38535 research outputs found
Sort by
The Effect of Corporate Governance, Profitability, Liquidity, and Solvency on Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure: A Literature Review
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh Corporate Governance, Profitabilitas, Likuiditas, dan
Solvabilitas terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) Disclosure melalui pendekatan literatur
review. Corporate Governance, sebagai kerangka kerja pengelolaan perusahaan, diharapkan dapat
memberikan landasan untuk praktik tanggung jawab sosial. Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas,
sebagai faktor finansial krusial, dianggap memiliki potensi untuk memengaruhi keputusan perusahaan
dalam mengungkapkan informasi terkait CSR. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur
review, dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis temuan-temuan terkini dalam literatur
akademis. Hasil literatur review ini memberikan wawasan mendalam mengenai hubungan antara
variabel-variabel tersebut dan CSR Disclosure, sekaligus merinci kontribusi masing-masing faktor
terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Temuan literatur mendukung konsep
bahwa Corporate Governance yang efektif dapat mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan
tanggung jawab sosial dalam keputusan bisnis mereka. Sementara itu, faktor finansial seperti
Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas juga ditemukan memiliki dampak signifikan terhadap intensitas
dan kualitas pengungkapan CSR. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman terkini
mengenai keterkaitan antara faktor-faktor tersebut dan pengungkapan tanggung jawab sosial
perusahaan. Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu perusahaan dalam merancang kebijakan
CSR yang lebih efektif, menggabungkan aspek keuangan dan tata kelola perusahaan untuk mencapai
tujuan keberlanjutan dengan lebih optimal
HAKI Video Pengmas Edukasi Parenting Komunikasi Dua Arah Dengan Anak Di TK Aisyiyah Pandeglang
KTI-TKV-2110033008-ANITA JULIANTHI-REPOSITORY
Latar Belakang: Patent Foramen Ovale adalah kondisi adanya celah pada septum inter
atrium akibat kegagalan penutupan foramen ovale setelah bayi lahir sehingga dapat
terjadi aliran paradoks right to left shunt. Insiden PFO terjadi sekitar 25% atau 1 dari 4
orang dalam populasi Masyarakat di dunia. Ketika bayi lahir, tekanan atrium kiri dapat
meningkat sehingga menyebabkan penutupan patent foramen ovale secara fungsional.
Pada pasien dewasa PFO memerlukan tata laksana penutupan untuk mencegah terjadinya
gejala seperti migrain dan stroke kriptogenik berulang. Metode: penelitian ini adalah
studi kasus pada seorang pasien dewasa diagnosa Patent Foramen Ovale dengan riwayat
gejala bicara cadel serta sempoyongan lalu pingsan yang dilakukan tindakan
transcatheter closure di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM). Data penelitian
diambil dari data sekunder bulan Januari - Mei 2024. Hasil: pada kasus ini, selama
tindakan PFO Closure berlangsung terjadi perubahan irama EKG, denyut nadi, penurunan
tekanan darah pasien, serta adanya risiko seperti luka puncture. Kesimpulan:
pemantauan hemodinamik pada tindakan transcatheter closure pasien Patent Foramen
Ovale perlu diperhatikan selama tindakan berlangsung untuk mengidentifikasi perubahan
yang dapat terjadi. Selain itu, perlu juga diperhatikan risiko dan komplikasi yang terjadi
selama tindakan PFO Closure.
Kata Kunci: patent foramen ovale, transcatheter closure, bicara cadel, hemodinami
Tugas Tambahan - sebagai Ketua Senat FTII [Periode: 2024-2028]
Tugas Tambahan - sebagai Ketua Senat FTII [Periode: 2024-2028]
Firman Noor Hasan, S.Kom., MTI
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Mulai berlaku sampai dengan ...
06 Agustus 2024 s/d 06 Agustus 202
TINGKAT KEPUASAN TERAPI, KEPATUHAN, DAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JATIMAKMUR
TINGKAT KEPUASAN TERAPI, KEPATUHAN, DAN KUALITAS HIDUP
PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JATIMAKMUR
Novita Ayu Lestari
1904015087
DM adalah penyakit kronis serius yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi
cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah), atau ketika tubuh tidak mampu
menggunakan insulin secara efektif. Penyakit kronis seperti DM sangat erat
kaitannya dengan kepuasan terapi sehingga mempengaruhi kepatuhan minum obat
dan merupakan faktor penting dalam kualitas hidup pasien DM. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kepuasan terapi, kepatuhan
minum obat dan kualitas hidup pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif observasional dengan desain cross-sectional teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner SATMED-Q (Kepuasan terapi),
MARS-5 (Kepatuhan Minum obat), EQ5D5L & EQ-VAS (Kualitas Hidup).
Berdasarkan hasil penelitian pada bulan Juni-Agustus 2023 terdapat 111 pasien
didapatkan rata-rata kepuasan terapi sebesar 69,70 termasuk kategori “puas”,
tingkat kepatuhan minum obat rata-rata 21,93 termasuk kategori “kepatuhan
sedang”, tingkat kualitas hidup pasien termasuk dalam kategori “kualitas hidup
tinggi” dengan nilai rata-rata keseluruhan skor (EQ-5D-5L & EQ-VAS) diperoleh
nilai sebesar 0,81 & 75,54. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara
kepatuhan minum obat (MARS-5) dengan kualitas hidup pasien (EQ-VAS) (p
value = 0,039) dan nilai koefisien korelasi (r = 0,197) dengan kategori lemah, dan
tidak terdapat hubungan antara kepuasan terapi dengan kepatuhan minum obat (p
value = 0,164 r = 0,133), dan kualitas hidup (EQ5D5L & EQ-VAS) (p value =
0,706 r = -0,036 dan p value = 0,081 r = 0,166). Dapat disimpulkan bahwa jika
kepatuhan minumobat pasien semakin ditingkatkan maka kualitas hidup pasien
diabetes melitus tipe 2 akan meningkat.
Kata Kunci : DM tipe 2, kepuasan terapi, kepatuhan minum obat, kualitas hidu