Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINJAUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA TERHADAP PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS BAGI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA GOLONGAN I
Perlindungan hukum terhadap korban penyalahgunaan Narkotika Golongan I yang dapat dibuktikan secara sah sebagai pengguna bukan pengedar. Pada kasus ini perlindungan hukum yang dimaksud diatur dalam Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu perlindungan hukum terhadap hak korban penyalahgunaan Narkotika Golongan I yang dapat dibuktikan digunakan untuk dirinya senditi. Kondisi tersebut menyebabkan tidak terwujudnya keadilan bagi masyarakat, utamanya di wilayah hukum Polres Rokan Hulu. Pada tahun 2021 dan 2022 masih banyak korban penyalahgunaan Narkotika Golongan I yang secara sah dapat dibuktikan sebagai pengguna yang tetap dijatuhi sanksi hukuman dan kasusnya bahkan diselesaikan melalui vonis Pengadilan Negeri. Faktor anggaran Polres Rokan Hulu yang kurang memadai mengingat jarak tempuh yang jauh antara Kabupaten Rokan Hulu ke lokasi rehabilitasi, maka diperlukan anggaran yang cukup banyak untuk pendampingan korban hingga sampai tempat rehabilitasi medis
Sistem Informasi Eksekutif Kependudukan Desa Pematang Berangan Menggunakan Metode Drill Down
Kantor Desa Pematang Berangan merupakan satu instansi yang melakukan pendataan penduduk terutama pendataan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Kelahiran, Surat Kematian, dan Surat Keterangan Pindah dan lain sebagainya. Bagian administrasi biasanya merekap data-data penduduk setiap bulannya dan menjadikan laporan yang diserahkan kepada kepala desa. Akan tetapi laporan yang disajikan tidak menghasilkan informasi yang detail sehingga menyulitkan kepala desa dalam pengambilan keputusan ataupun tindakan berkaitan dengan data penduduk. Untuk membantu kinerja kepala Desa dalam pembacaan laporan dan pengambilan keputusan. Sistem yang dapat digunakan yaitu sistem informasi eksekutif menggunakan metode drill down. Dengan ada nya system ini kepala desa akan lebih mudah dalam membaca seluruh data kependudukan di desa pematang beranga
Aplikasi Pemilihan Jurusan Calon Siswa Baru Berbasis Web (Studi Kasus : SMKN 2 Kepenuhan)
SMKN 2 Kepenuhan merupakan salah satu bentuk pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang sekolah menengah sebagai lanjutan dari SMP/ MTS atau sederajat. SMKN 2 Kepenuhan terdapat beberapa jurusan atau program keahlian yang harus dipilih oleh siswa yang menjadi calon siswa baru. Sering kita jumpai siswa SMK yang merasa tidak cocok dengan jurusan yang dipilih ketika mendaftar, sehingga siswa banyak yang mengeluh. Bahkan ada yang ingin berhenti karena jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan kemampuannya. Sesuai dengan judul yang penulis buat yaitu “Sistem Aplikasi Pemilihan Jurusan Pada Calon Siswa Baru Di SMKN 2 Kepenuhan Berbasis Webâ€. Maka penulis mengusulkan sistem yang biasa membantu pemilihan jurusan. Adapun kriteria yang digunakan adalah nilai raport IPA, IPS, Matematika, B. Indonesia, B. Ingris, Kesenian, Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hasil akhir dari program ini adalah jika di input nilai raport maka otomatis akan muncul hasil penjurusan siswa tersebut
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SMP: APPLICATION OF COOPERATIVE SCRIPT LEARNING MODEL TO INCREASE IPS STUDENTS\u27 STUDENTS\u27 LEARNING OUTCOMES
Komponen pendidikan yang dimaksud antara lain guru, materi pembelajaran, metode, media, teknik pembelajaran, sarana dan prasarana dalam lembaga penyelengara pendidikan. Permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran antara lain guru masih menggunakan model pembelajaran yang kurang menarik perhatian siswa. Nilai hasil belajar siswa sebagian besar masih di bawah KKM. Tujuan perbaikan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 4 Kepenuhan. Desain prosedur penelitian ini terdiri dari 4 tahap yakni: (1) Perencanaan tindakan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, serta (4) Refleksi. Keempat tahapan itu selalu dilaksanakan setiap kali pelaksanaan perbaikan pembelajaran. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa saat skor dasar siswa mencapai KKM 7 siswa (36,84%). Pada saat ulangan harian I siswa yang mencapai KKM naik sebanyak 13 siswa (68,42%) pada saat ulangan harian II siswa yang mencapai KKM sebanyak 15 siswa (78,95%). Jadi dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kepenuhan Tahun Pelajaran 2020/2021
Pergeseran Tata Cara Adat Pernikahan Masyarakat Melayu Kelurahan Kota Lama Di Kecamatan Kunto Darussalam
Penelitian ini didasarkan pada masalah pergeseran tata cara adat pernikahan masyarakat Melayu Kelurahan Kota Lama. Adapun Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) tradisi pernikahan adat Melayu Kelurahan Kota Lama. (2) pergeseran tata cara adat pernikahan masyarakat Melayu Kelurahan Kota Lama. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengetahui tentang tata cara pernikahan Masyarakat Melayu Kelurahan Kota lama seperti Tokoh adat, Ninik Mamak yang menjadi pusat utama dalam pengambilan informasi, sedangkan informasi pendukung dapat berupa masyarakat setempat yang memiliki pemahaman tentang kebudayaan, tradisi pernikahan adat Melayu, tentang pergeseran tata cara pernikahan adat Melayu Kelurahan Kota Lama. Teknik pengumpulan sampel menggunakan naturalistic. Untuk penyajian data menggunakan peryataan sama data, dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) tradisi pernikahan adat Melayu Kelurahan Kota lama. Adapun tata cara dalam adat pernikahan Melayu Kelurahan Kota Lama diantaranya yaitu: (1), Suluh Ayie, (2),menunggu jawaban dari pihak perempuan, (3),botunang, (4)kumpua famili, (5),piepieyian, (6),moanganta tando, (7) Borinai dan topung tawa, (8),khatam Quran, (9),akad nikah, (10),boarak-arak, (11)Bosandiang. (2) terjadi pergeseran tata cara adat pernikahan masyarakat melayu di Kelurahan Kota Lama. Hal ini dilihat dari beberapa kegiatan atau tata cara pernikahan adat Melayu yang sudah mulai bergeser yaitu: (1)Botunangan (ikat janji), (2)Piepieayian (gotong-royong), (3) Moangta tando, (4) Borinai dan Topuang Tawa, (5) boarak-arak
 
KEKUATAN EKSEKUSI PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
Putusan yang dikeluarkan oleh BPSK dalam menyelesaikan sengketa konsumen bersifat final dan mengikat. Namun pengaturan putusan BPSK yang dimintakan penetapan eksekusi oleh BPSK kepada pengadilan negeri ditempat konsumen dirugikan berdomisili, merupakan hal yang tidak lazim dalam hukum acara perdata, karena permohonan eksekusi biasanya dilakukan oleh pihak yang dimenangkan dalam putusan, bukan oleh lembaga yang mengeluarkan putusan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan menggunakan sumber data, berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Kemudian data yang diperoleh dikerjankan dengan menggunakan metode diskriptif analisis. Suatu putusan yang dikeluarkan tidak ada artinya apabila tidak dapat dilakukan eksekusi, disini BPSK mengalami kesulitan untuk melaksanakan eksekusi putusannya kepada Pengadilan Negeri baik itu untuk proses penyelesaian sengketa konsumen melalui konsiliasi, mediasi, ataupun arbitrase. Kesulitan untuk putusan konsiliasi dan mediasi adalah tidak adanya kekuatan paksa untuk dilaksanakan oleh para pihak karena putusan ini didasarkan karena kesepakatan, celah ini sering dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk mengabaikan hal tersebut. Sedangkan untuk putusan arbitrase untuk dapat dilakukan eksekusi maka harus didaftarkan terlebih dahulu ke Pengadilan Negeri, dengan pendaftaran ini otomatis BPSK harus membiayai pendaftarannya, sebagaimana diketahui anggaran untuk BPSK sangat kecil disamping itu dalam berpekara di BPSK juga tidak dikenai biaya, akibatnya putusan BPSK hanya menjadi dokumen akhir dari kinerjany
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Irritable Bowel Syndrome (IBS) Menggunakan Metode Teorema Bayes
Irritable Bowel Syndrome merupakan penyakit dengan kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan dan memiliki gejala pada umumnya yaitu kram perut, diare, kembung dan sembelit. Penyakit ini rentan terhadap seseorang yang berusia dibawah 50 tahun. Seseorang yang mengalami beberapa gejala juga tidak jarang untuk mencari informasi mengenai penyakit yang dia derita kepada orang-orang sekitar ataupun media internet. Ketika seseorang tersebut curiga terhadap dirinya yang mengidap penyakit meningitis, maka seseorang tersebut perlu untuk memastikan penyakit yang diderita. Sehingga seseorang yang ingin memastikan penyakit yang diderita cenderung pergi ke dokter. Masalah yang terjadi yaitu biaya yang mahal dan tempat yang jauh dari rumah. Penelitian ini menggunakan sistem pakar dan metode teorema bayes untuk memastikan penyakit yang diderita seseorang adalah penyakit Irritable Bowel Syndrome tanpa harus menemui dokter
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Kelinci Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Temporal Association Rule
Kelinci merupakan hewan mamalia yang dapat ditemukan dibanyak bagian belahan bumi.Saat ini sejumlah jenis kelinci menjadi hewan peliharaan dan hewan pedaging. Populasi kelinci sudah mulai banyak yang menjadikan hewan ternak kemudian ada juga yang minat akan budi daya kelinci karena kelinci merupakan hewan yang dapat dengan mudah berkembang biak, oleh karena itu para peternak harus semakin berhati-hati akan Kesehatan hewan peliharaan tersebut, karena kelinci sama seperti hewan ternak lainnya yang memiliki banyak jenis penyakit. Aplikasi system pakar diagnose penyakit pada kelinci menggunakan metode Fuzzy Temporal Association Rule telah berhasil dirancang dan diimplementasikan dalam bentuk aplikasi berbasis web yang mampu menjadi trobosan terbaru untuk mendiagnosa penyakit pada kelinci serta solusi penanganannya. Berdasarkan dari hasil konsultasi yang telah dimasukkan sampel pengujian maka didapatkan lah hasil akhir perhitungan metode Fuzzy Temporal Association Rule disetiap tipe penyakit pada kelinci dengan K = 5,maka hasilnya adalah penyakit radang Susu/Mastitis (P3) dengan persentase sebesar 28%. Berdasarkan pengujian UAT kepada 10 responden maka didapatkanlah hasil bahwa pengguna yang menjawab pertanyaan dengan jawaban Ya sebesar 81%, tidak sebesar 4% dan ragu-ragu sebesar 6%. Maka ditarik kesimpulan bahwa aplikasi system pakar diagnose penyakit pada kelinci menggunakan isi metode Fuzzy Temporal Association Rule sangat bermanfaat dan biasa dijadikan sebagai acuan sebelum penanganan lebih lanjut ke Dokter Hewan
Pemanfaatan dan Sosialisasi Energi Alternatif di Dusun Sungai Bungo Desa Sialang Jaya Dalam Rangka Penanganan Krisis Energi di Daerah Terpencil
Dusun sungai bungo memiliki potensi sumber energi alternatif yang dapat dimanfaatkan menjadi energi alternatif. Letak dan jalan yang terjal tidak menjadi penghalang bagi tim untuk melakukan kegiatan pengabdian. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemanfaatan energi alternatif untuk di konversi menjadi energi listrik yang ramah lingkungan dan dapat mengurangi emisi CO2. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode community based research dengan mitra yang menjadi target kegiatan, dengan tahapan sosialisasi, perencanaan, analisis dan pengumpulan data, dan penerapan kegiatan, hasil dari pengabdian ini masyarakat dapat merubah pola pikir terhadap pemanfaatan energi alternatif serta dapat mengarahkan pemikiran masyarakat untuk memanfaatkan energi alternatif setempat untuk dimanfaatkan dan dikelola dengan baik
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Materi Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Kelas VII SMP/MTs
Mismatches between teacher-created learning tools and 2013 curriculum requirements affect students\u27 level of understanding of learning materials, primarily linear equations and inequalities of one variable. This study aims to create a learning tool based on problem-based learning of linear equation materials and one-variable inequalities that is valid and practical for class VII SMP/MTs. The resulting learning tools are a syllabus, a learning implementation plan (RPP), and a student activity sheet (LAS). This learning tool is a development study using a 4D model that consists of four stages: definition, design, development, and dissemination. The means of this research were verification sheets and student response questionnaires. The data analysis performed is a validity analysis and a utility analysis. The syllabus, lesson, and LAS validation results show very valid criteria with average validation values ​​of 3.64, 3.60, and 3.61, respectively. The results of limited LAS testing showed that LAS met very practical criteria with an average utility value of 3.61. A problem-based learning tool for linear equations and inequalities in one variable class VII SMP / MT meets valid and practical criteria based on validation and limited test results. It can be used in the learning process