Jurnal Transportasi
Not a member yet
    512 research outputs found

    KINERJA LALU LINTAS AKIBAT PENGOPERASIAN PERTASHOP P92506 DI KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    Abstract   Pertashop is a small-scale Pertamina product service, with promising benefits. One of the advantages of Perta-shop is that it sells official Pertamina Fuel Oil products which are directly supplied by using Pertamina tank cars, so that the supply and quality of the products are guaranteed. With this description, it is necessary to ana-lyze the impact of Pertashop on traffic on the surrounding roads. This study aims to analyze traffic performance and predict traffic performance due to the operation of Pertashop P92506 for the next 5 years. This study uses primary data and secondary data. Primary data includes traffic volume and vehicle travel speed, while secon-dary data includes Pertashop site plan and vehicle growth data. This study shows that traffic performance, both on weekdays and on holidays, is very good, with a service level of A. Traffic performance for the next 5 years is also still very good, with a level of service A.   Keywords: traffic; traffic performance; traffic volume; speed; level of service     Abstrak   Pertashop merupakan layanan produk pertamina skala kecil, dengan keuntungan yang menjanjikan. Salah satu keunggulan Pertashop adalah menjual produk resmi Bahan Bakar Minyak Pertamina yang langsung dipasok dengan menggunakan mobil tangki Pertamina, sehingga pasokan dan kualitas produknya sangat terjamin. Dengan uraian tersebut, diperlukan analisis akan dampak Pertashop terhadap ruas lalu lintas di jalan sekitar. Studi ini bertujuan menganalisis kinerja lalu lintas dan memprediksi kinerja lalu lintas akibat pengoperasian Pertashop P92506 untuk 5 tahun mendatang. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer meliputi volume lalu lintas dan kecepatan tempuh kendaraan, sedangkan data sekunder meliputi site plan Perta-shop dan data pertumbuhan kendaraan. Studi ini menunjukkan bahwa kinerja lalu lintas, baik di hari kerja maupun di hari libur, adalah sangat baik, dengan tingkat pelayanannya A. Kinerja lalu lintas untuk kurun waktu 5 tahun mendatang juga masih sangat baik, dengan tingkat pelayanan masih A.   Kata-kata kunci: lalu lintas; kinerja lalu lintas; volume lalu lintas; kecepatan; tingkat pelayana

    PENINGKATAN KESELAMATAN JALAN PADA BLACK SPOT JALAN PROVINSI DI KABUPATEN SLEMAN

    Get PDF
    Abstract   The fatality rate of traffic accidents in Sleman Regency is increasing every year. This study aims to identify black spots and set priorities for repairing road infrastructure components needed to improve road safety on 3 provincial roads in Sleman Regency. The black spot is determined using the Accident Equivalence Number Method and the Upper Control Limit. The evaluation carried out resulted in the 3 worst segments on each observed road segment. The results of the road safety evaluation show that the technical implementation of traffic management and engineering, the technical use of road components, and the technicality of road equipment are the 3 technical requirements of the road with the lowest level of application. To improve road safety, this study recommends adding rumble strips, adding signs, relocating roadside hazards, and adding sidewalks and crossing zones.   Keywords: fatality; black spots; traffic accident; road; road safety.     Abstrak   Tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sleman meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi black spot dan menetapkan prioritas perbaikan komponen infrastruktur jalan yang diperlukan untuk meningkatkan keselamatan jalan di 3 ruas jalan provinsi di Kabupaten Sleman. Black spot ditentukan dengan menggunakan Metode Angka Ekivalensi Kecelakaan dan Batas Kontrol Atas. Evaluasi yang dilakukan menghasilkan 3 segmen terburuk pada setiap ruas jalan yang diamati. Hasil evaluasi keselamatan jalan menunjukkan bahwa teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas, teknis pemanfaatan bagian-bagian jalan, dan teknis perlengkapan jalan merupakan 3 persyaratan teknis jalan dengan tingkat penerapan terendah. Untuk meningkatkan keselamatan jalan, studi ini merekomendasikan penambahan rumble strip, penambahan rambu, merelokasi hazard yang terdapat di tepi jalan, serta penambahan trotoar dan zona penyeberangan.   Kata-kata kunci: fatalitas; black spot; kecelakaan lalu lintas; jalan; keselamatan jalan

    PEMENUHAN STANDAR TEKNIS FASILITAS PEJALAN KAKI KAWASAN CENTRAL BUSINESS DISTRICT JAKARTA

    Get PDF
    Abstract   The City of Jakarta has changed the paradigm of urban transportation development since 2016, with the priority of transportation development is for pedestrians and cyclists. The Jakarta Provincial Government has built 329 km of new sidewalks in the 2016–2019 period. This study aims to determine the fulfillment of technical stan-dards for pedestrian facilities in the Sudirman–Thamrin area, which is the largest Central Business District area in Jakarta, with a higher pedestrian volume than other areas. The area has a new sidewalk that was built to support the 2018 Asian Games in Jakarta. This study shows that the aspects of safety, comfort, accessibility, aesthetics, and connectivity, have an average technical suitability value from 86% to 98%. There are 15 para-meters out of 19 parameters, which have technical compliance with the parameters contained in the pedestrian guidelines, so it can be said that most of the pedestrian facilities built in the Sudirman–Thamrin Central Business District area have met the technical standard requirements contained in the Technical Guidelines for Pedestrian Facilities, issued by the Ministry of Public Works and Public Housing.   Keywords: transportation; sidewalk; pedestrian; pedestrian facilities; technical suitability     Abstrak   Kota Jakarta mengubah paradigma pembangunan transportasi kota sejak tahun 2016, dengan prioritas pem-bangunan transportasi adalah untuk pejalan kaki dan pesepeda. Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta telah membangun trotoar baru sepanjang 329 km pada kurun waktu 2016–2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan standar teknis fasilitas pejalan kaki pada kawasan Sudirman–Thamrin, yang merupakan kawasan Central Business District terbesar di Jakarta, dengan volume pejalan kaki yang lebih tinggi dibandingkan kawasan lainnya. Kawasan tersebut memiliki trotoar baru yang dibangun dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. Studi ini menujukkan bahwa aspek-aspek keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, estetika, dan konektivitas, mempunyai nilai rata-rata kesesuaian teknis antara 86% hingga 98%. Terdapat 15 parameter dari 19 parameter, memiliki kesesuaian teknis dengan parameter yang terdapat pada pedoman pejalan kaki, sehingga dapat dikatakan bahwa sebagian besar fasilitas pejalan kaki yang dibangun di kawasan Central Business District Sudirman–Thamrin telah memenuhi ketentuan teknis yang terdapat pada Pedoman Teknis Fasilitas Pejalan Kaki, yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.   Kata-kata kunci: transportasi; trotoar; pejalan kaki; fasilitas pejalan kaki; kesesuaian tekni

    PREDIKSI SISA UMUR PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE MEKANISTIK-EMPIRIK RUAS JALAN PROF. DR. WIRJONO PRODJODIKORO, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Abstract   Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro is part of the south arterial road of Yogyakarta, which connects collector roads in the vicinity. In fact, the planned age of the pavement is often not in accordance with what is happening in the field and suffers early damage. This study aims to determine the value of load repetitions and predict the remaining life of flexible pavement so that it can be a guide in handling road damage. The method used is a mechanistic-empirical method, using the KENPAVE program. This study shows that the pavement at Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro was able to accommodate the repetition load of 13,444,693 ESAL until perma-nent deformation occurred in the 8th year, 38,286,385 ESAL until rutting damage occurred in the 17th year, and 147,165,814 ESAL until fatigue cracking damage occurred in 36th year. Before the 8th year, the pavement must be repaired so as not to experience more severe damage.   Keywords: road; road pavement; flexible pavement; road damage; pavement age     Abstrak   Ruas Jalan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro merupakan bagian jalan arteri selatan Yogyakarta, yang menghu-bungkan jalan-jalan kolektor di sekitarnya. Pada kenyataannya, umur perkerasan jalan yang direncanakan seringkali tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan dan mengalami kerusakan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai repetisi beban dan memprediksi sisa umur perkerasan lentur agar dapat menjadi pedoman dalam melakukan penanganan kerusakan jalan. Metode yang digunakan adalah metode mekanistik-empirik, menggunakan program KENPAVE. Studi ini menunjukkan bahwa perkerasan jalan di Ruas Jalan Prof. Dr. Wiryono Prodjodikoro mampu mengakomodasi beban repetisi sebesar 13.444.693 ESAL sampai terjadi kerusakan permanent deformation pada tahun ke-8, sebesar 38.286.385 ESAL sampai terjadi kerusakan rutting pada tahun ke-17, dan sebesar 147.165.814 ESAL sampai terjadi kerusakan fatigue cracking pada tahun ke-36. Sebelum tahun ke-8, perkerasan harus diperbaiki agar tidak mengalami kerusakan yang lebih parah.   Kata-kata kunci: jalan; perkerasan jalan; perkerasan lentur; kerusakan jalan; umur perkerasan jala

    OPTIMALISASI KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI PELAYARAN RAKYAT RUTE BAUBAU–SIOMPU

    Get PDF
    Abstract   Improving the quality of service is absolutely necessary to create a positive perception of service users. If the service received is good, it will provide satisfaction and increase customer loyalty, which directly affects the income of ship owners. This study was conducted to determine the effect of customer satisfaction and loyalty on the quality of service on people’s shipping transportation, as well as to determine the initial design of the ship that can be used in the conditions of the Baubau–Siompu area. Data analysis uses validity and reliability tests and the initial design of the ship uses the provisions of the International Maritime Organization. This study shows that customer satisfaction and customer loyalty both affect the quality of existing services. However, the effect of customer satisfaction is greater than that of customer loyalty. In addition, although the score of service quality obtained is fairly high, the improvement of services on the Baubau–Siompu route needs to be improved, by implementing a ship design equipped with safety equipment, and with the main size of the ship length 17 m, ship width 3.8 m, ship draft 1.4 m, the speed of 12 knots, and the ship has a capacity of 40 passengers and 5 motorcycles.   Keywords: people\u27s shipping; service quality; customer satisfaction; customer loyalty; ship design     Abstrak   Peningkatan kualitas pelayanan mutlak diperlukan untuk memunculkan persepsi positif pengguna jasa layanan. Jika pelayanan yang diterima baik, akan didapat kepuasan dan peningkatan loyalitas pelanggan, yang secara langsung memengaruhi pendapatan pemilik kapal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap kualitas pelayanan pada transportasi pelayaran rakyat, serta mengetahui desain awal kapal yang dapat digunakan pada kondisi wilayah Baubau–Siompu. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas dan desain awal kapal menggunakan ketentuan International Maritime Organisation. Studi ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan sama-sama memengaruhi kualitas pelayanan yang ada. Namun, pengaruh kepuasan pelanggan lebih besar dengan dibandingkan dengan loyalitas pelanggan. Selain itu, meskipun nilai kualitas pelayanan yang diperoleh terbilang tinggi, namun peningkatan pelayanan pada trayek Baubau–Siompu perlu ditingkatkan, dengan menerapkan desain kapal yang dilengkapi dengan alat keselamatan, dan dengan ukuran utama kapal adalah panjang 17 m, lebar 3,8 m, sarat kapal 1,4 m, kecepatan 12 knots, serta kapasitas kapal 40 penumpang dan 5 sepeda motor.   Kata-kata kunci: pelayaran rakyat; kualitas pelayanan; kepuasan pelanggan; loyalitas pelanggan; desain kapa

    RANCANG BANGUN PARTICULATE REDUCER SEBAGAI UPAYA MENGURANGI EMISI GAS BUANG PADA KERETA INSPEKSI

    Get PDF
    Abstract   Air pollution is a process that causes changes in the composition of air from normal conditions, resulting in changes in air temperature. Air pollution is not only bad for health, but also has a negative impact on the environment. Currently, the Indonesian Railways Polytechnic has an Inspection Train which is not equipped with a device capable of reducing exhaust emissions. In this study, a particulate reducer was designed to reduce exhaust emissions on the Inspection Train. Furthermore, the design results were tested on the Inspection train, using 3 types of diesel fuel, namely Pertamina Dex, Dexlite, and Biosolar. This study shows that the particulate reducer designed in this study can significantly reduce emissions, namely 23.9% for Pertamina Dex fuel, 17.9% for Dexlite fuel, and 10.6% for Biosolar fuel.   Keywords: particulate reducer; air pollution; air temperature; diesel fuel.     Abstrak   Pencemaran udara adalah suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan pada komposisi udara dari keadaan normal, sehingga mengakibatkan temperatur udara berubah. Pencemaran udara ini tidak hanya berakibat buruk terhadap kesehatan, namun juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Saat ini Politeknik Perkeretaapian Indonesia memiliki Kereta Inspeksi yang belum dilengkapi dengan alat yang mampu mereduksi emisi gas buang. Pada studi ini dilakukan rancang bangun suatu particulate reducer, untuk mengurangi emisi gas buang pada Kereta Inspeksi tersebut. Selanjutnya hasil rancangan diuji-coba pada kereta Inspeksi, dengan menggunakan 3 jenis bahan bakar diesel, yaitu Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa particulate reducer yang dirancang pada studi ini dapat mengurangi emisi secara signifikan, yaitu 23,9% untuk bahan bakar jenis Pertamina Dex, 17,9% untuk bahan bakar jenis Dexlite, dan 10,6% untuk bahan bakar jenis Biosolar.   Kata-kata kunci: particulate reducer; pencemaran udara; temperatur udara; bahan bakar diesel

    OPTIMALISASI WAKTU HIJAU UNTUK MENGURANGI KADAR POLUSI UDARA PADA SIMPANG BERSINYAL PASIFIK DI KOTA TEGAL

    Get PDF
    Abstract   Air pollution is a process that causes changes in the composition of air from normal conditions, resulting in changes in air temperature. Air pollution is not only bad for health, but also has a negative impact on the environment. Currently, the Indonesian Railways Polytechnic has an Inspection Train which is not equipped with a device capable of reducing exhaust emissions. In this study, a particulate reducer was designed to reduce exhaust emissions on the Inspection Train. Furthermore, the design results were tested on the Inspection train, using 3 types of diesel fuel, namely Pertamina Dex, Dexlite, and Biosolar. This study shows that the particulate reducer designed in this study can significantly reduce emissions, namely 23.9% for Pertamina Dex fuel, 17.9% for Dexlite fuel, and 10.6% for Biosolar fuel.   Keywords: particulate reducer; air pollution; air temperature; diesel fuel.     Abstrak   Pencemaran udara adalah suatu proses yang menyebabkan terjadinya perubahan pada komposisi udara dari keadaan normal, sehingga mengakibatkan temperatur udara berubah. Pencemaran udara ini tidak hanya berakibat buruk terhadap kesehatan, namun juga berdampak buruk terhadap lingkungan. Saat ini Politeknik Perkeretaapian Indonesia memiliki Kereta Inspeksi yang belum dilengkapi dengan alat yang mampu mereduksi emisi gas buang. Pada studi ini dilakukan rancang bangun suatu particulate reducer, untuk mengurangi emisi gas buang pada Kereta Inspeksi tersebut. Selanjutnya hasil rancangan diuji-coba pada kereta Inspeksi, dengan menggunakan 3 jenis bahan bakar diesel, yaitu Pertamina Dex, Dexlite, dan Biosolar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa particulate reducer yang dirancang pada studi ini dapat mengurangi emisi secara signifikan, yaitu 23,9% untuk bahan bakar jenis Pertamina Dex, 17,9% untuk bahan bakar jenis Dexlite, dan 10,6% untuk bahan bakar jenis Biosolar.   Kata-kata kunci: particulate reducer; pencemaran udara; temperatur udara; bahan bakar diesel

    GAP ANTARA KEBUTUHAN OPERATOR PENGIRIMAN BARANG DAN STRATEGI ADMINISTRATOR KOTA TERHADAP UPAYA OPTIMASI LAST MILE DELIVERY

    Get PDF
    Abstract   Last mile delivery is the logistics transportation segment that has the most negative impacts and more likely to occur in urban areas. This negative impact will be felt by the urban citizens whose quality of life is guaranteed by the city administrator. On the other hand, logistics operators have limitations in changing their operating systems. The purpose of this study is to identify the gaps in the views of each stakeholder in realizing a solution to logistical problems, namely the Urban Consolidation Center, B20 Fuel, Limited Traffic Zone, and Fleet Renewal. Survey methods through questionnaires and interviews with logistics operators and city or govern-ment administrators were carried out to get each party\u27s views on problems. This study shows that, although both parties still lack knowledge of solutions to logistical problems, it is possible to implement these solutions.   Keywords: gap; last mile delivery; logistics transportation; logistics operator; urban area.     Abstrak   Last mile delivery merupakan segmen transportasi logistik yang paling banyak menuai dampak negatif serta mayoritas terjadi di kawasan urban. Dampak negatif tersebut akan dirasakan oleh masyarakat luas yang kualitas hidupnya menjadi tanggungan administrator kota. Di sisi lain, operator logistik memiliki keterbatasan dalam mengubah sistem operasinya. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi gap pandangan masing-masing pe-mangku kepentingan dalam mewujudkan suatu solusi terhadap permasalahan logistik, yaitu Urban Consolida-tion Center, Bahan bakar B20, Limited Traffic Zone, serta Pembaruan Armada. Metode survei melalui kuisioner dan wawancara kepada operator logistik dan administrator kota atau pemerintah dilakukan untuk mendapatkan pandangan masing-masing pihak terhadap masalah-masalah. Studi ini menunjukkan bahwa, walaupun kedua belah pihak masih memiliki pengetahuan yang kurang akan solusi permasalahan logistik, solusi tersebut mungkin untuk diimplementasikan.   Kata-kata kunci: gap; last mile delivery; transportasi logistik; operator logistik; kawasan urban

    KARAKTERISTIK PERGERAKAN PENUMPANG ANGKUTAN UMUM PERDESAAN DI KABUPATEN KUNINGAN

    Get PDF
    Abstract   The demand for rural public transportation is dominated by people who cannot access private vehicles. In terms of the number of operating routes and the performance of their services, currently rural public transport services tend to decline. The mobility of rural communities to reach social facilities can be hampered if there is no public transportation service, which in turn will reduce the quality of human resources in rural areas. This study focuses on the movement characteristics of rural public transport passengers in Kuningan Regency. Several rural transportation routes were taken as samples, namely route 030 Cilimus-Linggarjati, route 061 Cilimus-Mandirancan, and route 037 Lengkong-Rancakeusik. This study shows that the characteristics of the movement of rural public transport passengers are an integral part in an effort to maintain rural public transport services. These characteristics of passenger movement can be used to improve the performance of public transportation, become input for public transport operators, and become material for local governments to make policies   Keywords: rural public transportation; public transport routes; public transport services; public transport performance.     Abstrak   Permintaan angkutan umum perdesaan didominasi oleh masyarakat yang tidak dapat mengakses kendaraan pribadi. Dari sisi jumlah trayek yang beroperasi dan kinerja layanannya, saat ini layanan angkutan umum perdesaan cenderung semakin menurun. Mobilitas masyarakat perdesaan untuk menjangkau fasilitas sosial dapat terhambat jika tidak ada layanan angkutan umum, yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas sumber daya manusia di kawasan perdesaan. Studi ini berfokus pada karakteristik pergerakan penumpang angkutan umum perdesaan di Kabupaten Kuningan. Beberapa trayek angkutan perdesaan diambil sebagai sampel, yaitu trayek 030 Cilimus-Linggarjati, trayek 061 Cilimus-Mandirancan, dan trayek 037 Lengkong-Rancakeusik. Penelitian ini  menunjukkan bahwa karakteristik pergerakan penumpang angkutan umum perdesaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mempertahankan layanan angkutan umum perdesaan. Karakteristik pergerakan penumpang ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja angkutan umum, menjadi masukan bagi operator angkutan umum, serta menjadi bahan pemerintah daerah untuk membuat kebijakan.   Kata-kata kunci: angkutan umum perdesaan; trayek angkutan umum; layanan angkutan umum; kinerja angkutan umum

    MODULUS RESILIEN CAMPURAN BERASPAL MODIFIKASI POLIMER AC-WC MENGGUNAKAN FILLER GYPSUM

    Get PDF
    Abstract   The design of road pavement thickness uses the modulus of elasticity, to determine the coefficient of the pavement layer. The resilience modulus is the elastic modulus used in elastic theory. However, most road pavement materials are not perfectly elastic, because after receiving repeated loads, these materials will experience permanent deformation. The purpose of this study was to determine the effect of gypsum filler on the resilience modulus of the polymer modified asphalt mixture. This study shows that the modulus of resilience of the asphalt mixture at a temperature of 25°C without the use of gypsum filler is 5760 MPa. Mean-while, when using 1% gypsum filler, the mixed resilience modulus is 8389 MPa at a temperature of 25°C. The increase in the value of the resilience modulus indicates that at a temperature of 25°C, the addition of gypsum filler increases the performance of the asphalt mixture mechanistically.   Keywords: road pavement; gypsum; fillers; resilience modulus; polymer asphalt     Abstrak   Perancangan tebal perkerasan jalan menggunakan modulus elastisitas, guna menentukan koefisien lapis perkerasan tersebut. Modulus resilien adalah modulus elastis yang digunakan pada teori elastis. Tetapi keba-nyakan material perkerasan jalan tidak bersifat elastis sempurna, karena setelah menerima pengulangan beban, material ini akan mengalami deformasi permanen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh filler gypsum terhadap modulus resilien campuran beraspal modifikasi polimer. Studi ini menunjukkan bahwa modulus resilien campuran beraspal pada temperatur 25°C tanpa menggunakan filler gypsum adalah 5760 MPa. Sedangkan bila menggunakan filler gypsum 1%, modulus resilen campuran adalah 8389 MPa pada tem-peratur 25°C. Peningkatan nilai modulus resilien tersebut menunjukkan bahwa pada temperatur 25°C, penam-bahan filler gypsum meningkatkan kinerja campuran beraspal secara mekanistik.   Kata-kata kunci: perkerasan jalan; gypsum; filler; modulus resilien; aspal polime

    468

    full texts

    512

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Transportasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇