Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
    1713 research outputs found

    PENYULUHAN TENTANG PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI KELUARGA BERENCANA (KB) DI DESA SITUMBAGA TAHUN 2024

    Get PDF
    Program Keluarga Berencana (KB) dirumuskan sebagai upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui batas usia perkawinan, pembinaan ketahanan keluarga,peningkatan kesejahteraan keluarga, untuk mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kurangnya pengetahuan tentang kesesuaian alat kontrasepsi dengan tujuan penggunaannya (kebutuhan), persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut, tempat pelayanan dan kontraindikasi dan alat kontrasepsi yang bersangkutan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini agar pasangan usia subur dapat meningkatkan pengetahuan tentang alat kontrasepsi. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet kepada pasangan usia seubur (PUS) sebanyak 18 orang Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa PUS yaitu tanya jawab seputar materi kontrasepsi. PUS dapat menjawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh/pemateri. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan PUS yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan

    PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN TUMBUH KEMBANG DAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-12 BULAN DI POSYANDU CEMPAKA BARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH HILIR I

    Get PDF
    Masa bayi merupakan masa emas dalam pencapaian pertumbuhan dan perkembangan anak yang tentunya memerlukan perhatian khusus. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan tumbuh kembang dan kualitas tidur bayi usia 0-12 bulan di posyandu cempaka wilayah keja puskesmas rambah hilir l. Jenis penelitian yang digunakan Pra Eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest Posttest.. Populasi studi penelitian ini adalah Ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan, Sampel dengan jumlah 30 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Alat ukur penelitian yang digunakan yaitu timbangan berat badan, meteran, kuisioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji t-dependent. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tumbuh kembang dan kualitas tidur sebelum (pre- test) dan sesudah (post-test) diberikan Pijat Bayi. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,0001 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tumbuh kembang dan kualitas tidur sebelum diberikan Pijat Bayi dan setelah diberikan Pijat Bayi

    PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN MASASE PUNGGUNG (COUNTERPRESURE): PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN MASASE PUNGGUNG (COUNTERPRESURE)

    No full text
    Ibu bersalin mulai merasakan puncak nyeri pada kala I fase aktif. Hal ini disebabkan karena frekuensi dan intensitas kontraksi uterus menjadi lebih teratur, lama, dan kuat. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan salah satunya masase counterpressure. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri persalinan kala 1 Fase aktif sebelum dan sesudah diberikan masase punggung (Counterpresure) di Ruang Ponek RSD Mangusada Badung. Penelitian ini termasuk penelitian Pra eksperimen dengan desain one group pretest posttest design menggunakan teknik sampel total sampling. Jumlah sampel sebanyak 60 orang. Waktu pengambilan data Februari sampai Maret 2024.Teknik analisis yang digunakan analisis bivariat yaitu uji Wilcoxon p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan masase counterpressure dengan rata-rata skala nyeri 7.43 dan skala nyeri setelah diberikan counterpressure yaitu 5.31. Hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p=0,000, artinya didapatkan perbedaan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif sebelum dan sesudah diberikan masase punggung (counterpressure) di Ruang Ponek RSD Mangusada Badung

    HUBUNGAN PARITAS DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP PENGGUNAAN KB IMPLAN DI PMB HIRAWATI TAHUN 2024

    Get PDF
    ABSTRAK Implan merupakan salah satu jenis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang berbentuk batang kecil yang dipasang di bawah lapisan kulit lengan atas bagian dalam. Implan berisi hormon progesteron yang dapat efektif selama tiga tahun dan dapat kembali subur setelah proses pencabutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dan pekerjaan ibu terhadap penggunaan kontrasepsi KB Implan. Penelitian ini dilakukan di Praktek Mandiri Bidan Hirawati Desa Simpang Balik Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang terdaftar di Praktek Mandiri Bidan Hirawati sebanyak 204 orang dari bulan Januari - Juni 2024. Sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan tehnik simple random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar checklist dari data sekunder yang diperoleh penliti melalui buku register akseptor KB di PMB Hirawati. Pengolahan data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square dan nilai signifikansi 5%. Hasil bivariat berdasarkan paritas ibu diperoleh nilai p-value = 0,036 < (0,05) ini artinya ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu terhadap penggunaan Kb Implan. Dan berdasarkan pekerjaan ibu diperoleh nilai p-value = 0,011 < (0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu terhadap penggunaan Kb Implan. Saran kepada peneliti selanjutnya agar dapat memperluas penelitiannya disertai referensi terbaru serta berdasarkan pengamatan di lapangan dapat mengedukasi para WUS untuk pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang. Kata kunci: Paritas, Pekerjaan, Kontrasepsi, Impla

    PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN TAHUN 2024: PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN TAHUN 2024

    No full text
    Background: Based on 2020 World Health Organization (WHO) data, the incidence of dysmenorrhoea is 1,769,425 (90%) women suffering from dysmenorrhoea, with 10-16% suffering from severe dysmenorrhoea. The incidence of dysmenorrhea in the world is very high. Symptoms of primary dysmenorrhea usually appear in women of childbearing age and women who have never been pregnant (Indah & Susilowati, 2022). Astarto wrote that dysmenorrhea is a type of menstrual discomfort that mostly attacks the lower abdomen, but can also spread to the upper thighs, calves, lower back and waist. There are two types of dysmenorrhea: primary dysmenorrhea, and secondary dysmenorrhea. Research Objective: To determine the effectiveness of abdominal effleurage massage and warm water compresses on dysmenorrhea pain in female midwifery students at STIKes As Syifa Kisaran in 2024. Method: The research method used is a type of quantitative research, namely quasi-experimental design with a one-group pre test-post design. test design. Research Results: Based on the analysis of research data, it was found that the effect of abdominal effleurage massage and warm water compresses on dysmenorrhea pain in midwifery students was very effective in reducing dysmenorrhea pain in midwifery students, where the results of the study showed the intensity of dysmenorrhea pain in midwifery students before and after it was carried out. abdominal effleurage massage and warm water compresses with a mean value of 1.96. This means that the dysmenorrhea pain scale in midwifery students after abdominal effleurage massage and warm water compresses experienced a decrease in dysmenorrhea pain. Keywords: Abdominal effleurage massage and warm water compress, dysmenorrhea pai

    STRATEGI PEMASARAN USAHA PETERNAKAN KAMBING DI PT. SEI DERAS AGROFARM DESA RAMBAH TENGAH BARAT KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU : STRATEGI PEMASARAN USAHA PETERNAKAN KAMBING DI PT. SEI DERAS AGROFARM DESA RAMBAH TENGAH BARAT KECAMATAN RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui internal faktor  lingkungan  dan  faktor lingkungan   eksternal  pada  pemasaran kambing di Kabupaten Rokan Hulu dan mengetahui strategi yang paling tepat digunakan untuk meningkatkan volume penjualan pada usaha peternakan kambing PT. Sei Deras Agrofarm Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan volume penjualan. Penentuan lokasi Penelitian dilakukan di Usaha Peternakan Kambing PT. Sei Deras Agrofarm Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu. Dengan metode studi kasus, penelitian ini dilakukan pada bulan Februari  hingga bulan April tahun 2023. Pengambilan sempel yang dikumpulkan bersama studi ini terdiri dari data primer dan data skunder. Metode analisis data mengunakan metode SWOT yaitu analisis kualitatif yang dilaksanakan dengan mengkaji faktor internal dan eksternal. Posisi  PT. Sei Deras Agrofarm berdasarkan matriks IE berada pada sel I pertumbuhan yang berarti posisi usaha PT. Sei Deras Agrofarm berada pada posisi yang kuat. Alternatif strategi  yang  dapat  diterapkan  dalam memasarkan  pruduknya adalah :a. Memanfaatkan teknologi peternakan dalam proses reproduksi agar ketersediaan produk berkesinambungan tetap terjaga guna mendukung perluasan pangsa pasar dan menjaga kualitas produk serta pelayanan b. Mengusahakan pengembangan dan pelatihan bagi tenaga kerja berkompeten agar dapat menggunkan teknologi peternakan terkini dan membuka jalur pemasaran baru. Menjalin Kerjasama dengan pengusaha luar daerah agar dapat melengkapi kekurangan ragam produk yang ada saat ini dan memperluas lokasi usaha sebagai antisipasi perubahan peraturan pemerintah tentang lingkungan (5,24). Kata Kunci: Strategi Pemasaran Usaha Peternakan Kambin

    Perancangan Mesin Pencacah Sampah Botol Plastik Kapasitas 40 Kg/Jam

    Get PDF
    Mesin pencacah plastik yang dirancang dengan kapasitas produksi 40 kg/jam. Bahan baku plastik berupa botol plasti jenis PET. Daya penggerak motor yang digunakan sebesar 1,5 HP dengan putaran 1460 rpm. Pisau yang digunakan jenis flat sebanyak 7 bilah , dimana ada 3 bilah posisi aktif dan 4 bilah posisi pasif. Putaran pisau pada ruang pencacah adalah 56 putaran per menit.  Bahan pisau adalah Baja ST60 tebal 5mm Transmisi daya yang digunakan adalah puli dan sabuk V. Ukuran pulley yang digunakan 75 mm dan 300 mm Tipe v-belt yang digunakan A37 Poros untuk memutar pisau pencacah dibuat dengan menggunakan material S30C dengan diameter poros sebesar 35 mm. Pada bagian poros pisau terjadi momen puntir atau Torsi sebesar 14,25 Nm  dan momen lentur sebesar 172,925 Nm. Untuk menahan beban baik momen lentur maupun momen putar digunakan bantalan dengan diameter 35 mm dengan kode 6007. Estmasi biaya pembuatan alat sebesar Rp. 6.285.000,

    Analisis Pengujian Sorptivity Pada Mortar Geopolimer Abu Sawit Dengan Substitusi Portland Composite Cement

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang mortar geopolimer dengan abu sawit sebagai bahan pengikat. Larutan alkali aktivator yang digunakan untuk proses pengaktifan unsur Silika dan Alumina yang terdiri dari larutan larutan Na2SiO3 2,3 Mol (Be 52) dan NaOH 14M. Perencanaan campuran mortar geopolimer abu sawit mengunakan semen (Portland Composite Cement/PCC) sebagai bahan substitusi 10%, 20%, 30% berat terhadap berat abu sawit yang berguna untuk mempercepat proses ikatan polimerisasi. Untuk itu dilakukan pengujian sorptivity pada 28 hari dengan benda uji yang digunakan berbentuk kubus 5x5x5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan alkali dengan nilai rasio Na2SiO3 dan NaOH sebesar 2 dan rasio alkali aktivator dan abu sawit sebesar 1,6 mengasilkan workability yang baik untuk adukan mortar. Sehingga perencanaan campuran ini digunakan untuk membuat sampel mortar dengan proses perawatan menggunakan suhu ruang, Pengujian sorptivity mortar geopolimer abu sawit tergolong sorptivity baik karena <0,2 mm/min0,5 pada variasi semen 30% pada umur 28 hari. Hasil ini menyimpulkan bahwasanya material mortar geopolimer abu sawit memiliki kemampuan yang baik untuk menyerap dan mengalirkan air melalui pengisapan kapiler yang berhubungan dengan meningkatnya kuat tekan pada mortar

    Analisis Nilai Kepadatan Lapangan Menggunakan Alat Sandcone Test

    Get PDF
    Kepadatan tanah timbunan merupakan salah satu hal yang penting dalam pembangunan jalan yang diperoleh dari proses pemadatan tanah menggunakan alat berat. Kepadatan tanah harus memenuhi persyaratan, dengan nilai derajat kepadatan lebih dari 95%. Penelitian bertujuan adalah untuk mengetahui apakah tanah timbunan tanah pada dilokasi Kampus PGSD UPP UNNES Tegal memenuhi persyaratan atau tidak. Hasil dari penelitian ini titik yang tidak memenuhi persyaratan karena memiliki nilai derajat kepadatan di bawah 95%, yaitu titik 8,10 dan 16 dengan nilai kepadatan sebesar, 92,836%, 91,083% dan 91,349%. Titik yang tidak memenuhi persyaratan kepadatan perlu dilakukan pemadatan ulang dengan alat berat. Setelah dilakukan pemadatan berulang maka kemudian dihitung kembali nilai derajat kepadatannya apakah telah memenuhi persyaratan dengan nilai derajat kepadatan lebih dari 95%. Â

    Pengaruh Pack Carburizing Menggunakan Campuran Serbuk Arang Tulang Sapi Dan Arang Batok Kelapa Pada Baja Aisi 1040 Setelah Double Quenching Berdasarkan Analisis Menggunakan Xrf Dan Fesem-Eds

    Get PDF
    Hasil analisis karakterisasi proses pack carburizing menggunakan campuran serbuk arang tulang sapi dan arang batok kelapa berukuran mesh 40 dengan perbandingan 1:1 pada baja AISI 1040 setelah double quenching menggunakan oli SAE 50 dilakukaan berdasarkan hasil uji X-Ray Fluorescence portable dan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy. Spesimen uji raw material (RA) adalah baja AISI 1040, kemudian dipanaskan pada suhu 8000C dengan holding time 1 jam sebagai spesimen I, dan 8000C dengan holding time 5 jam sebagai spesimen II. Ukuran masing-masing spesimen adalah tebal 3 mm, panjang 50 mm dan lebar 20 mm. Hasil analisis karakterisasi X-Ray Fluorescence menunjukkan terjadinya peningkatan nilai unsur Fe tertinggi pada spesimen II sebesar 0,99% dengan penambahan unsur Ti 0,10%. Sedangkan hasil analisis karakterisasi menggunakan Field Emission Scanning Electron Microscopes Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (FESEM-EDS) menunjukkan bahwa morfologi spesimen II dengan sebaran partikel berbentuk granul lebih sedikit dibandingkan speseimen I yang menunjukkan bahwa unsur karbon (C) spesimen II lebih menstubtitusi ke area permukaan baja AISI 1040. Sehingga proses pack carburizing pada suhu 8000C dengan holding time 5 jam, double quenching menggunakan oli SAE 50 dapat meningkatkan kekerasan untuk ketahan aus baja AISI 1040

    1,399

    full texts

    1,713

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇