Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
PERSEPSI IBU HAMIL TERHADAP KONSUMSI DADIH SEBAGAI PANGAN PROBIOTIK TRADISIONAL: STUDI KUALITATIF
Dadih merupakan susu kerbau fermentasi tradisional khas Minangkabau yang kaya bakteri asam laktat (BAL) dan berpotensi sebagai pangan probiotik lokal. Tinjauan terbaru menunjukkan bahwa dadih didominasi oleh BAL dan khamir, dengan berbagai sifat fungsional: antimikroba, hipokolesterolemik, antimutagenik, antioksidan, imunomodulator, serta penghasil γ-aminobutyric acid (GABA) dan folat. Probiotik pada kehamilan semakin banyak diteliti, dinilai relatif aman bila menggunakan strain terstandar, dan berpotensi bermanfaat bagi luaran metabolik dan imun ibu dan bayi. Namun, belum banyak kajian yang mengeksplorasi persepsi ibu hamil terhadap konsumsi dadih sebagai pangan probiotik tradisional, terutama terkait manfaat, risiko, dan keamanan. Mengeksplorasi pandangan bidan dan produsen dadih terhadap konsumsi dadih selama kehamilan. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif. Partisipan meliputi ibu hamil, bidan, dan produsen dadih di salah satu kabupaten di Sumatera Barat dengan tradisi konsumsi dadih yang kuat. Pemilihan partisipan dilakukan secara purposif dan snowball hingga tercapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, diskusi kelompok terarah (FGD), dan observasi proses produksi dadih. Analisis dilakukan dengan analisis tematik menurut Braun dan Clarke. Hasil penelitian ditemukan bahwa dadih sebagai warisan budaya dan identitas lokal, persepsi manfaat dadih bagi kehamilan banyak didasarkan pada pengalaman turun-temurun, ambivalensi antara keyakinan manfaat dan kekhawatiran keamanan, terkait susu mentah dan higiene produksi dan harapan terhadap dadih “aman untuk ibu hamil” yang terstandar, higienis, dan didukung rekomendasi tenaga kesehatan. Untuk itu Diperlukan standardisasi produksi dadih dan edukasi berbasis bukti oleh tenaga kesehatan, serta penelitian lanjutan untuk mengembangkan produk dadih probiotik yang aman dan teruji bagi ibu hamil
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Matematika Kelas X MIPA SMAN 13 Padang
Critical thinking skills play a crucial role in education development, especially in the context of mathematics learning in schools. Unfortunately, research indicates that students\u27 critical thinking abilities in class X MIPA 2 at SMAN 13 Padang are still low. During the learning process, students tend to focus solely on the final formulas provided by their teachers without attempting to understand the underlying steps, often resorting to copying them into their notes. Therefore, this research aims to describe and analyze students\u27 critical thinking abilities in solving mathematics problems in class X MIPA at SMAN 13 Padang.The research employs a qualitative method with a descriptive research design. The research subjects involve all students in class X MIPA 2 at SMAN 13 Padang, selected through a purposive sampling technique. The research instruments consist of a critical thinking ability test followed by interviews with six students, each representing high, medium, and low-performing groups based on the critical thinking ability test results. The research findings indicate significant variations in the critical thinking abilities of students in class X MIPA 2 at SMAN 13 Padang. The high-performing group achieved 21.21%, the medium-performing group reached 63.63%, while the low-performing group only reached 15.15%
Noviya Ramdani Agustina PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH PDAM TIRTAWENING KOTA BANDUNG
Perkembangan akuntansi sektor publik di Indonesia yang semakin berkembang digunakan sebagai alat pengawasan dalam akuntabilitas laporan keuangan. Laporan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor publik terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan. Penelitian ini merupakan penelitian berjenis penelitian kuantitatif. Akuntansi sektor publik merupakan variabel independen (X) dan akuntabilitas kinerja istansi pemerintah PDAM Tirtawening Kota Bandung merupakan variabel (Y). Teknik penelitian sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah probability sampling, dengan sampel jenuh, dengan total responden sebanyak 37 orang. Data diperoleh dari hasil kuesioner yang disebar kepada responden. Data diolah dengan menggunakan IBM SPSS Statistic 25 dengan uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas data, analisis korelasi spearman rank, regresi linier sederhana, uji t. Penelitian menunjukan bahwa akuntansi sektor publik memiliki pengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah PDAM Tirtawening Kota Bandung.
KataKunci:AkuntansiSektorPublik. Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
 
PELATIHAN ETOS KERJA PADA SISWA UPT-LK PROVINSI RIAU
Secara etimologis, etos berasal dari bahasa Yunani “ethos†yang berarti karakter, watak kesusilaan, kebiasaan atau tujuan moral seseorang serta pandangan dunia mereka, yakni gambaran, cara bertindak ataupun gagasan yang paling komprehensif mengenai tatanan. Solusi yang ditawarkan setelah melihat permasalahan yang dialami oleh para Siswa UPT-LK Provinsi Riau adalah memberikan Pelatihan Etos Kerja. Metode pelatihan Etos Kerja dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi dan simulasi. Metode ceramah digunakan untuk memberikan konsep dasar tentang keterampilan dasar mengajar dan juga mengingat jumlah peserta sebanyak 50 orang pesert
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA MATA PELAJARAN IPA TENTANG ANATOMI TUBUH
SMP Muhammadiyah Rambah Hilir memiliki salah satu mata pelajaran yakni Ilmu Pengetahuan Alam. Dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam terdapat salah satu materi yang membahas tentang sistem anatomi tubuh manusia. Tujuan dari materi ini adalah agar siswa dapat belajar dan memahami sistem dan organ pada manusia. Terdapat beberapa kendala dalam proses belajar mengajar pada materi anatomi tubuh manusia yakni, minimnya media pembelajaran yang digunakan saat proses belajar mengajar sehingga membuat proses belajar mengajar kurang efektif. Salah satu solusi yang dapat menyelesaikan masalah ini adalah membangun media pembelajaran berbasis multimedia, sehingga para siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar menggunakan smartphone dan dapat memahami bagian-bagian rangka manusia secara efekti
SOSIALISASI BAHAYA KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE BAGI KESEHATAN MENTAL PADA SISWA SMPN 5 RAMBAH SAMO KAB. ROKAN HULU
Jaminan kepastian hukum mengenai hak-hak atas tanah diperlukan untuk menciptakan keadilan dalam penguasaan tanah antara berbagai elemen yang ada didalam suatu negara. Pengaturan hak-hak atas tanah harusnya berpihak kepada masyarakat kecil sehingga dapat menciptakan keadilan dan untuk memberikan kepastian hukum atas hak-hak kepemilikkan tanah masyarakat. Masyarakat kurang memahami arti pentingnya melakukan keabsahan formal terkait dengan kepemilikan tanah, hal ini mengakibatkan sering terjadi sengketa hak atas tanah, sebagai akibat dari tidak dilakukannya kegiatan pembinaan tentang keabsahan formal terhadap tanah yang ia miliki sebagaimana yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yangberalaku. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya  
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Kemampuan literasi merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa sebagai prasyarat kecakapan hidup abad ke-21. Menurut World Economic Forum pada tahun 2015, ada enam literasi dasar yang harus dimiliki siswa, salah satunya adalah kemampuan literasi numerasi. Literasi numerasi yang baik akan melahirkan siswa yang terampil menggunakan matematika dengan percaya diri di pembelajaran sekolah maupun di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu kemampuan literasi numerasi sangat penting dimiliki siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan literasi numerasi siswa SMP dengan menggunakan indikator kemampuan literasi numerasi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian adalah 19 siswa kelas VIII di salah satu SMP Swasta di Kabupaten Rokan Hulu. Teknik analisis data Miles dan Huberman digunakan pada penelitian ini. Dari hasil penelitian diperoleh nilai tes literasi numerasi siswa masih terletak di interval ≤40 yang termasuk kategori rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa belum sepenuhnya memahami apa yang dimaksud soal. Indikator yang paling rendah yaitu indikator ketiga yaitu menafsirkan hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru agar dapat mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa dalam pembelajaran di kelas
THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ LEARNING STYLES AND LANGUAGE LEARNING STRATEGIES IN JUNIOR HIGH SCHOOL
This study aims to determine whether there is a relationship between learning styles and language learning strategies of eighth-grade students at SMP N 1 Lembang Jaya. This study is a quantitative study using the correlational method. The researcher used 30 samples selected by random technique as many as 143 students from the entire population. The instruments used in this study used two types of questionnaires, namely (PLSPQ) and (SILL). Researchers conducted descriptive statistical tests and Pearson correlation tests. The results showed that auditory learning style was the most popular among pupils with an average of 3.1400 and the most frequently used English learning strategy was metacognitive strategy with an average score of 2.8327. The correlation between students learning styles and learning strategies show the results that kinesthetic learning styles are correlated with compensatory strategies with a r_count of (0.429) and social strategies r_count of (0.376) which is higher than the r_table (0.361). A significant correlation was also found that group learning style had a significant relationship with cognitive strategies with r_count (0.416) higher than r_table (0.361). In addition, individual learning styles were significantly correlated with social learning strategies with r_count of (0.410) higher than r_table (0.361)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GAGALNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH SAMO I KABUPATEN ROKAN HULU
ASI merupakan makanan terbaik, dan merupakan makanan pertama serta paling utama untuk bayi, namun cakupan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Rambah Samo I pada tahun 2022 yaitu 57%. Survei pendahuluan yang dilakukan terhadap 10 orang ibu yang memiliki bayi usia 6 - 12 bulan, diperoleh informasi bahwa 6 orang ibu sudah memberikan MP-ASI pada bayinya sebelum bayi berusia 6 bulan Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian survey deskriptif korelasi dengan pendekatan crossectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 6 – 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Rambah Samo I berjumlah 65 orang, dengan pengambilan sampel secara total sampling.. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji chi-square dengan CI 95 % dan α 0,05. Hasil univariat diketahui 55,4 % responden memiliki sikap negatif, (15,4 %) sosial budaya kurang baik, (43,1 %) memperoleh dukungan yang kurang baik dan 43,1 % gagal dalam pemberian ASI eksklusif. Hasil bivariat diketahui ada hubungan sosial budaya (p = 0,004) dan dukungan keluarga (p = (0,000) dengan gagalnya pemberian ASi eksklusif, dan tidak ada hubungan sikap dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Rambah Samo I (p = 0,132). Disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan gagalnya pemberian ASI eksklusif adalah sosial budaya dan dukungan keluarga. Saran kepada petugas agar melakukan kunjungan rumah dan memberikan penyuluhan serta motivasi pada ibu menyusui untuk memberikan ASI secara eksklusif, sehingga sikap mereka tentang ASI eksklusif juga berubah menjadi lebih baik.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KASCING DAN NPK MUTIARA 16:16:16 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Adapun faktor perlakuan yaitu sebagai berikut: Faktor K adalah dosis pemberian Pupuk Kascing, terdiri dari 4 taraf yaitu: K0 = Tanpa pemberian Pupuk Kascing, K1 = Dosis Pupuk Kascing 15 g/polybag (2 ton/ha), K2 = Dosis Pupuk Kascing 30 g/ polybag (4 ton/ha), K3 = Dosis Pupuk Kascing 45 g/polybag (6 ton/ha). Faktor N adalah dosis pemberian NPK 16.16.16, terdiri dari 4 taraf yaitu: N0 = Tanpa pemberian NPK Mutiara 16.16.16, N1 = Dosis NPK Mutiara 16.16.16 37,5 g/polybag (5 ton/ha), N2 = Dosis NPK Mutiara 16.16.16 75 g/polybag (10 ton/ha), N3 = Dosis NPK Mutiara 16.16.16 112,5 g/polybag (15 ton/ha). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, umur muncul bunga, jumlah cabang produktif, umur panen, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, berat buah perbuah, dan jumlah buah sisa. Data pengamatan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%.
Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, interaksi pemberian pupuk kascing dan pupuk NPK 16.16.16 memberikan pengaruh nyata parameter tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, jumlah polong, berat kering biji per tanaman dan berat kering 100 biji. Perlakuan terbaik adalah pupuk kascing sebanyak 600 g/plot dan pupuk NPK sebanyak 30 g/plot (K3N3). Pengaruh utama pemberian pupuk kascing nyata terhadap semua parameter pengamatan Perlakuan terbaik adalah pupuk kascing sebanyak 600 g/plot (K3). Pengaruh utama pupuk NPK 16.16.16 nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan terbaik adalah sebanyak 30 g/plot (N3).