Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KELENTUKAN PINGGANG DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN SERVIS ATAS PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SMK NEGERI 1 HURAGI
Permasalahan dalam penelitian pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 HURAGI pada saat latihan masih ada beberapa siswa yang masih kurang baik dalam melakukan serevis atas serta teknik yang dilakukan masih kurang baik. Populasi penelitian adalah siswa ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 HURAGI sejumlah 15 siswa, dimana teknik pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling, seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes dan pengukuran. Analisis data menggunakan teknik Korelasi Product Moment, dan dilanjutkan dengan Korelasi Ganda. Hasil Penelitian ini Menunjukkan: (1) Terdapat hubungan kelentukan pinggang dengan kemampuan servis atas pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 huragi. Dengan nilai rhitung (0.785) maka rx1y > rtabel yaitu (0.785>0.514).; (2) Terdapat hubungan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan servis atas pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 huragi. Dengan nilai rhitung (0.557) maka rx2y > rtabel yaitu (0.557>0.514).; (3) Terdapat hubungan kelentukan pinggang dan koordinasi mata-tangan secara bersama-sama dengan kemampuan servis atas pada peserta ekstrakurikuler bolavoli SMK Negeri 1 Huragi. Dengan nilai rhitung (0.799) maka rx12y > rtabel yaitu (0.799>0.514)
HUBUNGAN KECEPATAN LARI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH SISWA SMPN 3 RAMBAH HILIR, KABUPATEN ROKAN HULU
Masalah penelitian ini berawal dari observasi di lapangan, ternyata Kemampuan Lompat Jauh sebagian besar Siswa masih rendah. Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan Tolak Peluru pada siswa, diantaranya Kurangnya Kecepatan Lari dan Panjang Tungkai .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kecepatan Lari Dan Panjang Tungkai dengan Kemampuan Lompat Jauh Siswa Smpn 3 Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu Jenis penelitian adalah Korelasional. Populasi penelitian adalah 86 siswa kelas VIII, sampel penelitian adalah 20 Siswa dengan pemilihan sampel mengunakan Purposive Sampling. Cara pengambilan data mengunakan Tes dan Pengukuran Olahraga untuk Kecepatan Lari mengunakan Tes Lari Sprint 50 meterPanjang Tungkai mengunakan Meteran (Antropometri) dan untuk Kemampuan Lompat Jauh mengunakan Tes Keterampilan Atletik dengan melakukan praktek pelaksanaanLompat Jauh langsung. Teknik analisis data mengunakan statistik dengan rumus Korelasi ProductMoment. Adapun hasil pengujian hipotesis ada hubungan antara (X1Y) karena nilai rhitung (0,533) >rtabel (0,444), ada antara hubungan antara (X2Y) karena nilai rhitung (0,596) >rtabel (0,444), dan ada hubungan bersamaan antara Kekuatan Otot Lengan dan Kelentukan Pinggang dengan kemampuan Tolak Peluru Gaya Menyamping karena nilai rhitung (0,654) >rtabel (0,444),maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kecepatan Lari dan Panjang Tungkai dengan Kemampuan Lompat Jauh Siswa Smp N 3 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Menyamping pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Rambah Hilir, sehingga hipotesis (Ho) ‘ditolak’ dan hipotesis (Ha) ‘diterima’.
 
EVALUASI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KECAMATAN RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Presentase Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Rambah Hilir. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang dilakukan menggambarkan gejala fenomena atau peristiwa tertentu. Menggunakan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah terdiri 3 sekolah, yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri 1, SMAN 2, dan SMAN 3. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive sampling dengan jumlah 32 orang. Pelaksanaan penelitian menggunakan kuesioner online semua sampel menggunakan email pribadi menggunakan google form dengan link dikirim pada aplikasi WhatsApp. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Kesehatan Sekolah pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Rambah Hilir berkategori Standard dengan nilai rata-rata 69, 2%. Dalam hal tersebut diketahui bahwa penerapan Trias UKS dalam ketegori Standard dengan nilai 52%, sementara Status Kesehatan dalam kategori minimal dengan nilai 15%, Sumber Daya kategori minimal dengan nilai 19%, dan Peran TP UKS dalam kategori Minimal 14%
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN PINGGANG DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT SISWI EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATAI (PSHT) SMK NEGERI 1 TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU
ABSTRAK
Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kecepatan tendangan sabit siswi ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) SMK Negeri 01 Tambusai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya ledak otot tungkai dan kelentukan pinggang dengan kecepatan tendangan sabit siswi ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) SMK Negeri 01 Tambusai. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dilanjutkan dengan melihat kontribusi variabel X terhadap variabel Y.
Populasi dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) SMK Negeri 01 Tambusai dan sampel berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Penelitian ini dilakukan di SMK Negei 1 Tambusai. Instrumen daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump, kelentukan pinggang menggunakan sit and reach dan kecepatan tendangan sabit dengan menendang kearah sandsack. Analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat analisis product moment.
Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwat: 1) terdapat kontribusi yang berarti antara Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kecepatan Tendangan Sabit dengan perolehan rhitung 0,535 > rtabel 0,444 dengan kontribusi sebesar 28,65%, 2) terdapat kontribusi yang berarti antara Kelentukan Pinggang dengan Kecepatan Tendangan Sabit, dengan perolehan rhitung 0,592 > rtabel 0,444. besarnya kontribusi sebesar 35,09%. 3) terdapat hubungan yang berarti antara Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan Pinggang secara bersama-sama dengan Kecepatan Tendangan Sabit dengan perolehan rhitung 0,713 > rtabel 0,444. Besarnya kontribusi yaitu sebesar 50,84%.
Terdapat hubungan yang berarti antara Daya Ledak Otot Tungkai dan Kelentukan Pinggang secara bersama-sama dengan Kecepatan Tendangan Sabit Siswi Ekstrakurikuler Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) SMK Negeri 1 Tambusai Kabupaten Rokan Hulu
HUBUNGAN ANTARA MORAL DAN ETIKA DALAM PENDIDIKAN JASMANI SEBAGAI WADAH PERKEMBANGAN SOSIALISASI MASYARAKAT
Tujuan tulisan ini adalah untuk menggambarkan manfaat aktifitas olahraga dalam membentuk karakter. Hal ini dilatarbelakangi olehsemakin lunturnya moral dan karakter bangsa pada saat ini. Disain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah berupa observasi, wawancara mendalam, serta studi literatur. Berfungsi sebagai instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Analisis data dilakukan berturut-turut berupa; 1) reduksi data 2) Klasifikasi data 3) Interpretasi data, dan 4)Penyajian hasil. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan beberapa proses asimilasi yang dilakukan olahraga dengan beberapa elemen sosial yang berkembang, diantaranya adalah: ruang sosial politik, ras dan etnisitas, gender, norma dan etik, serta elemen komunikasi/ media. Dari proses asimilasi yang terjadi dapat dicermati sedikit banyak telah membawa perubahan akan bentuk dan fungsi olahraga sesuai dengan elemen yang melekatinya. Sebagai sebuah produk budaya, olahraga tidak mampu menghindarkan diri dari berbagai ragam ideologi serta corak pola pikir yang melingkupinya
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNGUS PADANG
Kekurangan gizi dapat menimbulkan masalah kesehatan dan menurunkan kualitas SDM suatu bangsa. Banyak faktor yang mempengaruhi status gizi diantaranya asupan zat gizi dan sosial budaya. Prevalensi ibu hamil risiko KEK di Indonesia sebesar 21,6 %, di Sumatera Barat sebanyak 30% ibu hamil risiko KEK dan di puskesmas Bungus sebanyak 14,7% ibu hamil yang mengalami KEK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada hubungan antara asupan zat gizi dan sosial budaya dengan status gizi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bungus Padang tahun 2020.
Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bungus Padang pada tanggal 7-13 Oktober tahun 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah responden 67 orang. Data diperoleh melalui kuesioner, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik berupa chi square dengan α ( P < 0,05).
Hasil penelitian didpatkan 34,3% dengan resiko KEK dan 43,3% mempunyai asupan energi kurang, 49,3% responden mempunyai asupan protein kurang dan (61,2%) responden memiliki sosial budaya yang tidak baik. Ada hubungan yang bermakna antara energi dengan status gizi ibu hamil Pvalue 0,018 , ada hubungan yang bermakna antara protein dengan status gizi ibu hamil Pvalue 0,03 dan tidak ada hubungan yang bermakna antara sosial budaya dengan status gizi ibu hamil Pvalue 0,2 .
Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara asupan energi dan protein dengan status gizi ibu hamil dan tidak ada hubungan antara sosial budaya dengan status gizi ibu hamil. Diharapkan kepada petugas Puskesmas Bungus Padang untuk meningkatkan penyuluhan tentang gizi yang seimbang pada ibu hamil dan petugas juga dapat memberikan contoh-contoh makanan yang bergizi seimbang pada ibu hamil
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI
Menyusui adalah salah satu modal terbaik untuk kelangsungan hidup dan meningkatkan kesehatan, perkembangan sosial, serta ekonomi setiap individu. Tujuan; penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi Tahun 2020. Metode; penelitian ini bersifat survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 211 responden, sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan yaitu menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil; penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh perawatan payudara (p=0,018), IMD (p=0,015) dan isapan bayi (p=0,001) dan tidak ada pengaruh makanan ibu (p=0,674) terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Variabel yang paling berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu menyusui adalah hisapan bayi (p=0,001) dengan Exp (B) = 29,245. Kesimpulan; dalam penelitian ini menunjukkan ada pengaruh perawatan payudara, IMD, dan isapan bayi terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi, sedangkan makanan ibu tidak ada pengaruh terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi. Diharapkan tenaga kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan meningkatkan cakupan pemberian ASI Ekslusif dengan cara memberikan konseling kepada ibu menyusui dan keluarga tentang pentingnya pemberian ASI pada bayi, serta upaya yang dapat meningkatkan produksi ASI
Pengaruh Laju Aliran Volume Internal Dan Sudut Kemiringan Terhadap Efisiensi Turbin Screw 1 Sudu
Salah satu energi alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro (PLTPH) dan menjadi sumber tenaga listrik yang jarang dimanfaatkan namun berpotensi adalah aliran internal (Internal Flow) pada pipa-pipa yang mengalirkan debit air dari tanki – tanki bangunan yang tinggi di Indonesia. Turbin Screw dapat memanfaatkan potensi kecepatan aliran dengan head (ketinggian) dan debit tertentu yang dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui putaran dan torsi. Agar efisiensi Turbin Screw optimal maka akan dilakukan studi eksperimental, pengaruh laju aliran volume dan tinggi jatuh air terhadap putaran menjadi variabel yang dapat di atur untuk melihat kinerja Turbin Screw. Pada penelitian ini dilakukan Variasi turbin screw dengan Jarak Pitch 1Ro dan 1,5Ro, laju aliran volume (Q) antara 10 sampai 30 ltr/min (lpm), dan sudut kemiringan turbin screw antara 20-30 yang di monitoring oleh sebuah Rotameter. Aliran bersumber dari sebuah Pompa Celup 33 lpm dan di atur menggunakan aliran bypass sebelum masuk ke Turbin Screw. Turbin Screw berputar akibat adanya aliran air yang menumbuk sudu-sudu dan putaran tersebut dapat diukur menggunakan Tachometer. Setelah pengambilan data, maka didapat efisiensi tertinggi pada screw dengan jarak pitch 1Ro dengan sudut kemiringan 20° dengan debit 30 lpm sebesar 28,89%
Pengaruh Penambahan Abu Tandan Sawit pada Tanah Lempung berdasarkan Nilai Kuat Geser
Kondisi tanah yang buruk dapat mengganggu konstruksi bangunan. Salah satu contoh kondisi tanah dengan daya dukung rendah yaitu sering ditemui pada jenis tanah lempung. Tanah ini pada umumnya memiliki kekuatan daya dukung yang rendah. Untuk memperbaiki kondisi tanah lempung, ada beberapa alternatif perbaikan tanah yang sering dilakukan salah satunya dengan menambahkan abu tandan sawit. Abu tandan sawit mengandung zat kapur (CaO) dan senyawa silika (SiO2) yang berpotensi untuk digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah. Sehingga perlu adanya penelitian mengenai pengaruh penambahan abu tandan sawit terhadap kuat geser pada tanah lempung, yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan nilai kuat geser tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dari penambahan abu tandan sawit dengan variasi 5%, 7,5%, dan 10% terhadap nilai kuat geser tanah lempung. Penelitian dilakukan di laboratorium, meliputi pengujian sifat fisis tanah lempung kondisi asli tanpa penambahan abu tandan sawit. Selanjutnya dilakukan pengujian sifat mekanis untuk tanah lempung kondisi asli tanpa penambahan abu tandan sawit dan dengan penambahan 5%, 7,5%, 10% abu tandan sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat geser mengalami peningkatan terbesar pada penambahan abu tandan sawit sebesar 10% pada tanah lempung, dan diikuti oleh peningkatan sudut gesernya. Nilai kuat geser terbesar diperoleh pada penambahan abu tandan sawit 10% yaitu 1,886 kg/cm2 dan dengan peningkatan sudut geser sebesar 28,30Â
Evaluasi Metode Analisis Likuifaksi Berdasarkan Cone Penetration Test (Cpt) Studi Kasus Kota Padang
Likuifaksi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat tanah jenuh atau agak jenuh kehilangan kekuatannya yang disebabkan oleh gempa bumi atau perubahan tegangan secara mendadak, sehingga tanah yang padat berubah wujud menjadi cair. Padang merupakan daerah yang rawan terjadi likuifaksi karena letaknya dekat dengan pesisir pantai dan secara geologi tanah padang merupakan tanah aluvial (Iqbal dkk, 2014). Salah satu gempa besar yang terjadi di padang yaitu gempa 2009 dengan kekuatan 7,9 SR yang banyak mengakibatkan kerusakan pada struktur tanah baik itu soil settlement, sand boil, lateral spreading, dan loss of bearing strength. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi potensi likuifaksi yang terjadi di kota padang dengan metode boulanger dan idriss, Olsen, dan Shibata & Teparaksa yang akan dibandingkan dengan kenyataan di lapangan dengan studi kasus 37 titik data CPT yang tersebar di kota padang. Dari analisis yang dilakukan dapat disimpulan bahwa ketiga metode memiliki banyak kesesuaian pada kondisi setelah gempa dengan metode yang paling akurat adalah metode olsen. Jika dilihat dari nilai LPI mayoritas kota Padang berada pada LPI > 15 atau potensi likuifaksi > 78% menandakan bahwa Kota Padang memiliki potensi likuifaksi sangat tinggi