Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
TATA CARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MELAYU DI KECAMATAN KEPENUHAN
Abstrak
Penelitian ini berdasarkan pada latar belakang masalah tata cara adat perkawinan masyarakat Melayu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tata cara adat perkawinan Melayu di Kecamtan Kepenuhan. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan metode etnografi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Melayu Kecamatan kepenuhan. Informan dalam penelitian ini yaitu tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Kecamatan Kepenuhan yang mengetahui tentang tata cata adat perkawinan masyarakat Melayu. Teknik pengambilan informan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapakan bahwa tata cara adat perkawinan masyarakat Melayu di Kecamatan Kepenuhan yaitu: dalam tahap meminang dalam tata cara adat nikah kawin di kecamatan kepenuhan yaitu: Suluh Ayie, Moulak Katu, Botunang dan dilanjutkan dengan tahap menentukan hari yaitu: Bopokat, Monyorah Tandu, Akad Nikah, Boinai, Bokundai, Monyambuik pengantin Laki-laki, Bolima, Bosanding. selanjutnya tahap penutu yaitu: Upah- upah,Potaruh Potakeh
Pengembangan Instrumen Asesmen Kemampuan Penalaran Matematis Konten Perbandingan untuk Siswa Fase D
Mathematical reasoning ability is an important skill that students must possess. However, many students have low mathematical reasoning skills. This study aims to develop an assessment instrument for mathematical reasoning ability in comparison content for phase D students that is valid, reliable, and has appropriate discrimination power and difficulty level to train their reasoning. The development model used is a development study with preliminary and formative evaluation stages, including self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, and field testing. The results of the rational validity (content, construction, and appearance) of the mathematical reasoning ability questions and questionnaires show scores of 3.8 and 3.7 (out of a maximum scale of 4), with criteria of very valid. Item analysis of the mathematical reasoning ability questions produced 8 valid questions with a reliability value of 0.85, indicating a high level of reliability. From the analysis, there are 3 questions with medium difficulty, 3 easy questions, and 2 difficult questions. The discriminative power of the questions shows 1 question with very good criteria, 5 questions with good criteria, and 2 questions with sufficient criteria. Additionally, from the mathematical reasoning ability questionnaire, 14 valid items and 1 invalid item were obtained; the reliability value of 0.85 indicates high criteria; 12 items have sufficient discriminative power and 2 items have poor discriminative power. Thus, the final product of this study is 8 reasoning questions and 12 items of mathematical reasoning ability questionnaire
Effectiveness of learning videos on students\u27 understanding of mathematical concepts
This study was conducted to address the issue of students\u27 low comprehension of mathematical concepts. Learning videos were explored as a potential instructional medium to improve this comprehension. The purpose of the research was to examine the effectiveness of learning videos on the comprehension of mathematical concepts among grade XI students at SMA Negeri 3 Sukoharjo. A quantitative research method was employed using a true experimental design with a pretest-posttest control group. The sample consisted of 66 students from classes XI F.5A and XI F.5B, selected through a cluster random sampling technique. Data were collected through a test assessing students\u27 comprehension of mathematical concepts. Prerequisite tests, including normality and homogeneity tests, were conducted prior to hypothesis testing, which was carried out using the t-test. The results indicated that learning videos effectively improved students\u27 comprehension of mathematical concepts. This conclusion was supported by the t-test results, where tcount (2.1085) exceeded ttable (1.669), leading to the rejection of H0 and acceptance of H1​. Furthermore, the experimental group showed a significant increase in average scores after the intervention with learning videos, with the pretest average of 76.24 rising to a posttest average of 87.91. Based on these findings, it can be concluded that learning videos are an effective instructional medium for enhancing the comprehension of mathematical concepts among grade XI students at SMA Negeri 3 Sukoharjo in the 2023/2024 academic year
PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN TAHUN 2024
Mitra pada program pengabdian masyarakat ini adalah Mahasiswi STIKes As Syifa Kisaran yang mengalami disminore ketika mendapatkan haid. Sehingga diperlukan memberikan Pendidikan kesehatan tentang pengaruh masase abdominal effleurage dan kompres air hangat untuk mengatasi nyeri disminore yang sering dialami oleh remaja. Adapun pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswi STIKes As Syifa Kisaran tentang tata cara melakukan masase abdominal effleurage dan kompres air hangat sehingga mahasiswi STIKes As Syifa Kisaran dapat mempraktekkannya di rumah agar dapat mengurangi nyeri disminore yang mereka alami
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SMK NEGERI 7 KOTA PEKANBARU MENGENAI HAK-HAK KONSUMEN DALAM TRANSAKSI ELEKTRONIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Permasalahan mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah minimnya pengetahuan siswa SMK Negeri 7 Kota Pekanbaru mengenai hak-hak konsumen dalam transaksi elektronik berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah menggunakan metode ceramah, dialog, dan diskusi dalam rangka memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMK Negeri 7 Kota Pekanbaru. Partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Wakil Kepala SMK Negeri 7 Kota Pekanbaru yang berpartisipasi menyediakan waktu, menyediakan tempat dan fasilitas pendukung, serta menghadirkan siswa sebagai peserta kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 Desember 2025 jam 08.00 WIB bertempat di SMK Negeri 7 Kota Pekanbaru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dihadiri sebanyak 30 orang peserta. Kesimpulannya adalah bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah berhasil dilaksanakan dan bermanfaat bagi para peserta. Sebelum kegiatan dilaksanakan, dari 30 orang peserta, hanya 36,6% yang menjawab dengan benar materi yang akan disampaikan. Sedangkan, setelah kegiatan dilaksanakan, 74,6% peserta menjawab telah memahami materi yang disampaika
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA ASUH ANAK REMAJA DI DESA RAMBAH HILIR: PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA ASUH ANAK REMAJA DI DESA RAMBAH HILIR
Pola asuh orang tua merupakan pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang pola asuh anak remaja di desa rambah hilir. Sampel dalam penellitian ini sebanyak 70 orang dengan Teknik penelitian yaitu accidental sampling. Analisa data yang digunkan adalah uji T dependen dengan melihat pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang pola asuh anak remaja di desa rambah hilir. rerata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang Pola asuh Anak remaja yaitu 5,33 dengan standar deviasi 1,548, sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang Pola asuh Anak remaja 7,56 dengan standar deviasi 1,847 dari 70 responden yang diteliti. Artinya terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan tentang Pola asuh Anak remaja sebesar 2,23. artinya ada pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan ibu tentang pola Asuh Anak remaja di desa rambah hilir. didapat dengan nilai p value = 0,000 ≤ 0,05 dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%, yang berarti ada pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan ibu tentang pola Asuh Anak remaja di desa rambah hilir
PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang terbukti paling cost-effective (murah) karena dapat mencegah dan mengurangi kejadian kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat penyakit. Penakit  yang dapat dicegah dengan imunisasi diperkirakan 2-3 juta kematian tiap tahunnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan ibu terhadap pemberian imunisasi dasar pada masa pandemic covid-19. Metode penelitian menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu mengenai pemberian imunisasi dasar pada masa Pandemi COVID-19 di Kecamatan Kluet Timur. Sampel penelitian sebanyak 99 ibu yang memiliki bayi 1 bulan sampai 1 tahun, tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik simpel Random sampling. Analisa menggunakan analisis Uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar  nilai sig 0.000, ada hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar nilai sig 0,000 dan ada hubungan tindakan dengan pemberian imunisasi nilai sig. 0,000.. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan pemberian imunisasi dasar pada masa pandemi covid-19. Disarankan untuk bagian unit imunisasi di UPTD Puskesmas Kluet Timur Aceh Selatan untuk tetap memberikan penyuluhan dan informasi kepada ibu untuk dapat memberikan imunisasi dasar lengkap kepada anak  nya, karena imunisasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi terhadap penyakit.
Â
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI USIA 9-24 BULAN
ABSTRAK
Vaksinasi campak mengakibatkan penurunan 80% kematian akibat campak antara tahun 2000 dan 2017 di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9-24 bulan. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen dengan menggunakan metode Deskriptif Analitik melalui pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 9-24 bulan mulai dari bulan Januari – Desember tahun 2023 sebanyak 96 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah tehnik total populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar cheklist dan buku laporan cakupan imunisasi tahunan Puskesmas Peusangan Selatan. Penelitian ini menganalisa data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan nilai signifikansi 5%. Hasil univariate berdasarkan usia ibu diperoleh mayoritas usia normal tidak memberikan imunisasi campak sebanyak 56 responden (81,2%), berdasarkan pendidikan ibu mayoritas pendidikan sedang tidak memberikan imunisasi campak sebanyak 53 responden (76,8%) dan berdasarkan pekerjaan ibu mayoritas profesi IRT tidak memberikan imunisasi campak sebesar 43 responden (62,%). Hasil bivariat yang didapatkan dari hubungan karakteristik ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi usia 9-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Peusangan Selatan diperoleh nilai p-value = 0,01 < α (0,05). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara karakteristik ibu dengan pemberian imunisasi campak pada bayi 9-24 bulan di Puskesmas Peusangan Selatan. Saran kepada peneliti berikutnya untuk dapat meneliti lebih dalam lagi tentang faktor eksternal terhadap pemberian imunisasi campak pada bayi.
Kata kunci: Karakteristik Ibu, Bayi usia 9-24 bulan, Imunisasi Campak
ABSTRACT
Measles vaccination resulted in an 80% reduction in measles deaths between 2000 and 2017 worldwide. The aim of this study was to determine the relationship between maternal characteristics and measles immunization in infants aged 9-24 months. This research was conducted in the work area of ​​the Peusangan Selatan Community Health Center, Bireuen Regency using the Descriptive Analytical method through a Cross Sectional approach. The population in this study was all mothers who had children aged 9-24 months starting from January - December 2023, totaling 96 people and the sampling technique used was the total population technique. This research instrument used a checklist sheet and annual immunization coverage report book at the South Peusangan Community Health Center. This research analyzes data using the Chi-Square statistical test with a significance value of 5%. Univariate results based on maternal age showed that the majority of normal age did not provide measles immunization, 56 respondents (81.2%), based on maternal education, the majority of moderate education did not provide measles immunization, 53 respondents (76.8%) and based on maternal occupation, the majority of housewives did not provide measles immunization. 43 respondents (62%) provided measles immunization. The bivariate results obtained from the relationship between maternal characteristics and measles immunization for babies aged 9-24 months in the work area of ​​the Peusangan Selatan Community Health Center obtained a p-value = 0.01 < α (0.05). The conclusion is that there is a significant relationship between maternal characteristics and measles immunization for babies aged 9-24 months at the Peusangan Selatan Community Health Center. Suggestions for future researchers to research more deeply into external factors regarding measles immunization in babies.
Keywords : Maternal Characteristics, Infants aged 9-24 months, Measles Immunizatio
MADU KURMA DAN MADU ANGGUR MERAH BERMANFAAT MENURUNKAN LAMA PERSALINAN KALA I
Persalinan lama menyebabkan terjadinya komplikasi persalinan seperti perdarahan. danpartus lama. Salah satu sumber makanan yang mengandung kalori tinggi adalah madu dari kurma dan anggur merah serta air gula . Glukosa yang tinggi pada kurma dan anggur merah bermanfaat untuk tenaga. Serotonin ,tannin dan oksitosin pada kurma membantu kontraksi otot polos rahim pada persalinan .Madu dan anggur merah merupakan fruktosa dan glukosa sumber energi instan bagi tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui manfaat madu kurma dan madu anggur merah pada lama persalinan kala I aktif,
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain posttest only with control group design. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Secang II dengan populasi 60 ibu bersalin yang melahirkan pada bulan September sampai Nopember 2022 teknik pengambilan sampel total sampling dengam jumlah sampel kelompok intervensi ibu bersalin kala I aktif yang diberikan madu kurma dan kelompok kontrol ibu bersalin kala I aktif yang diberikan madu anggur merah jumlah 30 responden . Hasil penelitian terdapat perbedaan pemberian kombinasi madu kurma dan anggur merah terhadap lama persalinan kala 1 aktifp value 0,030. Nilai Z Score -2.164 pemberian madu kurma lebih efektif mempercepat lama persalinan kala 1 didaptkan juga mean madu kurma 22,3667 menit dibandingkan madu anggur merah mean 31,0833 menit. Madu kurma maupun madu anggur sama sama efektif walaupun ada perbedaan . Disarankan sebagai tambahan energy tambahkan kurma madu maupun madu anggur merah pada ibu bersalin untuk memperpendek waktu persalinan kala 1 akti
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BIRTH BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF: EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE BIRTH BALL TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
Persalinan merupakan suatu proses yang alamiah. Secara fisiologis pada ibu bersalin terjadi kontraksi yang menyebabkan penipisan dan pembukaan serviks. Setiap individu mengalami nyeri yang berbeda-beda. Banyak metode yang dilakukan untuk mengurangi nyeri pada persalinan, salah satunya dengan menggunakan metode birth ball. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode birth ball yang merupakan salah satu metode nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif di RSU Bali Royal pada tahun 2024. Untuk membandingkan intensitas nyeri persalinan sebelum dan setelah diberikan metode birth ball. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pre-ekperimental pretest-posttest one group design. Pengambilan sampel menggunakan tehnik consecutive sampling dengan jumlah sampel 40 responden. Terdapat 82,5% ibu bersalin dengan intesitas nyeri berat dan 17,5% Ibu bersalin dengan intesnsitas nyeri sedang sebelum mendapatkan metode birth ball. Setelah mendapatkan metode birth ball, terdapat 32,5% ibu bersalin dengan intesitas nyeri ringan dan 67,5% ibu bersalin dengan intesnsitas nyeri sedang. Hasil uji hipotesis menunjukkan p value = 0,00 < 0,05 yang berarti ada perbedaan tingkat nyeri pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Pada Ibu Hamil di RSU Bali Royal sebelum dan setelah mendapatkan metode birth ball. Diharapkan tenaga kesehatan lebih sering mensosialisasikan dan menerapkan metode birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi nyeri persalinan dan stress