38535 research outputs found
Sort by
Bukti Pengajaran - Semester Antara TA.2024/2025
Bukti Pengajaran - Semester Antara TA.2024/2025
Firman Noor Hasan, S.Kom., MTI
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamk
GAMBARAN POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PASCA BENCANA GEMPA BUMI PADA SISWA KELAS 5 DAN 6 SDN IBU JENAB 2 DI KAPUBATEN CIANJUR TAHUN 2023-2024
Gempa bumi merupakan salah satu kejadian bencana alam yang menyebabkan seseorang
mengalami Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) yang merupakan sekumpulan
gangguan traumatic terhadap kondisi emosional dan sosial seseorang. Tujuan: dari
penelitian ini adalah mengetahui gambaran Post Traumatic Stress Disorder pada anak-anak
siswa kelas 5 dan 6 sdn ibu jenab 2 dikabupaten cianjur. Jenis penelitian menggunakan
metode kuantitatif dengan desain analisis deskriftif. Sampel pada penelitian ini sebanyak
120 responden dengan metode pengambilan sampel yaitu Total sampling. Hasil: penelitian
ini menggunakan data primer dengan instrument kuisioner yang menggunakan uji univariat
dengan berisikan karakteristik responden berupa usia dengan mayoritas 12 tahun 58 orang
(48,3%), jenis kelamin dengan mayoritas perempuan 61 orang (50,8%). Simpulan: pada
penelitian ini yang mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) 4orang (3,3%) dan
saran bagi peneliti selanjutnya bisa menjadi sumber dan menyelidiki lebih dalam dampak
dan sosioekonomi responden.
Kata Kunci:
Gambaran Post-Traumatic Strees Disorder (PTSD
PENGARUH KONSUMSI SUSU UHT DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA FK UHAMKA ANGKATAN 2021-2024
Latar Belakang: Acne Vulgaris (AV) merupakan salah satu masalah dermatologi yang
sering dialami mahasiswa, terutama pada usia remaja akhir dan dewasa muda. Acne
Vulgaris dapat disebabkan oleh faktor makanan dan minuman, salah satunya susu UHT.
Susu UHT memiliki kadar hormon IGF-1 yang tinggi sehingga menyebabkan peningkatan
kadar hormon androgen yang mengakibatkan peningkatan produksi sebum. Kondisi ini
memicu pembentukan komedo dan akhirnya timbul AV. Jumlah konsumsi susu di
Indonesia saat ini telah meningkat dengan susu UHT menjadi susu yang paling sering
dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan susu UHT mudah ditemukan, portabel,
dan tersedia untuk diminum kapan saja. Tujuan: mengetahui pengaruh konsumsi susu
UHT dengan kejadian Acne Vulgaris pada mahasiswa FK UHAMKA angkatan 2021-2024.
Metode: penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 74
sampel dengan metode simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner
yang didesain oleh peneliti yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kuesioner PSS-10,
dan penilaian fotografi wajah Acne Vulgaris. Data dianalisis dengan uji chi-square melalui
aplikasi SPSS versi 26. Hasil: dari hasil uji chi-square didapatkan nilai P sebesar 0,05 (P
£ 0,5). Kesimpulan: terdapat hubungan antara konsumsi susu UHT dengan kejadian Acne
Vulgaris pada mahasiswa FK UHAMKA angkatan 2021-2024.
Kata kunci: Acne Vulgaris, Susu UHT, mahasisw
Sertifikat Partisipasi utusan Uhamka pada SEATEACHER Evaluation Meeting, yang diadakan di Univ Brawijaya
(JOSH - S4) - Andriani, Hasan [2025-07-31]
his study aims to conduct sentiment analysis on user reviews of the Riliv: Mental Health App on Google Play Store using the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The analysis process includes review data collection via web scraping, text cleaning using text preprocessing, automatic labeling based on rating scores, data transformation using the TF-IDF method, data splitting with Stratified K-Fold Cross Validation, SVM model training, and performance evaluation. The dataset comprises 2,000 reviews with an imbalanced label distribution: positive (75,3%), netral (5,3%), and negative (19,4%). The classification results show that the SVM model achieved an accuracy of 85.56%. It performed well in identifying positive sentiment with an f1-score of 0.96 and negative sentiment with 0.69. However, the model failed to classify neutral sentiment due to the small number of data, which was insufficient for meaningful pattern recognition. Evaluation and visualization results indicate that label imbalance is a major challenge. Therefore, additional strategies such as data balancing, class weighting, or the use of alternative algorithms are necessary. This research is expected to serve as a foundation for developing a more accurate and fair sentiment analysis system across all sentiment categories in the context of digital mental health services