38535 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET DENGAN GAMBARAN KOGNITIF BERDASARKAN PEMERIKSAAN QEEG DAN PRESTASI AKADEMIK PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 KOTA TANGERANG
Penggunaan gadget yang semakin tinggi di kalangan remaja menimbulkan kekhawatiran
terhadap dampaknya terhadap fungsi kognitif dan prestasi akademik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan gadget dengan
gambaran kognitif berdasarkan pemeriksaan Quantitative Electroencephalography
(QEEG) dan prestasi akademik pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Kota Tangerang.
Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, melibatkan
49 responden yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data intensitas penggunaan
gadget diperoleh melalui kuesioner Internet Addiction Test (IAT), gambaran kognitif
diukur melalui pemeriksaan QEEG, dan prestasi akademik berdasarkan nilai rapot. Hasil
uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas
penggunaan gadget dengan gambaran kognitif (p = 0,036). Namun, hasil uji ANOVA
menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget
dengan prestasi akademik (p = 0,773). Kesimpulan dari penelitian adalah intensitas
penggunaan gadget berpengaruh terhadap aktivitas otak di area T3 yang berkaitan dengan
fungsi memori verbal, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik
siswa.
Kata kunci : Gadget, QEEG, Fungsi Kognitif, Prestasi Akademik, Remaj
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN HISTOPATOLOGI PASIEN TUMOR TIROID DI RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG PERIODE 2020-2024
Kasus kanker tiroid di Indonesia ada diurutan ke-12 dengan insiden 4,6 per 100.000 kasus
dengan rata rata kematian 0,76 per 100.000 kasus. Kanker tiroid merupakan kanker yang
paling sering didiagnosis dibanyak bagian dunia, terutama di kalangan dewasa muda
kisaran 20 – 44 tahun. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional, kemudian akan dilihat karakteristik usia dan jenis kelamin, gambaran
histopatologi, dan hubungan antara diagnosis tumor dengan usia dan jenis kelamin dari
pasien tumor tiroid di RS AN-NISA Tangerang pada periode 2020 – 2024. Dari 101 kasus
yang diambil tumor tiroid jinak yang paling banyak adalah adenomatous goiter 47
(46,53%). Tumor tiroid ganas yang terbanyak yaitu Papillary Carcinoma tercatat pada 25
orang (24,75%). Perempuan lebih banyak dengan jumlah 90 orang (89,10%) dibandingkan
dengan laki - laki 11 orang (10,89%). Kelompok usia yang paling banyak didiagnosis
menurut hasil penelitian ini adalah kelompok usia 19–44 tahun, dengan jumlah 52 orang
(51,48%). Uji analisis statistik Chi-Square menunjukkan hasil hubungan antara usia
dengan diagnosis histopatologi (jinak dan ganas) menunjukkan hasil P-value 0.258. Hasil
uji analisis statistik Chi-Square hubungan antara jenis kelamin dengan diagnosis
histopatologi (jinak dan ganas) didapatkan hasil P-value 0,586. Keduanya menunjukkan
hasil P-value lebih besar dari 0,05 yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara usia
dan jenis kelamin terhadap diagnosis tumor tiroid baik jinak maupun ganas.
Kata Kunci : Tumor tiroid, Kanker Tiroid, Histopatologi. Adenomatous Goiter, Papillary
Carcinoma Thyroid
KTI-TKV-2010033013-GHINA NUR SHAFA-REPOSITORY
Latar Belakang: Coronary Artery Disease (CAD) merupakan berkurangnya pasokan
darah menyebabkan tidak terpenuhinya metabolisme miokardium yang menyebabkan
kematian sel, fibrosis, pembesaran dan pelebaran ventrikel kiri. CAD merupakan akibat
dari pengerasan plak aterosklerosis. Treadmill Test adalah diagnostik non Invasif dengan
menggunakan cara memeberikan stres fisiologis yang dapat menyebabkan abnormalitas
EKG yang tidak ditemukan pada saat istirahat. Salah satu modalitas untuk mendeteksi
Coronary Artery Disease (CAD) adalah treadmill test. Metode: Studi Kasus, pada pasien
yang telah menjalanankan pemeriksaan treadmill test dan melaksanakan prosedur
pemeriksaan menggunakan protokol bruce. Hasil: Pada kasus Tn.D terdapat perubahan
gambaran EKG pada hasil treadmill test pada pre PCI terdapat ST elevasi dan pada hasil
post PCI tidak ada gambaran ST elevasi. Kesimpulan: Tidak terdapat gambaran ST elevasi
dan nyeri dada hilang. Hal tersebut menunjukan tindakan PCI pada pasien dengan
Coronary Artery Disease (CAD) menunjukan hasil perubahan yang signifikan.
Kata Kunci: Coronary Artery Disease, Elektrokardiogram, Treadmill Test.
Daftar Pustaka: 30 (2018-2024
KTI-TKV-2110033005-SYALAITA SHAFA SALSABILA-REPOSITORY
Latar Belakang: STEMI bisa terjadi akibat aliran darah di arteri koroner yang tiba -tiba
terhenti karena adanya penyumbatan, yang disebabkan oleh pecahnya plak lemak dalam
pembuluh darah koroner. Hal ini menyebabkan aliran darah ke otot jantung terganggu,
yang mengakibatkan iskemia yang signifikan dan berlangsung lama. Oleh karena itu,
Pemantauan Hemodinamik yang tepat dan efektif dalam pengelolaan STEMI Inferior
selama Tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) sangat penting untuk
mencegah komplikasi dan meningkatkan hasil pengobatan. Metode: penelitian ini adalah
studi kasus pada seorang pasien dewasa diagnosa ST Elevation Myocardial Infraction
(Stemi) Inferior dengan Riwayat gejala nyeri dada yang dilakukan Tindakan Percutaneous
Coronary Intervention (Pci) di RSUD Kabupaten Tangerang. Data penelitian yang diambil
dari data sekunder bulan Januari - Mei 2024. Hasil: pada kasus ini, selama Tindakan PCI
berlangsung terjadi penurunan dan penaikan hemodinamik serta adanya Premature
Ventricular Contraction (PVC). Kesimpulan: pasien mendapatkan Tindakan PCI dan saat
Pemantauan Hemodinamik ditemukan adanya PVC karena Oksigenasi yang berkurang.
Kata Kunci: STEMI Inferior, Pemantauan Hemodinamik, Percutaneous Coronary
Intervention (PCI)
Daftar Pustaka: 27 (2017-2023
Tindak Tutur dalam Novel Ayah Karya Andrea Hirata: Analisis Berdasarkan Teori John R. Searle
Gaya Komunikasi Asertif Ustadz Nasrullah pada Program Netizen Bertanya Ustadz Menjawab dalam Youtube @TVMU
Dakwah di era digital saat ini, tidak lagi terbatas pada ceramah tatap muka di masjid atau forum-forum keagamaan, melainkan telah meluas ke berbagai platform media sosial dan program berbasis daring. Perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat komunikasi antar manusia menjadi lebih mudah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi asertif Ustadz Nasrullah dalam menyampaikan pesan dakwah dalam program Netizen Bertanya Ustadz Menjawab di YouTube @tvMu. Fokus penelitian ini adalah pada aspek ketegasan, keteguhan, dan kesopanan mengacu pada ndicator yang dirumuskan oleh Doris Hulbert. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) untuk mengkaji bentuk-bentuk komunikasi asertif yang ditampilkan dalam tayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Nasrullah secara konsisten menerapkan gaya komunikasi asertif yang menyeimbangkan antara penyampaian yang tegas dan sikap yang santun, sehingga pesan dakwah dapat diterima secara luas oleh audiens digital