22793 research outputs found
Sort by
Analisis pengaruh nilai Investasi, upah minimum Kabupaten dan jumlah unit usaha, terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil menengah di Kabupaten Sidoarjo 2011-2020
Industri merupakan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah. Industrialisasi juga dapat meningkatkan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui apakah variabel (nilai investasi, upah minimum kabupaten, jumlah unit usaha) secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja,selain itu manakah variabel yang dominan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada IKM di Kabupaten Sidoarjo.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel (nilai investasi, upah minimum kabupaten dan jumlah unit usaha) secara simultan dan parsial berpengaruh secara signifikan terhadap variabel penyerapan tenaga kerja pada IKM di Kabupaten Sidoarjo. Untuk variabel yang paling dominan dalam penelitian ini adalah variabel Jumlah unit usaha.Melihat hal ini sebaiknya pemerintah memberikan investasi yang diarahkan untuk mendirikan dan membuka usaha baru dibandingkan dengan menambah jumlah dari teknologi, sehingga penyerapan tenaga kerja akan bertambah lebih besar
Konflik Kerajaan Majapahit dan Kesultanan Demak pada abad 14-16 M menurut Babad Demak
Penelitian ini dalam penulisannya menggunakan pendekatan sejarah. Pendekatan ini bertujuan untuk menelaah kronologi konflik Kerajaan Majapahit dan Kesultanan Demak di masa lampau dengan menggunakan sumber-sumber sejarah seperti Babad Demak. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teori konflik menurut Ralf Dahrendorf dan teori hegemoni Antonio Gramsci. Pada proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode sejarah yang terdiri dari Heuristik, verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian yang di dapatkan menyimpulkan bahwa: (1) kondisi Kerajaan Majapahit mengalami banyak kekacauan tepat setelah kepemimpinan Hayam Wuruk, sedangkan Kesultanan Demak berada pada fase awal pendirian kerajaan. (2) Babad Demak I berisi cerita-cerita sejarah mulai dari hubungan kekerabatan Kerajaan Majapahit, peristiwa konflik dengan Demak hingga tokoh-tokoh yang memiliki keterkaitan dengan kedua kerajaan tersebut. (3) Konflik Demak dan Majapahit terjadi lebih dari sekali yang berakhir pada kemenangan Kesultanan Demak dan pada saat itu dampaknya menjadi salah satu sebab keruntuhan bagi Kerajaan Majapahit
Strategi orangtua dalam meningkatkan kemampuan multilingual pada anak usia 4 tahun di Dusun Lemah Ireng Desa Ketanan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya 3 orangtua di Dusun Lemah Ireng yang menerapkan 3 bahasa (Jawa, Indonesia, Inggris) untuk berkomunikasi pada anak mereka yang berusia 4 tahun. Dusun lemah ireng sendiri merupakan sebuah wilayah terpencil dengan mayoritas penduduk yang hanya menguasai dan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu untuk berbagai aspek kepentingan. Peneliti kemudian tertarik untuk mengetahui bagaimana strategi orangtua dalam meningkatkan kemampuan multilingual anak usia 4 tahun di lingkungan berpenduduk monolingual. Rumusan masalah penelitian ini yakni (1) Bagaimana kemampuan multilingual anak di Dusun Lemah Ireng Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik (2) Bagaimana strategi orangtua dalam meningkatkan kemampuan multilingual pada anak usia 4 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif yang metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. subjek penelitian ini adalah 3 keluarga yang memiliki anak multilingual usia 4 tahun di Dusun Lemah ireng. Model Miles dan Huberman digunakan dalam analisis data yang prosesnya dimulai dari reduksi data, menyajikan data serta verifikasi. Triangulasi digunakan sebagai teknik pengujian keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) strategi yang dilakukan orangtua dalam meningkatkan kemampuan multilingual anak usia 4 tahun di Dusun lemah ireng Desa Ketanen Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik yakni dilakukan menyesuaikan kondisi anak dengan mematangkan kemampuan bahasa ibu (Bahasa Jawa) terlebih dahulu sebelum membiasakan penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. (2) Metode Immersion dipilih orangtua sebagai strategi yang tepat dalam menjadikan anak multilingual. Penjadwalan harian bahasa yang akan digunakan juga tak kalah penting dalam meningkatkan kemampuan multilingual pada anak sesuai tahapan usianya. (3) Melengkapi proses peningkatan multilingual anak bisa dilakukan dengan menyediakan fasilitas penunjang. Menerapkan multilingual pada anak butuh ketelatenan, orangtua bisa memberikan dorongan dan lawan bicara yang suportif bagi anak. (4) Hasil dari peningkatan kemampuan multilingualisme pada anak dapat dilihat dari tidak terhambatnya hubungan sosial anak dengan teman sebayanya, lebih mudah menguasai ragam bahasa yang memiliki perbedaan dialek, mampu beradaptasi dengan lingkungan dan orang baru, serta mempunyai kepercayaan diri yang lebih baik
Pengaruh strategi promosi media sosial terhadap minat wali murid memilih sekolah di RA Darunnajah Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo
Latar belakang penelitian ini adalah persaingan lembaga sekolah yang mengalami grafik peningkatan yang sangat pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali strategi promosi media sosial yang digunakan di RA Darun Najah Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo, mengenali minat wali murid dalam memilih sekolah di RA Darun Najah Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo dan mengetahui pengaruh strategi promosi media sosial terhadap minat wali murid dalam memilih sekolah di RA Darun Najah Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo.Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah wali murid RA Darun Najah Setelah.Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner, observasi dan dokumentasi data terkumpul semua proses selanjutnya yaitu menganalisis data yang telah diperoleh. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 24.00 for Windows berupa analisis regresi linier sederhana.Berdasarkan temuan dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara strategi promosi media sosial terhadap minat wali murid dalam memilih sekolah di RA Darun Najah Kloposepuluh Sukodono yang ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar 8.159 > ttabel sebesar 1,67356 dengan taraf signifikansi sebesar 0.00 < 0.05 dengan besarnya pengaruh strategi promosi media sosial terhadap minat wali murid dalam memilih sekolah di RA Darun Najah sebesar 56,1% dengan dibuktikan R Square 0,561. Sehingga kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dan positif strategi promosi media sosial terhadap minat wali murid dalam memilih sekolah di RA Darunnajah Kloposepuluh Sukodono
فعالية تطبيق الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية لترقية مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك
هناك العديد من المشاكل في تدريس اللغة. وجدت الباحثة المشكلة بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك في فصل العاشر MIPA 2. كثير منهم صعوبة في تعليم اللغة العربية خاصة مهارة الاستماع. يحدث هذا لأن وسيلة التعليم مستخدمة لا تزال الوسيلة التقليدية. يشعر الطلاب بالملل والكسل. لذلك، طبقت الباحثة الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية لترقية مهارة الاستماع.
بحثت الباحثة في الموضوع "فعالية تطبيق الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية لترقية مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك" بقضايا البحث: 1) كيف مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك قبل تطبيق الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية؟. 2) كيف تطبيق لترقية مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك؟. 3) كيف فعالية تطبيق الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية لترقية مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك؟.
لإجابة على هذه المشاكل، استخدمت الباحثة بالطريقة الكمية على طريقة الجمع البيانات: الملاحظة والمقابلة والوثائق والاختبار. نتائج تحليل البيانات بهذا البحث فهي صغة t-test بعينة من طلاب الفصل العاشر MIPA 2 الذي مجموعته 18 طالبا. وأما t0 الحصول فهو 14,3 و tt المحصول فهو 1,739 و 2,566. لأن t0 أكبر من tt فكانت الفريضة الصفرية (Ho) مردودة، و كانت الفريضة البدلية (Ha) مقبولة. بهذا، أن تطبيق الفيلم الكرتوني أوبين وإيبين (Upin & Ipin) باللغة العربية فعال لترقية مهارة الاستماع لطلاب الفصل العاشر بمدرسة الكريمي الثانوية الإسلامية جرسيك
Implementasi model pembelajaran blended-learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti dalam mengatasi stres akademik siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo
Model pembelajaran blended-learning merupakan kebijakan pemerintah untuk mengatasi stress akademik siswa yang meningkat karena dampak pembelajaran daring di masa pandemi.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa masalah yaitu (1) implementasi model pembelajaran blended-learning dalam mengatasi stres akademik siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas XI (2) kelebihan dan kekurangan model pembelajaran tersebut dalam mengatasi stres akademik siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas XI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang dikumpulkan berasal dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran blended-learning pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas XI diimplementasikan dengan menggabungkan pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka dengan penggabungan antar metode, antar media, dan antar evaluasi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan enriched-virtual dengan tipe interaksi pembelajaran asynchronous dan synchronous. Adapun metode yang digunakan adalah metode diskusi, tanya jawab, dan diskusi. Media pembelajaran yang dipakai adalah gooogle meet, whatsapp group, google classromm, dan powerpoint. Bentuk evaluasi digunakan adalah ujian tulis, essay, ujian lisan, dan hafalan. Bentuk implementasi model pembelajaran blended-learning daam mengatasi stress akademik siswa pada mata pelajaran kelas XI ditunjukkan dengan respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran blended-learning pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti yakni siswa tidak merasa bosan, lebih mudah memahami materi pembelajaran, antusias dalam proses pembelajaran dan beban tugas yang berkurang. (2) kelebihan model pembelajaran blended-learning dalam mengatasi stress akademik pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas XI adalah beban tugas berkurang, lebih mudah memahami materi pembelajaran, keaktifan siswa meningkat, dan pembelajaran lebih menyenangkan sementara kekurangannya adalah fasilitas daring yang tidak memadai, sulit mengakses materi pembelajaran daring, dan sulit fokus saat pembelajaran daring
Analisis hukum Islam dan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terhadap praktik jual beli hoodie di instagram @stuff.bosskuu
Skripsi ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian kualitatif. Selanjutnya setelah data-data diperoleh dan terkumpul maka akan dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan pola pikir induktif, yaitu menganalisis praktik jual beli hoodie di akun Instagram @stuff.bosskuu dengan mengguanakan teori hukum islam dan UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa praktik jual beli hoodie di Instagram @stuff.bosskuu yaitu adanya kasus penjual memberikan keterangan yang tidak jelas atau tidak sesuai apa yang dikatakan di dalam potingan Instagram. Barang yang datang ditangan pembeli ternyata tidak sesuai dengan apa yang dikatakan penjual di mana barang yang datang ini merupakan barang palsu bukan original. Penjual memberikan barang palsu yang dirubah menjadi seperti mirip original. dalam hukum islam dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan jual beli hoodie diakun instagram @stuff.bosskuu ini tidak sah sebab dalam syarat jual beli terdapat barang yang tidak sesuai dengan akad jual beli pada akun instagram tersebut dan dalam ijab qabul juga tidak sesuai, dimana qabul tidak sesuai dengan akad. Kemudian dalam hak khiyar terdapat ketidaksesuaian dalam khiyar aib dimana tidak sesuai dengan teori pengembalian barang aib bahwa waktu pengembalian aib tidak terbatas, kapanpun saat aib tersebut ditemukan. Lalu analisis dalam UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dalam hal ini penjual melanggar poin-poin yang terdapat pada UU Perlindungan Konsumen, dimana penjual melanggar pasal 4 poin 1, 3, 4, 7 dan 8 UU Perlindungan Konsumen. Kemudian penjual sebagai pelaku usaha juga melanggar poin poin dalam pasal 7 UU Perlindungan Konsumen yang berisikan tentang kewajiban pelaku usaha, poin yang tidak sesuai ialah pada pasal 7 poin b, c, dan g. Konsumen juga bisa menuntut pelaku usaha yang sesuai pada Pasal 4 poin (5) Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 atas apa yang terjadi dalam praktik jual beli tersebut. Atas kesimpulan di atas, maka penulis dapat menyarankan kepada penjual agar berperilaku jujur dalam transaksi jual beli hoodie ini dan untuk penjual segera memberikan ganti rugi kepada para konsumen yang membeli barang tersebut
Kiai Syamsuddin dan Pondok Pesantren Durisawo 1925-1967: berjuang menegakkan agama dalam kesederhanaan
Kajian pembahasan tentang perjuangan Kiai Syamsuddin menegakkan agama dalam kesederhanaan, dimana uraian masalah dalam penelitian ini mencakup: Pertama, bagaimana gambaran umum masyarakat Ponorogo tahun 1925-1967? Kedua, bagaimana perintisan pondok pesantren Durisawo oleh Kiai Syamsuddin? Ketiga, bagaimana perjuangan Kiai Syamsuddin menegakkan agama dalam kesederhanaan? Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana Kiai Syamsuddin menegakkan agama Islam ditengah masyarakat dan kondisi sosial-politik yang didominasi pemerintah kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan sosioliogis untuk menelistik peranan tokoh Kiai Syamsuddin dengan kedudukannya sebagai tokoh ulama dan juga sebagai pengasuh pondok pesantren hingga memberikan kontribusi yang besar dalam menegakkan ajaran agama Islam. Dengan begitu, kesimpulan dari penelitian ini adalah: Pertama, gambaran umum masyarakat Ponorogo kurun waktu 1925-1967 mengalami dinamisasi siklus naik turun yang signifikan. Problem utama yang ada di Ponorogo adalah keterbelakangan masyarakat akan ilmu pengetahuan agama dan wawasan kebangsaan yang sangat minim. Kedua, Perintisan pondok pesantren Durisawo berdasarkan pemikiran Kiai Syamsuddin yang mana pada saat itu masyarakat lokal Ponorogo, Durisawo khususnya sangat membutuhkan sebuah lembaga pendidikan yang dapat mencetak watak insani atau pribadi yang kokoh imannya serta bertaqwa kepada Allah SWT. Ketiga, Kiai Syamsuddin berjuang menegakkan agama Islam dalam kesederhanaan dengan perjuangannya mengintegrasikan peran pondok pesantren Durisawo dengan pihak-pihak luar Kiai Syamsuddin memiliki kapasitas sebagai Ulama sekaligus seorang entrepreneur dengan kompetensi yang tinggi. Tanpa meninggalkan kepribadian beliau yang rendah hati dan sederhana
Literasi dan inklusi zakat pada masyarakat bangkalan: studi pada BAZNAS Bangkalan
Skripsi yang berjudul “Literasi dan Inklusi Zakat Pada Masyarakat Bangkalan (Studi Pada Baznas Bangkalan)” merupakan penelitian yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana implementasi literasi zakat yang dilakukan BAZNAS di Kabupaten Bangkalan dan bagaimana kontribusi literasi zakat pada inklusi membayar zakat bagi masyarakat Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung terhadap pengurus BAZNAS Kabupaten Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi literasi zakat yang dilakukan BAZNAS di Kabupaten Bangkalan ialah melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan dan instansi pemerintah agar mendapatkan izin dalam melakukan literasi dan inklusi zakat kepada para pegawai. Pihak BAZNAS di Kabupaten Bangkalan masih belum melakukan literasi kepada masyarakat pedesaan yang notabennya para petani dan pedagang yang sudah memiliki kewajiban berzakat. Hal ini disebabkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat masih kurang, masyarakat lebih dominan untuk melakukan penyaluran zakat sendiri kepada para mustahiq. Penyampaian literasi zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Bangkalan ialah pemberian pengetahuan mengenai pengelolaan zakat, memberikan informasi untuk selalu mencatat kebutuhan sehari-hari dan mencatat dana yang akan disalurkan, memberikan kepercayaan terhadap donatur dengan cara menjaga amanah, jujur, transparan dan profesional. Kontribusi literasi zakat pada inklusi membayar zakat bagi masyarakat Bangkalan adalah sebelum adanya literasi tingkat kesadaran muzakki 30% dalam membayar zakat, namun setelah dilakukan literasi zakat tingkat kesadaran muzakki 90% dalam membayar zakat. Semulanya tahapan pengumpulan zakat hanya menunggu bola, namun setelah adanya literasi zakat BAZNAS Kabupaten Bangkalan berkesempatan untuk bekerjasama dengan perusahaan dan instansi pemerintah dalam melakukan sosialisasi tentang pentingnya berzakat. Awal mulanya tidak tahu berapa yang harus dibayarkan untuk zakat, setelah adanya zakat masyarakat tahu berapa yang seharusnya dikeluarkan hartanya untuk zakat. Adapun saran yang dapat diberikan peneliti kepada BAZNAS Kabupaten Bangkalan untuk melakukan tahapan literasi kepada masyarakat Bangkalan secara menyeluruh, perlu adanya sebuah cara dan pendekatan ketika hendak melakukan literasi kepada masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Selain itu inklusi juga memiliki beberapa cara untuk disampaikan kepada masyarakat, bisa memanfaatkan media elektronik seperti pemanfaatan media sosial
Sejarah berubahnya upacara Sraddha dalam Agama Hindu Menjadi Nyadran dalam Tradisi Islam di Sedati Sidoarjo
Skripsi ini berjudul “Sejarah Berubahnya Upacara Sraddha dalam Agama Hindu Menjadi Nyadran dalam Tradisi Islam di Sedati Sidoarjo”. Menurut latar belakang masyarakat daerah Sedati terfokus pada beberapa masalah, yaitu (1) Bagaimana sejarah upacara Sraddha dalam agama Hindu?, (2) Bagaimana asal mula munculnya tradisi Nyadran dalam masyarakat Muslim di Sedati?, (3) Bagaimana pelaksanaan tradisi Nyadran di Sedati?. Dengan adanya permasalahan di atas penulis menggunakan pendekatan sejarah, antropologi dan sosiologi. Pendekatan sejarah bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan perubahan upacara Sraddha menjadi Tradisi Nyadran, sedangkan pendekatan antropologi dan sosiologi menekankan pada aspek perubahan kultural serta aspek perubahan sosial yang terjadi di masyarakat daerah Sedati. Adapun penulis menggunakan teori continuity and change oleh John Obert Voll. Metode yang digunakan yakni metode sejarah melalui tahapan Heuristik, Verifikasi, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yakni: (1) Sejarah upacara Sraddha berasal dari ajaran Pitra Yadnya yang dilakukan umat Hindu sebagai penghormatan kepada para leluhur yang dalam pelaksanaannya disisipi unsur ajaran Hindu. (2) Munculnya tradisi Nyadran di Sedati ditandai dengan kedatangan Wali Songo ke tanah Jawa yang mengubah unsur-unsur ajaran Hindu dalam upacara Sraddha di masa Majapahit berganti menjadi unsur-unsur ajaran Islam dalam tradisi Nyadran dewasa ini. (3) Rangkaian pelaksanaan tradisi Nyadran yang di dalamnya disisipi unsur ajaran Islam diawali dari bersih makam, istighosah, kegiatan inti Nyadran meliputi arak-arakan, melarung sesaji di laut, dan kenduri, ditutup dengan kesenian wayang dan hiburan