Jurnal Terapan Teknologi Informasi
Not a member yet
    106 research outputs found

    Pembangunan Model Pengetahuan Kerajinan Tradisional Indonesia dengan Pendekatan On-To-Knowledge

    Get PDF
    Kerajinan tradisional adalah karya yang dibuat dengan peralatan sederhana dan berbahan alami. Kerajinan tradisional terdiri dari anyaman, batik, gerabah, kain tenun, kerajinan kayu dan kerajinan perak. Jenis kerajinan tradisional yang ada berbanding terbalik dengan informasi yang tersedia mengenai kerajinan tradisional Indonesia. Oleh karena itu sangat penting untuk memperkenalkan dan mendokumentasikan kerajinan tradisional pada masyarakat Indonesia. Salah satu cara untuk mendokumentasikan kerajinan tradisional Indonesia yaitu menggunakan semantic web. Semantic web mampu mengelola sekumpulan data dan model yang dinamis sehingga dapat memberikan keterbukaan akses infromasi. Pengetahuan tentang kerajinan tradisional Indonesia direpresentasikan ke bentuk OWL. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metodologi On-To-Knowledge untuk membangun ontologi kerajinan tradisional Indonesia. Dalam metodologi On-To-Knowledge terdapat 5 tahapan, namun penulis hanya menggunakan 4 tahapan yaitu tahap feasibility study, kick off, refinement, dan evaluation. Tahap feasibility study bertujuan untuk melakukan studi kelayakan terhadap sistem yang akan dibangun dengan mengidentifikasi masalah, pengguna sistem dan use case. Tahap kick-off bertujuan untuk mendefinisikan kebutuhan ontologi kerajinan tradisional Indonesia dan sumber pengetahuan yang digunakan. Tahap refinement bertujuan untuk melakukan pemodelan ontologi kerajinan tradisional Indonesia yang dilakukan dengan beberapa tahap yaitu ekstraksi pengetahuan secara manual, membuat description logic dan pembuatan T-Box. Evaluasi adalah tahap pengujian menggunakan reasoner HermiT pada aplikasi protégé, DL Query dan completeness check

    Pemanfaatan Seamless Wireless (EoIP) dan GPS pada Sistem Peringatan Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu

    Get PDF
    Perlintasan kereta liar tanpa palang pintu dan tanpa penjaga merupakan awal mula sering terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api. Salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan pembangunan sistem otomatis peringatan kedatangan kereta dengan memanfaatkan teknologi seamless wireless Ethernet over Internet Protocol (EoIP). Penelitian ini dilakukan dengan pengujian prototype di lingkungan UKDW dengan panjang pelintasan kurang lebih 70 - 80 meter, menggunakan 1 MCU(Micro Controller Unit) ESP8266 dan 1 GPS Module yaitu node kereta, 2 MCU, 2 unit LCD module, 2 Servo motor dan 2 Buzzer menjadi 2 node perlintasan kereta. Sistem ini diuji coba sebanyak 30 kali dengan checklist pengujian. Pengujian dimulai saat node kereta mengirimkan informasi dalam bentuk longitude dan latitude ke server lalu server akan menghitung jarak antara node kereta dengan setiap node perlintasan kemudian hasil jarak tersebut akan di kirim ke setiap node perlintasan kereta, akan terjadi pengecekan jarak di setiap node perlintasan kereta, pada jarak yang telah ditentukan palang akan ditutup ataupun dibuka. Dari 30 kali percobaan disimpulkan bahwa sistem otomatis peringatan kedatangan kereta dapat mendeteksi kedatangan kereta dan telah berhasil dibangun dengan benar dan berjalan sesuai flow sistem yang sudah dirancangkan. Dilengkapi dengan pemanfaatan Teknologi seamless wireless EoIP yang memungkinkan pembangunan jaringan bahkan di titik buta tidak dapat dijangkau oleh  operator seluler ataupun GSM. Oleh karena itu seamless wireless EoIP ini sangat cocok dalam membantu pembangunan sistem peringatan kedatangan kereta api dengan palang otomatis  dibuktikan dengan setiap alat dapat terhubung dan tidak terputus selama 30 kali percobaan. &nbsp

    Implementasi Algoritma Bellman-Ford untuk Pencarian Jalur Terpendek Menuju Rumah Sakit di Kota Yogya Berbasis Android

    Get PDF
    Kota Yogyakarta merupakan Kota Pelajar dan Kota Wisata. Banyak wisatawan maupun pelajar yang datang ke Kota Yogyakarta untuk belajar dan berlibur. Tetapi banyak dari pendatang tersebut yang tidak tahu mengenai lokasi dari rumah sakit di Kota Yogyakarta. Penelitian ini akan mencoba membuat aplikasi pencarian jalur terpendek menuju rumah sakit menggunakan algoritma Bellman-Ford berbasis Android. Algoritma Bellman-Ford merupakan salah satu algoritma untuk pencarian jalur terpendek. Dalam prosesnya, penulis mengambil data berupa koordinat jalan dan koordinat rumah sakit, lalu membuatnya menjadi satu kesatuan graf. Setelah mendapatkan graf, penulis menggunakan algoritma Bellman-Ford untuk mencari jalur terpendek.  Hasil pencarian jalur terpendek akan dibandingkan dengan hasil pencarian dari Google Maps. Pengujian pencarian jalur terpendek dilakukan sebanyak 20 kali dan berhasil dilakukan dan menunjukan bahwa algoritma Bellman-Ford mampu memberikan jalur terpendek yang sama sebesar 80% dengan Google Maps, bahkan rata-rata jarak yang dikeluarkan lebih baik sebanyak 30.2m dibanding dengan rata-rata jarak yang dikeluarkan Google Maps. Pengujian ini juga menemukan bahwa semakin banyak jumlah verteks dan edge dalam data akan mempengaruhi lama proses algoritma untuk mencari jalur terpendek karena algoritma Bellman-Ford harus mengecek setiap verteks dan edge

    Perbandingan Algoritma C4.5 dan k-Means Dalam Memprediksi Kategori Indeks Prestasi Mahasiswa

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan akurasi prediksi algoritma C4.5 dan k-Means dalam memprediksi nilai indeks prestasi semester 1 mahasiswa FTI UKDW. Data yang digunakan adalah data mahasiswa FTI UKDW angkatan 2008-2016 sebagai data latih, dan angkatan 2017 sebagai data uji. Atribut yang digunakan akan dibedakan berdasarkan jalur prestasi dan non-prestasi. Jalur prestasi menggunakan atribut kategori, status, lokasi, dan level ICE, sedangkan jalur non-prestasi menggunakan atribut kategori, status, lokasi, level ICE, numerik, verbal, spasial, analogi. Akurasi akan dihitung menggunakan cross-tabulation. Algoritma C4.5 mendapatkan hasil terbaik sebesar 77,45% dan algoritma k-Means mendapatkan hasil terbaik sebesar 60,78%. Skenario dengan jalur prestasi mendapatkan hasil rata-rata akurasi sebesar 55,27% dan skenario dengan jalur non-prestasi mendapatkan hasil rata-rata akurasi sebesar 38,95%

    Sistem Informasi Pelaporan dan Penanganan Kerusakan Fasilitas Kelas Studi Kasus : Universitas Kristen Duta Wacana

    Get PDF
    Fasilitas kelas menjadi salah satu pendukung dalam proses belajar mengajar termasuk segala fasilitas perkuliahan yang disediakan di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Namun, terkadang masih ada mahasiswa maupun dosen yang mengeluh karena terdapat fasilitas yang tidak berfungsi atau bermasalah ketika digunakan didalam kelas. UKDW sebelumnya sudah menyediakan sarana bagi dosen untuk melaporkan keluhan kondisi kelas dalam bentuk lembaran yang diletakkan di dalam presensi perkuliahan, namun hal tersebut kurang efektif karena masih bersifat manual dan bisa saja terjadi hilangnya kertas laporan sehingga menghambat proses perbaikan dari fasilitas yang dikeluhkan. Oleh karena itu,  perlu dibuat sebuah sistem yang mampu menangani masalah tersebut dengan Sistem Informasi Pelaporan dan Penanganan Kerusakan Fasilitas Kelas. Melalui sistem ini dosen dapat melakukan keluhan berupa laporan kerusakan fasilitas yang kemudian laporan tersebut akan disimpan kedalam database. selain itu juga dosen dan admin (biro 1) dapat memantau proses pengerjaan laporan melalui checklist proses kerja yang akan diberikan oleh unit, dan juga unit dapat memvisualisasikan fasilitas yang sering mengalami kerusakan melalui dashboard  dalam bentuk grafik. Dengan dibangunnya sistem ini, dapat memfasilitasi dosen dalam melaporkan keluhan apabila terdapat fasilitas yang bermasalah ketika digunakan saat perkuliahan berlangsung. Sehingga unit yang bertanggung jawab dalam mengelola fasilitas dapat segera melakukan proses perbaikan dengan segera

    Sistem Informasi Manajemen Kinerja Guru

    Get PDF
    Penjaminan mutu pendidikan saat ini dianggap penting untuk dilakukan oleh setiap sekolah. Proses yang terjadi dalam penjaminan mutu pendidikan ini diantaranya adalah penilaian kinerja guru. Kinerja guru di sekolah dapat dinilai kehadiran harian, total jam mengajar, dan penilaian siswa. Dalam pelaksanaannya, sekolah mendapati permasalahan efisiensi dalam penggunaan sumber daya biaya dan waktu. Data-data yang digunakan sebagai dasar penilaian sebagaianterekam dalam media tercetak. Sebagian lagi dalam format elektronik dan tidak menjadi satu kesatuan. Akses dan pengolahan data-data tersebut menjadi tidak efisien dan membutuhkan waktu banyak. Media terintegrasi yang mampu menampung seluruh penilaian tersebut ke dalam satu tempat belum tersedia. Dari permasalahan tersebut penulis membuat aplikasi berbasis web untuk sekolah menengah atas dengan tujuan untuk membantu proses penilaian kinerja guru. Aplikasi ini dirancang agar mampu menjadi media pencatatan, pengolahan dan pengelolaan data yang terintegrasi untuk tiap aspek penilaian kinerja guru. Sistem yang dibangun akan memfasilitasi guru dalam melakukan presensi secara digital.Selain itu, sistem dapat memfasilitasi murid dalam mengisi form survei untuk penilaian guru. Dari data-data ini sistem juga akan menampilkan nilai untuk tiap-tiap aspek yang berguna bagi kepala sekolah untuk pengambilan keputusan. Proses pengujian sistem ini dilakukan berdasarkan beberapa skenario yang ditujukan untuk responden penelitian. Responden pengujian dalam sistem ini berjumlah 10 orang. Adapun responden terdiri dari 1 orang sebagai waka kurikulum, 1 orang sebagai kepala sekolah, 7 orang sebagai guru dan 1 orang sebagai siswa. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden dalam penelitian berhasil melakukan task-task dalam skenario yang dibuat

    ONLINE RESERVATION SYSTEM BASED ON E-COMMERCE IN COLEGA STORE YOGYAKARTA

    No full text
    Kedai Kolega yaitu usaha yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman. Kedai Kolega memberikan layanan pembelian dan layanan reservasi. Permasalahan di Kedai Kolega adalah proses reservasi dengan datang langsung ke tempat sehingga membuat biaya dan waktu tidak efisien bagi pelanggan yang berada jauh dari lokasi. Pelanggan juga tidak dapat melakukan reservasi di luar jam operator karena keterbatasan kedai kolega dalam melayani pelanggan secara real time 24 jam sehari,  Perkembangan internet yang pesat merupakan faktor pendorong e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan jaringan komputer di seluruh dunia. Menggunakan internet dalam hal ini E-Commerce akan memudahkan Kedai Kolega ketika melakukan pengelolaan data yang lebih cepat dan akurat dan melakukan reservasi secara online. Sistem E-Commerce diujikan dengan menggunakan metode black box dan alfa test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Commerce mampu memberikan kemudahan kepada pihak Kedai Kolega dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelangganKedai Kolega is a business engaged in the production of food and beverages. Colleges Store provides purchase and reservation service. The problem at Kedai Kolega is the reservation process by coming directly to the place so as to make the cost and time inefficient for customers who are away from the location. Customers also can not make reservations outside the operator hours due to limitations of colleagues in serving customers in real time 24 hours a day, Rapid Internet development is the driving factor of e-commerce. The Internet is a global network that connects computer networks around the world. Using the Internet in this case E-Commerce will facilitate Kedai Kolega when performing data management more quickly and accurately and make reservations online. E-Commerce system is tested using black box and alpha test method. The results showed that E-Commerce is able to provide convenience to the colleagues in improving the quality of service to customer

    INFORMATION TECHNOLOGY GOVERNANCE PERFORMANCE MEASUREMENT AT NATIONAL LIBRARY USING COBIT FRAMEWORK 5

    No full text
    Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) adalah perpustakaan publik yang terletak di Jakarta. Dalam operasionalnya Perpusnas telah menggunakan Teknologi Infomrasi (TI) untuk mendukung kegiatannya, dalam penggunaan TI diperlukan tata kelola yang baik agar TI dapat berjalan selaras dengan bisnis dan memberikan hasil yang diharapkan. Tata kelola TI adalah struktur, proses dan mekanisme yang juga menyertakan pembuatan tujuan sesuai dengan kapabilitas organisasi. Dengan diterapkannya tata kelola TI yang baik maka Perpusnas dapat melakukan alokasi sumber daya yang efisien dan mengukur kinerja yang telah dilakukan.  Dalam penelitian ini kerangka kerja yang akan digunakan adalah COBIT 5, alasan dipilihnya kerangka kerja ini dikarenakan COBIT 5 dapat menyediakan kerangka kerja yang komprehensif yang dapat membantu Perpusnas dalam mencapai tujuannya dibidang tata kelola serta manajemen TInya. COBIT 5 memungkinkan TI untuk diatur dan dikelola secara kesuluruhan dalam organisasi, serta dapat menciptakan keseimbangan antara realisasi manfaat dan mengoptimalkan resiko. Wawancara dan observasi dilakukan untuk pengumpulan data pada penelitian ini yang kemudian dianalisis dan diterapkan pengukuran dengan menggunakan level kapabilitas pada COBIT 5. Berdasarkan analisis yang dilakukan hasil yang didapatkan adalah pada EDM01 mencapai rata-rata level 1, EDM02 mencapai rata-rata level 3, EDM03 mencapai rata-rata level 2, EDM04 mencapai rata-rata level 3 dan EDM05 mencapai rata-rata level 3. Selain itu penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang dapat dijadikan refrensi oleh Perpusnas untuk meningkatkan tata kelola TInya.National Library of Indonesia (Perpusnas) is a public library located in Jakarta. In its operations Perpusnas already implemented Information Technology (IT) to support its activities, in IT implementation good IT Governance is needed to ensure that the IT is working consistently with business and produce the expected output. IT Governance is structure, process and mechanism that also includes objective making of the organization while considering the organization’s capability. With the good IT Governance Perpusnas can allocate its resource more efficiently and measure the running performance. This research will use COBIT 5 as the framework, the reason why COBIT 5 is chosen because COBIT 5 provides comprehensive framework that could help Perpusnas in achieving its IT Governance and IT management objectives. COBIT 5 enables IT to be organized and managed in the whole organization, it also could provide balance between the realization of benefits and risk optimization. Observation and interview is done in order of data collection in this research, the data then is analyzed and measured with the capability level in COBIT 5. Based on the analysis conducted the result obtained is. The average capability level of EDM01 is 1, on EDM02 is 3, on EDM03 is 2, on EDM04 is 3 and on EDM05 is 3. This research also provides recommendations that can be used as reference for Perpusnas to increase the performance of its IT Governanc

    THE DESIGN OF EXPERT SYSTEM FOR DETERMINING THE INITIAL DIAGNOSIS OF TROPICAL INFECTIOUS DISEASES IN INDONESIA WITH NAIVE BAYES METHOD-BASED ANDROID

    No full text
    Penyakit infeksi tropik merupakan penyakit yang harus diwaspadai oleh masyarakat karena penyakit tersebut dapat terjadi di negara Indonesia. Hal terburuk yang dapat diakibatkan oleh penyakit infeksi tropik adalah kematian. Namun hal tersebut dapat dihindari apabila penyakit tersebut dapat diketahui lebih awal dan mendapat penanganan yang tepat. Untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang penyakit infeksi tropik, pada penelitian ini sebuah aplikasi sistem pakar berbasis mobile Android untuk menentukan diagnosa awal penyakit infeksi tropik akan dibangun. Aplikasi sistem pakar ini akan menggunakan metode Naive Bayes dan metode Forward Chaining dalam menentukan sebuah kesimpulan. Proses dari aplikasi ini yaitu menerima masukan berupa gejala – gejala yang diderita oleh user. Hasil dari aplikasi yaitu dapat memberikan diagnosa awal dan informasi mengenai penyakit infeksi tropik diantaranya demam tifoid, demam berdarah dengue, tuberculosis, malaria, dan campak. Berdasarkan pengujian System Usability Scale mengatakan bahwa responden memberikan penilaian diatas rata-rata terhadap aplikasi ini, yaitu sebesar 73,875% serta pengujian performa aplikasi menggunakan metode matrix confusion untuk keakurasian hasil mendapatkan nilai 76,74%.Tropical infectious diseases are frequent, serious and concerning for the people in Indonesia. Tropical infectious diseases can be fatal and cause death. But if we diagnose them earlier and get proper treatment, the story can be changed. In this research will make a mobile application using Naive Bayes and Forward Chaining methods for early diagnosing tropical infectious diseases including typhoid fever, dengue fever, tuberculosis, malaria, and measles. The process of this application will start with input of the symptoms felt by users, after the data collected, system will calculate the data with Naive Bayes formula. This application using 147 data training from interviewed with the experts. Based on the tests by System Usability Scale method shows above average users rating 73.875 %, which means the results of the application are acceptable. And Confusion Matrix method shows performance of the application as high as 76.74 %

    TRAFFIC LIGHT CONTROL USING FUZZY LOGIC MAMDANI METHOD

    No full text
    Penyebab terlambatnya distribusi barang, berkurangnya produktivitas karyawan serta roda ekonomi yang tidak cukup baik salah satunya adalah kemacetan. Kemacetan sendiri akibat pengaturan lampu lalu lintas yang tidak dinamis sehingga pengaturan jalur tidak sesuai kondisi yang ada. Jakarta adalah salah satu kota terbesar dan termacet ke-2 di Asia, perlu penanganan serius seperti pengaturan lalu lintas yang baik sehingga mengurangi kemacetan dan kerugian ekonomi lainnya. Sistem lalu lintas dengan menerapkan kemampuan kecerdasan buatan lebih memungkinkan digunakan pada kota besar seperti Jakarta. Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan penelitian pada sistem lalu lintas tiga jalur atau sepertigaan dengan penambahan sensor inframerah pada lampu lalu lintas dan penambahan waktu setiap terdeteksi kemacetan dan jalur lancar. Sistem kontrol lampu lalu lintas menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani. Metode Mamdani membandingkan berdasarkan kondisi dari setiap sensor infrared sebagai variabel masukan panas dari kendaraan pada setiap jalur, semakin padat jalur semakin panas jalur tersebut. Deteksi kemacetan ini akan membantu sistem dalam mengendalikan waktu lampu hijau, lampu berdasarkan kondisi kemacetan. Berdasarkan percobaan, prototipe merespon jalur yang dipenuhi kendaraan, prototipe menambahkan waktu lampu hijau sesuai dengan kondisi yaitu 0 detik, 5 detik, 10 detik, dan 15 detik. Namun, ketika jalanan tidak terdeteksi oleh kemacetan lalu lintas, lampu hijau akan kembali normal pada 15 detik tanpa waktu tambahanTraffic congestion is a common occurrence in Indonesia. Traffic congestion is increasing from year to year, causing many things to happen, such as longer travel time, increased transportation costs, serious disruptions to transporting products, decreasing levels of work productivity, and wasteful use of labor energy. Congestion is also caused by a traffic light control system that is made with a fixed time so it can not detect the density of certain paths. Traffic lights in Indonesia, frequent damage that makes the density and the flow of his road vehicles can not be controlled. From these problems, conducted research to reduce the density of vehicles using infrared sensors and see the waiting time of the vehicle when the red light. The traffic light control system will use Fuzzy Logic Mamdani method. In Mamdani method by applying fuzzy into each variable and will be done matching between rule with condition which fulfilled to determine contents of output to be executed by prototype. This congestion detection will help the system in controlling the green light time by looking at stable, medium, and traffic jams. When the bottleneck starts to detect, the prototype will add a green light time according to the condition that is 0 seconds, 5 seconds, 10 seconds, and 15 seconds. However, when the streets are not detected by traffic jams, the green light will be back to normal at 15 seconds without additional tim

    79

    full texts

    106

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Terapan Teknologi Informasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇