GRADASI
Not a member yet
13 research outputs found
Sort by
ANALISIS DESKRIPTIF POLA MANAJEMEN DAN KARYA SENI RUPA PROGRAM RESIDENSI ‘TRANSIT#1’ DI SELASAR SUNARYO ART SPACE
ABSTRACT Art space established at the initiative of senior artists contributing to the lack of infrastructure visual art Indonesian. Contemporary art is becoming mainstream global art and artwork the existence of contemporary art at the top level. Contemporary art in the whole country so that the stronger establish networking, the Contemporary art is currently pushing urgency program artist residency. Need to know more the comprehensive about management pattern in artist residencies, artist residency process, and the art work of young artists after residency. The method used to reveal the study using descriptive analytic method. Residency program emphasizes educating prospects for artists to focus more on exploration of the work of art rather than following the market. Management is used as a companion tool that implementation of the residency program effectively and efficiently. management pattern of ‘Transit#1’ residency is an exploration of patterns of residency to find an appropriate pattern Transit residency and established. The process of selecting an artist residency through the mechanism, the overall presentation of the arts work, exploration of the art work, discussion with artist mentor (partner artist residence), open studio with the public, curation, and to showcase the art work of residency are expected as maestro art work. Resident artists show development art works and sharpening concept. Resident artist more confident in the works of art, get greater insight, network wider, artists of elevation, and more are sure to compete well in the global art arena. Based on these results that there is a recommendation for Selasar Sunaryo Art Space is expected to further improve the management of Transit residency and art education can learn and develop learning models management residency visual arts. Keywords: management, visual art works, residency ABSTRAK Ruang seni berdiri atas inisiatif seniman senior berkontribusi dalam kurangnya infrastruktur seni rupa Indonesia. Seni rupa Kontemporer saat ini menjadi mainstream seni rupa global dan eksistensi artwork seni rupa Kontemporer berada di tingkat teratas. Seni rupa Kontemporer ada di seluruh negara sehingga semakin kuat menjalin networking, maka seni rupa Kontemporer saat ini mendorong urgensi residensi seniman. Perlu mengetahui lebih komprehensif mengenai pola manajemen residensi seniman, proses residensi seniman, dan hasil karya seniman muda setelah residensi. Metode yang digunakan untuk mengungkap penelitian tersebut menggunakan metode deskriptif analitik. Program residensi lebih mengedepankan prospek mengedukasi seniman untuk lebih fokus dalam eksplorasi karya ketimbang mengikuti art market. Manajemen (pengelolaan) digunakan sebagai alat pendamping agar terlaksananya program residensi secara efektif dan efisien. Pola pengelolaan residensi Transit#1 merupakan eksplorasi pola residensi untuk menemukan pola residensi Transit yang sesuai dan mapan. Proses residensi melalui mekanisme penyeleksian seniman, presentasi keseluruhan karya, eksplorasi karya, diskusi dengan mentor artis (partner artist residence), open studio dengan publik, pengkurasian, dan hingga memamerkan karya residensi yang diharapkan sebagai karya maestro senimannya. Karya seniman residen menunjukan pengembangan karya dan penajaman konsep. Seniman residen lebih yakin percaya diri dalam berkarya, mendapat wawasan lebih luas, jaringan (networking) lebih luas, terelevasi senimannya, dan lebih yakin bersaing sehat dalam medan seni rupa global. Berdasarkan hasil penelitian tersebut sehingga terdapat rekomendasi bagi Selasar Sunaryo Art Space diharapkan dapat meningkatkan manajemen residensi Transit selanjutnya dan dunia pendidikan seni rupa dapat mempelajari dan mengembangkan model pembelajaran manajemen residensi seni rupa. Kata kunci: manajemen, karya seni rupa, residensi
EKSPLORASI BENTUK KUPU-KUPU SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI LUKIS ABSTRAK MELALUI TEKNIK FLICKED PAINTING (CIPRATAN)
ABSTRAKKarya tulis (Skripsi Penciptaan) ini mengangkat sebuah kisah tentang bentuk kupu-kupu yang diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari dengan cara mengembangkan teknik lukisan abstrak melalui teknik cipratan oleh Sikat dan Sisir. Penemuan baru ini diambil dari proses akademik mata kuliah seni lukis III dengan cara mengembangkan bentuk kupu-kupu sebagai ide gagasan yang bereksplorasi tentang pemanfaatan bahan yang ada di lingkungan sekitar, bentuk tersebut dimanfaatkan sebagai media/bahan untuk menunjang dalam pembuatan karya, sehingga memiliki kegunaan selain benda pakai atau benda hias. Proses pembuatan lukisan ini, berupa pola yang dicetakan diatas lukisan dengan dilengkapi tempelan benang serta bahan pendukung lainnya. Pembuatan lukisan ini memang sangat berbeda dengan proses pembuatan lukisan para seniman pada umumnya. Selain teknik baru, teknik ini mampu menghasilkan karakter lukisan yang unik dan khas pada setiap karya yang diciptakan. Kelima karya tersebut memiliki konsep serta makna yang berbeda, namun pada umumnya semua karya menceritakan tentang analogi kisah kupu-kupu terhadap refleksi sebuah kehidupan manusia yang pantas untuk kita maknai sebagai hal positif dalam memunculkan motivasi hidup seperti siklus metamorposis kupu-kupu. Kata kunci : Eksplorasi; Kupu-kupu; Lukisan Abstrak; Cipratan; Pola ABSTRACTThis paper (composition paper) Took up the story of butterflies which are applied in daily life by using brush and comb on technical abtract painting development.The new discovery is taken from arts painting subject III in academic process, by developing butterflies shapes as an idea in creating the useful material exploration around the environment, these shapes are used in making this ceation, so it can be useful as a thing or artide. The making of technical splashes processing the pattern is printed out on the picture by attaching yard and any other proponent. The five creations have different meaning, but generally all creations is talked about the butterflies analogy’s story on the reflection of human life for our motivation like butterflies metamorphosis. Keywords: Eksplorasi; Kupu-kupu; Lukisan Abstrak; Cipratan; Pol
PEMBELAJARAN SENI GRAFIS MELALUI MEDIA CD INTERAKTIF UNTUK SISWA SMA
ABSTRAKMultimedia pembelajaran interaktif merupakan media yang tepat untuk menyampaikan pesan/materi pembelajaran kepada peserta didik. Melalui kemasan CD interaktif yang menarik, penulis mencoba menyampaikan materi pembelajaran seni grafis. Dalam karya tulis ini dijelaskan bagaimana rancangan dan perwujudan CD interaktif yang dapat diterapkan di Sekolah Menengah Atas, dalam mata pelajaran seni budaya, khususnya dalam pelajaran seni rupa tentang materi seni cetak grafis, yang sesuai dengan Standar Kompetensi (SK) di dalam kurikulum. Proses penciptaan multimedia pembelajaran interaktif ini dilakukan dengan berbagai tahapan dimulai dengan analisis kebutuhan, hingga pengemasan. Dilihat dari unsur-unsur yang dihasilkan karya ini begitu bervariasi seperti teks, audio, video, animasi, dan gambar. Maka banyak melibatkan berbagai media hardware dan software. Dengan adanya multimedia pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Siswa SMA dan tenaga pengajar seni rupa untuk membuat proses pembelajaran lebih menarik serta memberikan ketertarikan bagi siswa untuk memahami dan mempelajari materi.Kata kunci : Media; Interaktif; Software, Hardware. ABSTRACTMultimedia interactive learning is an appropriate medium for conveying a message/ learning materials to students. Through interactive CD packaging is attractive, the author tries to convey the graphic arts learning materials. In this paper explained how the design and realization of an interactive CD that can be applied in high school, in the subjects of art and culture, especially in the subjects of fine art about art materials print making, which is in accordance with the Standards of Competence (SK) in the curriculum. The process of creation of multimedia interactive learning is done in various stages starting with a needs analysis, to packaging. Judging from the elements produced this work is so varied as text, audio, video, animations, and images. So many involve a variety of hardware and software. With the multimedia interactive learning is expected to be useful for high school students and art teacher to make the learning process more interesting and interest for students to understand and learn the material ..Keywords: Media; Interactif; Software, Hardware