Jurnal Dampak
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
SATUAN TIMBULAN DAN KOMPOSISI SAMPAH INSTITUSI KOTA PADANG
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan satuan timbulan dan komposisi sampah dari sumber institusi di Kota Padang, meliputi sampah dari sarana pendidikan, sarana kesehatan dan perkantoran. Dari hasil penelitian diperoleh satuan timbulan sampah institusi Kota Padang sebesar 1,374 l/o/h (0,161 l/m2/h) dalam satuan volume atau 0,109 kg/o/h ( 0,009 kg/m2/h) dalam satuan berat. Pola timbulan sampah perhari didapatkan terjadi penurunan timbulan sampah pada hari Sabtu dan Minggu. Komposisi sampah institusi Kota Padang didominasi oleh sampah organik sebesar 94,42 % yang terdiri dari 34,39 % sampah makanan; 14,19 % kertas; 14,92 % plastik; 1,48 % tekstil; 0,08 % karet; 29,12 % sampah halaman; dan 0,25 % kayu dan sampah anorganik sebesar 5,58 % yang terdiri dari 0,82 % kaca; 1,32 % kaleng dan sisanya 3,44 % sampah lain-lain berupa baterai, seng, tembaga dan sampah medis. Berdasarkan data timbulan dan komposisi, pengolahan yang diusulkan untuk sampah institusi Kota Padang adalah daur ulang sampah kertas dan plastik, pengomposan sampah halaman dan sisa makanan dan pembakaran (insinerasi) sampah medis.Kata kunci : sampah institusi, timbulan sampah, komposisi sampah ABSTRACTThis research was aimed to determine the solid waste generation and composition from institution in Padang city, comprising solid waste from schools, health centre and office affairs. Solid waste generation of instutional solid waste in Padang city was 1.374 litre/person/day (0.161 litre/m2/day)in the volume unit, or 0.109 kg/person/day (0.009 kg/m2/day) in weight unit. There was the decline in the trend of solid waste generation per day on Saturday and Sunday. The composition of the institutional solid waste was dominated organic waste of 94.42% which consists of 34.39 % food waste, 14.19 % paper waste, 14.92 % plastic waste, 1.48 % textile fabric waste, 0.08 % rubber waste, 29.12 % yard waste and 0.25 % woods, while the inorganic waste was 5.58 % covering 0.82 % glass waste, 1.32 % cans and the remaining 3.44 % other waste like batteries, iron sheetings, copper materials, and medical waste. Based on the data of solid waste generation and composition, method for processing the institutional solid waste in Padang city was the recycle of paper and plastic waste, composting of yard and food waste and the incineration of medical waste as well.Keywords: institutional soild waste, solid waste generation, waste compositio
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM Cd, Cu, Cr DAN Pb DALAM AIR LAUT DI SEKITAR PERAIRAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG
ABSTRAKPenelitian mengenai analisis kandungan logam Cd, Cu, Cr dan Pb dalam air laut telah dilakukan di sekitar perairan Bungus, Teluk Kabung, Kota Padang dengan menggunakan metode ekstraksi pelarut. Hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam, Cu, Cr dan Pb dan sebarannya di perairan Bungus. Sampel sebanyak 200 mL diekstraksi dengan larutan pengompleks ammonium pyrolidin ditiokarbamat (APDC) jenuh sebanyak 2 mL dalam 7 mL metil isobutyl keton (MIBK) dan diekstrak kembali dengan 5 mL larutan HNO3 4M, larutan diukur absorbannya dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Pengambilan sampel air laut dilakukan sebanyak 6 lokasi yaitu di sekitar Pelabuhan Perikanan Samudera, pantai Carolin, Depot Pertamina, Teluk Pandan, UPTD BBIP (Balai Benih Ikan Pantai) Teluk Buo dan di laut lepas, dimana tiap lokasi diambil 2 titik sampel dengan jarak antar titik sekitar 100 m dengan dua kali pengambilan. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kandungan logam Cd berkisar antara 0,006 – 0,01 ppm, Cu antara 0,0058 – 0,0720 ppm, Cr antara 0,0170 - 0,0890 ppm dan kandungan logam Pb berkisar antara 0,06 – 0,09 ppm. Menurut Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 51 Tahun 2004 kandungan logam Cr dan Pb telah melampaui standar baku mutu air laut yaitu 0,001 ppm sedangkan kandungan logam Cd dan Cu belum melampaui standar baku mutu air laut. Kata Kunci : ekstraksi pelarut, APDC, MIBK dan SSAABSTRACTResearch on metal concentrations of Cd, Cu, Cr and Pb was analyzed in sea water around Bungus, Teluk Kabung, Padang City by utilizing solvent extraction method. The research was conducted to see metal contents and their distribution in Bungus. Sample of 200 ml was extracted with 2 ml solution of saturated ammonium pyrolidine dithiocarbamate (APCD) in 7 ml methyl isobutyl ketone (IBK) and being extracted again with 5 ml HNO3 4M. Solution was measured its absorbance by using Atomic Absorbtion Spectroscopy (AAS). Sea water samples was taken in six locations; around Samudera Fishery Port, Carolin Beach, gas station, Pandan Bay, UPTD BBIP Buo Bay and in the sea, 2 sampling points were set with 100 m distance between each point. Results show the range of Cd concentration was 0.006-0.01 ppm, Cu was 0.0058-0.0720 ppm, Cr was 0.0170-0.0890 ppm and Pb was 0.06-0.09 ppm. Compared with the regulation of Environment Ministry number 51 Year 2004, concentrations of Cr and Pb exceeded the quality standard of sea water of 0.001 ppm. On the other hand, Cd and Cu concentrations were found below the sea water quality standard.Keywords: AAS, APCD, MIBK, solvent exractio
PENGARUH COD DAN SURFAKTAN DALAM LIMBAH CAIR LAUNDRI TERHADAP NILAI LC50
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC50 limbah cair laundri “X” Kota Padang dan menganalisis pengaruh COD dan surfaktan yang terkandung di dalam limbah cair laundri terhadap nilai LC50. Uji toksisitas akut dilakukan dengan metode statis dalam waktu 24 jam pengamatan terhadap 3 (tiga) sampel limbah cair laundry “X” kota Padang. Hewan uji yang digunakan adalah ikan mas (Cyprinus carpio. L). Nilai LC50 dihitung dengan Metode Probit menggunakan data kematian hewan uji. Nilai LC50 limbah cair laundri “X” Kota Padang berkisar antara 4,188% - 6,990% dengan nilai LC50 rata-rata sebesar 5,962%. Parameter COD dan surfaktan memberikan pengaruh terhadap nilai LC50 dimana semakin besar konsentrasinya maka nilai LC50 semakin kecil dan begitu juga sebaliknya.Kata kunci: COD, Kota Padang, Limbah Cair Laundri,Nilai LC50, SurfaktanABSTRACTThis research was aimed to determine the value of LC50 of laundry wastewater “X” in Padang city and also to analyze the effect of COD and surfactant which contained in the wastewater towards LC50 value. Acute toxicity test was done by using static method in 24 hours observation in three wastewater samples. Goldfish (Cyprinus carpio. L) was used as the testing animal. The value of LC50 was calculated with Probit method by using the data of testing animal mortality. The range of LC50 value was 4.188-6.990% with the average value of 5.962%. COD and surfactant proved affecting the LC50 value which indicated by the higher LC50 by the lower concentration of COD and surfactant and vice versa.Keywords: COD, Laundry wastewater, LC50 value, Padang city, Surfactan