Jurnal Terapan Teknologi Informasi
Not a member yet
106 research outputs found
Sort by
Implementasi Business Process Modeling dalam Workflow Aplikasi Monitoring Electronic Data Capturer
Business Process Modeling (BPM) is a data-based visual representation to model business workflows to optimize business processes. BPM notations make the model easy to understand for all stakeholders who play a role in developing business processes. This paper will describe implementing BPM in the Electronic Data Capturer (EDC) Monitoring Application (EDCMA) workflow. The workflow modeling process uses Bonitasoft software that includes business process creation for user interface and process engine. EDCMA is a process to solve the problems in the EDC terminal repair process and the submission as a new merchant. Based on the existing manual procedure of EDCMA, the new EDCMA process model uses electronic form and semi-automatic processing that implement some Bonitasoft BPM features to develop a high-fidelity application prototype. In the evaluation process, we develop some scenarios with data tests that occur in manual procedures. Based on the evaluation, the prototype has successfully represented the entire process that occurs on each feature. In the future, developing EDCMA that uses web and mobile application frameworks will provide the EDCMA system for end-users.Business Process Modeling (BPM) adalah representasi visual berbasis data untuk memodelkan alur kerja bisnis untuk mengoptimalkan proses bisnis. Notasi BPM membuat model mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan yang berperan dalam mengembangkan proses bisnis. Makalah ini akan menjelaskan penerapan BPM dalam alur kerja Electronic Data Capturer (EDC) Monitoring Application (EDCMA). Proses pemodelan alur kerja menggunakan perangkat lunak Bonitasoft yang mencakup pembuatan proses bisnis untuk antarmuka pengguna dan mesin proses. EDCMA merupakan proses untuk menyelesaikan permasalahan pada proses perbaikan terminal EDC dan pengajuan sebagai merchant baru. Berdasarkan prosedur manual EDCMA yang ada, model proses EDCMA yang baru menggunakan bentuk elektronik dan pemrosesan semi-otomatis yang mengimplementasikan beberapa fitur Bonitasoft BPM untuk mengembangkan prototipe aplikasi dengan ketelitian tinggi. Dalam proses evaluasi, kami mengembangkan beberapa skenario dengan pengujian data yang terjadi pada prosedur manual. Berdasarkan evaluasi, prototype telah berhasil merepresentasikan seluruh proses yang terjadi pada setiap fitur. Di masa depan, pengembangan EDCMA yang menggunakan kerangka kerja aplikasi web dan seluler akan menyediakan sistem EDCMA untuk pengguna akhir
Desain dan Implementasi Program Layanan Jemaat GKJ Gondokusuman Yogyakarta dengan Metode RAD
The development of GKJ Gondokusuman which became an open church made church boards and pastors required to give satisfaction to the congregation. With these problems, it is necessary to have an application for the GKJ Gondokusuman congregation data collection service program. Where in the GKJ Gondokusuman congregation data collection service application, the church congregation can independently update their personal data. The development of this application will apply the Rapid Application Development (RAD) method by following the stages starting with requirements planning (planning the terms), followed by a RAD design workshop, and ending with implementation. The GKJ Gondokusuman congregation data collection service application program was successfully built in this study. Each stage of the RAD method in developing the GKJ Gondokusuman service application runs smoothly and well, as evidenced by the black box test results that have been carried out by the GKJ Gondokusuman service application, which can be used to update the personal data of the congregation members.Perkembangan GKJ Gondokusuman yang menjadi gereja terbuka menjadikan majelis gereja dan pendeta dituntut memberikan kepuasan bagi jemaat. Dengan adanya permasalahan tersebut, perlu adanya aplikasi program layanan pendataan jemaat GKJ Gondokusuman. Dimana di dalam aplikasi program layanan pendataan jemaat GKJ Gondokusuman jemaat gereja dapat secara mandiri melakukan update data pribadi. Pengembangan aplikasi akan menerapkan metode Rapid Application Development (RAD) dengan mengikuti tahapan yang diawali dengan requirements planning (perencanaan syarat-syarat), dilanjutkan RAD design workshop (workshop desain RAD), dan diakhiri implementation (implementasi). Aplikasi program layanan pendataan jemaat GKJ Gondokusuman berhasil dibangun pada penelitian ini. Setiap tahapan dari metode RAD dalam pengembangan aplikasi layanan GKJ Gondokusuman berjalan dengan lacar dan baik, dibuktikan pada hasil pengujian black box yang telah dilakukan aplikasi layanan GKJ Gondokusuman dapat digunakan untuk mengupdate data diri dari warga jemaat
PERANCANGAN WEBSITE INFORMASI KAIN ULOS BATAK TOBA SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN
User Interface (Interface) is a visual display that can bridge the system or application with the user. Therefore, the interface is an important thing for a system or application as it looks seen by the user. This interface is implemented on websites that are built easily for users. The website that was built aims to build user understanding that cultural preservation is important. The preservation of this culture is the Toba Batak Ulos Fabric from Medan, North Sumatra. Ulos cloth is a characteristic of the Batak tribe and has been continuously developed for generations. Therefore, the author built an interface website to help digitally preserve Ulos Fabrics that can be accessed by everyone. In this study, the website was built using the Goal- Directed Design method which consisted of 6 stages, namely Research, Modeling, Requirements, Framework Definition, Refinement, and Development Support. After completing the 6 stages, the website that was built was tested using the Usability Testing and System Usability Scale (SUS) methods. Usability Testing uses 2 aspects, namely Task Success and Time On Task, while the System Usability Scale uses questionnaires to 50 respondents. The final result of the test experienced a significant increase that the usability of the website was aboveaverage
PEMBUATAN DASHBOARD REGISTRASI SISWA BARU SEKOLAH SMA YPPK ASISI SENTANI MENGGUNAKAN METODE USER CENTERED DESIGN
Yppk Assisi Sentani High School is one of the senior high schools located in Sentani City, Jayapura Regency. The registration system used for prospective newstudents is still manual until now. Where when registering, prospective new students are still required to come to the school directly. On the other hand, Jayapura district already has an internet connection that is quite good for accessing websites, especially in the city of Sentani, where Yppk Assisi Sentani High School is located. Based on the problems encountered, I as the author tried to help the process of accepting new students by creating a registration dashboard interface for SMA Yppk Assisi Sentani using the User Centered Design (UCD) method. In addition, testing will be carried out using the Usability Testing and System Usability Scale (SUS) methods. The satisfaction test that has been carried out on users using SUS shows an average percentage of 80 for admins andteachers while for students the average obtained is 73. Therefore, it can be concluded that the registration dashboard of Yppk Assisi Sentani High School is well received. The registration dashboard interface for SMA Yppk Assisi Sentani is expected to be useful for prospective students who will register, because newprospective students can register from anywhere without having to come to school so that it will save time and be more efficient.SMA Yppk Assisi Sentani merupakan salah satu SMA yang terletak di Kota Sentani Kabupaten Jayapura. Sistem pendaftaran yang digunakan untuk calon mahasiswa baru hingga saat ini masih bersifat manual. Dimana pada saat mendaftar, calon siswa baru tetap diwajibkan datang ke sekolah secara langsung. Di sisi lain Kabupaten Jayapura sudah memiliki koneksi internet yang cukup baik untuk mengakses website khususnya di kota Sentani dimana SMA Yppk Assisi Sentani berada. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, penelitian ini mencoba membantu proses penerimaan siswa baru dengan membuat interface dashboard pendaftaran SMA Yppk Assisi Sentani dengan menggunakan metode User Centered Design (UCD). Selain itu, pengujian akan dilakukan dengan menggunakan metode Usability Testing dan System Usability Scale (SUS). Uji kepuasan yang telah dilakukan terhadap pengguna menggunakan SUS menunjukkan persentase rata-rata sebesar 80 untuk admin dan guru sedangkan untuk siswa rata-rata yang diperoleh adalah 73. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dashboard pendaftaran SMA Yppk Assisi Sentani dapat diterima dengan baik. Antarmuka dashboard pendaftaran SMA Yppk Assisi Sentani diharapkan dapat bermanfaat bagi calon siswa yang akan mendaftar, karena calon siswa baru dapat melakukan pendaftaran dari mana saja tanpa harus datang ke sekolah sehingga menghemat waktu dan lebih efisien
Perancangan dan Implementasi Dashboard Keuangan Persekutuan Joy Indonesia dengan Metode User Centered Design
JOY Indonesia Fellowship is a non-profit organization based in the city of Yogyakarta. The JOY Indonesia Fellowship is engaged in Christian and Catholic student services whose members are university students and college students in Yogyakarta. The finances of the JOY Indonesia Fellowship are fully supported by the alumni of this organization themselves and supporters from Korea. Financial management is fully carried out by management staff. Until now, financial management is still using excel and reporting is still in the form of PDF files which are usually published on the fellowship website at the beginning of every month. This makes alumni and supporters not know important information such as which funds are more prioritized to support or which funds have not reached the budget target. The purpose of this study is to develop a web-based dashboard with a user-centered design (UCD) method that helps the management staff of the JOY Indonesia Fellowship in managing financial data and makes it easier for alumni and supporters to monitor the fellowship\u27s finances. This study resulted in a financial dashboard for the JOY partnership. The development process using the UCD method is carried out in two iterations. The dashboard test involved fifteen respondents consisting of five staff respondents and ten alumni respondents. The test results show that the dashboard is effectively used to present financial information to support the board in managing the organization\u27s finances.Persekutuan JOY Indonesia adalah sebuah organisasi non-profit yang berada di kota Yogyakarta. Persekutuan JOY Indonesia bergerak di bidang pelayanan mahasiswa kristen dan katolik yang anggotanya merupakan mahasiswa dan mahasiswi kampus-kampus di Yogyakarta. Sumber keuangan Persekutuan JOY Indonesia sepenuhnya didukung oleh alumni organisasi ini sendiri dan donor pendukung dari Korea. Pengelolaan keuangan sepenuhnya dikerjakan oleh staf manajemen. Saat ini pengelolaan keuangan masih menggunakan excel dan pelaporan masih berbentuk file PDF yang biasa dipublikasikan pada website persekutuan tersebut setiap awal bulan. Hal tersebut membuat para alumni dan pendukung tidak mengetahui informasi penting seperti dana mana yang lebih prioritas untuk didukung atau dana mana yang belum mencapai target anggaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah dashboard berbasis web dengan metode User Centered Design (UCD) yang membantu staf manajemen Persekutuan JOY Indonesia dalam pengelolaan data keuangan dan mempermudah alumni dan pendukung memonitoring keuangan persekutuan tersebut. Penelitian ini menghasilan sebuah dashboard keuangan untuk persekutuan JOY. Proses pengembangan dengan metode UCD dilakukan dalam dua iterasi. Pengujian dashboard melibatkan lima belas responden yang terdiri dari lima responden yang staf dan sepuluh responden alumni. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dashboard efektif digunakan untuk menyajikan informasi keuangan untuk mendukung pengurus dalam pengelolaan keuangan organisasi
SISTEM INFORMASI INVENTORY BAHAN BAKU DAN BARANG MENGGUNAKAN METODE FIFO STUDI KASUS SINERGI CO-WORKING
Sinergi Co-Working a place that is a collaboration of a workspace and cafe, which is located at Jl. Cendrawasih No.32b, Demangan, Yogyakarta. All inventory recording activities at this cafe are still being done manually. Starting from recording the incoming and outgoing raw materials and goods. As a result, the inventory flow is not good enough to cause inventory to become damaged or production failure. Users who can access bookkeeping are many. This also results in frequent errors in recording, reports that are not detailed or lacking and inventory becomes obstructed and accumulation occurs in the warehouse. The research objective was to create an inventory system for raw materials and goods using the First In First Out method to answer and solve problems that occurred. This research makes inventory recording better and more systematic so that the operational flow of materials and goods is always fresh. Using such a system improves the flow of inventory. And a good display will help employees or users increase their knowledge of product knowledge. The inventory system that has been successfully built was tested on 10 respondents with 11% less agreeable results. The system is needed, but it is still considered lacking by respondents. In the inventory flow that will be in the actual field. It could be that the system runs well but in the field, it doesn\u27t, due to employee negligence. Then the biggest result is Agree 49%. The inventory system is correct and appropriate to answer all existing problems.Sinergi Co-Working adalah sebuah tempat yang merupakan kolaborasi dari ruang kerja dan cafe, yang beralamat Jl. Cendrawasih No.32b, Demangan, Yogyakarta. Semua kegiatan pencatatan persediaan di cafe ini masih dikerjakan secara manual. Mulai dari pencatatan bahan baku dan barang yang masuk dan keluar. Akibatnya alur persediaan kurang baik membuat persediaan menjadi rusak atau gagal produksi. Pengguna yang bisa mengakses pembukuan banyak. Hal ini juga berdampak pada sering terjadinya kesalahan dalam pencatatan, laporan yang tidak detail atau kurang dan persediaan jadi terhambat dan terjadinya penumpukan di gudang. Tujuan penelitian adalah membuat sistem inventory bahan baku dan barang menggunakan metode First In First Out untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Penelitian ini menjadikan pencatatan persediaan menjadi lebih baik dan sistematis supaya alur operasional bahan dan barang selalu segar. Pemanfaatan sistem seperti ini memperbaiki alur pada persediaan. Serta tampilan yang baik akan membantu karyawan ataupun pengguna dalam meningkatkan pengetahuan akan product knowledge. Sistem inventory yang telah berhasil dibangun dilakukan uji coba pada 10 responden dengan hasil Kurang setuju 11%. Sistem memang sangat dibutuhkan namun masih dianggap kurang oleh responden. Pada alur persediaan yang akan ada di lapangan sebenarnya. Bisa saja di sistem berjalan baik namun di lapangan tidak, akibat kelalaian karyawan. Kemudian hasil paling besar yakni Setuju 49%. Sistem inventory sudah tepat dan sesuai untuk menjawab semua permasalahan yang ada
System information system for data collection for community-based rehabilitation programs: Case study: Indonesian Center for Disability Studies and Information
The Community Based Rehabilitation Program is a regional development program in terms of preventing disability/disability, detection and rehabilitation/habilitation of all aspects of life for the empowerment of persons with disabilities, families and communities. The design of this system uses information data collection methods by observation, literature study, and documentation. This research resulted in the RBM Program Data Collection Information System that can assist the organization of the Indonesian Center for Disability Studies and Information in managing the database, thus facilitating the process of evaluating and monitoring the Community-Based Rehabilitation program.Program Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat adalah program pembinaan wilayah dalam hal pencegahan kedisabilitasan/kecacatan, deteksi dan rehabilitasi/habilitasi segala aspek kehidupan untuk pemberdayaan Penyandang Disabilitas, keluarga dan masyarakat. Pada tugas skripsi ini penulis mengangkat masalah, bagaimana membuat sistem informasi pendataan dan dapat di implementasikan pada organisasi Pusat Studi dan Informasi Kedisabilitasan Indonesia.
Untuk mendukung perancangan system informasi ini penulis mengumpulkan informasi melalui observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Program ini dibuat dengan Bahasa pemograman PHP dan MySql sebagai basis data. Sistem ini menggunakan metode Sosfware Development Life Cycle (SDLC) dengan menggunakan salah satu modelnya yaitu model Waterfall dengan tahapan dalam perancangan ini meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak dan perangkat keras, perancangan sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan program yang dibuat.
Sistem Informasi yang dirancang ini dapat membantu organisasi Pusat Studi dan Informasi Kecacatan Indonesia dalam mengelola database, sehingga memudahkan dalam proses evaluasi dan monitoring program Rehabiliasi Bersumberdaya Masyarakat.
Kata kunci : Pemberdayaan, Disabilita
ANALISI PERBANDINGAN PENGGUNAAN BANDWIDTH APLIKASI CONFERENSI ONLINE PADA WEBEX, GOOGLE MEET DAN ZOOM
During this pandemic, conference calls or often called concall became a tool that was often used due to government regulations regarding the new COVID-19. Due to these regulations the concall application is commonly used by all agencies. Because of this, new users of concall applications haveincreased and many of these new users still do not understand which applications are suitable for the network in their area. Therefore, researchers made research to provide information about QoS (Quality Of Service) from several applications, namely Google Meet, Webex, and Zoom. In thisstudy, researchers conducted research with 20 PC clients who were given network boundaries of 0%, 25%, 50%, and 75% using the Queue Tree andPCQ methods.
In the study, there were 3 stages in the process, namely preparation, data collection, and data processing. The variables used by researchers areDelay, Jitter, Packet Loss, and Throughput. These variables are retrieved using the Wireshark application on the client pc. In this study, researchers used the Queue Tree and PCQ methods to provide dynamic limits to the user and to be able to limit accordingly for each application hierarchically.
In this study, it is known that some applications have a very significant decrease in performance when the confined network reaches 50% or more of the total network obtained by the researcher when conducting the research. Thus the researchers hope that with this study readers can get information about which applications are good for use in their respective areas which have different speeds.Pada masa pandemi ini conference call atau sering juga disebut concall menjadi sarana yang sering digunakan karena adanya peraturan pemerintahsoal COVID-19 yang baru. Dikarenakan peraturan tersebut aplikasi concall menjadi hal yang biasa digunakan oleh semua instansi. Dikarena haltersebut maka pengguna baru aplikasi-aplikasi concall menjadi melonjak dan banyak dari pengguna baru tersebut yang masih belum mengerti aplikasi mana yang cocok dengan jaringan di daerahnya. Oleh sebab itu, peneliti membuat penelitian untuk memberikan informasi tentang QoS (Quality Of Service) dari beberapa aplikasi yakni Google Meet, Webex, dan Zoom. Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian dengan client sebanyak 20 PCyang diberikan batasan jaringan sebanyak 0%, 25%, 50%, dan 75% menggunakan metode Queue Tree dan PCQ.
Pada penelitian terdapat 3 tahapan dalam pengerjaannya yakni persiapan, pengumpulan data, dan pengolahan data. variabel yang digunakanoleh peneliti adalah Delay, Jitter, Packet Loss, dan Throughput. Variabel-variabel tersebut diambil menggunakan aplikasi Wireshark yang ada pada pc client. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode Queue Tree dan PCQ untuk memberikan limit yang dinamis kepada user dan agar dapatmelakukan limit sesuai dari setiap aplikasi secara Hierarcy.
Pada penelitian tersebut diketahui bahwa beberapa aplikasi memliki penurunan performa yang sangat signifikan saat jaringan yang dilimitmencapai 50% atau lebih dari total jaringan yang didapat oleh peneliti saat melakukan penelitian. Dengan demikian peneliti berharap denganpenelitian ini pembaca dapat mendapatkan informasi tentang aplikasi mana yang bagus digunakan di daerah mereka masing-masing yang memilikikecepatan berbeda-beda
Analisis Faktor Optimasi untuk Data Warehouse dengan Data Tabungan pada Bank XYZ
Berkembangnya proses teknologi informasi dimanfaatkan oleh banyak perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnisnya, yaitu dengan cara penyajian data yang terintegrasi dan konsisten. Data warehouse merupakan suatu ilmu yang menunjang proses analisis perusahaan, dengan cara menyediakan data yang terintegrasi dari berbagai sumber basis data. Seiring dengan bertambahnya jumlah dan kompleksitas data, perusahaan yang menggunakan media komputer untuk menyimpan datanya akan memerlukan resource yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pemprosesan data yang banyak ini tentunya memerlukan media penyimpanan berupa basis data yang optimal, sehingga proses analisis dari perusahaan tersebut dapat berjalan secara cepat dan efisien. Pada penelitian ini, penulis akan membangun data warehouse dengan membuat tabel kondisi awal, membuat mapping untuk memasukkan data-data yang diperlukan, membuat tabel optimasi dengan 7 kondisi yang berbeda dari kombinasi partisi, bucketing, dan kompresi, lalu menganalisis performa dari tabel tersebut menggunakan query yang akan sering digunakan untuk analisis sederhana. Performa yang akan dianalisis pada penelitian ini adalah dari segi waktu jalan query dan ruang penyimpanan yang digunakan oleh masing-masing tabel. Berdasarkan pengujian dari penelitian ini dengan menggunakan 3 query, dihasilkan kesimpulan bahwa penggunaan partisi dan bucketing mempercepat rata-rata jalannya query sebesar 28%, sementara penggunaan kompresi data mempengaruhi rata-rata ukuran ruang penyimpanan data sebesar 8 hingga 30 kali lebih kecil jika dibandingkan dengan tabel yang tidak dikompresi, namun penggunaan kompresi ini memperlambat rata-rata jalannya waktu query sebesar 77% atau sekitar hampir dua kali lipat
Penerapan Metode User Centered Design (UCD) Dalam Pembangunan Layanan Online Jual Beli Barang Bekas
Setiap tahun banyak mahasiswa merantau dari berbagai daerah di Indonesia ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan, diwaktu yang sama ada pula yang telah lulus. Sebagian yang telah lulus memilih untuk kembali ke daerah asalnya atau bekerja di luar kota. Mahasiswa baru yang datang merantau biasa memilih kos sebagai tempat tinggal dan membutuhkan perabotan kos. Diwaktu yang sama, mahasiswa yang telah lulus membutuhkan tempat untuk menampung perabotan kosnya karena tidak mungkin dibawa semua perabotannya. Dari permasalahan tersebut penulis membuat aplikasi website jual beli barang bekas kos, dengan tujuan untuk membantu menghubungkan penjual dan pembeli yang membutuhkan perabotan kos bekas yang dapat menjual secara satuan, sepaket, atau bertransaksi dengan cara barter. Aplikasi website jual beli perabotan kos bekas ini disusun dengan menggunakan metode User Center Design (UCD). Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa, dan orang umum yang sedang kos di kota Yogyakarta. Proses terakhir yaitu melakukan pengujian dengan menggunakan usability testing. Responden yang terlibat dalam pengujian ini berjumlah 22 orang. Hasil akhir dari penelitian yang dilakukan mendapat rata-rata 93% untuk member sebagai pembeli dan 92% untuk member sebagai penjual. Kesimpulan dari hasil tersebut menunjukkan bahwa wesbite yang telah dibangun sudah usable