Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Pasir Pengaraian
Not a member yet
1713 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KECEPATAN LARI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH SISWA SMPN 3 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU
Lompat Jauh sebagian besar Siswa masih rendah. Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan Tolak Peluru pada siswa, diantaranya Kurangnya Kecepatan Lari dan Panjang Tungkai . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kecepatan Lari Dan Panjang Tungkai dengan Kemampuan Lompat Jauh Siswa Smpn 3 Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu Jenis penelitian adalah Korelasional. Populasi penelitian adalah 86 siswa kelas VIII, sampel penelitian adalah 20 Siswa dengan pemilihan sampel mengunakan Purposive Sampling. Cara pengambilan data mengunakan Tes dan Pengukuran Olahraga untuk Kecepatan Lari mengunakan Tes Lari Sprint 50 meter Panjang Tungkai mengunakan Meteran (Antropometri) dan untuk Kemampuan Lompat Jauh mengunakan Tes Keterampilan Atletik dengan melakukan praktek pelaksanaan Lompat Jauh langsung. Teknik analisis data mengunakan statistik dengan rumus Korelasi Product Moment. Adapun hasil pengujian hipotesis ada hubungan antara (X1Y) karena nilai rhitung (0,533) > rtabel (0,444), ada antara hubungan antara (X2Y) karena nilai rhitung (0,596) > rtabel (0,444), dan ada hubungan bersamaan antara Kekuatan Otot Lengan dan Kelentukan Pinggang dengan kemampuan Tolak Peluru Gaya Menyamping karena nilai rhitung (0,654) > rtabel (0,444), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kecepatan Lari dan Panjang Tungkai dengan Kemampuan Lompat Jauh Siswa SMP N 3 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. Menyamping pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Rambah Hilir, sehingga hipotesis (Ho) ‘ditolak’ dan hipotesis (Ha) diterima
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PEMAIN PERSATUAN SEPAK BOLA MUARA MUSU
Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kecepatan kemampuan menggiring bola pada pemain persatuan sepak bola muara musu, hal ini disebabkan karena kurangnya latihan menggiring bola dan juga kurangnya kesadaran pemain untuk tetap menjaga berat badan agar tetap ideal serta sarana dan prasarana yang kurang memadai dan pelatih juga sering tidak hadir pada saat latihan.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan Kemampuan Menggiring Bola.Penelitian ini menggunakan dua variabel.Variabel bebas adalah Indeks Massa Tubuh sedangkan variabel terikat Kemampuan Menggiring Bola. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemain Persatuan Sepakbola Musu Sekitar Desa Muara Musu yang berjumlah 15 orang. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 15 orang dan data yang diambil dalam penelitian ini adalah teknik Total Sampling.Penelitian ini dilakukan pada hari Selasa 22 Juni 2021 dilapangan Ismail Desa Muara Musu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis uji normalitas dan uji hipotesis.Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa Indeks Massa Tubuh mempunyai kaitan dengan Kemampuan Menggiring Bola, ini terjadi karena semakin tinggi Indeks Massa Tubuh seorang pemain maka kemampuan menggiring bola semakin lambat dan begitupun sebaliknya semakin rendah Indeks Massa Tubuh seorang pemain maka kemampuan menggiring bola akansemakin cepat. Adanya kaitan dari Indeks Massa Tubuh terhadap kemampuan Menggiring Bola pada Pemain Persatuan Sepakbola Muara Musu, dibuktikan dengan besarnya nilai rhitung = 0,950 > rtabel = 0,514.Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kemampuan Menggiring Bola pada pemain persatuan sepak bola muara (mempunyai hubungan yang berarti)
PENGARUH LATIHAN LATIHAN MENGGUNAKAN KARET BAN DALAM DAN PEMBERAT KAKI TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PUTRA PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE KECAMATAN TAMBUSAI UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Menggunakan Karet Ban Dalam dan Pemberat Kaki terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Putra Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kecamatan Tambusai Utara.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan menggunakan “Two Groups Pretest-Postest Designâ€.Populasi adalah Atlet Putra Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kecamatan Tambusai Utara yang berjumlah 16 atlet.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 Atlet Pencak Silat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampling jenuh.Kelompok diberi perlakuan Karet Ban Dalam dan Pemberat Kaki.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kecepatan Tendangan Sabit. Analisis data dan pengujian hipotesis penelitian menggunakan teknik analisis Uji t (t-tes) independen dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit setelah atlet mengikuti program latihan Menggunakan Karet Ban Dalam dengan nilai rata-rata 19.5pada Pre-test meningkat sebesar 5,4 atau 5 % menjadi 24.9 pada Post-test. Dengan hasil statistik menunjukkan bahwa (thitung 7.124>ttabel 1.895. (2) ada peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit setelah atlet mengikuti program latihan Menggunakan Pemberat Kaki dengan nilai rata-rata 19.5pada Pre-test meningkat sebesar 4,8 atau 5 % menjadi 24.3 pada Post-test. Dengan hasil statistik menunjukkan bahwa (thitung 7.124>ttabel4.771.Dapat disimpulkan Latihan Menggunakan Karet Ban lebih efektif untuk meningkatkan Kecepatan Tendangan Sabit di bandingkan latihan Menggunakan Pemberat Kakipada atlet pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kecamatan Tambusai Utara
Students\u27 Difficulties in Speaking English
The purpose of this research was to find out students\u27 difficulties in speaking English skill. This research use descriptive qualitative research design. While the writer described and students\u27 difficulties in speaking skill. The population of his research was taken rom the fourth semester students\u27 English department University of PasirPengaraian. This class consisted 0f 26 students. Based on the data of analysis, it can be concluded that the fourth semester students\u27 English department University o f PasirPengaraian in students\u27 difficulties speaking most was they lack necessary of vocabulary and at least was students tend to use "Native" language when they are speaking English
GAMBARAN PENGGUNAAN KARTU SKOR POEDJI ROCHJATI DALAM DETEKSI DINI RISIKO TINGGI KEHAMILAN
Penyebab utama kematian ibu adalah komplikasi dalam kehamilan dan persalinan. Kematian ibu dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan dan deteksi dini risiko tinggi kehamilan dengan menggunakan suatu alat skrining sederhana yaitu Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 104 orang responden. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni sampai November 2019 dengan teknik wawancara menggunakan kusioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bidan yang menggunakan KSPR hanya 35 orang (33,7%). Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar bidan belum menggunakan KSPR karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penggunaan KSP
ANALISIS LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP MINYAK GORENG CURAH DAN MINYAK GORENG KEMASAN DI DESA RAMBAH HILIR TIMUR
Seiring tingginya tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi masyarakat, terdapat beberapa faktor yang menjadikan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan menjadi pilihan tersendiri bagi peminatnya. Minyak goreng yang dikemas dalam botol dinilai lebih higienis dan bersih dibanding minyak goreng curah, sehingga bermunculan berbagai merek minyak goreng. Persaingan yang kompetitif akan membuat pelanggan lebih mudah untuk berpindah ke merek lain. Perpindahan ke merek pesaing sangat erat hubungannya dengan tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk. Apabila pelanggan puas, maka kecenderungan untuk membeli produk secara berulang akan besar. Namun, hal itu tidak lepas dari loyalitas konsumen. Karena konsumen yang loyal tidak akan memperhitungkan penelitian ini bertujuan untuk berapapun harga dari minyak goreng tersebut. loyalitas konsumen minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan loyalitas dianalisis dengan pemetaan piramida loyalitas dan matrix probabilitya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai loyalitas konsumen minyak goreng curah sebesar 1,37, dimana konsumen lebih loyal terhadap minyak goreng curah daripada minyak goreng kemasa
PENGELOLAAN PEMBIBITAN TERNAK SAPI POTONG DI UPTD PEMBIBITAN TERNAK, KESWAN DAN RUMAH POTONG HEWAN DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN ROKAN HULU
Doni (2141612021). Penelitian dengan judul “Pengelolaan Pembibitan Ternak Sapi Potong UPTD Pembibitan Ternak, Keswan Dan Rumah Potong Hewan Dinas Peternakan Dan Perkebunan Kabupaten Rokan Hulu â€.Penelitian telah dilaksanakan di UPTD Pembibitan Ternak, Kesehatan Hewan dan Rumah Potong Hewan (RPH) kabupaten Rokan Hulu dengan alamat kantor di Jln. Raya Rambah Utama, Desa Rambah Baru, Kecamatan Rambah Samo, sedangkan lokasi pembibitan ternak terletak di desa Pasir Makmur kecamatan Rambah Samo kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau, yang berjarak sekitar 15 KM dari kantor bupati Kabupaten Rokan Hulu . Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember tahun 2021. Penelitian ini menggunakan Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan penelitian ini adalah: (1) Partisipasi, yaitu ikut serta dalam membantu kegiatan-kegiatan / aktivitas yang dilakukan dilokasi pembibitan (2) Observasi, yaitu mengenal secara langsung mekanisme pekerjaan. (3) Pengamatan dan Pengumpulan Data, yaitu bahan baku untuk pembuatan laporan penelitian. (4) Pembuatan laporan penelitian.Pengumpulan data selama penelitian dilakukan dengan diskusi dengan pihak UPTD seperti petugas teknis lapangan, petugas kandang, serta pencatatan informasi yang berada di area UPTD Pembibitan Ternak, Keswan dan RPH Rokan Hulu. Kuantitas sapi yang dipelihara di UPTD awalnya sapi Brahman Cross, dengan jumlah Populasi di UPTD pada akhir tahun 2021 mencapai 27 ekor sekaligus ada penambahan jumlah sapi. Kelompok tani Sumber Rejeki terletak didesa Pasir Makmur. Kelompok ini ditetapkan jumlah awal ternak yang dipelihara sebanyak 27 ekor sapi (4 ekor jantan, 16 ekor betina, 2 ekor anak jantan dan 5 ekon anak betina. Kelompok tani Maju Jaya Jumlah ternak 2 ekor jantan dan 10 ekor betina Jumlah total 12 ekor. Pola pemberian pakan ternak kebutuhan sapi dilokasi pembibitan ternak, ada tiga macam pakan yang diberikan diantaranya adalah, Pemberian Rumput Hijauan/ Rumput Potong, Pemberian Jerami Fermentasi dan Pemberian Lumpur Sawit (Solid) Fermentasi
Karakteristik Beton K225 Berserat Tandan Kosong Kelapa Sawit Bentuk Kubus
Abstract: Eksperimental I (Kesatu) dilakukan untuk menentukan karakteristik beton berserat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) K225 bentuk kubus umur 3 hari; dengan pengujian perbandingan berat dan kuat tekan rata-rata menggunakan 27 sampel beton K225 kubus umur 3 hari. Persentase serat TKKS yang ditambahkan adalah 1%, 5% dan 10% berjenis A (40mm-10mm), B (10mm-5mm) dan C (5mm-0.1mm), dengan pola matrik campuran berdasarkan SNI 2847:2013, dan pengujian berdasarkan SNI 03-2834-2000. Hasil analisis hubungan antara persentase dan jenis serat terhadap berat dan kuat tekan beton berserat TKKS K225 kubus umur 3 hari; berbanding dengan beton standar K225 kubus umur 3 hari membuktikan bahwa penambahan serat 1% jenis C berat rata-ratanya adalah 7.37kg, berbanding 7.5kg berat standar. Sedangkan sampel matrik 3K1C1, 3K1C2 dan 3K1C3 adalah campuran terbaik dengan berat rata-rata tertinggi adalah 7.42kg. Namun nilai rata-rata kuat tekan masih dibawah range nilai konversi diizinkan untuk beton standar K225 kubus umur 3 hari; dimana nilai kuat tekan rata-rata beton berserat TKKS adalah 72.84kg/cm2, berbanding 82.8kg/cm2-103.5kg/cm2 beton standar K225 kubus umur 3 hari. Sehingga disimpulkan bahwa sampel matrik 3K1C1, 3K1C2 dan 3K1C3 adalah sampel matrik terbaik (C1%). Ini merupakan karakteristik beton berserat TKKS K225 kubus umur 3 hari; namun eksperimen lanjutan diperlukan khusus pada persentase serat TKKS 1%-5%, berjenis B dan C, berbentuk kubus, silinder dan balok pada umur 28 hari
Job Mix Design Beton K-250 Menggunakan Metode American Concrete Institute
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan komposisi campuran beton rencana K-250 dengan menggunakan metode ACI (American Concrete Institute). Tahapan dalam rancangan campuran beton K-250 kg/cm2 adalah : (1) pengujian saringan agregat; (2) pengujian berat jenis dan penyerapan agregat; (3) pengujian berat isi agregat (4) pengujian kadar lumpur (5) pengujian kadar air. Material agregat menggunakan quary Bangun Purba. Hasil pengujian pada rancangan campuran beton metode ACI terhadap proporsi campuran adukan secara teoritis untuk beton K-250 kg/ per meter kubik yaitu : kebutuhan Semen = 425,532 kg (9 sak semen), Agregat halus = 422,807 kg, Agregat kasar = 1302,4 kg, Air = 215 lite
Kajian Eksperimental Sifat Impak Pada Poros Roda Belakang Sepeda Motor Melalui Proses Tempering
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu tempering terhadap kenaikan nilai impak poros roda belakang sepeda motor Supra X 125. Metodologi penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian impak terhadap poros roda belakang sepeda motor, sebelum dan sesudah Perlakuan Panas. Perlakuan panas dilakukan pada suhu 850˚C dengan waktu 60 menit dan media pendingin yang digunakan yaitu udara, kemudian dipanaskan lagi dengan suhu 350˚C selama 15, 30, 45 dan 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  spesimen tanpa perlakuan panas mempunyai nilai impak sebesar 2,83 J/mm². Sedangkan spesimen pada tempering 15 menit diperoleh nilai impak sebesar 2,92 J/mm², waktu tempering 30 menit nilai impak diperoleh 3,14 J/mm², waktu tempering 45 menit nilai impak sebesar 3,25 J/mm² serta waktu tempering 60 menit diperoleh nilai impak 3,07 J/mm². Kesimpulan hasil penelitian didapat bahwa nilai impak tertinggi sebesar 3,25 J/mm² pada lama waktu tempering 45 menit secara signifikan melalui Uji-