22793 research outputs found
Sort by
Perancangan pusat industri musik SM entertainment Indonesia di kota Surabaya dengan pendekatan ekspresionisme
Korea Selatan menjadi salah satu negara yang gencar memanfaatkan industri kreatif dalam meningkatkan perekonomian dimana Indonesia adalah salah satu pasar terbesarnya. Hal ini menjadi peluang untuk melancarkan kerja sama antar negara. SM Entertaiment yang merupakan perusahaan besar agensi manajemen hiburan Korea Selatan telah bekerja sama dengan perusahaan media Indonesia, Transmedia Corpora dalam mengembangkan talenta lokal dan konten berkualitas internasional. SM Entertainment memiliki visi yaitu dengan menghadirkan konten story telling dan karakter serta cerita yang menarik yang disebut SM Culture Universe (SMCU). Pada perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur eskpresionisme sebagai solusi desain untuk memenuhi visi dan misi serta mengangkat karakter visual SM Entertainment. Dalam menerapkan nilai-nilai arsitektur ekspresionisme, maka konsep dibuat dengan membuat sebuah imajinasi menciptakan dunia fantasi baru yang bernama “Kwangta Land”. Nama ini berasal dari kata “Kwangyaa” yaitu semesta imajinasi dari SM Entertainment yang selalu hadir di setiap movie video yang diunggahnya. Untuk memenuhi konsep imajinatif tersebut didapat tagline “Universe of Imaginary” yang berarti semesta yang penuh dengan imajinasi. Kwangta Land ini menggambarkan semesta yang memiliki ilmu teknologi yang sangat maju yang mampu memberikan kesejahteraan dan hiburan baik bagi wisatawan, artis maupun staff. Untuk itu, pracangan dengan menerapkan prinsip ekspresionisme serta kosep universe of imaginary yang mempertimbangkan karakter perusahaan ini menjadikan perancangan Pusat Industri Musik SM Entertainment Indonesia semakin ekspresif dimana desain pada tapak, bangunan maupun ruangnya memiliki detail ekspresi tersendiri yang mewakili karakter perusahaan SM Entertanment untuk diekspresikan ke setiap pengguna ruang
Fi'il tsulatsi mazid dan faidahnya pada Kitab Akhlaqu Lil Baniin Juz 1 karya Umar bin Ahmad Baradja
Pada pembahasan ini, dalam ruang lingkup ilmu shorof terutama berfokus pada Fi’il Tsulatsi Mazid dengan kajian yang lebih rinci yakni Faidah Fi’il Tsulatsi Mazid dalam Kitab “Akhlaqu Lil Baniin” Juz 1 karya Syeikh Umar bin Ahmad Baradja. Kitab Akhlaqu Lil Baniin merupakan suatu kitab yang mengkaji tentang ilmu akhlaq dengan pengertian yang lebih rinci yaitu cara belajar seorang murid terhadap guru atau orang tua dengan mengedepankan sifat dan perilaku yang baik sesuai syariat islam. Dalam pembahasan ini, peneliti membahas mengenai macam – macam Fi’il Tsulatsi Mazid dan Faidahnya yang terdapat pada kitab “Akhlaqu Lil Baniin” Juz 1
Analisis kritik Ayik Heriansyah tentang doktrin khilafah pasca pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia: perspektif teori tindakan komunikatif Jurgen Habermas
Hizbut Tahrir Indonesia semacam menjadi ancaman bagi kedaulatan negara Indonesia. Sehingga pada tahun 2017 pemerintah melalui Kementrian Hukum dan HAM mengeluarkan keputusan resmi mencabut status badan hukum ormas HTI. Namun, berjalannya waktu ternyata ideologi ini masih bergerak secara masif di beberapa daerah. Kemudian muncul tokoh yang mengkritisi secara ilmiah melalui komentar dalam buku dan beberapa Artikel untuk memberikan arahan. Nama tokoh tersebut ialah Ayik Heriansyah.Terdapat hal menarik dari seorang Ayik, yaitu karena pada sebelumnya Ayik merupakan pakar, dan tokoh sentral di kalangan HTI dari awal tahun 2000 an sampai akhir 2010. Namun pada berikutnya Ayik meninggalkan HTI dan bahkan memberikan kecaman dalam mengkritisi kesalahan dan kebohongan HTI. Fenomena demikian menarik perhatian peneliti untuk melihat kritik yang Ayik lontarkan dalam narasi ilmiahnya melalui karyanya dari sudut Teori Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas. Penelitian ini disusun pada dua rumusan masalah. (1) Bagaimana Kritik Ayik Heriansyah tentang konsep khilafah Hizbut Tahrir Indonesia ? (2) Bagaimana karakteristik kritik Ayik Heriansyah tentang konsep khilafah Hizbut Tahrir Indonesia menurut Teori Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas? Berdasarkan dua rumusan masalah ditemukan. Ditemukan bahwa. Pertama, kritik Heriansyah merupakan sebuah kritik ideologi terhadap ideologi HTI tentang Konsep Khilafah. Kedua kritik yang dilakukan oleh Ayik dalam sudut pandang Teori Tindakan Komunikatif Jurgen Habermas termasuk pada dataran tindakan komunikatif yang tergolong obyektif. Kritikan Ayik dapat memberik kesan Ilmiah, obyektif, rasional dan mencerahkan. Tindakan kritik Ayik merupakan kritik estetis karena mengkritisi fenomena urgen dalam kehidupan sosial. Selain itu kritikan Ayik merupakan kritik terapeutis, karena dapat mengungkap dari balik layar yang disembunyikan oleh kelompok HTI
Peningkatan mutu pendidikan Program Diniyah dan Tahfidzul Quran pada sekolah formal: studi kasus di SMP Islam Plus Al Azhar Kota Mojokerto
Penelitian ini mengangkat judul Peningkatan Mutu Pendidikan Program Diniyah dan Tahfidzul Qur'an pada Sekolah Formal (studi kasus di SMP Islam Plus Al-Azhar Mojokerto). Hal ini didorong oleh pengamat yang mengetahui salah satu pendidikan Diniyah Formal yang memiliki jumlah santri peminat yang sangat banyak. Analis ini menunjuk untuk menggambarkan bagaimana peningkatan mutu pendidikan pada program Diniyah formal Al-Azhar, menggambarkan kualitas Diniyah Formal Al-Azhar, dan menggambarkan bagaimana perkembangan program Diniyah ini berproses. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Kepala Madrasah Diniyah, koordinator Madrasah Diniyah, dan peserta Madrasah diniyah. Objek penelitian ini berfokus pada peningkatan mutu pendidikan Madrasah Diniyah formal di SMP Islam Plus Al-Azhar. Data-data informasi yang diperoleh melalui persepsi, wawancara, dan dokumentasi. Munculnya hasil penelitian ini adalah: (1) Bagian kepala Madrasah Pengajaran Diniyah Formal Al-Azhar sama dengan bagian kepala Madrasah sebagai otoritas Madrasah formal pada umumnya. Dalam melaksanakan tugas menyusun visi, misi dan tujuan, menyusun struktur organisasi, menyusun rencana kerja, menyusun arahan sekolah, dan membuat kerangka data administrasi vital Madrasah, mencakup seluruh komponen di lingkungan sekolah, mulai dari wakil kepala hingga staf TU. Dalam menjalankan kewajiban kepala madrasah tidak bisa lepas dari aturan-aturan pondok pesantren. (2) Kualitas Madrasah Diniyah Al-Azhar dapat dilihat dari sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya, program pendidikan dan pembelajaran, dan lulusan santri. (3) kemajuan kepala Madrasah dalam meningkatkan kualitas Madrasah Diniyah Al-Azhar dalam bidang aset manusia, dan strategi pembelajaran
Penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dalam pembelajaran tatap muka terbatas di KB Ihyaul Ulum Kedamean Gresik
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dalam pembelajaran tatap muka terbatas di KB Ihyaul Ulum. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dan penyebab yang terjadi dalam penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19 pada pembelajaran tatap muka di KB Ihyaul Ulum Kedamean Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitaif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik anaslisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian dari implementasi penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dalam pembelajaran pada pembelajaran tatap muka terbatas di KB Ihyaul Ulum yaitu guru sudah bekerja sama dengan orangtua siswa dan puskesmas terdekat sebagai bentuk izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah, guru juga sudah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan Covid-19 seperti tempat cuci tangan, handsanitizer, masker, faceshild, dan lain sebagainya. Dalam proses kegiatan pembelajaran dengan menerapkan protokol kesehatan seperti mengatur jarak tempat duduk siswa, memberikan contoh pembiasaan memakai masker, selalu mencuci tangan sebelum masuk kelas dan setelah kegiatan berlangsung. Kendala yang terjadi dari penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19 di KB Ihyaul Ulum yaitu ada beberapa siswa yang belum terbiasa memakai masker selama kegiatan bermain dan belajar berlangsung, kemungkinan besar factor penyebabnya karena letak sekolah yang berada di lingkungan pedesaan dan factor dari lingkungan keluarga yang kurang membiasakan anak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di luar rumah. Kendala lain yang terjadi yaitu siswa belum bisa melaksanakan social distancing karena anak-anak lebih suka bermain secara bersama-sama
الأحرف المشبهة بالفعل و معانيها في سورة الكهف
Surat Al-Kahfi adalah salah satu surat yang dikenal dalam Al-Quran, ia merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril, surat ini salah satu surat yang dipercaya dapat menjadi perantara manusia untuk menenangkan diri dengan mendekat pada Allah SWT, yang mana surat ini pada umumnya sering dibaca setiap hari jumat karena berdalil salah satu hadist Nabi Muhammad SAW. Adapun di dalamnya terdapat Tiga kisah yang menarik: Pertama, tentang kisah Ashabu Al-Kahfi, Kedua, kisah Nabi Musa dan Nabi Khidr AS dan Ketiga, kisah Dzulqarnain. Selain tentang tiga kisah di atas lainnya, Di dalam surat ini ditemukan beberapa huruf yang menyerupai kalimat fiil atau katakerja (dalam teks bahasa Arab) yang dianalisis dengan tujuan untuk mengetahui huruf-huruf yang menyerupai kalimat fiil beserta makna-maknanya, adapun penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif, untuk menjawab rumusan masalah yang ada, penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan analisis data dengan pendekatan Nahwu Sehingga berdasarkan analisis-analisis yang dilakukan oleh peneliti terhadap surat Al-Kahfi peneliti menyimpulkan, الحروف المشبهة بالفعل dalam surat Al-Kahfi secara lafadz ada lima huruf yaitu ﺇن, أن, لكن, ليت, dan لعل. Dan secara makna, huruf ﺇن dan أن berfaidah mengukuhkan, لكن berfaidah susulan, ليت berfaidah mengharapkan sesuatu yang mustahil terjadi dan لعل berfaidah mengharapkan sesuatu yang mungkin terjadi
Profesionalitas guru pemilik usaha sampingan di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah, bagaimana guru yang memiliki usaha sampingan dilihat dalam mendidik dan mengajar, mengapa berbagai usaha sampingan tersebut dilakukan oleh guru, dan bagaimana pandangan masyarakat dan guru terhadap profesionalitas guru pemilik usaha sampingan di Kecamatan Pandaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik Pengumpulan data dilakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunkan untuk menganalisis fenomena ini adalah teori Rasional Instrumental yang dikemukakan oleh Max Weber Hasil penelitian membuktikan bahwa Pertama terjadi variatif profesionalitas guru dalam mendidik dan mengajar. Guru pemilik usaha sampingan ada professional dengan terpenuhinya ke empat Kindikator Kompetensi Pedagogik, Kepribadian, Sosial dan Profesional, Sedangkan guru yang kurang professional terdapat kelemahan dalam menguasai kelas. Kedua, faktor internal pengembangan ilmu yang dimiliki, hasil nyata prodak. Faktor eksternal Keluarga, pemenuhan kebutuhan sekunder, segmentasi pasar luas, pendapatan tamabahan setiap bulan. Ketiga masyarakat memandang apabila memiliki management waktu yang baik bukan masalah apabila memiliki dua pekerjaan bersamaan, sedangkan bagi para rekan sejawat sesama guru memandang bahwa masih berkompeten dalam bidang keguruan
Pemahaman Tokoh Muhammadiyah Kota Pasuruan terhadap hadis bid'ah dan ziarah wali
Sebagai umat muslim dalam berpedoman tidak terlepas dari al-Qur’an dan hadis. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini yaitu kemunculan pandangan subjektivisme terhadap pemahaman hadis di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pasuruan. Masyarakat sekitar menganggap bahwa pemahaman hadis di PDM terlalu kaku, tidak ada toleransi dan mudah membid’ahkan suatu hal yang tidak sesuai dengan pemahamannya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan. Adapun sumber primernya mengambil data penelitian di PDM dan di bantu sumber sekunder yang bersifat kepustakaan. Teknik penggalian data melalui wawancara dan observasi untuk menghimpun data terkait pemahaman haadis bid’ah dan ziarah wali serta metode pemahaman hadisnya. Selain itu dibantu dengan dokumentasi untuk menghimpun data terkait profil. Kajian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk menjawab permasalahan yang ada, kemudian juga menggunakan pendekatan sejarah, serta menggunakan teori dari pakar hadis yaitu kontekstualisasi hadis, teknik interpretasi kontekstual dan teknik interpretasi intertekstual.Terdapat beberapa hasil kesimpulan setelah dilaksanakannya penelitian, diantaranya. Pertama, tentang hadis bid’ah, pengurus Muhammadiyah memberi pemahaman bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan ibadah maghdah yang tidak terdapat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah al-Maqbu>lah adalah termasuk bid’ah. Kedua, tentang hadis ziarah wali bahwa Muhammadiyah menganjurkan untuk tidak melakukannya karena lebih baik mendahulukan berziarah ke makam orang tua, sanak saudara jadi harus mengutamakan yang wajib dari pada yang Sunnah. Ketiga, tentang hadis tahlilan, yang di larang ialah upacara yang di kaitkan dengan peringatan 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari kematian dan seterusnya sebagaimana yang di lakukan oleh pemeluk agama Hindu, selain itu memberatkan tuan rumah. Metode yang diterapkan yaitu bayani, burhani, ‘irfani yang berpedoman pada HPT
Analisis resiliensi usaha mikro kecil dan menengah dalam mempertahankan usaha pada masa pandemi COVID-19 di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik
Skripsi dengan adalah hasil penelitian yang menjawab rumusan mengenai bagaimana resiliensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik dalam mempertahankan usaha pada masa pandemi COVID-19. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan observasi’dan melakukan wawancara kepada narasumber dalam penelitian ini yaitu pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Kebomas dan juga karyawan di Kecamatan Kebomas. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Kebomas serta 30 pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Kebomas sebagai narasumber dari penelitian ini Sumber data primer pada penulisan ini berasal dari 30 pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Kebomas dan untuk data sekunder dari penulisan skripsi ini adalah berasal dari informasi yang diperoleh dari wawancara di Kantor Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Hasil penelitian menyebutkan bahwa resiliensi atau tingkat ketangguhan dari pelaku UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Kebomas dalam mempertahankan usahanya pada masa pandemi COVID-19 tergolong sebagai resiliensi dalam tingkat tinggi dikarenakan dengan adanya ujian dengan adanya pandemi COVID-19 para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik tetap bertahan dengan segala kondisi guna untuk mempertahankan usaha dan menggunakan beberapa inovasi yang disesuaikan dengan kondisi saat ini yang sudah menggunakan sistem new normal dengan berbagai adaptasi setelah adanya pandemi COVID-19. Beberapa saran dari penulis adalah sebagai pelaku UMKM hendaknya lebih bersemangat lagi di dalam mempertahankan suatu usaha dan lebih meningkatkan lagi inovasi dalam berusaha, untuk pemerintah harus lebih lagi memperhatikan dan memakmurkan pelaku UMKM di Kecamatan kebomas agar mereka bisa bangkit dan bertahan untuk tetap berusaha di dalam mempertahankan UMKM di Kecamatan Kebomas
Analisis perlindungan hukum positif dan hukum pidana Islam terhadap istri sebagai korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga: studi kasus di Markas Kepolisian Resor Manggarai Timur
Skripsi yang berjudul “Analisis Perlindungan Hukum Positif dan Hukum Pidana Islam Terhadap Istri Sebagai Korban Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Mapolres Manggarai Timur)” ini adalah hasil dari pendekatan yuridis-empiris dengan jenis penelitian kualitatif yang digunakan untuk menjawab pertanyaan rumusan masalah: bagaimana penerapan perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Mapolres Manggarai Timur? Kemudian bagaimana analisis hukum positif dan hukum pidana Islam terhadap perlindungan hukum istri sebagai korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di Mapolres Manggarai Timur? Penelitian ini terdiri dari dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara yang merupakan tanya jawab langsung dengan pihak kepolisian Mapolres Manggarai Timur terkait dengan kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data. Deskriptif analisis merupakan teknik analisis data dalam penelitian ini dengan mencantumkan undang-undang didalamnya yang berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban kekerasan dalam rumah tangga. Pola pikir yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini yaitu pola pikir deduktif yang artinya penjelasan yang dijelaskan dari hal-hal umum terlebih dahulu kemudian dihubungkan dengan bagian-bagian yang lebih khusus. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban tindak pidana KDRT di Mapolres Manggarai Timur antara lain yaitu memberikan pelayanan hukum berupa penanganan kasus, perlindungan pelayanan kesehatan sebagai bentuk daripada hak-hak korban, perlindungan secara khusus atau pemberian rumah aman dan pemberian sanksi hukuman bagi pelaku tindak pidana KDRT sebagai wujud perlindungan hukum kepada korban. Kemudian hukum positif dan hukum pidana Islam sama-sama mengatur tentang perlindungan terhadap istri sebagai korban tindak pidana KDRT. Perlindungan hukum terhadap istri korban KDRT di Mapolres Manggarai Timur dalam pandangan hukum positif dan hukum pidana Islam merupakan layanan hukum dan tindakan yang dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada korban yang mengalami kerugian. Hal ini membuktikan bahwa perlindungan hukum korban tindak pidana KDRT memiliki fungsi peran yang sangat penting dalam mengurangi beban istri sebagai korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Sebagai aparatur penegak hukum polisi seharusnya melaksanakan perlindungan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjalankan setiap perintah peraturan sesuai dengan yang diinginkan undang-undang. Perlindungan hukum terhadap istri sebagai korban tindak pidana merupakan bagian dari tanggungjawab aparatur penegak hukum sebagai instansi yang berperan dalam perlindungan. Didalam hukum positif dan hukum pidana Islam mengatur dan mengutamakan terhadap perlindungan bagi istri korban tindak pidana, maka dari itu sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam pelaksanaan perlindungan tersebut harus sesuai dengan alur atau langkahnya