Jurnal THEOLOGIA
Not a member yet
232 research outputs found
Sort by
JIHAD DALAM LITERATUR PESANTREN SALAF
Artikel ini menyoroti peran pesantren dalam memahami jihad, yang lebih diprioritaskan pada dunia pendidikan, karena pendidikan dianggap lebih efektif dan menjanjikan dalam mempersiapkan generasi masa depan dalam menyebarkan agama Islam. Terbukti, sejak zaman penjajahan sampai sekarang, kiprah pesantren sangat besar dalam sejarah pendidikan di Indonesia. Banyak alumni-alumni pesantren yang telah berhasil menyebarluaskan ajaran Islam melalui pendidikan, disamping juga berhasil mempertahankan eksistensi akidah Islam dari rongrongan para penjajah
KARAKTER KEILMUAN ISLAM DI PESISIR UTARA DAN PEDALAMAN JAWA TENGAH, NUSANTARA ABAD KE 15-17
Awal penyebaran keilmuan Islam di pesisir utara dan pedalaman Jawa Tengah memiliki rentang waktu berbeda. Di pesisir utara masyarakat menerima penyebaran lebih dahulu dibanding daerah pedalaman. Hal ini mengakibatkan perbedaan tingkat pemahaman di antara dua entitas masyarakat tersebut. Pengajaran agama di pesisir utara didahului dengan pengajaran membaca al-Qur’an sebagai elemen penting dalam praktik keagamaan, dilanjutkan membaca dan menulis huruf Arab di rumah-rumah atau di mushalla. Anak-anak muda melanjutkan belajar pengetahuan yang tingkatnya lebih tinggi, berupa naskah klasik berbahasa Arab dan tarekat Syattariyah. Karakter keilmuan Islam di pesisir utara Jawa Tengah memperlihatkan corak legalistik dan menjaga dari aspek mistisisme yang menyesatkan. Sementara di daerah pedalaman Jawa Tengah pengajaran keilmuan Islam menekankan aspek tarekat yang bercorak heterodoks. Keilmuan ini bermula dari ajaran Syaikh Siti Jenar dan pengaruh Hindu yang lama berakar pada masyarakat Jawa, sehingga keilmuan Islam berkarakter kurang memperhatikan aspek legalistik