Universitas Muhammadiyah Ponorogo Scientific Journal
Not a member yet
2985 research outputs found
Sort by
OPTIMALISASI EDITING GREEN SCREEN MENGGUNAKAN TEKNIK LIGHTING PADA CHROMA KEY
In the film world greenscreen or bluescreen is already widely in use as a background making technology . Utilization of this technology is very great because filmmakers can imagine changing the background to the shape or the desired atmosphere without having to perform image capture directly to the location . Chroma key is a technique for combining two images made with a video camera as well , in which a background color of an image to remove (made transparent ) , was replaced by another image behind it. Deficiencies that exist in the chroma key is that at the time of editing of the hair . Here the author tries to do research on how to minimize the weaknesses mengilangkan edge portion of hair at the time of editing green screen by optimizing lighting / lighting
EVALUASI USABILITY UNTUK MENGETAHUI AKSEPTABILITAS APLIKASI BERBASIS WEB
Pembuatan suatu aplikasi harus dilakukan dengan memperhatikan faktor kemudahan penggunaan (usability). Usability aplikasi penting untuk diperhatikan agar pengguna yang mengimplementasikan aplikasi tersebut merasa mudah untuk menggunakannya, memperoleh informasi yang diperlukan, dan tertarik untuk masuk lebih dalam pada aplikasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis apakah aplikasi SIMZAKI memiliki akseptabilitas berdasarkan kriteria usability aplikasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Kuesioner penelitian yang disebar terdiri atas 45 pertanyaan yang dikelompokkan menjadi lima variabel usability, yaitu learnability, efficiency, memorability,error/ lain-lain dan satisfaction. Alat analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) pada program SmartPLS versi 2.0. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil bahwa dari 5 variabel usability yang digunakan pada kuesioner, hanya 1 variabel yang signifikan digunakan untuk menganalisis usability aplikasi  yaitu error/lain-lain. Dari 5 variabel tersebut aplikasi SIMZAKI belum memenuhi 4 variabel lainnya sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi SIMZAKI belum memenuhi kriteria-kriteria usability. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kenaikan tingkat usability adalah kesalahan dari dalam system dan kesalahan pengguna (ER) terutama cepat atau tidak pengguna memperbaiki kesalahan (ER5) sekaligus berpengaruh positif dalam menaikkan tingkat akseptabilitas aplikasi SIMZAKI
NTERNET SEHAT BAGI SANTRI (Studi Pendampingan Internet bagi Panti Asuhan Di Kabupaten Ponorogo)
The times in the last decadee has risen a lot of creativity and innovation in life, such asinternet in the information and communication technology. This breakthrough promises an easein communication, access and transfer, and even business transaction. However, the ease of internet facility can not be enjoyed by all people, including orphans, orphanage residents, and thepoor due to their limitedness. Presenting devotion and assistance in accessing the internet for theorphanage students is the form of alleviation from their limitedness, in addition to selfempowerment from any failed
MEDIA MASSA DAN RUANG PUBLIK (Public sphere), SEBUAH RUANG YANG HILANG
Ruang publik dipahami sebagai ruang kehidupan Meminjam konsep Habermas tentang ruang publik (public sphere), bahwa manusia selalu berada dalam ruang kehidupan. Dalam ruang hidup tersebut ada proses interaksi dan komunikasi dengan sesama dalam sebuah ruang pula, inilah yang disebut ruang publik. Habermas mengatakan, semua wilayah atau ruang kehidupan sosial yang memungkinkan adanya terbentuk pendapat umum (public opinion) dapat dipahami sebagai ruang public. Berkaca pada pemikiran Habermas, posisi media massa awalnya menjadi sarana atau distribusi informasi dalam ruang publik. Media massa menjadi katarsis (perekat) kepentingan yang berjalan dalam logika ruang publik. Sehingga, posisi media massa masih sebagai perpanjangan tangan dari manusia; dalam konteks ruang publik tentu saja pemerintah dan masyarakat, karena itu apakah bisa dikatakan ruang public adalah sebuah ruang yang hilang, hanya kita sendiri yang bisa menjawab