisata Religi yang sangat signifikan. This research tries to reveal the various phenomenon that describe a series of cultural propaganda activities Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang. In order to obtain some informations about the efforts of the implementation of the program in question. It can be concluded, the first contribution of Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang on the development of methods of cultural propaganda is propaganda through art. Second Bayt al-Qur’an al-Akbar Ukiran Khas Melayu Palembang as a very significant Religious Tourism

    Pendekatan Halaqah dalam Konseling Islam dengan Coping Stress sebagai Ilustrasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah dimensi sosial psikologis yang terdapat dalam halaqah, apakah halaqah memiliki fungsi konseling dan bagaimana mekanisme halaqah dalam konseling khususnya coping stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halaqah memiliki banyak dimensi psikologis sehingga diapat menjadi dasar untuk menempatkan halaqah sebagai salah satu pendekatan dalam konseling Islam. Dimensi itu adalah dimensi katarsis, kemampuan menghadapi kecemasan, problem solving, insight, kendali diri, kebersamaan, pengalihan perhatian dan terapi lingkungan. Halaqah sebagai pendekatan konseling memiliki fungsi preventif (pencegahan), kuratif (penyembuhan), reservatef (pemeliharaan) dan developmental (pengembangan). Sementara mekanisme halaqah dalam meningkatkan kemampuan coping stres adalah melalui proses internalisasi yang terdiri dari tiga tahap yakni ta’lim/tranformation, takwin/ttransaction dan tanfidz/transinternalisasi. Hasil dari ketiga proses tersebut adalah terbentuknya kemampuan dalam coping stres yaitu positive thinking, positive acting dan positove hoping.This study aims to know; is there any psychological social dimensions contained in halaqah, whether halakah have counseling functions and how the mechanisms halaqah in counseling, especially coping with stress. The results showed that halaqah has many psychological dimensions so diapat be the basis for placing halaqah as one approach to counseling Islam. The dimension is the dimension of catharsis, the ability to deal with anxiety, problem solving, insight, self-control, togetherness, diversions and therapeutic environment. Halaqah as counseling approaches have a prevention, a healing, a maintenance and a development. While the mechanism Halaqah in improving the ability of coping with stress is through the internalization process consists of three stages of study groups / tranformation, takwin / ttransaction and tanfidh. The results of these three processes is the formation of coping skills in stressful that is positive thinking, positive acting and hoping positive

    Stres Menghadapi Musibah Perspektif Islam ditinjau dari Adversity Quotient di Panti Asuhan di Kecamatan Plaju Palembang

    Get PDF
    Makalah ini mengkaji mengenai adanya kontribusi yang cukup besar dari Adverisity Qoutient terhadap Stres menghadapi Musibah pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan  khususnya di wilayah Kecamatan Plaju Kota Palembang. Ketangguhan yang dimiliki disinyalir mampu menjadi benteng pertahanan diri seseorang dari tekanan kehidupan yang memiliki efek sehingga menyebabkan seseorang terkena stress. Semakin tinggi ketangguhan yang dimiliki diyakini mampu mengurangi dan mengatasi stress yang dihadapi dalam kehidupan di dunia ini.This paper examined the presence of a substantial contribution of Adversity Quotient against stress in facing disaster in adolescents living in orphanages, especially in the district of Plaju, Palembang city. Toughness that owned allegedly was capable of being bulwark oneself from the stresses of life that had the effect of causing a person was exposed to stress. The higher toughness possessed believed to reduce and overcome the stress encountered in life in this world

    203

    full texts

    226

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Intizar (E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇