Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
ANALISIS HUKUM BIAYA PENGURUSAN SURAT KETERANGAN GANTI RUGI DAN PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT DESA ROKAN TIMUR KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU: ANALISIS HUKUM BIAYA PENGURUSAN SURAT KETERANGAN GANTI RUGI DAN PERLINDUNGAN HAK MASYARAKAT DESA ROKAN TIMUR KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU
Pendaftaran Tanah adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah secara terus menerus, berkesinambungan, dan teratur, meliputi pengumpulan, pengolahan, dan penyajian serta pemeliharaan data fisik dan data yuridis, dalam bentuk peta dan daftar, termasuk pemberian surat tanda bukti haknya bagi bidang-bidang tanah.Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) adalah bukti telah diberikannya ganti rugi atas peralihan jual beli bangunan dan pengalihan hak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara pengaturan mengenai biaya pengurusan SKGR menurut peraturan per Undang-Undangan. Dan mengetahui tata cara perlindungan hukum atas hak masyarakat sebagai pemegang SKGR yang diterbitkan oleh Kepala Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptis analisitis dengan spesifikasi penelitian yuridis empiris. Data sekunder sebagai bahan hukum primer, teknik pengumpulan data yang dipergunakan berupa studi kepustakaan dan untuk melengkapi data dipergunakan data lapangan, analisis data yang dipakai berupa mengaitkan teori hukum dengan peraturan perundangan yang satu dengan yang lainnya. Adapun hasil penelitian ini ialah: yang pertama, pengaturan mengenai biaya pengurusan SKGR menurut peraturan per Undang-Undangan diatur oleh pemerintah berdasarkan pasal 22 ayat 1 huruf c Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 128 Tahun 2015 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian ATR/BPN bahwa pendaftaran tanah, berupa pelayanan pendaftaran tanah untuk pertama kali, biayanya ialah sebesar Rp. 0,- (Nol Rupiah). Kemudian Perlindungan hukum atas hak masyarakat sebagai pemegang SKGR yang diterbitkan oleh Kepala Desa Rokan Timur saat ini dinilai belum efektif. Hal ini disebabkan belum adanya regulasi yang mengatur secara detail tentang perlindungan terhadap masyarakat yang memegang atau memiliki SKGR, Walaupun SKGR ini sudah memenuhi ketentuan dalam pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Adapun solusi yang ditawarkan oleh pemerintah kepada masyarakat yang sudah memegang atau memiliki SKGR adalah melanjutkannya untuk pendaftaran tanah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997. Permohonan peningkatan hak yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960
IMPLEMENTASI REHABILITASI SOSIAL BAGI PENGGUNA NARKOTIKA PADA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PESANTREN QURANIC HEALING INDONESIA DI KABUPATEN ROKAN HULU: IMPLEMENTASI REHABILITASI SOSIAL BAGI PENGGUNA NARKOTIKA PADA LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT PESANTREN QURANIC HEALING INDONESIA DI KABUPATEN ROKAN HULU
ABSTRAK
Permasalahan penyalahgunaan narkotika semakin hari kian meningkat. Dilihat dengan adanya penyelundupan, peredaran dan perdagangan gelap. Penyalahgunaan narkotika ditindaklanjuti dengan adanya penangkapan, penahanan terhadap para pelaku penyalahgunaan maupun para pengedar narkotika. Namun sangat disayangkan dengan tingkat penyalahgunaan narkotika yang sangat tinggi belum adanya perhatian dari pemerintah untuk melakukan pencegahan ditambah dengan tidak efektifnya Hukuman Pemidanaan yang dilakukan pada saat ini menyebabkan kasus narkoba ini kian meningkat. Pemerintah perlu memperhatikan lebih dalam persoalan tentang narkoba.
Pusat Rehabilitasi Narkoba yang ada Di Kabupaten Rokan Hulu juga tidak mendapatkan perhatian Khusus dari Pemerintah. Rumusan masalah yang diteliti dalam ialah bagaimana implementasi pusat Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia dan juga upaya agar Pusat Rehabilitasi Tersebut dapat menjadi Rujukan Oleh Hakim dikarenakan hampir setiap putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Pasir Pengaraian adalah kasus penyalahgunaan Narkoba. Adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Yuridis Empiris. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwasanya kasus penyalahgunaan Narkoba belum mendapatkan perhatian yang Lebih dari Pemerintah.
Kata Kunci : Pusat Rehabilitasi, Pemerintah
SOSIAL MEDIA SEBAGAI MANAJEMEN BERBAGI PENGETAHUAN DALAM RANTAI PASOK
Manajemen rantai pasok (SCM) menjadi sangat penting seiring dengan peningkatan transformasi digital yang mendorong perubahan globalisasi industri dan peningkatan persaingan antar rantai pasok. Peningkatan penggunaan teknologi informasi banyak dimanfaatkan oleh berbagai praktik organisasi dalam fungsi produksi, peningkatan kinerja, meningkatkan layanan pelanggan, meningkatkan kecepatan pengiriman dan mengurangi biaya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapat informasi lebih banyak terkait dampak, manfaat, dan tantangan penggunaan media sosial dalam manajemen berbagi pengetahuan dalam rantai pasokan. Metodologi yang digunakan dalam artikel ini adalah sistem literatur review dengan database pencarian dari scopus dan google scolar yang publish dari tahun 2014 sampai 2023. Hasil penelitian ini dimana platform media sosial berperan penting dalam memasarkan produk di masa pandemi COVID-19. Beberapa pelaku SCM sudah menggunakan media sosial untuk pemasaran namun masih dalam skala yang kecil dan belum terorganisir dengan baik. Uji coba optimalisasi pemanfaatan sosial media sebagai sarana pemasaran produk yang baik bagi pelaku SCM dapat menaikkan kembali angka penjualan produk SCM. Peningkatan pengetahuan dalam menerapkan digitalisasi dan SMM dalam SCM sangat diperlukan agar perusahaan dapat lebih baik dan bersaing dengan perusahaan lainnya
NIAT KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN E-COMMERCE DI KABUPATEN ROKAN HULU
As technology and communication develop, people are now getting closer to technology. This turned out to have a big impact on people\u27s lives, especially the people of Rokan Hulu Regency. One very clear impact is in the business world where there are marketing activities. Currently, there are many SMEs and even companies that run their businesses using internet technology. With internet technology, it makes it easy for them to cover more consumers. Furthermore, this has an impact on the behavior of the people of Rokam Hulu Regency in shopping to meet their needs. This study provides insight into how the people of Rokan Hulu Regency behave towards Ecommerce transactions. This study presents a conceptual framework based on the Technology Acceptance Model (TAM). For data analysis, the Partial Least Squares (PLS) method was used by collecting data from 129 respondents. The research results show that there is a positive and significant influence of perceived usefulness, perceived ease of use, and social influence on E-Commerce transaction behavior. These results are very important for businesses, marketers and online merchants. 
TINJAUAN KONDISI FISIK PEMAIN KLUB PERSATUAN SEPAKBOLA BARAT MULIYA KECAMATAN KEPENUHAN KABUPATEN ROKAN HULU
Kondisi fisik merupakan salah satu faktor yang mendukung pencapaian suatu prestasi tinggi dari seorang pemain. Untuk mendapatkan kondisi fisik yang baik harus dilatih dan dibina sesuai dengan seberapa besar kebutuhan cabang olahraga tersebut terhadap kondisi fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kemampuan Kondisi Fisik Pemain sepakbola Barat Muliya Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian adalah deskriptif, instrument penelitian kelincahan dengan tes agility t-test, kecepatan dengan tes lari 30 meter, daya ledak otot tungkai dengan menggunakan tes standing broad jump dan daya tahan kardiovaskular dengan menggunakan tes bleep test. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 16 orang dengan menggunakan teknik total sampling yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Berdasarkan analisis data, maka hasil penelitian ditemukan bahwa Kemampuan Kondisi Fisik dari 16 orang Pemain Sepakbola Barat Muliya Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu ditemukan kelincahan 10.5-11.5 detik (40%) dalam kagori average, kecepatan 5.12-5.50 detik (63%) dalam kagori kurang sekali, daya ledak otot tungkai 221 cm - 230 cm (38%) dalam kagori sedang dan daya tahan kardiovaskular adalah 30.8-34.8 (38%) dalam kagori kurang
KENDALA-KENDALA GURU IPS DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMP SEKECAMATAN RAMBAH
Latar belakang penelitian ini adalah masalah kendala-kendala guru IPS dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SMP se Kecamatan Rambah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kendala-kendala guru IPS dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SMP se Kecamatan Rambah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deksriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru IPS tingkat SMP di se Kecamatan Rambah. Informan penelitian yang digunakan berjumlah 7 orang dengan teknik purposive sampling. Kendala-kendala guru IPS dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar yaitu kurangnya ketersediaan sumber daya (fasilitas, wifi, referensi, kurangnya tersedia infratruktur dan teknologi), kurangnya pemahaman para guru karena perangkat pembelajaran yang berubah, keterbatasan siswa yang kurang aktif dalam penerimaan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar, keterbatasan saran dan prasarana, manajemen waktu yang kurang maksimal sehingga membuat tidak efesiennya proses penerapan kurikulum merdeka belajar. Dikecamatan Rambah terdapat 14 sekolah menengah pertama, 2 sekolah yang baru menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar yaitu SMPN 1 Rambah dan SMPN 2 Rambah
NILAI-NILAI KESENIAN GONDANG BEROGONG PADA MASYARAKAT KELURAHAN KOTA LAMA KABUPATEN ROKAN HULU
Latar belakang dari penelitian tersebut Kesenian ini memiliki berbagai Nilai dan Budaya yang melekat pada Masyarakat Kelurahan Kota Lama. Kesenian Gondang Berogong tersebut digunakan dalam berbagai acara yakni Pernikahan, khitanan, petang balimau, hari lebaran, dan hiburan nogoi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang apa saja nilai-nilai yang terkandung pada kesenian gondang berogong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode Etnografi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Kota Lama Kabupaten Rokan Hulu. Informan dalam penelitian ini yaitu budayawan, pemain kesenian gondang berogong, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat kelurahan kota lama kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 34 orang. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik uji keabsahan data dalam penelitian ini adalah triagulasi data. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam kesenian gondang berogong terdapat nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai pedoman dan acuan dalam kehidupan masyarakat yang Meliputi nilai religius, nilai sosial, nilai budaya, nilai sejarah, nilai pendidikan, dan nilai estetika
Analisis Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar Biosolar Dengan Dexlite Pada Mesin Diesel Type 4 Silinder 2500 cc
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan konsumsi penggunaan biosolar dan dexlite menggunakan mesin diesel 4 silinder 2500 cc pengujian biosolar dan dexlite diberi beban konstan 6 kg ke setiap pengujian dengan putaran 1500 rpm, 1750 rpm, dan 2000 rpm, dan durasi waktu pengujian yaitu 1, 3, dan 5 menit yang di variasikan ke setiap pengujian. hasil perbandingan rata-rata konsumsi bahan bakar (mf) terhadap putaran, lebih irit penggunaan bahan bakar dexlite dibandingkan biosolar. dari perbandingan terhadap putaran menunjukkan bahwa mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan putaran. Lalu berdasarkan hasil perbandingan rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik (Sfc) terhadap putaran, lebih irit penggunaan bahan bakar dexlite dibandingkan biosolar. dari Perbandingan spesifik terhadap putaran menunjukkan bahwa rata-rata pemakaian bahan bakar spesifik (Sfc), mengalami penurunan seiring dengan peningkatan putaran. Dan hasil perbandingan rata-rata konsumsi bahan bakar (mf) terhadap lama pengujian, lebih irit penggunaan bahan bakar dexlite dibandingkan biosolar, dari perbandingan terhadap lama pengujian menunjukkan bahwa mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan lama waktu pengujian. Lalu berdasarkan hasil perbandingan rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik (Sfc) terhadap lama pengujian, lebih irit penggunaan bahan bakar dexlite dibandingkan biosolar, dari Perbandingan spesifik terhadap lama pengujian menunjukkan bahwa rata-rata pemakaian bahan bakar spesifik (Sfc), mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan lama waktu pengujian
Analisis Redesain Pembangkit Listrik Pikohidro Terapung sebagai Alternatif Energi Terbarukan di Daerah Terpencil
Pikohidro adalah pembangkit listrik tenaga air yang mempunyai daya dari ratusan Watt sampai 5 kW. Secara teknis, pikohidro memiliki tiga komponen utama yaitu kincir air sebagai turbin, speed increaser dan generator. Pikohidro dapat digunakan sebagai energi alternatif untuk mensuplai beban energi listrik yang letaknya berada jauh dari jangkauan saluran distribusi energi listrik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui daya generator pembangkit listrik tenaga piko hidro aliran sungai menggunakan kincir air undershot terapung, dan mengetahui daya output optimal dengan 3 (tiga ) variasi kedalam,kedalaman 0,05 (m),0,1 (m) dan 0,15 (m). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen,dengan tahapan pengujian langsung di lapangan untuk mendapatkan data-data yang di hasilkan pembangkit listrik piko hidro terapung yang telah di rancang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa untuk putaran kincir, putaran transmisi, dan daya generator tertinggi didapat pada kedalaman sudu 0,1 m yaitu putaran kincir 9,6 rpm, putaran transmisi 1 28,8 rpm dan putaran transmisi 2 86,4 rpm, dan daya yang dihasilkan sebesar 40,46 watt. Efisiensi tertinggi didapat pada perhitungan kedalaman sudu kincir 0,1 m yaitu sebesar 2,704
IMPLEMENTASI HUKUM TERHADAP PEMBERIAN HAK PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI WARGA BINAAN DI LAPAS IIB PASIR PENGARAIAN
Implementasi hukum terhadap pemberian hak pembebasan bersyarat bagi warga binaan memiliki berbagai hambatan, sehingga harus segera mencari solusi hukumnya, agar penerapan pemberian hak pembebasan bersyarat bagi warga binaan dapat berjalan dengan baik. Alasan hukum terhadap narapidana, tidak mendapatkan atau mengurus pembebasan bersyarat adalah karena narapidana belum menjalani masa pidana paling singkat 2/3 (dua per tiga), dan Narapidana tidak berkelakuan baik selama menjalani masa pidana. Sehingga hal ini menarik untuk ditelaah. Adapun rumusan masalahnya yaitu Bagaimana Implementasi Pemberian Hak Pembebasan Bersyarat Bagi Warga Binaan Di Lapas IIB Pasir Pengaraian. Dan Bagaimana Evaluasi terhadap implementasi Pemberian Hak Pembebasan Bersyarat Bagi Warga Binaan Di Lapas IIB Pasir Pengaraian. Sumber data dalam penelitian ini adalah Data primer, merupakan sumber informasi yang menjai prioritas penelitian ini, dengan diperoleh melalui wawancara langsung, dengan narasumber yang terpercaya. Adapun hasil penelitiannya yakni pertama, Implementasi Pemberian Hak Pembebasan Bersyarat Bagi Warga Binaan Di Lapas IIB Pasir Pengaraian sudah berjalan dengan baik. Kedua, Evaluasi terhadap implementasi Pemberian Hak Pembebasan Bersyarat Bagi Warga Binaan Di Lapas IIB Pasir Pengaraian, bahwasanya ditemukan faktor-faktor penghambat yang harus sesegera mungkin dibenahi