38535 research outputs found
Sort by
PENGARUH EKSTRAK HOLOTHURIA SCABRA TERHADAP PROSES INDUKSI ADIPOGENESIS PADA SEL PUNCA UMBILIKAL: KAJIAN NF-KB
Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat
baik di negara maju maupun berkembang. Menurut WHO, lebih dari 2,5 miliar orang
dewasa mengalami kelebihan berat badan dengan 890 juta di antaranya tergolong obesitas.
Adipogenesis, proses pembentukan sel lemak baru, merupakan mekanisme kunci dalam
perkembangan obesitas dan melibatkan jalur molekuler kompleks termasuk aktivasi
Nuclear Factor-kappa B (NF-κB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekstrak
teripang pasir (Holothuria scabra) terhadap kadar NF-κB dalam proses induksi
adipogenesis pada sel punca umbilikal. Metode yang digunakan meliputi kultur sel punca
umbilikal, ekstraksi bahan alam H. scabra, induksi adipogenesis, dan analisis ekspresi
protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak H. scabra pada konsentrasi 9 mg/ml
dan 19 mg/ml mampu secara signifikan menurunkan kadar NF-κB melalui penghambatan
aktivasi IKK dan degradasi IκBα, yang menghalangi translokasi NF-κB ke nukleus,
sehingga menurunkan ekspresi gen-gen adipogenik. Berbagai senyawa bioaktif dalam
ekstrak H. scabra seperti saponin, triterpenoid, dan polifenol berperan dalam memodulasi
respons inflamasi dan menghambat diferensiasi adiposit. Temuan ini memberikan dasar
ilmiah bagi pengembangan produk nutraseutikal atau farmaseutikal berbasis ekstrak H.
scabra untuk pencegahan atau penanganan obesitas.
Kata kunci:
Adipogenesis, Holothuria scabra, NF-κB, obesitas, sel punc
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN HIV POSITIF DI RSUD KOTA TANGERANG PERIODE TAHUN 2022 - 2024
Pendahuluan : HIV merupakan masalah kesehatan global yang serius karena menyerang
sistem imun dan dapat berkembang menjadi AIDS tanpa pengobatan. Pada tahun 2022,
sekitar 39 juta orang hidup dengan HIV secara global, dengan 540.000 kasus di Indonesia
dan lebih dari 1.200 kasus baru di Kota Tangerang selama 2022–2023, di mana RSUD Kota
Tangerang menjadi rujukan utama pasien HIV. Penelitian ini bertujuan mengetahui
hubungan antara karakteristik demografis dan kepatuhan pengobatan pasien HIV positif di
RSUD Kota Tangerang periode 2022– 2024.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional cross-sectional dengan
data sekunder dari rekam medis 374 pasien yang diambil melalui total sampling.
Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa usia (p=0,324),
jenis kelamin (p=0,923), dan tingkat pendidikan (p=0,258) tidak berhubungan signifikan
dengan kepatuhan pengobatan, namun jenis pekerjaan memiliki hubungan signifikan
(p=0,002).
Kesimpulan: Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel demografis yang diteliti,
yakni usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan, tidak memiliki hubungan yang
signifikan dengan tingkat kepatuhan terhadap terapi antiretroviral (ARV).
Kata kunci: cross-sectional, HIV/AIDS, karakteristik demografis, kepatuhan pengobatan,
RSUD Kota Tangeran
Pemanfaatan ChatGPT sebagai Asisten Belajar Matematika Tinjauan Kualitatif terhadap Pengalaman Siswa
SK DEKAN, Berita acara, Absesnsi, dan dan nilai Peng. Pemb. PKn Kelas 5B semeester gasal 2024/2025
Berkas Ganjil 2425 Pengolahan Sinyal Digital
Terdiri dari berkas
Surat Tugas Mengajar
BAP Perkuliahan PSD
Kehadiran PSD
Nilai PS