Research Report - Humanities and Social Science
Not a member yet
    148 research outputs found

    INDEKS SRI-KEHATI DAN REAKSI HARGA SAHAM EMITEN TERHADAP PENGUMUMAN INDEKS SRI-KEHATI (Studi Kasus pada Indeks SRI-KEHATI)

    Get PDF
    Sustainability Responsible Investment KEHATI indeks merupakan salah satu jenis indeks yang ada di bursa efek Indonesia, yang merupakan indikator pergerakan harga saham untuk digunakan sebagai pedoman bagi investor dalam berinvestasi terhadap saham,dimana emiten-emiten yang terpilih masuk kedalam SRI KEHATI indeks merupakan perusahaan yang memiliki kepedulian pada lingkungan, tata kelola perusahaan, peduli terhadap masyarakat sekitar dan manusia serta memiliki perilaku bisnis dan etika bisnis yang dapat diterima di tingkat nasional dan internasional. Pemilihan daftar perusahaan yang masuk dalam SRI KEHATI dilakukan 2 kali dalam satu tahun melalui proses seleksi yang ditentukan oleh Yayasan KEHATI dan Bursa Efek Indonesia. Menarik untuk diteliti lebih lanjut, mengenai karakteristik perusahaan yang masuk dan keluar dalam daftar 25 perusahaan SRI KEHATI Indeks serta manfaat indeks tersebut bagi perusahaan sendiri. Selain itu penelitian ini juga mengidentifikasi terdapatnya Abnormal Return akibat ditetapkannya emiten/perusahaan ke dalam Indeks tersebut. Hal ini akan dapat memberi informasi yang bermanfaat bagi investor, perusahaan dan dunia pasar modal di Indonesia.Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang masuk dalam daftar SRI KEHATI indeks untuk periode 2009-2013, dengan jumlah total populasi sebanyak 200 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu menentukan return dari setiap saham, menghitung Abnormal Return dengan menggunakan Market Model dan Capital Asset Pricing Model pada periode event Window, menghitung rata-rata Abnormal Return setiap saham serta dilakukan pengujian t-test untuk menguji hipotesis penelitian untuk membuktikan apakah terjadi Abnormal Return pada event window.Keywords: Sustainability Responsible Investment,SRI KEHATI,Abnormal Return. 

    PENDAMPINGAN BEBERAPA KOPERASI SIMPAN PINJAM

    Get PDF
    Sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, dengan tujuan utama ikut terlibat dalam mengatasi masalah kemiskinan, pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bersifat ekstensifikasi dan intensifikasi. Inti dari pengurangan angka kemiskinanadalah menciptakan lapangan kerja. Objek pengabdian tetap pada pengembangan sektor keuangan (koperasi) dan sektor riil (pertanian oragnik-usaha, baik perdagangan maupunpengolahan). Intinya adalah membangun jaringan antar sektor keuangan, sektor keuangan dengan sektor riil, dan antar sektor riil. Dengan terbangunnya jaringan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat ikut serta menciptakan lapangan kerja, baik secara tidak langsung, menambah lapangan kerja yang tersedia, maupun langsung, atau mempertahankan lapangan kerja yang tersedia. Dengan tetap dan bertambahnya lapangan kerja, angka kemiskinan dapat berkurang. Kegiatan yang sifatnya intensifikasi dimaksudkan sebagai kegiatan yang tujuan utamanya adalah penguatan kelembagaan, baik itu kelembagaan lembaga keuangan (koperasi simpan pinjam), maupun kelembagaan usaha yang dilakukan oleh anggota lembaga keuangan. Sementara itu, kegiatan ekstensifikasi dimaksudkan untuk memperbanyak mitra agar tujuan memperluas lapangan kerja dapat lebih banyak. Dengan semakin banyaknya mitra kerja maka jejaring ekonomi akan semakin luas dan dengan demikian memungkinkan semakin banyaknya lapangan kerja yang diciptakan. Pengabdian kepada masyarakat yang kami lakukan dalam tahun ajaran 2014 adalah menindaklanjuti kerjasama antara Program Studi Ekonomi Pembangunan dengan Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Bandung. Dengan kerjasama ini, ada 6 (enam) lembaga keuangan berbentuk koperasi simpan pinjam dengan jumlah anggota sekitar 9.000 (sembilan ribu) dengan pekerjaan yang sangat bervariasi. Pengabdian yang dilakukan berfokus pada penguatan organisasi lembaga keuangan yang semula bersifat sukarela harus berubah menjadi profesional, mengingat jumlah uang yang dikelola oleh setiap lembagasudah cukup besar. Perubahan organisasi yang semula bersifat sukarela ke professional dilakukan melalui beberapa kali lokakarya yang diikuti oleh semua mitra dengan tujuan agar transformasi dari sukarela ke profesional itu dipahami sepenuhnya oleh para pengurus dan para manajernya. Perlu disadari transformasi dari sukarela ke profesional tidak hanya menyangkut pengembangan organisasinya, tetapi juga lebih menyangkut perubahan sistem nilai dalam pengelolaan. 

    Keunggulan Kreatif Industri Kreatif Industri Kecil Menengah Fesyen Pada Distro-Distro Di Kota Bandung

    Get PDF
    Distro adalah salah satu sektor industri fesyen yang berkembang di kota Bandung, yang sekaligus masuk ke dalam industri kreatif yang paling menonjol di Indonesia. Banyak penelitian telah dilakukan seputar industri kreatif, termasuk distro, salah satunya yang dilakukan oleh Remi Kanji di tahun 2011. Penelitian terhadap fesyen sebagai industri kreatif melibatkan aspek-aspek pemasaran, profitabilitas, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, masih sedikit yang fokus pada penciptaan kreasi dan proses kreatif di dalamnya, yang justru menjadi faktor utama keberlangsungan industri tersebut.Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kualitatif, dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Lima nara sumber telah diwawancara dan usahanya diobservasi. Kerangka pemikiran Remi Kanji mengenai kelima faktor pendukung perkembangan industri distro di Kota Bandung diafirmasi, di samping faktor-faktor lain yang menjadi pertanyaan utama penelitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif menjadi faktor kunci keberhasilan dan keberlangsungan distro. Di samping itu, temuan-temuan hasil wawancara menunjukkan beberapa hambatan seperti kemampuan manajerial yang buruk, dan ketidakberanian mengambil resiko menjadi faktor utama dalam kegagalan bagi pelaku distro di Kota Bandung.Kata-kata Kunci : kewirausahaan, kreatifitas, distro, Bandung 

    IDENTIFIKASI RISIKO FISKAL DALAM ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA INDONESIA

    Get PDF
    Keberlanjutan fiskal menjadi topik hangat akibat krisis yang melanda Asia pada tahun 1997-1998 dan kemudian negara-negara maju di Amerika, Eropa dan Asia pada tahun 2008. Keberlanjutan fiskal yang mengarah kepada krisis fiskal bukan hanya masalah bagi negara sedang berkembang. Berdasarkan literatur tentang risiko fiskal yang dikembangkan oleh Brixi (2001) dan Cottarelli (2014), dan telaah dokumen Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia berbagai tahun, ditemukan bahwa walaupun rasio utang terhadap PDB hanya 26,15%, namun risiko fiskal di APBN Indonesia telah meningkat. Kewajiban kontijen pemerintah telah makin meluas cakupannya, demikian juga kewajiban mandatoris. Kedua hal tersebut membuat ruang gerak fiskal menjadi sangat terbatas, yang dapat memunculkan risiko lebih lanjut berupa turunnya kemampuan pemerintah untuk menjalankan fungsi stabilisasi, distribusi, dan alokasi.  

    Inovasi Produk Jamur untuk Meningkatkan Animo Konsumen akan Produk Jamur Kelompok Usaha Jamur dan Produk Jamur Parongpong Cimahi

    Get PDF
    Keberadaan suatu cluster pada suatu wilayah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut. Kelompok usaha jamur dan produk jamur Parongpong, Cimahi menjadi salah satu contoh pembentukan dan pembinaan suatu kelompok atau cluster yang cukup berhasil meski masih dalam skala kecil. Keberhasilan awal dari cluster usaha jamur dan produk jamur tersebut ditunjukkan dengan kemampuan menghasilkan produksi jamur yang dapat diterima oleh pasar dan kreativitas individu yang mampu membuat produk olahan dari jamur yang digemari di pasar saat ini, yaitu keripik dan sate jamur.Saat ini produk olahan jamur yang ada hanya berupa dua jenis produk olahan, keripik jamur yang sudah dijual dibanyak tempat, serta sate jamur yang dapat ditemukan di Floating Market, Lembang. Pelaku bisnis pada pengolahan jamur ini merasakan bahwa mereka menghadapi beberapa persoalan, diantaranya yang berhubungan dengan pengolahan jamur menjadi makanan olahan yang diminati oleh konsumen.Saat ini tim pengabdian masyarakat FE UNPAR menjadi mitra bagi petani dan pelaku usaha pengolahan jamur yang berlokasi di Parongpong Cimahi. Pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk membantu para pelaku usaha pengolahan jamur untuk membantu mengembangkan produk jamur olahan sehingga para pelaku usaha dapat menjadi lebih maju dan usahanya lebih bervariasi sehingga dapat menjangkau konsumen yang luas. 

    PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN USAHA PELAKU USAHA MIKRO Di SEKITAR UNPAR dengan PEMBERIAN PELATIHAN dan MEMBANGUN JEJARING

    Get PDF
    Pengabdian pada Masyarakat Jurusan Manajemen UNPAR yang telah dilakukan selama ini terhadap warga yang merupakan ibu-ibu PKK maupun pelaku usaha di RW 11 dirasa telah berjalan dengan baik. Para peserta selalu antusias dalam mengikuti pelatihan yang diberikan, dan mereka menjadi lebih mengetahui apa yang seharusnya dilakukan ataupun tidak dilakukan berhubungan dengan usaha mereka ataupun terhadap pengelolaan rumah tangganya.Pelatihan yang telah dilakukan sehubungan dengan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat Jurusan manajemen adalah pelatihan pembukuan, pelatihan perhitungan harga pokok, diskusi tentang menabung dan investasi, pelatihan pemasaran, pemberian inspirasi tentang menjadi pelaku bisnis yang work smart, serta beberapa pelatihan yang berhubungan dengan peningkatan keahlian.Hasil yang didapat saat ini adalah para peserta merasa ditambah pengetahuannya, digugah kesadarannya, dan ditambah keahliannya. Walaupun pasti ada kendala, tetapi lebih banyak benefit yang didapat baik dari sisi peserta maupun dari sisi Jurusan Manajemen yang memberikan pelatihan dan melakukan pengembangan.Diharapkan kedepannya kegiatan ini terus berkesinambungan dan terus memberikan arti bagi kedua belah pihak, yaitu UNPAR dan masyarakat di RW 11. Selain itu diharapkan akan banyak pihak-pihak lain yang mau terlibat dalam kegiatan pengabdian ini, terutama pihak-pihak dari eksternal UNPAR, sehingga kegiatan ini dapat memunculkan banyak jejaring bagi semua pihak. 

    Student Entrepreneurship, Prospect or Problems? (Identifikas Jenis dan Permasalahan Yang Dihadapi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan Dalam Memulai dan Menjalankan Bisnis)

    Get PDF
    People without any college education who start a business have a greater chance of failing than people with one or more years of college education (Lussier & Halabi, 2008). Lussier & Halabi research at Chile concludethat study experience at higher education institution is significant for their success when they starting up business.Parahyangan Catholic University (also known as UNPAR) is one the oldest private university in Indonesia.UNPAR established in 1955, and its first Faculty is Economics. Many of its Economics Faculty alumni even its students became entrepreneur, but did study at Economics faculty help them when they started up their business?This research purposes is to identify kind of business owned by students of Parahyangan Catholic University Faculty of Economics, identify problems when they started they own business and identify problems when theyrunning the business.The Research method used in this research is descriptive Study. Descriptive Study is undertaken in order to ascertain and be able to describe the characteristic of the variables of interest in a situation (Sekaran and Bougie, 2010). More specific interview is used to gather data from students who already started their business during their study.Keyword:Entrepreneurship, Entrepreneur, Student Entrepreneurship, Entrepreneurial Competencies  

    Pemberadayaan Calon Tenaga Kerja Wanita Indonesia Ke Taiwan Dan Hongkong Pelatihan Bahasa Mandarin Dan Pengenalan Budaya Tionghoa

    Get PDF
    Sebagai salah satu tiang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, para dosen dan mahasiswa di lingkungan Program Studi Magister Ilmu Sosial perlu melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.Para mahasiswa MIS sebagai kelompok akademisi muda perlu menunjukkan kepedulian dan keprihatinan mengenai masalah-masalah sosial dan ekonomi yang terjadi di Provinsi Jawa Barat.Agar mendapatkan pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat.Sebagai ilustrasi,1) Kabupaten Karawang merupakan salah satu pengirim terbesar Tenaga Kerja Wanita (TKW) migran ke negara-negara di Asia-pasifik,2) Pengiriman TKW seringkali tidak disertai dengan kemampuan bahasa Inggeris mendasar, selain tidak memahami budaya setempat sehingga seringkali menyebabkan salah komunikasi dan gegar budaya.3) Untuk itulah Program MIS Unpar akan berkontribusi dalam memberdayakan para perempuan calon TKW tujuan Asia-Pasifik. 

    EFISIENSI PENGELOLAAN EKONOMI DAERAH DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DI DAERAH

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efisiensi pengelolaan daerah setelah lebih dari 10 tahun kebijakan desentralisasi dan pemekaran daerah dijalankan. Dengan menggunakan teknik DEA, penelitian ini menyimpulkan, bahwa dari 27 provinsi yang diteliti pada tahun 2010 - 2011, belum semua provinsi beroperasi pada tingkat optimal. Terdapat 13 provinsi atau sekitar 48% yang beroperasi pada kondisi inefisien. Sebanyak 11 provinsi atau 85% dari 13 provinsi di atas adalah provinsi-provinsi yang telah lama terbentuk sebelum kebijakan denstralisasi dan pemekaran daerah dijalankan. Hal ini terjadi, karena adanya pemanfaatan tenaga kerja, modal dan peran pemerintah yang belum optimal. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya tingkat skala efisiensi teknis yang beragam, sehingga kebijakan pengembangan daerah provinsi perlu disesuaikan dengan kondisi tersebut. 

    Identifikasi Value Chain pada Bidang Fashion sebagai Bagian dari Industri Kreatif Untuk Membuat Bandung Juara

    Get PDF
    Industri kreatif adalah Industri yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Industri kreatif saat ini sedang berusaha dimajukan oleh pemerintahan Indonesia. Pelopor dari industri kreatif di Indonesia adalah Kota Bandung, dengan dibentuknya Bandung Creative City Forum (BCCF)yang merupakan langkah awal terjunnya kota Bandung menjadi kota kreatif.Dari semua sub sektor dari industri kreatif yang ada, terdapat tiga sektor yang terlihat terus berkembang dan menjadi acuan para wisatwan untuk datang ke Kota Bandung, sektor tersebut adalah sektor fesyen, kerajinan serta kuliner. Dari ketiga sektor tersebut, yang terlihat cukup menarik untuk diamati adalah sektor fesyen. Melihat dari sejarah Bandung, maka Bandung sangat terkenal akan industri tekstil serta garmen. Kedua industri ini yang menjadikan kota Bandung tidak dapat terlepas dari industri fesyen secara keseluruhan. Industri fesyen saat inimenuntut para pelaku usahanya untuk selalu selalu berinovasi, hal tersebut dikarenakan persaingan pada industri ini sangat berat.Salah satu bagian dari industri fesyen adalah distro (distribution outlet). Perkembangan dari distro ini sangat baik sehingga banyak pelaku usaha muda yang kemudian mencoba terjun kebidang ini. Yang cukup menarik adalah distro dibandung dibangun dengan system yang sama sekali berbeda dari system yang sudah ada. Bagaimana suatu produk distro yang diawali dari bahan mentah sampai ke produk akhir yang akhirnya sampai ketangan konsumen sangat menarik untuk diteliti.Aktivitas penciptaan nilai disetiap rantai proses produksi tersebut disebut dengan value chain. Dengan mengetahui dan dapat menganalisa value chain yang ada diharapkan dapat dijadikan suatu model yang kemudian dapat dijadikan percontohan untuk industri-industri lain, atau bahkan model tersebut di modifikasi agar menjadi model yang lebih efektif dan efisien.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dimana pengambilan datanya berdasarkanmetode survey, Focus Group Discussion dan penyebaran kuesioner.Keywords: competitive advantage, industri kreatif, industri fesyen, value chain 

    141

    full texts

    148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Humanities and Social Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇