Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Alat Pemotong Singkong Kentang Dan Wortel
Saat ini banyak sekali rumah makan yang menyediakan makanan cepat saji. Namun, bahan baku untuk makanan cepat saji seperti singkong, kentang, dan wortel masih diolah secara manual, hal ini memakan waktu yang cukup lama untuk penjualan yang cukup banyak, permasalahan ini menjadi keluhan bagi para pedagang. Pada umumnya masalah ini bisa diatasi dengan memanfaatkan teknologi yang ada, sehingga dapat memudahkan para pedagang dalam memenuhi permintaan pelanggan dalam jumlah banyak. Pada penelitian kali ini akan dirancang sebuah alat untuk memudahkan para pedagang dalam mengolah bahan baku, yang mana nantinya alat ini dapat di manfaatkan sebaik mungkin, dengan merancang mesin pemotong singkong, kentang dan wortel dimana cara kerja dari alat ini yaitu potong bahan baku terlebih dahulu setebal 10 mm lalu dimasukan ke dalam cetakan lalu penekan naik turun dengan sendirinya. Karena mesin pemotong singkong, kentang, dan wortel ini menggunakan motor AC dengan putaran 1400 rpm untuk menggerak tuas penekan dengan kapasitas pemotongan singkong 60 kg/jam, kentang 63 kg /jam, dan wortel 57,6 kg/jam. Dan memakai tiga jenis mata pisau persegi dengan ukuran 10x10 mm, 8x8 mm, dan 6x6 mm. Dan ukuran 10x10 mm digunakan untuk singkong, ukuran 8x8 mm digunakan untuk kentang, dan ukuran 6x6 mm digunakan untuk wortel dan pengujian dilakukan direbus dan tidak direbus. Dari hasil pengujian tersebut telah didapatkan hasil pemotongan yang terbaik yaitu pada mata pisau ukuran 10x10 m
Studi Rancang Bangun Modifikasi Poros Propeller Kendaraan Roda Tiga (kaisar) Menjadi Mobil Jeep
Penelitian ini melakukan modifikasi poros propeller kendaraan roda tiga (motor kaisar) menjadi mobil jeep. Poros propeller di design ulang dan di modifikasi menggunakan software sholidwork. Dimensi awal Poros propeller dimana diameter 32 mm dan panjang 107 cm dimodifikasi panjangnya menjadi 160 cm untuk menyesuaikan dengan panjang mobil yang di rancang. Metode finite elements metode digunakan untuk mengsimulasikan perbandingan kinerja kedua poros menggunakan software solidwork simulation. Beban torsi yang diberikan pada poros memiliki nilai sebesar 11 NM. Simulasi yang di lakukan memiliki ketilitian yang tinggi sehingga ukuran mess di buat pada kondisi paling halus. Simulasi menghasilkan data bahwa poros sebelum di modifikasi memiliki nilai displacement sebesar 0,0648 mm, strain 4,560 Â estrn dan yield strenght sebesar 1,13 N/m^2,sesudah di modifikasi memiliki displacement sebesar 1,99 mm, strain 6,124 estrn dan yield strenght sebesar 2,82Â N/m2, dengan perancangan poros pada motor roda tiga ke mobil roda 4 dengan memperhatikan keamanan chasis. Metode pada penelitian ini dengan simulasi di aplikasi solidwork, metode ini di lakukan untuk membandingkan poros propeller sebelum dan sesudah di modifikasi,pada simulasi poros propeller sebelum dan sesudah di modifikasi memiliki displacement sebesar 0,0648 mm, dan 1,99 mm, untuk strain sebelum dan sesudah modifikasi sebesar 4,560 estrn dan 6,124 estrn serta nilai stress sebesar 1,13x10
Sistem Informasi Manajemen Penitipan Hewan Pada Faisal PetShop Berbasis Web Dengan Pengujian User Acceptant Testing (UAT)
Faisal PetShop Merupakan Toko Perlengkapan Hewan Peliharaan dan Sekaligus Tempat Penitipan Hewan Peliharaan Yang terletak di Jl. Tuanku Tambusai Pasir Putih, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Berdiri sejak 22 Agustus 2020. Di Faisal PetShop saat ini pengelolaan data barang yang tersedia tidak terdata dengan baik, dibuktikan dengan tidak adanya pembukuan yang berisi data stok barang, hal tersebut tentunya menjadi masalah apabila owner ingin mengetahui jumlah stok barang yang ada pada tokonya. Selain itu, data penjualan yang ada di toko tersebut hanya di catat di dalam sebuah buku. Sementara pada layanan perawatan dan salon dan penitipan hewan juga belum ada data yang mengelola tentang pelayanan tersebut, hal tersebut tentunya tidak signifikan dikarenakan owner tidak dapat mengetahui berapa jumlah konsumen yang telah melakukan pelayanan pada tokonya. Dalam mengatasi masalah yang ada pada Faisal PetShop maka di perlukan sebuah sistem informasi yang dapat membantu dalam mempermudah pelayanan jual beli barang-barang kebutuhan hewan peliharaan, pengelolaan data layanan dan jasa yang diberikan kepada konsumen serta data penitipan hewan peliharaan. Sistem Informasi ini telah berhasil membangun sebuah sistem informasi klinik dan penitipan hewan peliharaan pada Faisal PetShop berbasis web yang dapat membantu dalam mempermudah pelayanan jual beli barang-barang kebutuhan hewan peliharaan, pengelolaan data layanan dan jasa yang diberikan kepada konsumen serta data penitipan hewan peliharaa
SISTEM INFORMASI PELAYANAN KEPENDUDUKAN DESA BANGUN PURBA TIMUR JAYA
Permasalahan dalam penelitian skripsi ini adalah bagaimana perancangan Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan dan kelayakan Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan berdasarkan pengujian sistem serta keakuratan sistem informasi berdasarkan pengujian pengguna. Tujuan penelitian adalah merancang dan membangun suatu Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi aparat desa dan penggunaan pelayanan bagi warga desa. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem ini dapat mempermudah aparat desa dalam pengumpulan data penduduk desa dan mempermudah melayani penduduk atau warga dalam permohonan surat-surat. Penelitian ini menggunakan model siklus hidup pengembangan sistem waterfall dan perancangan sistem informasi pelayanan kependudukan berbasis web. pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode, wawancara, dan angket. Analisis datanya menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif
KENDALA GURU IPS DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 EDIS REVISI DI SMP N 8 RAMBAH HILIR
Penelitian ini dilatarbelakngi diberlakukanya kurikulum 2013 edisi revis di semua jenjang pendidikan baik sekolah menengah pertama dan yang lainya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana kendala guru dalam menerapkan kurikulum 2013 edisi revisi di SMP N 8 Rambah Hilir, Populasi penelitian yaitu semua guru di SMP N 8 Rambah Hilir, sampelnya berjumlah 6 orang guru, jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatatif, dengan metode penelitian deskriptif. Hasil dari Penelitian ini adalah implementasi kurikulum 2013 di sekolah menegah pertama 08 Rambah Hilir kurang mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan dan memiliki beberapa kendala seperti kurang cukupnya waktu dalam proses pembelajaran, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta system penilaian yangkompleks yamg membutuhkan waktu yang banyak
Refusal Strategies across Genders: The Meranaw University Students in Focus
Realizations of speech acts vary from one language to another. Since refusing is a face-threatening act, speakers and interlocutors are required to at least know or to discern which strategies are widely acceptable and linguistically practiced in a specific context. The present study investigates the pattern of the speech act of refusals among Meranaw students of the Mindanao State University-Main Campus in the Islamic City of Marawi of Southern Philippines, who are adherents of Islam, by employing a descriptive qualitative research method. The study specifically aimed to illustrate the strategies employed by the respondents in realizing the speech act of refusals, as well as to explore the influence of genders in framing a refusal act. The data collected from 50 respondents (23 males and 27 females) through a modified written discourse completion task (DCT), that contains contextualized hypothetical scenarios, were coded and analyzed using the taxonomy of refusal strategies provided by Beebe, Takahashi, and Uliss-Weltz (1990) and treated using frequency and percentage counting. Finally, the study reveals that the respondents generally and dominantly employ indirect strategies such as the use of adjuncts, excuses, explanations, and reasons in realizing the refusal speech acts. Also, it shows that gender does not necessarily play a pivotal role in framing a refusal speech act, however, it is noted that females and males differ in dealing with invitations whereas the former employs adjunct to show appreciation while the latter used statements of regret to acknowledge the face of an interlocutor
The Use of Mobile-Assisted Language Learning to Promote Learner Autonomy in The EFL Speaking Context
This study aimed to determine the use of Mobile-Assisted Language Learning in promoting learner autonomy and to reveal the perception of EFL students on the use of MALL in an EFL speaking context. This research was conducted with a descriptive-qualitative approach with a case study as the research design. The researcher collected the data by conducting interviews with open-ended questions via a google form with 15 students of the English Education Department at one of the universities in Bogor. The results show that the students give a positive response to the use of MALL which can help students to become autonomous learners. The use of MALL can also help students to develop their English speaking skills. To promote their ability to speak English, almost all students choose Youtube as their medium to improve their English speaking skills. Based on the results of the research above, it can be concluded that the use of MALL plays an important role in the development of students in learning to speak their English language, therefore it is necessary for students to make efforts to maintain the use of MALL as a medium for learning English, especially their speaking skills
HUBUNGAN PENDIDIKAN REMAJA DAN PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU
Pernikahan dini adalah pernikahan pada umur di bawah usia reproduktif yaitu 20 tahun pada wanita dan kurang dari 25 tahun pada pria. Indonesia merupakan peringkat 10 di dunia dan peringkat kedua di ASEAN kejadian pernikahan dini. Di dunia Indonesia termasuk 10 negara tertinggi kejadian pernikahan usia dini dan nomor dua di Asean. Di Indonesia perempuan muda yang sudah menikah pada usia 7-15 tahun sebanyak 8,19%. Perempuan yang menikah pertama kali di usia dini tersebut terbanyak terjadi di Kalimantan Selatan, yakni mencapai 12,52% pada tahun 2020. Namun, angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 13,18%, sedangkan di Provinsi Riau pada hingga semester II Tahun 2018 kejadian pernikahan usia dini 1,18%. Data dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu dari 535 pernikahan terdapat 188 (35%) perempuan yang menikah di bawah usia 20 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuinya hubungan pendidikan remaja dan pendidikan orang tua terhadap kejadian pernikahan usia dini. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain studi cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 535 dengan sampel 210 orang yang diambil dengan cara systematic random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini adalah, Pendidikan remaja putri : Pvalue 0,001 dan Pendidikan Orang Tua : Pvalue 0,035. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pendidikan remaja dan pendidikan orang tua dengan pernikahan usia dini. Saran bagi petugas kesehatan agar meningkatkan pengetahuan remaja dan keluarga tentang kesehatan reproduksi remaja baik berupa penyuluhan, KIE melalui media informasi, dan PIK-KRR di sekola
HUBUNGAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DENGAN PENGURANGAN NYERI DISMENORRHOE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMP USIA TAMA
Adolescence is a period of transition from childhood to adulthood, usually from 10- 19 years. One of the signs of physical changes in young women will experience an increase in hormone levels that can cause the maturation of the breasts, ovaries, uterus and vagina and young women start menstruating. Menstruation begins between the ages of 12-15 years and lasts until the age of 45-50 years, one of the complaints most often felt by adolescents during menstruation is dysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the relationship between giving warm compresses to reducing menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls at Tama Age Junior High School. This research is a Pre-experiment with One-Group Pre- test Post-test Design. The total population is 38 female students with a sample of 25 technical respondents. The sampling used is Accidental Sampling. The independent variable is a warm compress and the dependent variable is a decrease in menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls. Collecting data using a questionnaire sheet and Wilcoxon statistical test with
= 0.05. The results showed that the dysmenorrhea pain scale before the warm compress was on the mild pain scale, namely 15 respondents (60%). And after doing a warm compress, the pain scale was 0 (no pain) i.e. 18 respondents (72%). The result of p value 0.000 (<0.05), so Ha is accepted. There is a relationship between giving warm compresses to reducing menstrual pain (dysmenorrhea) in adolescent girls at Tama Age Junior High School. One way that can be done to overcome dysmenorrhea is to apply warm compresses, which are done to meet the need for comfort, reduce or relieve pain, reduce or prevent muscle spasms and provide a warm feeling in the abdominal (stomach) area
KARAKTERISTIK IBU HAMIL PADA PREEKLAMPSI USIA KEHAMILAN KURANG 34 MINGGU DAN PREEKLAMPSI USIA KEHAMILAN SETELAH 34 MINGGU
Kehamilan merupakan bagian dari proses fisiologi reproduksi manusia yang dalam perjalannya dapat menjadi patologis, salah satu keadaan patologis dalam kehAamilan adalah preeklampsi. Preeklampsi merupakan sumber utama morbilitas dan mortalitas di seluruh dunia sebesar 40%. Berdasarkan waktu munculnya manifestasi klinis diklasifikasikan menjadi dua yaitu Preeklampsi Awitan Dini (PEAD) yang timbul sebelum usia 34 minggu dan Preeklampsi Awitan Lambat (PEAL) yang timbul setelah usia kehamilan 34 minggu. Penelitian ini dilakukan di RS Dr Reksodiwirjo, RS Bhayangkari Padang, RSUD Dr Rasidin dan Puskesmas Anak Air Padang. Penelitian menggunakan rancangan observasional dengan desain cross section. Sampel berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan ini menggunakan kuesioner dan pemeriksaan hemoglobin. Di dapatkan rata-rata usia yang mengalami PEAD 30.70±7.197 dan PEAL 32.05±6.485; rerata jumlah kehamilan pada PEAD dan PEAL 2.40±1.392 dan 2.55±1.317; riwayat hipertensi pada PEAD sebesar 10% dan PEAL sebesar 20%; Riwayat kehamilan kembar dan riwayat diabetes melitus pada PEAD dan PEAL tidak ditemukan; kadar hemoglobin pada PEAD dan PEAL 11.75±1.161 dan 11.47±1.463. Diharapkan petugas kesehatan melakukan pemeriksaan lengkap baik secara objektif dan subjektif setiap ibu hamil sedini mungkin bila ditemukan bisa di lakukan pemeriksaan lanjutan.