Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
Pengaruh Serbuk Kaca sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus dan Silica Fume Sebagai Substitusi Parsial Semen terhadap Nilai Propertis Mekanik Beton
Limbah kaca merupakan salah satu jenis limbah yang tidak dapat terurai secara alami namun dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran beton. Penelitian ini mempelajari pengaruh serbuk kaca sebagai substitusi parsial agregat halus dan silica fume sebagai substitusi parsial semen terhadap sifat mekanik beton. Beton diuji dengan berbagai variasi serbuk kaca (0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%) sebagai pengganti sebagian agregat halus dan silica fume (0% dan 10%) sebagai pengganti sebagian semen. Pengujian meliputi uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji kuat lentur pada beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 5% serbuk kaca (BSK5) menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 29,42 MPa dibandingkan dengan beton normal sebesar 25,78 MPa. Serbuk kaca terbukti dapat meningkatkan sifat mekanik beton, sementara penggunaan silica fume memberikan tambahan kekuatan serta ramah lingkungan. Variasi penambahan serbuk kaca dan silica fume menunjukkan tren yang serupa dalam meningkatkan modulus elastisitas beton
Pengaruh Variasi Sudut Kampuh Single V Terhadap Kekuatan Butt Joint Dengan Las SMAW Pada Plat Baja A36
Pengelasan Shield Metal Arc Welding (SMAW) adalah suatu proses pengelasan busur listrik Manual, Pengelasan ini proses penyambungan dua atau lebih benda logam yang menggunakan energi panas untuk menggabung benda kerja dengan pengisian elektroda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi sudut kampuh las sambungan single V butt joint posisi 1G plat berbahan baja A36. Pengelasan ini menggunakan elektroda E7016 diameter 3,2 mm. Sebelum benda kerja dilakukan penyambungan terlebih dahulu dilakukan raw material untuk mengetahui kekuatan tarik benda yang digunakan. Bakal benda kerja di buat dan dilakukan tack weld dengan variasi sudut kampuh (included angle) sebesar 60°, 65° dan 70°. Hasil benda kerja yang sudah dilas dilakukan Visual Test dan NDT Penetrant Test, dimana hasil benda kerja dipastikan bebas dari cacat las (Sesuai dengan standard TWI Acceptance Level). Hasil yang sudah bebas dari cacat las selanjutnya dilakukan pembentukan specimen uji dengan ukuran (uji tarik dan bending 200x20x10 mm, uji impact 55x10x10 mm sesuai standard ASTM E23). Dari specimen dilakukan pengujian tarik diperoleh hasil kekuatan tarik terbesar terjadi pada sudut kampuh 60o rata – rata sebesar 675,148 MPa, untuk pengujian bending diperoleh hasil kekuatan bending terbesar terjadi pada sudut kampuh 65o dengan rata – rata 8,86 kN, sedangkan untuk uji impact hasil terbesar terjadi pada sudut kampuh 70o rata – rata sebesar 2,24 J/mm2. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sudut kampuh pengelasan dapat mempengaruhi terhadap kekuatan mekanis sambungan
Perbaikan Sifat Mekanis Baja SUP9A Untuk Bahan Pisau Dodos Sawit Dengan Cara Perlakuan Panas
Material baja SUP9A dengan variasi holding time 30 menit dan 45 menit dan media pendingin air, larutan garam dan oli bekas. Harga impact tertinggi terjadi pada saat holding time 45 menit dengan media pendingin oli bekas yaitu sebesar 0,37 J/mm² dan 0,47 J/mm² dan 1,35 J/mm². Karena adanya pengaruh holding time dan quenching pada material JIS SUP 9A dalam hasil perlakuan panas terhadap harga impak dimana holding time semakin lama akan mengembalikan sifat keuletan material JIS SUP9A dan media pendingin air, larutan garam dan oli bekas memiliki viskositas yang berbeda-beda visositas akan memperlambat proses pendinginan. Dengan adanya media oli bekas memiliki viskositas tertinggi akan memperlambat pendinginan sehingga keuletan material SUP9A lebih tinggi. Sedangkan kekerasan tertinggi terjadi pada saat holding time 30 menit yaitu 1.229,33 MPa. Karena semakin lama menahan material waktu saat dipanaskan didalam furnace akan menurunkan tingkat kekerasan material. Hasil mikrostruktur terlihat struktur martensit dengan media pendingin oli beka
The Role of Water Electrolysis in Clean Hydrogen Generation: A Review of Techniques, Materials, and Processes
Pembangkitan hidrogen bersih melalui elektrolisis air telah hadir sebagai strategi penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan memajukan solusi energi berkelanjutan. Artikel ini membahas bagaimana elektrolisis air dapat digunakan untuk menghasilkan hidrogen bersih, di tinjau daru teknik, material, dan proses yang digunakan serta membaha bagaimana prinsip dasar elektrilisis air, reaksi elektrokimia yang terlibat dalam prosesnya. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur. Artikel ini mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai sumber literatur ilmiah yang membahas elektrolisis air untuk menghasilkan hidrogen bersih. Elektrolisis air untuk menghasilkan hidrogen bersih melalui teknik seperti Elektrolisis Alkaline (AE), Elektrolisis Membran Penukar Proton (PEM), dan Elektrolisis Oksida Padat (SOE) memiliki keunggulan dan tantangan unik. Penggunaan katalis seperti Platinum, Iridium, Nikel, dan Kobalt, serta pengembangan membran ekonomis dan tahan lama, krusial untuk kemajuan teknologi ini. Efisiensi proses memerlukan energi berkelanjutan seperti tenaga surya dan angin untuk menurunkan biaya operasional dan emisi karbon. Integrasi dengan sistem energi yang ada penting untuk skala aplikasi praktis. Meskipun ada kemajuan dalam katalis dan membran baru, tantangan biaya awal dan ketahanan material perlu diatasi melalui penelitian lebih lanju
Development of problem-based learning materials on linear programming to facilitate students\u27 mathematical problem-solving skills
This study aims to develop Problem-Based Learning (PBL) instructional tools, including a syllabus, lesson plans, and student activity sheets, to enhance students\u27 mathematical problem-solving skills. The development process follows the 4-D model, consisting of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires, using validation sheets and student response surveys as instruments. The validity of the instructional tools was assessed by experts, with results indicating high validity, with average scores of 3.82 for the syllabus, 3.93 for the lesson plans, and 3.79 for the student activity sheets. Additionally, the practicality of the LAS was tested in both small and large groups, showing high practicality with average scores of 3.52 and 3.64, respectively. These findings indicate that the developed instructional tools meet the required standards of validity and practicality, making them suitable for classroom use. This study successfully created PBL-based instructional tools that effectively support the development of students\u27 mathematical problem-solving skills and are expected to positively impact mathematics learning
Respon Siswa terhadap Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Pada Materi SPLDV Kelas VIII SMP
Educational games have become a popular learning medium among students. "The Journey of Sempoamen" is an educational game-based mathematics learning medium on the topic of systems of linear equations in two variables (SPLDV). The purpose of this study is to obtain student responses to determine the practicality level of the developed medium. This type of research is descriptive qualitative research. The data collection techniques in this study used interviews and student response questionnaires. The subjects of this study were eighth-grade junior high school students in Klaten Regency, Indonesia. The results of this study indicate that the developed medium has met the criteria for being highly practical, with an overall average score of 3.80. The display aspect received an average score of 3.78, categorized as highly practical. For the material aspect, the medium received an average score of 3.79, also categorized as highly practical. In terms of language, the developed medium received an average score of 3.80, indicating it is highly practical. The ease of use aspect received an average score of 3.85, categorized as highly practical. Based on these results, it can be concluded that the development of the educational game medium "The Journey of Sempoamen" is highly practical and ready to be used in the learning process
Analysis of the linear navier stokes korteweg model with neumann boundary conditions in three dimensional half-space
This study discusses the solution of the Navier-Stokes Korteweg model, which describes two-phase fluid flow with capillary effects, with Neumann boundary conditions in the half-space. The main objective is to detail the resolution process of the resolvent equation system in the half-space related to the Navier-Stokes Korteweg model with Neumann boundary conditions. The resolution is carried out in several steps. First, the resolvent equation system is reduced using even and odd extensions. Then, a partial Fourier transform is applied, resulting in a simpler ordinary differential equation. The findings of this research indicate the existence of a solution operator for the resolvent equation of the Navier-Stokes Korteweg model with Neumann boundary conditions in the half-space. This solution applies for two cases involving the coefficients, depending on certain conditions related to the fluid properties
Development of contextual mathematics teaching materials to facilitate students\u27 problem-solving skills on systems of linear equations
The underlying issue in this research is the suboptimal level of students\u27 mathematical problem-solving abilities. This study aims to develop contextual mathematics teaching materials on the topic of systems of linear equations in two variables to enhance students\u27 problem-solving skills, meeting criteria for validity and practicality. The research employs the ADDIE model, encompassing the phases of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The participants in this study consisted of 31 students from SMPN 8 Pekanbaru, including 6 students from class VIII.9 for the small group trial and 25 students from class VIII.2 for the large group trial. Data collection instruments included validation sheets and student response questionnaires. The findings indicated that the material expert validation score was 87.2% and the media expert validation score was 88.7%, both categorized as very valid. Furthermore, the practicality scores were 93% for the small group trial and 85.3% for the large group trial, both classified as very practical. Thus, it can be concluded that the developed teaching materials are both valid and practical for facilitating students\u27 problem-solving abilities
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KARSINOMA SERVIKS DALAM MENJALANI TINDAKAN BRAKHITERAPI: GAMBARAN PENGETAHUAN DAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN KARSINOMA SERVIKS DALAM MENJALANI TINDAKAN BRAKHITERAPI
WHO mencatat kasus kanker di Indonesia di tahun 2020 mencapai 396.914, dimana kanker serviks menempati urutan kedua dengan 36.633 kasus. Penatalaksanaan kanker stadium IA1 bisa dilakukan dengan operasi dan brakhiterapi. Tindakan Brakhiterapi menyebabkan kecemasan pada pasien terkait prosedur sehingga perlu diberikan informasi rinci sebelum penerapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pasien karsinoma serviks yang menjalani brakhiterapi berdasarkan pengetahuan pasien tentang terapi brakhiterapi di Rumah Sakit Umum Pusat Prof DR I Gusti Ngurah Gede Ngoerah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional yang dilakukan dari Bulan April sampai Bulan Mei 2024. Teknik pengukuran besar sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan total sampel yang berjumlah 82 orang. Data primer yang dikumpulkan meliputi umur, jenis kelamin, usia, pendidikan dan pekerjaannya. Kecemasan diukur dengan kuisioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS) dan pengetahuan juga diukur dengan menggunakan kuisioner. Analisis data menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tentang prosedur dan efek samping tindakan brakhiterapi kategori cukup, yaitu sebanyak 43 orang (52,4%) dan sebagian besar responden dengan tingkat kecemasan ringan, yaitu sebanyak 42 orang (51,2%). Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi pihak rumah sakit untuk memberikan edukasi tentang prosedur dan pelaksanaan brakhiterapi
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL ANAK USIA 10-12 TAHUN
Background: Children aged 10-12 years are starting to be better able to understand and manage emotions in a more complex way. One of the factors that influences emotional intelligence in children is parenting factors or parenting patterns. Objective: This research aims to determine the relationship between parenting styles and the emotional intelligence of children aged 10-12 years at SD N 1 Sikunang. Method: This research is a quantitative study with a cross sectional approach carried out at SD N 1 Sikunang involving 46 children aged 10-12 years who were taken using total sampling. This research instrument uses a questionnaire on Parenting Patterns and Emotional Intelligence. Data analysis used frequency distribution and Chi Square test.Results: The most dominant parenting style for children aged 10-12 years at SD N 1 Sikunang is authoritarian parenting (41.3%), with moderate emotional intelligence (43.5%). Based on statistical tests, it was found that there was a significant relationship between parenting patterns and children\u27s emotional intelligence, value = 0.000 < = 0.05.
Conclusion: There is a relationship between parenting styles and the emotional intelligence of children aged 10-12 years at SD N 1 Sikunang. It is recommended that further research add other factors such as parental education level and living environment