Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE ANAK USIA 7 - 12 TAHUN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PROMKES DI SMPN N 1 RAMBAH KABUPATEN ROKAN HULU
Personal Hygiene personal is an individual\u27s efforts to maintain their cleanliness and health, both physically and mentally. Look clean, fragrant, and neat are very important dimensions in measuring the level of individual welfare in general. The purpose of this study was to see the independence of personal hygiene in children aged 7-12 years before and after being given promkes at SMP N 1 Rambah, Rokan Hulu Regency. The research design is a quasiexperimental research with a time series design approach with a total sample of 10 people. The results of this study there is a significant difference between the mean of children\u27s independence before and after being given Promkes (p = 0.000). It is recommended for students of SMP N 1 Rambah, Rokan Regency to be able to use the results of this study as information to increase children\u27s independence in caring for their own hygiene
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 TERHADAP PENGETAHUAN WANITA UMUR 45-59 TAHUN DI DESA RAMBAH HILIR TIMUR KECAMATAN RAMBAH HILIR
Saat ini pandemi Covid-19 juga mengancam semua orang tidak kecuali wanita umur 45- 59 tahun. Pengetahuan wanita usia 45- 59 tahun masih banyak pro dan kontra tentang penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat masih belum bisa menerapkan protokol kesehatan. Melaksanakan langkah-langkah kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Covid-19, menyebarkan informasi tentang Covid-19 dalam bentuk mengajak peran serta kepedulian pada wanita umur 45- 59 tahun karena kurangnya pengetahuan tentang Covid-19. Wanita umur 45- 59 tahun termasuk kelompok yang beresiko terhadap permularan Covid-19, karena kondisi tubuh rentan terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan pencegahan penularan Covid-19 terhadap pengetahuan wanita umur 45- 59 tahun di Desa Rambah Hilir Timur Kecamatan Rambah Hilir. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain penelitian yang digunakan adalah pra- ekperiment dengan rancangan one group pre test and post test design. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedang analisis data menggunakan uji T- Dependen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 responden wanita umur 45- 59 tahun. Hasil penelitian didapatkan rata-rata pengetahuan sebelum melakukan pendidikan kesehatan yaitu 9,25 ± 2,19 jawaban benar. Pengetahuan wanita umur 45- 59 tahun sesudah melakukan pendidikan kesehatan yaitu 12,96 ± 2,63 jawaban benar. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan penularan covid-19 pada wanita umur 45-59 tahun dibuktikan dengan hasil uji statistik diperoleh nilai p- value= 0.001. Saran bagi wanita umur 45- 59 tahun diharapkan bisa mematuhi protokol kesehatan pada masa pendemi Covid-19 karena kasus terpapar penularan Covid-19 semakin meningkat serta mencari informasi yang akurat untuk meningkatkan pengetahuan tahun tentang pencegahan penularan Covid-19
DETEKSI KEHADIRAN MIKROBA INDIKATOR COLIFORM PADA AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN TAMBUSAI TENGAH, KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU
Air merupakan kebutuhan manusia yang paling penting. Jumlah air yang terdapat pada tubuh manusia mencapai 68% dan untuk tetap hidup kadar air dalam tubuh harus dipertahankan. Kebutuhan air minum setiap orang bervariasi mulai dari 2,1 liter hingga 2,8 liter perhari. Semakin hari jumlah penduduk semakin bertambah, begitu juga dengan keubutuhan air, termasuk air minum. Pertumbuhan penduduk yang semakin padat menyebabkan rendahnya kemampuan tanah untuk menyerap air karena perubahan tata guna tanah yang tidak terkendali sebagai dampak kepadatan penduduk. Air minum yang sehat dan aman untuk dikonsumsi harus memenuhi persyaratan yang meliputi syarat fisik, kimia dan bakteriologis. Syarat fisik kualitas air minum meliputi warna, rasa, kekeruhan dan bau. Syarat kimia kualitas air minum dengan melihat keberadaan senyawa yang membahayakan yaitu timbal, tembaga, raksa, perak, kobalt, sedangkan syarat bakteriologis kualitas air minum ini dapat dilihat dari ada tidaknya bakteri coliform pada Air. Air minum harus aman diminum yang artinya bebas mikroba patogen dan zat berbahaya dan diterima dari segi warna, rasa, bau dan kekeruhannya .Syarat bakteriologis air minum menurut peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/SK/IV/2010 adalah air minum tidak boleh mengandung bakteri patogen. Bakteri patogen adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit terutama penyakit saluran pencernaan. Salah satunya yaitu bakteri coliform. Sehingga perlu diadakan peneltian mengenai kemungkinan cemaran mikroorganisme pathogen pada air minum isi ulang tersebut. Keberadaan bakteri Coliform tertinggi di temukan pada sample ST2 dengan 2,3 x 104 , sedangkan Keberadaan bakteri Coliform terendah pada sample ST1 dengan 1,3 x 103 Departemen kesehatan R.I. 2004 angka tersebut tidak berbahaya bagi kesehatan, karena masih dibawah total koloni maksimum yaitu 5 x 105 cfu/ml
PENGARUH BENTUK DAN CAMPURAN BUTIRAN PASIR TERHADAP PERILAKU KUAT GESERNYA
Campuran dan bentuk butiran pasir, merupakan sebagian faktor yang mempengaruhi sifat teknis pasir yaitu kuat geser, dan hal ini perlu diperhatikan supaya pengaruhnya dapat dimaksimalkan untuk konstruksi yang berhubungan dengan pasir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menganalisis bentuk butiran pasir dan menganalisa perilaku sudut geser (Ï•) akibat pengaruh campuran dan bentuk butiran. Pengujian dilakukan dengan membuat variasi bentuk campuran pasir , dalam 5 variasi dengan kerapatan relatif sebesar 70% dan 20%, yang tertahan pada saringan No. 20. Bentuk butiran pasir terdiri dari 2 bentuk, yaitu kelompok butiran bersudut (angular) dan bulat (rounded), yang dibedakan berdasarkan nilai roundness (R), sphericity (S) dan regularity (Ï), yang diproses menggunakan imageJ. Hasil penelitian menunjukkan, analisa bentuk butiran pasir menggunakan imageJ, diperoleh tingkatan bentuk butiran dari kedua pasir, yaitu semi bersudut (sub-angular) dan semi bulat (sub-rounded). Perbandingan sudut geser bentuk pasir sub-angular lebih besar dari pada sub-rounded, hal ini disebabkan pasir berbentuk sudut saling mengikat satu sama yang lain yang disebut dengan interlocking sehingga sudut gesernya lebih besar. Hasil perbandingan sudut geser (Ï•) di antara variasi campuran bentuk butiran pasir yang dikombinasikan dengan kerapatan relative (Dr) yang sama 20%, terlihat ada perbedaan perilaku sudut geser (Ï•) di antara ketiga variasi bentuk campuran pasir, yaitu variasi sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25%, lebih tinggi dari sampel sub-angular 50% ditambah sub-rounded 50% dan sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75% yaitu sebesar 44,59â°. Hal ini disebabkan karena variasi sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25% pada bidang gesernya didominasi oleh fraksi butiran sub-angular. Hasil perbandingan sudut geser (Ï•) di antara variasi campuran bentuk butiran pasir yang dikombinasikan dengan kerapatan relative (Dr) yang sama yaitu 70%, terlihat ada perbedaan perilaku sudut geser (Ï•) di antara ketiga variasi bentuk campuran pasir, yaitu variasi sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75%, lebih tinggi dari sampel sub-angular 50% ditambah sub-rounded 50% dan sub-angular 75% ditambah sub-rounded 25% yaitu sebesar 40,95â°. Hal ini disebabkan karena variasi sub-angular 25% ditambah sub-rounded 75% pada bidang gesernya didominasi oleh bentuk butiran sub-Angular
Penentuan Nilai Hirarki Rancang Bangun Reaktor Pembuat Foaming Agent Pemadam Kebakaran Lahan Gambut Menggunakan AHP dengan Aplikasi Expert Choice
Usaha untuk memudahkan proses pengambilan keputusan dalam rancang bangun pembuatan reaktor pembuat foaming agent pemadam kebakaran lahan gambut, perlu ditentukan bobot struktur setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai masin-masing kriteria dan alternatif untuk mempercepat proses pengambilan keputusan setiap aktivitas kegiatan rancang bangun. Hierarki kriteria tersebut adalah studi referensi, pengembangan data perancangan, gambar dan simulasi, manufaktur, kommisioning dan validasi. Sedangkan untuk hierarki alternatif adalah handal, safety, operasional mudah. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai bobot tersebut adalah menggunakan AHP (Analytic Hierarchy Process), dengan aplikasi Expert Choice. Hasil pengolahan data penilaian bobot prioritas tertinggi adalah kriteria manufaktur nilainya 0.313, kemudian hasil bobot alternatif tertinggi adalah handal nilainya 0.417. Hasil analisis konsistensi tingkat kriteria adalah 4%, karena nilai konsistensinya di bawah 10% maka penilaian prioritas kriteria dapat diterima. Dari hasil tersebut terlihat bahwa kriteria manufaktur merupakan prioritas yang perlu mendapat perhatian dalam proses rancang bangun pembuatan reaktor pembuat foaming agent, dengan hasil produk yang dihasilkan dituntut memiliki tingkat kehandalan yang perlu diperhatikan
Pembuatan Mesin Pencacah Single Blade Kapasitas 100 kg/jam dengan Metode Pahl & Beitz
Penelitian ini akan membuat mesin pencacah single blade kapasitas 100 kg/jam dengan metode Pahl & Beitzh, dimana mesin ini akan digunakan untuk mencacah rumput sebagai bahan pupuk kompos. pupuk kompos adalah pupk organik yang baik untuk tanaman yang proses pembuatannya dengan proses fermentasi. Proses pembuatan pupuk kompos dengan bahan-bahan organik seperti rumput cacabean, eceng gondok dan bonggol pisang proses ini memerlukan teknologi untuk mencacah yang efisien. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan adalah metode Palhl & Beitzh dan metode dalam pengujian yang digunakan adalah metode eksperimen. Hasil perancangan dan pembuatan menghasilkan ukuran panjang 60 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 80 cm, untuk pengujian menunjukan bahwa pencacahan material jenis cacabean mesin mampu mencacah sebanyak 101 Kg/Jam, untuk material jenis bonggol pisang mesin mampu mencacah sebanyak 103 Kg/Jam dan pada material jenis eceng gondong mesin mampu mencacah sebanyak 99 Kg/Jam. Putaran mesin mampu memutar pisau sebesar 1500 rpm
Rancang Bangun Alat Pengolahan Limbah Plastik (Pirolisis) Menjadi Bahan Bakar Alternatif Menggunakan Metode Dfma (Design For Manufacture And Assembly)
Limbah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi oleh masyarakat, pada penelitian ini limbah plastik dapat di urai dengan mengkonversi limbah plastik menjadi menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui proses pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan rancang bangun alat pirolisis pengolahan limbah plastik, yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap persiapan berupa studi literatur dan membuat daftar bahan dan peralatan yang dibutuhkan, menentukan kriteria perancangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode DFMA (Design For Manufacture and Assembly) yang dimana dalam metode ini dibagi menjadi dua bagian yaitu DFM (Design For Manufacture) dan DFA (Design For Assembly). Perancangan dan pembuatan berdasarkan metode DFMA serta pengujian berdasarkan metode eksperimental. Hasil penelitian ini diperoleh suatu alat pirolisis dengan kapasitas alat 4 kg/siklus, dengan ukuran yaitu panjang : 150 cm, Lebar : 50 cm, Tinggi : 73 cm. Komponen alat pirolisis terdiri dari ; Tungku Pembakaran, Tabung Destilator, dan Tabung Kondensor. Kemudian dilakukan uji fungsional dari alat pirolisis, hasil pengolahan yaitu 0,8 liter, bahan bakar dari 1 kg limbah plastik jenis P
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI UMKM DI KABUPATEN ROKAN HULU MENGGUNAKAN METODE K-MEANS
Saat ini Dinas Koperasi UKM sudah memiliki Websitepemetaan UMKM berbasis GIS.Namun pada websiteUMKM saat ini hanya menampilkan titik lokasi UMKM di peta saja dan tidak menampilkan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar disetiap Kecamatan yang ada Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan website pemetaan UMKM berbasis GIS tersebut Saya ingin mengembangkan website tersebut dengan menambahkan metode penetilian data mining dengan menggunakan algoritma K-Means.K-Means merupakan salah satu metode data clusteringnon hirarki yang mengelompokan data dalam bentuk satu atau lebih cluster/kelompok. Data-data yang memiliki karakteristik yang sama dikelompokan dalam satu clusteratau kelompok dan data yang memiliki karakteristik yang berbeda dikelompokan dengan clusteratau kelompok yang lain sehingga data yang berada dalam satu clusteratau kelompok memiliki tingkat variasi yang kecil. Inputan pada penelitian ini adalaha UMKM dengan variabel penilaian berdasarkan nilai aset dan nilai omset pertahunya yang kemudian diproses menggunakan algoritma K-Meanssehingga menghasilkan outputnya beru clusteratau pengelompokan UMKM itu sendiri. Terdapat 3 clusterpada penelitian ini yaitu cluster 1 Usaha Mikro, cluster2 Usaha Kecil dan cluster3 Usaha Menengah. Pada pengujian 14 data usaha, penelitian ini berhasil menerapan metode K-Means untuk identifikasi dan klasifikasi UMKM dengan hasil pengujian 29% data ke cluster1 sebanyak 4 data, 42% data ke cluster2 sebanyak 6 data dan 29% data ke cluster3 sebanyak 4 data
TINJAUAN PENGALAMAN WANITA YANG SEMBUH DARI COVID-19 DI KABUPATEN ROKAN HULU
Fenomena kasus coronavirus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 pada manusia pertama kali dilaporkan terjadi di kota Wuhan, Tiongkok (Cina) pada awal Desember 2019,Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten Rokan Hulu pada bulan maret 2020 hingga februari 2021 694 kasus,Wanita yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 152, sembuh 150 orang dan 2 orang meninggal, adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengalaman seorang wanita yang positif covid-19 hingga sembuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian Fenomenologi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa penularan yang Covid-19 masing-masing responden berbeda-beda, mulai dari penularan di tempat kerja,kontak dengan orang yang terinfeksi,dan kelelahan.Adapun pemeriksaan yang dilakukan sebelum dinyatakan positif Covid-19 adalah pemeriksaan rapid test dan PCR (polymerase chain reaction). tanda dan gejala yang dirasakan diantaranya seperti demam, batuk kering, Flu, nyeri otot, napas pendek, sakit kepala hingga hilangnya sensasi rasa dan bau (anosmia). Masa penyembuhan Covid-19 isolasi selama kurang lebih 2 minggu dan lebih dari 3-6 minggu. Dan usaha yang dilakukan selama penyembuhan seperti mengosumsi makanan yang bergizi, Meskipun makanan bukan sepenuhnya sebagai penangkal virus, namun gizi yang baik akan lebih menguatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa memberikan perlindungan ekstra kepada tubuh. olahraga ringan, istirahat yang cukup,mengosumsi obat sesuai kebutuhan dan multivitamin. selalu patuhi protokol kesehatan untuk mengurangi penularan Virus Corona dengan menerapkan 5M yaitu : Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak,menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN PUTING SUSU LECET DI KLINIK ROHUL SEHAT DESA RAMBAH
The scope for achieving exclusive breastfeeding is still not satisfactory.The obstacles faced by breastfeeding mothers include blistered nipples. Some of the causes of sore nipples include improper breastfeeding technique, lack of milk production. The condition of blistered nipples causes pain that is felt by the mother and can also cause stress to the mother which makes it difficult for the mother to provide exclusive breastfeeding so that only a small amount of milk is obtained by the baby. The objective of the study is to carry out midwifery care for postpartummothers day 2th Mrs.A (34 years old) with nipple blisters at the Rohul Sehat Clinic in Rambah village thoroughly with a midwife mindset approach 7 varney steps. The research was casestudy report with the 7 step of Varney method, that was done at Rohul Sehat Clinic in Rambah village. The subject of the study were postpartum mothers with nipple blisters Mrs. A P2A0 (34years old) by breast care, oxytocin massage, teaching correct breastfeeding techniques. Thestudy was done from December 19 to December 26 2020. The technique of data collection used interview and observation and secondary data used documentation and literature.After being conducted midwifery care to Mrs. A (34 years old) P2A0 with breast care, oxytocin massage, the correct breastfeeding technique for 2 days the problem has been resolved. It is expected to develop the further theory and practice of midwifery care of postpartum mothers with nipple blisters