Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
ANALISIS USAHA IKAN ASIN PATIN (Pangasius spp) DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU (Studi Kasus Pada Usaha Ikan Asin Patin Bapak Mirwan)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi usaha ikan asin patin pada usaha bapak Mirwan di Desa Suka Damai, menghitung besarnya penerimaan, biaya dan keuntungan dan menganalisis besarnya tingkat efsiensi usaha ikan asin patin. Rumah produksi ikan asin patin ini adalah satu-satunya usaha ikan asin patin yang ada di Desa Suka Damai. Metode yang digunakan metode pengumpulan data primer yaitu dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha ikan asin patin sebagai objek pada penelitian ini . Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis usaha yang meliputi analisis biaya, penerimaan dan keuntungan, dan analisis efisiensi. Hasil penelitian sebagai berikut, biaya total rata-rata yang dikeluarkan dalam usaha ikan asin patin di Desa Suka Damai sebesar Rp. 3.941.000,- per bulan, penerimaan rata-rata yang diperoleh Rp. 4.560.000.- per bulan sehingga keuntungan rata-rata yang diperoleh oleh produsen sebesar Rp. 619.000,- per bulannya. Usaha ikan asin patin memiliki efisiensi lebih dari 1 yaitu sebesar 1,2, Hal ini berarti bahwa setiap Rp 1,00 yang dikeluarkan produsen pada awal kegiatan usaha akan mendapatkan penerimaan Rp 1,2 kali dari biaya yang dikeluarkan pada akhir kegiatan usaha tersebut
TINGKAT KEBERHASILAN TRANSFER EMBRIO (TE) BERDASARKAN KEGIATAN SELEKSI RESIPIEN DAN PELAKSANAAN TE DARI TAHUN 2018 SAMPAI DENGAN 2021 DI KABUPATEN ROKAN HULU
Implementation of the application of embryo transfer technology (ET), requires a program that can meet the wishes of the livestock community in terms of improving the genetic quality of liverstock quickly. The program is related to the proposal of beef cattle by field officers, selection of recipient cattele by the embryo transfer team which includes: exterior assessment, such as the Body Condition Score (BSC), interior assessment such as rectal palpation of the internal genitals (cervix, uterus an ovaries). The next activity is the implementation of embryo transfer such as how handle recipient cattel; wheather the recipient has been in Artificial Insemination (AI) (twinning program) or single ET, epidural anastesi, thowing frozen embryos in water at 38℃, insertion of embryo straw into the ET gun/plastic ET, rectal palpation, cervical examination, insertion of the ET gun, embryo deposition to the uterine horn, recording the results of ET, examination of pregnancy results of ET at the age of 2 months, monitoring of recipients who are already pregnant until elivery, reporting the results of single ET briths and ET twinning(AI/ET).
This technical report is the result of the embryo transfer (ET) program activities that took place from 2012,2018,2019,2020,and 2021, which in this technical report discusses the success rate of embryo transfer (ET) based on recipient selection and impelemtation activities embryo transfer (ET)
Mesin Pemotong Multi Fungsi Sebagai Alat Teknologi Tepat Guna Bagi Masyarakat Desa Pasir Agung
Mesin pemotong multi fungsi adalah suatu alat yang bisa digunakan oleh para pengusaha industri rumahan untuk memotong berbagai macam bahan yang akan dibuat menjadi kerupuk. Usaha pengolahan singkong dan tepung menjadi kerupuk merupakan usaha yang dijalankan oleh banyak orang. Penelitian ini dilakukan berawal dari lebih banyaknya waktu yang tersita dalam proses pemotongan bahan baku jika menggunakan peralatan manual yang di beli di pasaran baik yang terbuat dari bahan plastik maupun kayu yang dipasang sebuah pisau untuk pemotongannya hingga menjadi kerupuk, kami kemudian berpikir ingin membantu banyak orang agar mempermudah dan mempercepat dalam pemotongan, akhirnya kami melakukan percobaan membuat sebuah mesin pemotong multifungsi yang mampu memangkas waktu pengerjaan pemotongan bahan baku tersebut, selain itu mesin pemotong multifungsi ini mampu memberikan solusi bagi permasalahan yang ada dalam industri pengolahan kerupuk yang ada di desa pasir agung : 1. Ketidak seragaman hasil potongan 2. Ketiadaan aliran listrik, 3. Daya listrik rumah yang rendah 4. Pendorong bahan baku ke pisau pemotong yang masih manua
Tinjauan Tinjauan Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Produksi Kertas Terhadap Standar JIPM
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas produksi memanfaatkan hasil perhitungan nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness). OEE adalah salah satu cara untuk mencari dan memonitor efektivitas proses kerja dari suatu perusahaan.Setiap perusahaan menginginkan tingkat efektif yang tinggi dalam proses produksi yang dilakukannya. Salah satu upaya yang dilakukan guna menganalisa efektivitas proses produksi dalam hal ini adalah proses pada Paper Machine#3 di PT. XYZ. Dengan sistem TPM (Total Productive Maintenance), yaitu melibatkan operator sebagai pemeran utama untuk melakukan perawatan mesin, penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi kerugian peralatan (Equipment Losses) dan mengukur pencapaian nilai OEE satu lini produksi. Dari periode penelitian yang dilakukan pada Paper Machine#3 (Desember 2016 – July 2018) didapatkan nilai Availability 81,6%, nilai Performance 87,8%, Rate of Quality 92,65% dan nilai OEE 66,85%. Nilai ini masih dibawah nilai OEE standar yaitu 84%. Rata-rata losses terbesar pada Paper Machine#3 terdapat pada Equipment Failure yaitu 44,6%, Set-up & Adjust yaitu 19.05%, Reduce Speed Loss yaitu 12,5%  dan Rewinder Broke Loss yaitu 10,6%. Untuk meningkatkan nilai OEE ke nilai standar perlu diambil tindakan seperti membina kerjasama antar lini produksi dan manajemen agar terbentuk tim kerja yang solid. Perlunya dilakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan tim maintenance dalam bertindak cepat dan tepa
Pembuatan dan Pengujian Alat Uji Sistim Perpipaan Skala Laboratorium
Perhitungan dilakukan pada sistem perpipaan yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa parallel. Dari pembuatan dan pengujian yang dilakukan penurunan tekanan yang terjadi cenderung mengalami peningkatan bila panjang pipa yang digunakan besar dan jumlah komponen perpipaan yang digunakan semakin banyak. Dengan adanya perhitungan yang matang dari segi bahan pipa dan komponen perpipaan yang digunakan serta perhitungan yang tepat maka akan diperoleh hasil pembuatan yang baik. Proses pembuatan alat uji di bagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama fokus kepada pembuatan meja kerja, dan bagian yang ke dua fokus kepada pembuatan rangkaian sistem perpipaan. Dimana setelah proses ini semua selesai barulah kita posisikan bak penampung airnya sesuai dengan posisi yang telah di tentukan sehingga dapat kita isi dengan fluida cair sesuai dengan ukuranya, setelah itu baru kita lakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang di lakukan diperoleh bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada pipa lurus dan memiliki sedikit komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan lebih kecil dibandingkan dengan sistem perpipaan yang memiliki belokan dan banyak komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan baik yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa paralel. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa penggunaan pipa yang lurus atau sedikit belokan dan sedikit pemasangan komponen perpipaan lebih baik dan efekti
Green Method: The Performance of Biochar in Water Filtration
Abstract: The results of measuring the power of Hydrogen (pH) of 5.5 mg/l and Total Dissolved Solid (TDS) of 3.20 mg/l level of water wells in a village, including in a school of Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 in Tanjung Medan Rokan Hulu is considered not within permissible limit of World Health Organization (WHO) standards. For that reason, experimental research was conducted by firstly designing and making a water filtration device from Polyvinyl Chloride pipe of 4 inch in diameter, 100cm long, and 1 inch channel in and out. With the green method treatment, the biochar used are Coconut Shell Charcoal (CSC) and Bagasse Charcoal (BC), with additives material such as River Sand (RS), Fiber Palm (FP), and Crushed Gravel (CG). The results of the analysis prove that the best performance of Biochar in Water Filtration (BWF) to increase the content the pH of water to 89.09% is done by Coconut Shell Charcoal (CSC) biochar. While the best for reducing the water TDS level is performed by Bagasse Charcoal (BC) at 64.06%. The performance for pH increases and at the same time decreases the TDS level of water is done by Bagasse Charcoal (BC) biochar with a pH of 7.8 mg/l, and a TDS of 1.15 mg/l. Meanwhile, the filtration combination matrix that produces water according to the WHO standard permissible criteria is (A6+B6+C6+D1+E6), (A6+B6+C2+D2+E6), (A6+B6+C3+D3+E6), (A6+B6+C4+D4+E6), and (A6+B6+C5+D5+E6), as well (A6+B6+C1+D6+E6). So, it can be concluded that Biochar in Water Filtration (BWF) needs to be developed
Kuat Tekan dan Absorbsi Mortar Geopolimer Abu Sawit Portland Composite Cement dengan Variasi Suhu Tinggi
Penggunaan beton dan mortar yang semakin meningkat menuntut kekuatan material tersebut dalam serangan terhadap suhu tinggi. Beberapa upaya yang dilakukan untuk memperbaiki sifat material agar tahan terhadap suhu tinggi diantaranya menggunakan bahan tambah sebagai pengganti semen. Penelitian ini bertujuan menganalisis campuran geopolimer abu sawit yang ditambahkan Portland Composite Cement (PCC) pada mortar. Penelitian diawali dengan pengujian karateristik material campuran seperti, abu sawit, pasir, PCC. Persentase PCC adalah 30% dari berat abu sawit. Sampel uji berukuran 5x5x5 cm dengan variasi pengujian terdiri dari 100°, 200°, 300°C. Jenis pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan dan absorbsi pada umur 28 hari. Setelah umur 28 hari, sampel dimasukkan ke dalam oven selama 3 jam dan kemudian diuji berdasarkan variasi sampel yang ditentukan. Dari hasil yang didapat, kuat tekan variasi suhu 200° memiliki kuat tekan tertinggi 17,5 MPa sedangkan variasi suhu 300° memiliki kuat tekan terendah 11,5 MPa. Pada pengujian absorbsi variasi suhu 300° memiliki nilai absorbsi terbesar 5,77%, sedangkan variasi suhu 200° memiliki absorbsi terkecil sebesar 2,28%. Dari data hasil pengujian dapat disimpulkan adanya pengaruh suhu pada mortar geopolimer. Pengaruh tersebut didasari dari jumlah kandungan Si dan Al pada ikatan CSH yang terdapat pada PCC. Paparan suhu tinggi banyak mengubah komposisi kimia dan struktur fisik dari Mortar dan menyebabkan penambahan pori pada mortar
Aplikasi Fuzzy Analytical Hierarchy Process untuk Menentukan Prioritas Pelanggan Berkunjung Ke Gerai Minuman Choco Late
Choco Late is a beverage outlet in Panam Pekanbaru that sells drinks with various flavors that can be combined with various additional toppings. This study aims to determine the priority criteria for customers visiting the Choco Late beverage outlet using the Fuzzy AHP method. The AHP Fuzzy method combines the AHP method and the Fuzzy method. The AHP Fuzzy approach, especially the triangular fuzzy number approach with the AHP scale, must be able to minimize uncertainty so that the results are accurate. The criteria used in this study are service, goods sold, and the Choco Late environment. Based on the data calculation steps obtained by Fuzzy AHP, the respondent has a CR value = 0.0834, which means it is consistent because it meets the standards set CR < 0.10, and the main priority is service with a criterion weight of 0.733
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Penalaran Matematis
This research is motivated by the limitations of mathematics learning tools to support learning in the 2013 Curriculum. This research aims to produce products in the form of learning tools (syllabus, RPP and LKPD) on SPLTV material for class X SMA with PBL models that meet valid and practical criteria to facilitate students\u27 abilities. The learning device was developed using a 4D model. The development that the researchers carried out consisted of 4 stages, namely: (1) define; (2) design; (3) development; (4) dissemination. The research instrument consists of a validity instrument and a practical instrument. The validity instrument is in the form of a validation sheet to assess the feasibility of the syllabus, lesson plans and worksheets and a practical instrument in the form of a student response questionnaire to determine the readability of the LKPD. Expert validation results show that the product in the form of learning tools reaches the very valid category with average results for the syllabus 92%, lesson plans 93% and LKPD 90%. The learning tools being tested were LKPD categorized as very practical in small group trials with an average student response of 85% in the very practical category
Pengembangan Modul Pembelajaran Aljabar Linear menggunakan Software Matrix Laboratory (Matlab) di Prodi Tadris Matematika
This research aims to produce a Linear Algebra learning module with MATLAB Software in the Tadris Mathematics Study Program that can be used practically and effectively. This research is development research based on the stages of Dick & Carey. The stages of research carried out in the development of this module are: Needs Analysis, Instructional Analysis, Context Analysis (students and content), The stage of writing performance objectives, Developing assessment instruments, Choosing learning strategies, Developing teaching materials, Designing and conducting formative evaluations, Revising, and The stage of designing and conducting a summative evaluation. The result of the research is that there are significant differences in learning outcomes in the pretest and posttest scores, which means an increase in test scores after using the linear algebra learning module with MATLAB software