Research Report - Humanities and Social Science
Not a member yet
    148 research outputs found

    ANALISA PRODUCT PLACEMENT DALAM SINETRON PADA JAM TAYANG UTAMA DI SALURAN TELEVISI SWASTA INDONESIA

    Get PDF
    Komunikasi merupakan bagian yang penting dalam strategi pemasaran, dan iklan merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi secara non personal yang bertujuan untuk menginformasikan, mengingatkan, mempengaruhi atau meyakinkan orang-orang terhadap produk dari produsen tertentu. Ada banyak merek yang beredar, membuat perencana iklan berusaha mencari berbagai macam media agar pesan dari iklan bisa disampaikan. Kemanapun kita pergi, apapun yang kita lakukan, kita terpapar oleh iklan. Kita dapat menemui iklan saat membaca majalah dan koran, mendengarkan radio atau bahkan saat kita melakukan perjalanan, iklan dapat ditemui di bis bahkan dinding bangunan.Televisi merupakan media yang sering dipakai oleh perusahaan di Indonesia, karena diyakini dapat menjangkau target pemirsa yang luas. Terdapat sekitar limabelas hingga duapuluh iklan yang ditayangkan sekaligus dalam setiap hampir limabelas menit suatu acara televisi. Bila dalam waktu 24 jam, ada berapa banyak iklan yang terpapar kepada pemirsa?Iklan yang ditayangkan saat jeda iklan harus bersaing dengan ketat untuk memperoleh perhatian pemirsa. Masalah lainnya adalah adanya saluran televisi lainnya berusaha untuk memperoleh sebanyak mungkin penonton sehingga membuat penonton cenderung untuk berpindah saluran selama jeda iklan. Dalam situasi seperti ini, product placement dapat dipertimbangkan sebagai suatu alternatif promosi. Serial televisi merupakan salah satu acara yang memiliki penonton terbanyak disamping olahraga. Jika merek, logo atau identifikasi produk lainnya secara cermat dimasukkan ke dalam alur cerita, penonton dapat terpapar sebelum mereka sempat berpindah ke saluran televisi lainnya.Penelitian ini mencoba menangkap dan menggambarkan keberadaan product placement dengan mengamati sinetron yang ditayangkan di RCTI, SCTV dan MNCTV selama jam tayang utama untuk melihat merek apa dan bagaimana penempatannya dalam sinetron di ketiga saluran televisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memunculkan keinginan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektifitas product placement dalam sinetron dari rumah produksi Indonesia

    MODEL ATRIBUT MINIMARKET DI LINGKUNGAN KAMPUS MENURUT MAHASISWA UNPAR DAN MARANATHA BANDUNG

    Get PDF
    Research Purpose – the purpose of this research is to see what minimarket’s attributes on campuses are perceived important by students of Unpar and Maranatha, Bandung. The result is models on minimarket attributes around the two campuses mentioned above.Methodology – a review of current store attribute literatures reveal 61 attributes considered important by the researchers to then distributed to the students UNPAR and Maranatha as the respondents.Findings – data analysis showed the difference in the models, where five main priority Unpar’s minimarket attribute model consists of: promotions, staff, appearance, relaxation and product organizing dimensions. While the five highest priority Maranatha’s minimarket attribute model are: attitude of employees, security, promotion, minimarket access, and relaxation dimensions.Orijinalitas –because of research on minimarket attribute on campus as far as researchers know is rare, so this study was conducted to make the model in the range of minimarket attributes around Unpar and Maranatha campuses, Bandung.Keywords – store attribute, minimarket attribute, minimarket on campuses, EFA

    KETERLIBATAN DAN KEPATUHAN INDONESIA DALAM PROSES G-20

    Get PDF
    Penelitian kualitatif ini secara umum bertujuan untuk melihat bagaimana tata kelola ekonomi global dapat dibentuk melalui keterlibatan dan kepatuhan negara-negara yang mengambil bagian dalam pendekatan klub inklusif global. Secara khusus penelitian ini mengkaji dua pertanyaan utama: (1) inisiatif dan peran Indonesia dalam proses G-20 dan (2) kepatuhan Indonesia terhadap komitmen yang dibuatnya dalam G-20. Inisiatif dan peran dilihat dengan mengacu pada ide-ide yang disampaikan dalam G-20 dan keaktivan Indonesia dalam kelompok-kelompok kerja yang dibentuk G-20. Kepatuhan Indonesia melihat pada penerapan komitmen dalam bentuk kebijakan, regulasi maupun upaya lain yang dirancang untuk mengimplementasikan komitmen prioritas dalam G-20 khususnya dalam sektor finansial dan pembangunan. Penelitian ini juga melihat keterlibatan masyarakat sipil (CSO) dalam proses G-20 dengan memfokuskan pada persepsi CSO terhadap G-20 dan usulan-usulan yang mereka ajukan pada periode setelah penyelenggaraan KTT G-20 di Seoul (KTT Cannes dan Meksiko)

    PENGEMBANGAN POTENSI SUMBER DAYA AIR, DAN PEMBENTUKAN JARINGAN EKONOMI DESA-KOTA

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat, sebagai salah satu dharma dari Tridharma Perguruan Tinggi, adalah kesempatan bagi warga perguruan tinggi (dosen dan mahasiswa) untuk menerapkan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki dalam rangka memecahkan masalah nyata di masyarakat. Pada semester ganjil 2012/2013, jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) antara lain melakukan dua kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yaitu: pengembangan pengelolaan sumber daya air di desa Nanggeleng dan pembentukan jaringan ekonomi desa-kota. Dokumen ini memuat laporan kedua kegiatan tersebut. Dalam hal pengembangan pengelolaan sumber daya air di desa Nanggeleng, Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan beberapa kali kunjungan lapangan dan konsultasi dengan berbagai pihak. Salah satu alternatif yang dianggap paling baik adalah membangun bendungan di desa tersebut. Detailed Engineering Design (DED) bendungan sudah selesai dibuat dan dilampirkan pada laporan ini. Program yang akan dilakukan di masa yang akan datang adalah melakukan pendampingan terhadap masyarakat desa Nanggeleng untuk membawa usulan pembangunan bendungan ke Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Dalam hal pembentukan jaringan ekonomi desa-kota, pekerjaan yang telah selesai dilakukan adalah pemetaan potensi ekonomi kelompok masyarakat yang menjadi anggota Koperasi Mitra Sejahtera (Mitra I) dan masyarakat desa Nanggeleng (Mitra II). Pencapaian lain adalah munculnya ketertarikan beberapa orang dari kelompok Mitra I yang ingin menjalin kerja sama dengan Mitra II: produk pertanian yang dihasilkan oleh Mitra II akan dipasarkan di Bandung oleh Mitra I. Kegiatan lanjutan yang akan dilakukan oleh Tim pengabdian kepada masyarakat adalah membantu kedua Mitra untuk mempersiapkan kerja sama tersebut

    PROFIL ASPIRASI MASYARAKAT TERHADAP EKSISTENSI KOMUNITAS ASEAN

    Get PDF
    Penelitian ini telah  menemukan bahwa ternyata masyarakat sangat hirau dengan keberadaan Komunitas ASEAN dan berharap banyak dalam arti Komunitas ASEAN seyogyanya bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor kota mempunyai pengaruh terhadap pandangan orang terhadap kemanfaatan Komunitas dalam kehidupan sehari-hari mereka , kota besar cenderung tidak terlalu yakin akan kemanfaatannya. Sedangkan pendidikan tidak mempunyai kaitan yang signifikan dalam mempengaruhi pendapat mereka terhadap Komunitas ASEAN. Ditemukan pula bahwa saluran komunikasi massa yang paling mempengaruhi dalam kaitan dengan pemahaman mengenai Komunitas ASEAN adalah televisi dan Koran.Dalam peneltian ini digunakan teori psikologi sosial yang mengnungkapkan aspirasi yang merupakan bagian dari persepsi manusia. Penelitian memakai metoda eksploratif dan metodaq survai di Jawa Barat dengan sampling Kota Bandung, Sumedang dan Cirebon

    TERORISME DAN KEKERASAN BERLATAR BELAKANG AGAMA DI JAWA BARAT

    Get PDF
    Terorisme dan kekerasan berlatar-belakang agama yang terjadi di Indonesia erat kaitannya dengan isu-isu politik dan ekonomi domestik. Salah satu penyebabnya adalah kemiskinan. Pendapat ini sesuai dengan analisis mengenai ekonomi dan konflik yang menyatakan bahwa kondisi perekonomian yang buruk dapat meningkatkan ketidakpuasan dan kekerasan. Agresifitas seringkali dipicu oleh kesenjangan sosial-ekonomi, ketidakadilan, kemiskinan, tekanan-tekanan globalisasi selain karena tidak efektifnya manajemen publik. Dorongan untuk melakukan agresi ini juga diperkuat dengan kecenderungan orang untuk melakukan glorifikasi, atau menganggap diri dan golongan sendiri suci, serta menganggap benar ajaran agama sendiri. Kecenderungan ini melahirkan dehumanisasi dan demonisasi, yang melihat orang lain sebagai ­bukan manusia sehingga wajar bila perlu dimanusiakan dari segi prilaku maupun pemikiran. Kelompok ini melakukan pemaksaan agar orang lain menjadi seperti diri dan kelompoknya. Demonisasi berarti pen-setanan, melihat orang lain sebagai setan. Pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama Islam, yang antara lain menyebutkan menghalalkan pembunuhan terhadap kelompok non-Muslim juga menjadi faktor penyumbang konflik dan terorisme. Dibandingkan dengan provinsi-provinsi lainnya di Indonesia, Jawa Barat merupakan daerah asal dari banyak terjadinya terorisme dan kekerasan berbasis agama. Untuk itulah, penelitian ini difokuskan pada kota-kota di Jawa Barat, terutama yang banyak mengalami aksi-aksi kekerasan seperti Bandung, Tasikmalaya dan Bekasi. Penelitian untuk melihat faktor-faktor pendorong kekerasan berbasis agama di Jawa Barat serta efektifitas program-program pemerintah selama ini dalam mengatasi masalah ini. Kata-kata kunci: terorisme, kekerasan berbasis agama, agresivitas, agama Islam, Jawa Barat

    Interdependensi Pasar Melalui Saham Dual Listing: Kasus Saham Telkom dan Indosat di Pasar Saham Jakarta and New York

    Get PDF
    Hubungan saling mempengaruhi antar pasar saham memungkinkan terjadinya penularan berbagai kejutan dari satu pasar ke pasar yang lain. Penelitian ini menunjukkan bahwa saham dual listing dapat menjadi perantara terjadinya hubungan saling mempengaruhi antara dua pasar dimana saham dual listing diperdagangkan. Data yang digunakan adalah data harian indeks pasar dan harga saham Telkom dan Indosat di pasar saham Jakarta dan New York selama Januari 2008 – Januari 2009. Akibat letak geografis (perbedaan waktu), kedua pasar saham mempunyai waktu buka yang berbeda sedemikian rupa sehingga saham yang diperdagangkan di kedua pasar menjadi terus menerus diperdagangkan secara bergantian tanpa henti.Dengan teknik regresi ditemukan bahwa pasar New York mempengaruhi pasar Jakarta, tetapi tidak sebailknya. Perubahan indeks pasar New York menggerakkan harga saham Telkom dan saham Indosat di New York yang kemudian menggerakkan harga saham-saham tersebut di Jakarta dan kemudian diikuti dengan bergeraknya indeks pasar Jakarta. Sebaliknya, perubahan indeks pasar Jakarta menggerakkan harga saham Telkom dan saham Indosat di pasar Jakarta yang kemudian juga menggerakkan harga kedua saham-saham tersebut di pasar New York, tetapi tidak berlanjut ke perubahan indeks pasar New York.Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, dapat diketahui bahwa pencatatan saham kuat dari pasar saham Indonesia ke pasar New York dapat meningkatkan resiko pasar saham Indonesia karenai rentan terhadap pengaruh gejolak dari pasar New York. Saham dual listing meingkatkan ketergantungan pasar saham Indonesia terhadap kondisi fundamental pasar saham New York.Key words: dual listed stock, market interdependenc

    KLASTER INDUSTRI KECIL DAN KERAJINAN RUMAH TANGGA DI JAWA BARAT

    Get PDF
    The success of Silicon Valley as a technological industrial cluster in the US has made industrial cluster gain a popularity among local authorities in developing countries as a means of enhancing local competitiveness. In West Java, most industrial clusters grow naturally with minimal assistance from the government. They grow naturally as some families’ inherited skills are transfered to or imitated by their neighbors and other family members in the same village.The purpose of this research is to identify the clusters and their sizes in West Java. Using 2 sources data from BPS, namely, the 2006 census of formal small scale industries and the 2005 survey of informal small scale and home industries, it is found that the largest clusters in term of size are found in Bogor municipal, bandung municipal, Cirebon municipal, Tasikmalaya city and municipal and Bekasi municipal. The product varies from palm suga, rattan furniture, brick and roof tiles, embroidery and garment. It is also found that industrial clusters in West Java are more of Sonobe’s and Otsuka’s concept of “one village one product” with few related businesses located in the same location.Keywords: industrial cluster, labor market pooling, specialized suppliers, knowledge spillover, small scale industry, home industr

    PENGUKURAN KINERJA BISNIS SEBAGAI SUMBER INFORMASI BAGI MANAJEMEN UNTUK MENETAPKAN KEPUTUSAN BISNIS (Suatu Kasus pada Sebuah Perusahaan Tembakau di Solo)

    Get PDF
    Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan pada umumnya dan perusahaan yang dijadikan obyek penelitian pada khususnya. Kinerja perusahaan dapat diartikan sebagai hasil dari pelaksanaan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh seluruh unsur di dalam perusahaan sebagai proses pencapaian tujuan. Kinerja perusahaan yang baik akan terlihat dari tingkat produktivitas, efektivitas, dan efisiensi yang baik pula. Laporan keuangan merupakan salah satu informasi yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam suatu periode tertentu.Kinerja keuangan perusahaan dapat diukur melalui melalui komponen-komponen likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, penggunaan aset (asset utilization), dan ukuran pasar (market measures), dengan alat bantu yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja keuangan tersebut adalah melalui analisis laporan keuangan secara comparative, common-size, dan analisis rasio. Hasil dari pengukuran kinerja keuangan ini akan digunakan untuk menentukan keputusan bisnis apa yang sebaiknya diambil perusahaan untuk masa yang akan datang.Data yang dibutuhkan untuk penelitian akan diperoleh melalui studi lapangan. Peneliti juga akan melakukan studi kepustakaan dan analisis paired sample t test-statistic untuk menguji perbedaan kondisi keuangan perusahaan antara periode 2007 – 2008; dengan periode 2008 – 2009; serta periode 2009 – 2010. Dua sampel berpasangan diartikan dengan sebuah sampel (yaitu kondisi keuangan perusahaan) yang dipengaruhi oleh kondisi perekonomian yang berbeda sehingga akan menghasilkan dua kondisi keuangan perusahaan yang berbeda. Perbedaan itulah yang akan dianalisis apakah berbeda secara statistik.Dari hasil penelitian, disimpulkan latar belakang perusahaan menunjukkan kondisi keuangan yang cukup kuat karena merupakan perusahaan afiliasi dari perusahaan-perusahaan besar di dunia. Pada periode yang diteliti, komunitas industri tembakau di Indonesia sedang berkembang karena demand yang besar dan harga yang meningkat. Laporan keuangan disusun oleh perusahaan secara lengkap dan informatif, sehingga dapat dipergunakan dalam melakukan analisa. Keputusan yang akan diambil oleh perusahaan hendaknya menggunakan asumsi bahwa growth di perusahaan sebesar 11,6%. Dengan jumlah free cash flow yang cukup signifikan, perusahaan sebaiknya mencari alternatif investasi lain. Strategi perusahaan untuk tidak membayar dividen dapat dipertahankan karena perusahaan melakukan distribusi kepada pemilik dalam bentuk lain.Pengembangan perusahaan di masa yang akan datang haruslah mempertimbangkan dampak akuisisi perusahaan lain dalam industri sejenis oleh perusahaan afiliasi di luar negeri, baik dari segi supply, proses operasi, maupun market. Di samping itu, berdasarkaan perhitungan intrinsic value perusahaan memiliki nilai Rp.35.855,00 per lembar saham untuk tahun 2008 dan dengan menggunakan P/E ratio diperoleh P/E ratio sebesar 118.46 kali. Hal ini menunjukkan perusahaan dalam kondisi yang sangat stabil

    BISNIS KELUARGA MODEL PERKEMBANGAN 3 DIMENSI (Beberapa Bisnis Keluarga di Bandung dan sekitarnya)

    Get PDF
    Perkembangan Bisnis Keluarga merupakan topik kajian yang luas, meliputi aspek internal dan aspek eksternal dari usaha keluarga. Memahami tahap-tahap perkembangan sebuah usaha berguna untuk melihat “road map” dan menemukan cara pengelolaan yang tepat dalam mengatasi jebakan transisi. Bagaimana perkembangan bisnis keluarga-UKM di Bandung dan sekitarnya , masih memerlukan penggalian baik dalam praktek maupun teorinya. Tahap siklus hidup bisnis keluarga dapat dianalisis pada 3 dimensi (Davis , 1997), yaitu : perkembangan dimensi bisnis , perkembangan dimensi keluarga dan perkembangan dimensi kepemilikan.Perkembangan Bisnis Keluarga (UKM) di Bandung dan sekitarnya dipelajari melalui 45 sampel perusahaan , dengan keterwakilan : ukuran bisnis (yang berkembang dari skala kecil dan menengah), beragam usia bisnis – minimal 8 tahun, dan jenis usaha – dagang dan bukan dagang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptiv - multikasus , sama sekali tidak ditujukan untuk melakukan generalisasi. Wawancara , observasi dan diskusi yang dilakukan melibatkan semua mahasiswa di kelas Manajemen Bisnis Keluarga dalam 3 semester: Genap 2010-2011, Ganjil dan Genap 2011-2012Perkembangan Bisnis Keluarga di Bandung dan sekitarnya , “tampaknya” mampu bertahan dan berlanjut ( Toko Kopi Aroma, Toko Sim sudah dijalankan lebih dari 60 tahun), dan penerusan bisnis dari generasi 1 ke generasi 2 atau generasi 3.Kelihatannya faktor utama yang menyebabkan adanya keberlanjutan tsb adalah komitmen keluarga dan kepercayaan pada keluarga yang masih kuat – hal ini dibaca pada perkembangan dimensi keluarga dan dimensi kepemilikan yang stabil dan tertutup . Sedangkan untuk faktor manajemen dan sistem kerja relatif tidak berkembang, dengan tahap bisnis saat ini berada di tahap dewasa ; yaitu usaha tsb tidak diinginkan berkembang lagi atau sulit untuk dikembangkan lagi . Jadi keadaan bisnis berjalan pada posisi untuk mempertahankan saja yang ada (pelanggan, pasar dan fasilitas fisik)Perubahan paradigma dari pelaku bisnis keluarga di Bandung , pada kelompok usaha di era milinium, tampaknya sudah mulai terjadi yaitu : mereka mulai menyadari pentingnya kompetensi dan profesionalisme (al.lebih terbuka pada peranan bukan keluarga untuk duduk dalam manajemen). Dengan adanya perubahan ini diharapkan ada sumber daya yang lebih baik untuk keberlanjutannya di masa yang akan datang.Upaya membangun desain penelitian Manajemen Bisnis Keluarga yang terintegrasi dengan proses pembelajaran di kelas masih harus diperbaiki - direvisi , sehingga hasil akhir yang diharapkan (membuat sebuah buku yang berbasis praktek dan pengetahuan Bisnis Keluarga (UKM) di Bandung -Jabar ) bukanlah suatu impian tanpa usah

    141

    full texts

    148

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Humanities and Social Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇