Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III
Masalah tidur sering kali muncul pada ibu hamil trimester ketiga sebagai dampak dari berbagai perubahan fisik dan psikologis yang terjadi selama masa kehamilan. Salah satu pendekatan non-obat yang dianggap mampu membantu mengatasi gangguan tersebut adalah melalui kegiatan senam hamil. Fokus utama dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh senam hamil pada kualitas tidur ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sebanyak 15 ibu hamil dalam periode akhir kehamilan dipilih secara purposive sebagai sampel penelitian. Penelitian dilaksanakan di UPTD Puskesmas Modayag pada bulan Maret hingga April 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner kualitas tidur yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi, kemudian hasilnya dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa senam hamil memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kualitas tidur. Sebagian besar ibu hamil mengalami perbaikan dari kualitas tidur agak buruk menjadi cukup baik dan sangat baik setelah mengikuti senam. Oleh karena itu, senam hamil direkomendasikan sebagai bagian dari program antenatal care untuk membantu Ibu hamil di periode akhir gestasi dalam meningkatkan kualitas tidur dan kesejahteraan selama kehamilan
HUBUNGAN ANTARA DEPRESI POST PARTUM DENGAN KELAHIRAN PREMATUR
Depresi postpartum adalah suatu bentuk gangguan suasana perasaan yang terjadi pada ibu pascapersalinan dan berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan ibu, bayi, serta hasil persalinan. Salah satu komplikasi yang sering dikaitkan dengan kondisi ini yaitu perubahan atau gangguan fisiologis yang disebabkan oleh kelahiran prematur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara depresi postpartum terhadap peristiwa kelahiran yang terjadi sebelum cukup bulan. Dalam penelitian ini diterapkan pendekatan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan dilaksanakan di RSUD Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada Desember 2024 hingga Mei 2025. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu postpartum yang ditetapkan melalui penerapan teknik total sampling. Tahapan pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi dan pencatatan data sekunder dari rekam medis pasien. Data dianalisis melalui pendekatan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Kendall’s Tau-b. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara depresi postpartum dengan kelahiran prematur (p 0,000), memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,757 yang menunjukkan adanya hubungan kuat antara variabel yang diteliti menunjukkan kekuatan keterkaitan yang erat dan positif
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI MA KHALIFA NUSANTARA KOTA DENPASAR
Pada remaja sering terjadi ketegangan emosi yang meningkat sehingga mempengaruhi kinerja hormon dan keteraturan siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di MA Khalifa Nusantara Kota Denpasar. Metode yang digunakan adalah Analytic Observational dan menggunakan pendekatan Cross Sectional dan Teknik sampling yang digunakan adalah total sampel. Metode pengumpulan data primer dengan lembar PSS-10, kuesioner siklus menstruasi dan analisis data dengan uji Chi-Square. Hasil dari analisa data menunjukkan nilai p value < 0,05 yaitu sebesar 0,002 yang menunjukkan nilai signifikan berarti terdapat hubungan antara tingkat stres dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di MA Khalifa Nusantara di Kota Denpasar. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara tingkat stres dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di MA Khalifa Nusantara Kota Denpasar
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK BOKASI KOTORAN AYAM BROILER TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)
Cabai merupakan hasil pertanian hortikultura yang sudah menjadi bagian dari budaya makanan masyarakat Indonesia. Kekhasan masakan Indonesia dengan cita rasa pedas merupakan salah satu faktor yang membuat cabai banyak dikonsumsi di Indonesia Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari sisa tanaman, hewan atau manusia seperti pupuk kandang, pupuk hijau, dan kompos yang berbentuk cair maupun padat. Selain mudah dibuat sendiri dengan modal pembuatan yang murah, penggunaan pupuk organik juga menguntungkan bagi lingkungan, tanah dan tanaman karena pupuk organik dapat memperbaiki sifat-sifat tanah seperti sifat fisik, kimia dan biologi kotoran ayam merupakan limbah yang dihasilkan dari peternakan ayam yang dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Kotoran ayam memiliki potensi yang besar sebagai pupuk organik. Penggunaan bahan organik kotoran ayam mempunyai beberapa keuntungan antara lain sebagai pemasok hara tanah dan meningkatkan retensi air. Penelitian ini dilaksanakan di LAB Unri dan lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraiaan, Jl Tuanku Tambusai, Rambah, Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu Riau. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, masing-masing perlakuan di ulang 3 kali sehingga di peroleh 15 unit penelian. Pada setiap unit penelitian terdiri dari 4 sampel bibit tanaman cabai rawit 60 satuan pengamatan sehingga di peroleh konsentrasi pupuk bokasi kotoran ayam broiler yaitu : Po : Pupuk bokasi kotoran ayam broiler 0 g/polybag P1 : Pupuk bokasi kotoran ayam broiler 500 g/polybag P2 : Pupuk bokasi kotoran ayam broiler 600/polybag P3 : Pupuk bokasi kotoran ayam broiler 700 g/polybag P4 : Pupuk bokasi kotoran ayam broiler 800 g/polybag. Variabel yang diamati meliputi analisis kandungan unsur hara bokasi kotoran ayam broiler, tinggi tanaman, lebar daun, diameter tanaman, umur berbunga, umur panen dan bobot buah segar. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk bokasi kotoran ayam broiler berpengaruh nyata pada parameter pengamatan umur berbunga, umur panen pertama dan bobot buah segar dengan pemberian dosis 800 g dan pada bobot buah segar pada dosis 700 g, namun berpengaruh tidak nyata pada parameter pengamatan tinggi tanaman, lebar daun dan diameter batang
Effectiveness of the STEM Approach in Improving Students’ Mathematical Conceptual Understanding Ability
This quasi-experimental study aims to examine the effectiveness of the STEM approach in enhancing students’ understanding of mathematical concepts. The research was motivated by the low learning outcomes and limited student engagement in mathematics learning, which are presumed to result from the use of less effective instructional approaches. The STEM approach was chosen because it enables students to understand mathematical concepts contextually while fostering critical thinking, problem-solving, creativity, and collaboration skills. The sample consisted of 30 students from class VIII-1 and 31 students from class VIII-2, selected through purposive sampling. This study employed a pretest–posttest control group design, with quantitative data obtained from mathematical concept understanding tests. Data were analyzed using nonparametric statistical tests, including the Mann–Whitney U test and proportion test. The results of the Mann–Whitney U test at a 0.05 significance level showed that zcalculated = 2.63 > ztable = 1.96, indicating that H₀ was rejected and H₁ accepted. The findings revealed a significant difference in the improvement of conceptual understanding between students who received STEM-based instruction and those who experienced conventional learning. Moreover, more than 60% of students taught using the STEM approach achieved a good level of conceptual understanding. Therefore, it can be concluded that the STEM approach is effective in improving students’ understanding of mathematical concepts
IMPLEMENTASI ENTEPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) DALAM MENDUKUNG PROSES KEUANGAN (FINANCE) PADA PT.ALS
Penerapan sebuah sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam mendukung infrastruktur keuangan di PT. ALS, perusahaan transportasi besar yang beroperasi di area Sumatera tepatnya di mandailin natal. Tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan adalah ketiadak adaan sistem terpadu yang dapat mendukung data pemasukan dan pengeluaran dengan efisien dalam satu sistem. Maka karna itu, sasaran dari sistem ini adalah merancang serta melaksanakan sistem ERP modul keuangan (finance) yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data finansial perusahaan. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan ERP yang mencakup langkah-langkah pengurangan data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa sistem ERP yang dirancang dapat menggabungkan berbagai informasi penting seperti data master, akun, transaksi, kinerja, hambatan operasional, dan hasil survei pelanggan. Sistem ini juga menawarkan kemampuan pelaporan otomatis dan penyajian data secara grafik, yang mempermudah analisia serta pengambilan keputusan yang strategis. Penerapan sistem ini tidak hanya mempercepat pekerjaan di bagian keuangan, tetapi juga meningkatkan ketepatan laporan dan mengurangi kesalahan manual. Dengan begitu, ERP terbukti mempunyai dampak positif dalam meningkatkan mutu pengawasan internal dan keterbukaan finansial perusahaan. Sistem ini juga memiliki sifat fleksibel dan dapat diakses secara online, mendukung mobilitas serta pengawasan yang lebih efektif oleh manajemen. sistem mendukung teknologi informasi, khususnya ERP, sangat berperan dalam transformasi digital proses bisnis suatu perusahaan, khususnya pada aspek keuanga
TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN HIBAH DIBAWAH TANGAN TERHADAP SEBIDANG TANAH DI DESA PASIR UTAMA KECAMATAN RAMBAH HILIR: TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN HIBAH DIBAWAH TANGAN TERHADAP SEBIDANG TANAH DI DESA PASIR UTAMA KECAMATAN RAMBAH HILIR
Hibah menjadi salah satu sarana manusia untuk mengalihkan harta benda serta haknya kepada orang lain, hibah semestinya di laksanakan dengan akta yang otentik apabila terhadap harta benda tak bergerak seperti tanah namun di Desa Pasir utama Kecamatan rambah hilir hibah atas sebidang tanah dilaksanakan di bawah tangan. Permasalahan di dalam penulisan ini ialah bagaimana kedudukan perjanjian hibah sebidang tanah dan apakah yang menyebabkan terjadinya hibah atas sebidang tanah di Desa Pasir Utama Kecamatan rambah hilir yang dilakukan dibawah tangan. Jenis penelitian ini menggunakan metode Yuridis Empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif yang ditarik kesimpulan dengan metode penarikan kesimpulan deduktif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa kedudukan perjanjian hibah atas sebidang tanah di desa Pasir Utama sah dimata hukum, akan tetapi pembuktiannya kurang sempurna karena tidak memuat akta hibah yang autentik, Perjanjian di bawah tangan hanya memiliki kekuatan pembuktian formal, apabila tanda tangan dan pernyataan yang terdapat didalam surat tersebut diakui dan dibenarkan maka surat dibawah tangan tersebut sebenarnya sudah memiliki kekuatan didalam pembuktian. Penyebab terjadinya hibah di bawah tangan di karenakan masyarakat sekitar kurang terbiasa dengan pengurusan di kantor notaris sehingga sudah mengganggap akta di bawah tangan mempunyai kekuatan hukum yang sempurna.
 
CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DEVELOPMENT OF EXTRACURRICULAR ACTIVITIES ENGLISH CLUB
This study examines the management of the English Club extracurricular program at MTs Darul Ulum, recognizing its growing importance as a complementary space for developing twenty-first-century English proficiency. Although English Clubs are widely acknowledged in the literature as effective platforms for communicative practice, motivation building, and confidence enhancement, research focusing on their managerial processes—particularly in Islamic secondary schools—remains limited. Addressing this gap, the present study investigates how the English Club is managed, what challenges are encountered, and what solutions are implemented within the framework of Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC). A descriptive qualitative design was employed, involving interviews with the supervising teacher, observations of club activities, and analysis of program documents. The findings indicate that the English Club operates with enthusiasm but lacks structured planning, formal organizational roles, adequate facilities, and systematic evaluation procedures. Major challenges include overcrowded membership, limited teaching personnel, uneven student motivation, and restricted institutional support. Despite these constraints, the supervisor employs several adaptive strategies such as activity-based learning, peer-assisted facilitation, and attempts to build external partnerships. The study concludes that strengthening managerial components—particularly planning, organizing, and evaluation—is essential for enhancing the sustainability and pedagogical impact of the English Club. These findings provide practical implications for schools seeking to improve extracurricular language programs in resource-limited settings
THE DEVELOPMENT OF PheT-BASED STUDENT WORKSHEETS TO IMPROVE STUDENTS’ COGNITIVE LEARNING OUTCOMES AT MTS NUR HADI MUARA JAWA
This study aims to develop PhET-based student worksheets (LKPD) and examine their effectiveness in improving students’ cognitive learning outcomes at MTs Nur Hadi Muara Jawa. The research employed a research and development (R&D) design using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects of the study were MTs students selected through purposive sampling. Data were collected using expert validation sheets, student response questionnaires, and cognitive achievement tests administered before and after the implementation of the worksheets. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis to measure learning gains. The findings indicate that the PhET-based LKPD are valid, practical, and effective in enhancing students’ cognitive performance, particularly in understanding abstract scientific concepts. The integration of interactive simulations encourages active learning, inquiry processes, and conceptual understanding. Therefore, PhET-based student worksheets can serve as an effective instructional material to support digital-based science learning in secondary education
HUBUNGAN PERSEPSI WANITA USIA SUBUR TENTANG EFEK SAMPING INTRAUTERINE DEVICE (IUD) DENGAN MOTIVASI DALAM PEMILIHANNYA SEBAGAI ALAT KONTRASEPSI
One of the factors contributing to the Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is the still high rate of unwanted pregnancies. Encouraging the use of long-term contraceptive methods (MKJP) including intrauterine contraceptive devices (IUDs) is one strategy to reduce MMR. IUDs are still less popular, due to negative opinions about their side effects. This factor was taken into account to determine the relationship between the motivation of women of childbearing age (WUS) to choose IUDs as their contraceptives. A total of 46 WUS were selected for this study using purposive sampling and a correlational analysis approach. The research instrument was a Likert scale questionnaire, and the Spearman correlation test was used to analyze the relationship between the two variables. The median score for motivation was 56.00, and the median score for perception was 57.00. The Spearman correlation statistical test showed a significant relationship between motivation and perception (p = 0.000), with a correlation coefficient of 0.675, so the relationship is categorized as strong. It can be concluded that the more positive the WUS perception of the negative consequences of IUDs, the more motivated they are to use IUDs as a contraceptive method. Creating a positive perception can increase motivation to use IUDs, so this study recommends increasing education and counseling on long-term contraceptive methods (LMC)