Sepuluh Nopember Institute of Technology

ITS Repository
Not a member yet
    49971 research outputs found

    Laporan Kerja Praktik 15 Januari 2024 – 15 April 2024 sebagai Human Relations Information System (HRIS) Intern di PT. Wings Surya

    No full text
    Kerja praktik ini dilaksanakan di PT. Wings Surya, sebuah perusahaan manufaktur dan distribusi besar di Indonesia, dalam rangka mendukung proses pengembangan sistem informasi perusahaan di departemen Human Resources. Tugas utama dalam kegiatan ini meliputi dua aspek, yaitu pengembangan tampilan frontend landing page dari website perusahaan yang menyajikan informasi publik seperti profil, sejarah, dan produk; serta pembangunan backend untuk sistem product knowledge yang dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan tim Customer Service dalam mencari informasi produk secara cepat dan efisien. Pengembangan frontend dilakukan menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript dengan fokus pada desain interaktif dan animasi scrolling yang menarik, berdasarkan inspirasi dari situs web modern. Sementara itu, backend dikembangkan menggunakan Node.js, Express.js, dan PostgreSQL, yang mencakup pembuatan API, pengelolaan data produk, brand, serta jenis produk

    Perencanaan Perkerasan dan Analisis Subgrade Jalan di Petani Field Duri, Riau

    No full text
    Jalan merupakan elemen penting dalam sistem transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi. Namun, aktivitas kendaraan berat yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan jalan, seperti yang terjadi pada salah satu jalan perlintasan tambang minyak di Petani Field, Duri, Provinsi Riau. Jalan tersebut hanya ditimbun dengan tanah dan sirtu seadanya, yang menyebabkan sering terjadi kerusakan dan membutuhkan perawatan yang berulang, mengakibatkan pengeluaran yang signifikan. Selain itu, PT Pertamina Hulu Rokan memiliki Tanah Hasil Olahan (THO) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi jalan, mengingat terbatasnya bahan untuk perbaikan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pondasi jalan dengan menggunakan THO, mendapatkan jenis dan desain perkerasan jalan yang ideal, serta perencanaan anggaran dan biaya yang diperlukan. Metode yang digunakan meliputi tebal timbunan THO yang digunakan, serta perencanaan perkerasan jalan dengan mempertimbangkan beban lalu lintas dan usia rencana selama minimal 20 tahun. Berdasarkan analisis dan perhitungan yang telah dilakukan; pada pondasi jalan rencana, komposisi Tahan Hasil Olahan (THO) yang digunakan adalah campuran THO dan kerikil 1:2, dengan CBR 40,34%. Direncanakan sebagai timbunan dengan ketebalan 200 mm, dengan timbunan lempung dolomit di bawahnya sebagai fill dengan ketebalan minimal 100 mm. Jenis perkerasan dari rancangan oleh PUPR yang digunakan adalah perkerasan lentur dengan tebal AC WC 50 mm, AC BC 75 mm, AC Base 100 mm, CTB 300 mm, dan LFA kelas B 150 mm. Adapun untuk perkerasan khusus PT Pertamina Hulu Rokan, direncanakan subbase timbunan fill THO (tebal lapisan 100 mm), base timbunan THO + kerikil 1:2 (tebal lapisan 300 mm), dan surface AC WC (tebal lapisan 50 mm). Total biaya yang dikeluarkan dalam perencanaan berdasarkan rancangan versi PUPR sebesar Rp16.271.841.870, sedangkan yang digunakan pada perkerasan khusus oleh PT Pertamina Hulu Rokan adalah sebesar Rp2.524.520.495. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan pemodelan ideal untuk pengaplikasian di lapangan dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Kawasan Petani Field Duri, serta mengedepankan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) pada target 9, 12 dan 17. ========================================================================================================================================= Roads are one of vital elements in the transportation system that supports community mobility and economic activities. However, high activity level of heavy vehicles can cause road damage, as seen on one of the oil mine access roads in Petani Field, Duri, Riau Province. The road was only covered with soil and gravel as a temporary pile, which caused frequent damage and required repeated maintenance, resulting in significant expenses. Additionally, PT Pertamina Hulu Rokan has Processed Soil (THO - re: Tanah Hasil Olahan) that can be utilized as road construction material, considering the limited materials available for road repairs. This research aims to analyze road foundations using THO, obtain the ideal type and design of road pavement, as well as plan the necessary budget and costs. The methods used include the thickness of the THO pile, as well as road pavement planning by considering traffic load and a minimum design life of 20 years. Based on the analysis and calculations that have been conducted; on the planned road foundation, the composition of Processed Soil (THO - re: Tanah Hasil Olahan) used is a mixture of THO and gravel 1:2, with a CBR of 40.34%. It is planned as a fill with a thickness of 200 mm, with a dolomite clay fill underneath as a fill with a minimum thickness of 100 mm. The type of pavement from the design by PUPR used is flexible pavement with a thickness of AC WC 50 mm, AC BC 75 mm, AC Base 100 mm, CTB 300 mm, and LFA class B 150 mm. As for the special pavement for PT Pertamina Hulu Rokan, it is planned to have a subbase fill of THO (layer thickness 100 mm), a base fill of THO + gravel 1:2 (layer thickness 300 mm), and a surface of AC WC (layer thickness 50 mm). The total cost incurred in the planning based on the PUPR version design is Rp16.271.841.870, while the cost used for the special pavement by PT Pertamina Hulu Rokan is Rp2.524.520.495. The results of this research are expected to serve as a reference and ideal modeling for field application in improving road infrastructure in the Petani Field Duri area, while also prioritizing sustainable development goals (SDG) at targets 9, 12, and 17

    Sistem Deteksi Emblem Pada Mesin Auto Judgement Menggunakan Metode Segmentasi Warna

    No full text
    Pengecekan emblem merupakan tahap krusial dalam inspeksi akhir kendaraan untuk memastikan identitas visual dan standar kualitas produk. Sistem auto judgement yang ada saat ini sering mengalami kegagalan deteksi akibat ketidakstabilan dalam menghadapi variasi pencahayaan, terutama pada emblem dengan permukaan reflektif yang dapat mengubah nilai warna tangkapan kamera. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem deteksi otomatis yang lebih andal menggunakan metode segmentasi warna pada ruang warna HSV (Hue, Saturation, Value). Pemilihan ruang warna HSV menjadi kunci karena kemampuannya untuk memisahkan komponen warna murni (Hue) dari tingkat kecerahan (Value), sehingga proses deteksi menjadi lebih tangguh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan sangat efektif dan efisien. Dari sisi kecepatan, sistem mampu memberikan penilaian dengan waktu deteksi rata-rata hanya ±8 ms, membuatnya ideal untuk aplikasi di lini produksi. Dari sisi performa, sistem berhasil mencapai akurasi keseluruhan sebesar 85% dalam memverifikasi kesesuaian warna emblem. Sistem ini menunjukkan tingkat recall yang sangat tinggi, yaitu 93.75%, yang membuktikan kemampuannya dalam mengidentifikasi mayoritas emblem yang benar. Dengan presisi sebesar 88.24%, penelitian ini berhasil membuktikan bahwa metode segmentasi warna HSV merupakan solusi yang cepat dan akurat untuk meningkatkan proses kontrol kualitas di lingkungan industri. ======================================================================================================================================== Emblem inspection is a crucial stage in the final vehicle inspection to ensure visual identity and product quality standards. The current auto judgement system often fails to detect due to instability in dealing with lighting variations, especially on emblems with reflective surfaces that can change the colour values captured by the camera. To address this issue, this study designed and implemented a more reliable automatic detection system using colour segmentation in the HSV (Hue, Saturation, Value) colour space. The selection of the HSV colour space is key due to its ability to separate pure colour components (Hue) from brightness levels (Value), making the detection process more robust. Test results show that the proposed system is highly effective and efficient. In terms of speed, the system can provide assessments with an average detection time of only ±8 ms, making it ideal for production line applications. In terms of performance, the system achieved an overall accuracy of 85% in verifying emblem colour conformity. The system demonstrates a very high recall rate of 93.75%, proving its ability to identify the majority of correct emblems. With a precision rate of 88.24%, this study successfully demonstrates that the HSV colour segmentation method is a fast and accurate solution for improving quality control processes in industrial environments

    Estimasi Remaining Useful Life untuk Sistem Traksi Pada Kereta Listrik

    No full text
    Sistem traksi merupakan komponen vital dalam operasional kereta api karena berfungsi mengubah energi listrik menjadi tenaga mekanik. Untuk menjaga keandalan dan efisiensi operasional, pemeliharaan prediktif (Predictive Maintenance/PdM) menjadi strategi yang diutamakan karena mampu memperkirakan potensi kegagalan berdasarkan kondisi aktual komponen. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi Remaining Useful Life (RUL) sistem traksi kereta dengan pendekatan data-driven menggunakan metode K-Nearest Neighbor (K-NN). Proses diawali dengan perhitungan Health Indicator (HI) dari parameter seperti arus dan daya. Nilai HI minimum ditentukan sebesar 0,5 sebagai batas kegagalan. Evaluasi dilakukan pada tiga skenario breakpoint (0,5; 0,7; dan 0,9), yang menunjukkan bahwa akurasi prediksi meningkat seiring bertambahnya data validasi, dengan selisih antara estimasi dan nilai aktual semakin kecil. Analisis Probability Density Function (PDF) menunjukkan peningkatan keyakinan model pada breakpoint tinggi. Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan K-NN efektif dalam memodelkan degradasi dan memberikan estimasi RUL yang andal. Dengan demikian, strategi PdM berbasis data ini mampu meningkatkan efektivitas pemeliharaan dan mengurangi risiko kegagalan mendadak pada sistem traksi kereta api. =================================================================================================================================== The traction system is a vital component in railway operations, responsible for converting electrical energy into mechanical power. To ensure operational reliability and efficiency, predictive maintenance (PdM) is prioritized as it enables the anticipation of potential failures based on the actual condition of components. This study aims to estimate the Remaining Useful Life (RUL) of a railway traction system using a data-driven approach with the K-Nearest Neighbor (K-NN) method. The process begins with the calculation of Health Indicators (HI) derived from key operational parameters such as current and power. A minimum HI value of 0.5 is defined as the failure threshold. Evaluation is conducted under three breakpoint scenarios (0.5, 0.7, and 0.9), revealing that prediction accuracy improves as the amount of validation data increases, indicated by a decreasing gap between estimated and actual RUL values. The analysis of Probability Density Function (PDF) also shows increased model confidence at higher breakpoints. These results demonstrate that the K-NN approach is effective in modeling degradation and providing reliable RUL estimations. Consequently, this data-driven PdM strategy contributes to enhanced maintenance effectiveness and reduced risk of unexpected failures in railway traction systems

    Design Of A Lightweight Fast Ferry For Passengger Transport Between Batam Aand Karimun Islands

    No full text
    Tesis ini berfokus pada perancangan feri penumpang Monohull yang memanfaatkan material fiberglass, yang dirancang khusus untuk operasi di wilayah laut Pulau Batam, guna memenuhi permintaan yang terus meningkat akan transportasi laut yang efisien, tahan lama, dan ramah lingkungan. Batam, kota yang berlokasi strategis dengan jarak tempuh dekat ke Singapura dan pertumbuhan PDB tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau, menjadi area studi penting karena signifikansi ekonomi dan perkembangannya yang pesat. Rute antara Pulau Batam dan Pulau Karimun, yang membentang sekitar 50 kilometer (27 mil laut), Jumlah total penyeberangan penumpang dari Karimun ke Batam pada tahun 2024 adalah 895.955 orang dan sebagian besar dimanfaatkan oleh penduduk asal Karimun yang bermukim di Batam. Tren ini sebagian besar didorong oleh status Batam sebagai pusat industri dan urbanisasi yang pesat selama dekade terakhir, yang telah menciptakan banyak lapangan kerja. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan akan layanan feri yang beroperasi dengan kecepatan lebih tinggi dengan tetap mempertahankan harga tiket yang hemat biaya, sehingga meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas bagi para komuter. Dengan menggunakan perangkat lunak desain canggih dan mematuhi standar maritim internasional, desain feri yang diusulkan bertujuan untuk mengoptimalkan kapasitas penumpang, efisiensi bahan bakar, dan keselamatan. Studi ini menyoroti kelayakan fiberglass sebagai material utama untuk kapal penumpang berukuran kecil hingga menengah, menekankan sifatnya yang ringan, tahan korosi, dan hemat biaya. Temuan penelitian ini berkontribusi pada kemajuan teknik kelautan dan memberikan solusi praktis untuk meningkatkan infrastruktur transportasi di wilayah kepulauan seperti Batam, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas regional. =================================================================================================================================== This thesis focuses on the design of a Monohull passenger ferry utilizing fiberglass material, specifically tailored for operations in the Batam Island sea area, to address the growing demand for efficient, durable, and environmentally sustainable maritime transportation. Batam, a strategically located city with close proximity to Singapore and the highest GDP growth in the Riau Islands Province, serves as a critical area of study due to its economic significance and rapid development. The route between Batam Island and Karimun Island, spanning approximately 50 kilometers (27 nautical miles), The total number of passenger crossings from Karimun to Batam in 2024 is 895,955 people and is predominantly utilized by residents originating from Karimun who reside in Batam. This trend is largely driven by Batam's status as an industrial hub and its rapid urbanization over the past decade, which has created numerous employment opportunities. The primary objective of this research is to identify the need for a ferry service that operates at higher speeds while maintaining cost-effective ticket prices, thereby enhancing connectivity and accessibility for commuters. By employing advanced design software and adhering to international maritime standards, the proposed ferry design aims to optimize passenger capacity, fuel efficiency, and safety. The study highlights the viability of fiberglass as a primary material for small to medium-sized passenger vessels, emphasizing its lightweight, corrosion-resistant, and cost-effective properties. The findings of this research contribute to the advancement of marine engineering and provide a practical solution for improving transportation infrastructure in archipelagic regions such as Batam, ultimately supporting economic growth and regional connectivity

    Osilasi Neutrino Dua Generasi Dalam Representasi Kubit dan Kutrit

    No full text
    Dalam Model Standar, neutrino dianggap sebagai partikel tak bermassa. Namun, hasil eksperimen menunjukkan adanya defisit neutrino, yang menjadi indikasi keberadaan osilasi neutrino. Osilasi ini hanya mungkin terjadi jika neutrino memiliki massa. Keadaan flavor dari neutrino dapat dituliskan sebagai superposisi dari keadaan massa eigen yang kemudian direpresentasikan dalam basis kutrit. Dari keadaan neutrino ini kemudian dikonstruksi matriks Bloch dan kesesuaian neutrino dalam basis kutrit. Dalam Tesis ini diperoleh pola umum matriks Bloch untuk sistem bipartit kutrit serta hubungan kesesuaian, probabilitas survival, dan probabilitas transisi dari osilasi neutrino dua generasi dalam representasi kutrit. ======================================================================================================================== In the standard model, neutrinos are considered massless particles. However, experimental results show a neutrino deficit, which indicates the existence of neutrino oscillations. These oscillations can only occur if neutrinos have mass. The flavor state of neutrinos can be written as a superposition of eigenmass states, which are then represented in a kubit basis. From these neutrino states, the Bloch matrix and neutrino concurrence in the kubit basis are constructed. In this thesis, a general pattern of the Bloch matrix for a bipartite qutrit system is obtained, along with the relationship between concurrence, survival probability, and transition probability of two-generation neutrino oscillations in the qutrit representation

    Rancang Bangun Sistem Monitoring Digital Flow Meter Konsumsi Air Di DTINS

    No full text
    Telah dirancang sebuah simulator distribusi aliran air di gedung DTINS fakultas vokasi ITS sebagai salah satu cara untuk mengetahui pemakaian konsumsi air.Penelitian ini merancang dan membangun sistem monitoring digital flow meter dengan sistem yang terdiri dari dengan protokol komunikasi LoRa (Long Range), mikrokontroler ESP32, dan sensor DN25 1" YF-G1 untuk mengukur laju aliran air secara akurat dan hemat energi Sistem ini didesain untuk mencatat volume air yang digunakan dari tandon rooftop DTINS ke berbagai titik distribusi dengan pemantauan berbasis dashboard. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sensor dengan rata-rata error sebesar 2,32%, yang masih dalam batas toleransi dan menunjukkan kelayakan untuk penggunaan operasional. Dengan tampilan dashboard yang informatif dan kemampuan integrasi data secara real-time, sistem ini mampu memberikan visualisasi tren konsumsi air serta deteksi potensi pemborosan secara Real Time.Penerapan sistem ini berpotensi memperkuat efisiensi manajemen air dan menjadi acuan penting dalam pengembangan solusi monitoring serupa di lingkungan kampus atau fasilitas umum lainnya. Penelitian ini membuktikan bahwa teknologi dalam pengelolaan sumber daya air bukan hanya memungkinkan, tetapi juga mendesak untuk diterapkan secara lebih luas dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan efisiensi operasional. ========================================================================================================================================== A water flow distribution simulator has been designed in the DTINS building of the ITS Vocational Faculty as a way to monitor water consumption. This study designed and built a digital flow meter monitoring system with a system consisting of the LoRa (Long Range) communication protocol, an ESP32 microcontroller, and a DN25 1" YF-G1 sensor to measure water flow rates accurately and energy-efficiently. This system is designed to record the volume of water used from the DTINS rooftop reservoir to various distribution points with dashboard-based monitoring. Test results show a sensor accuracy level with an average error of 2.32%, which is still within the tolerance limit and indicates feasibility for operational use. With an informative dashboard display and real-time data integration capabilities, this system is able to visualize water consumption trends and detect potential waste in real time. The implementation of this system has the potential to strengthen water management efficiency and serve as an important reference in the development of similar monitoring solutions on campus or other public facilities. This research proves that technology in water resource management is not only possible but also urgently needs to be implemented more widely to support environmental sustainability and operational efficiency

    Rancang Bangun Mesin Pemanggang Kambing Guling Dengan Menggunakan Sistem Transmisi Roda Gigi Dan Rantai

    No full text
    Pemanggangan kambing guling secara manual di Yayasan Aqiqah Nurul Hayat membutuhkan tenaga yang cukup besar dan waktu yang lama sehingga pekerja mengeluhkan capek. Untuk mengurangi beban kerja manual dan meningkatkan efisiensi, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin pemanggang kambing guling dengan sistem transmisi roda gigi dan rantai yang mampu memutar kambing seberat 40 kg dengan kecepatan putaran konstan sekitar 9 rpm. Metode penelitian dilakukan dengan studi literatur, observasi langsung proses pemanggangan manual di yayasan tersebut, perancangan mekanik sistem transmisi, perhitungan elemen mesin seperti motor AC, gearbox, sprocket, rantai, poros, dan bearing, serta pembuatan prototipe mesin dan pengujian kinerjanya. Beban dan torsi yang diperlukan untuk memutar kambing diukur menggunakan neraca pegas, dan performa mesin diuji berdasarkan kecepatan putaran, tingkat kebisingan, serta konsumsi listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pemanggang yang dirancang berhasil memutar kambing seberat 40 kg dengan kecepatan stabil 9 rpm menggunakan motor AC 100 watt dan gearbox worm gear dengan rasio reduksi 1:60. Sistem transmisi sprocket dengan jumlah gigi sprocket penggerak 14 gigi, sprocket yang digerakkan 39 gigi dan rantai nomor 40 dengan panjang rantai 1.730 mm memberikan transmisi daya yang pas. Diameter poros 19 mm dari stainless steel 304 mampu menahan beban dan torsi kerja dengan tingkat keamanan yang memadai. Pengujian alat menunjukkan tingkat kebisingan 60–70 dB dan konsumsi listrik yang yang sesuai dengan spesifikasi motor yaitu 100 watt dengan tegangan 210 Volt dan arus sebesar 0,45 Ampere. Prediksi umur bearing A mencapai lebih dari 20.960 jam dan umur bearing B 15.909 jam, menandakan mesin layak digunakan dalam operasional usaha pemanggangan kambing guling. ======================================================================================================================== Manual roasting of whole goats at Aqiqah Nurul Hayat Foundation requires considerable human effort and lengthy cooking time. To reduce manual labor and enhance efficiency, this study aims to design and build a rolling goat roasting machine using a gear and chain transmission system capable of rotating a 40 kg goat at a constant speed of approximately 9 rpm. The research method comprises literature review, direct observation of the manual roasting process at the foundation, mechanical system design of the transmission, calculation of machine elements including AC motor, gearbox, sprocket, chain, shaft, and bearings, as well as prototype fabrication and performance testing. The load and torque required to rotate the goat were measured using spring scales, and the machine’s performance was evaluated based on rotation speed, noise level, and electrical consumption. The results indicate that the designed machine successfully rotates a 40 kg goat at a stable speed of 9 rpm using a 100 watt AC motor coupled with a worm gearbox with a reduction ratio of 1:60. Sprocket transmission system with 14 teeth driving sprocket, 39 teeth driven sprocket, using a No. 40 sprocket and a 1,730-mm chain length, efficiently transmits power. The 19 mm diameter stainless steel 304 shaft withstands operational load and torque with adequate safety margins. Testing shows the noise level ranges between 60–70 dB and the electricity consumption is in accordance with the motor specifications, namely 100 watts with a voltage of 210 Volts and a current of 0.45 Amperes. Bearing lifespan predictions exceed of bearing A is more than 20,960 hours and the life of bearing B is 15,909 hours, confirming the machine’s reliability for commercial goat roasting operations

    Pengembangan Traffic Urgency Model untuk Penentuan Prioritas Aduan Teks Lalu Lintas

    No full text
    Dalam domain lalu lintas, aduan masyarakat dapat masuk secara masif dan simultan melalui berbagai platform digital, sehingga menimbulkan tantangan dalam menentukan aduan mana yang perlu diprioritaskan. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini mengembangkan Traffic Urgency Model (TUM), yaitu model prioritas yang menghitung nilai urgensi teks aduan berbasis informasi semantik. Sebanyak 42.251 data dikumpulkan dari platform X melalui interaksi dengan akun @e100ss Surabaya, dilakukan pembersihan data menjadi 23.361, dan 11.933 di antaranya dikategorikan sebagai aduan yang valid. Selanjutnya, dilakukan ekstraksi entitas menggunakan Named Entity Recognition (NER), yang dikembangkan menjadi NER-TUM dengan akurasi 87,98% untuk menangkap entitas kontekstual dalam teks aduan lalu lintas berbahasa Indonesia. Model ini mengidentifikasi enam konstruk utama penentu urgensi, yaitu Time (waktu), Lcation (lokasi), People(pihak yang terlibat), Condition (kondisi lalu lintas), Object (obyek), dan Comlaint Number (jumlah teks aduan). Entitas yang dihasilkan digunakan untuk mengelompokkan aduan setopik menggunakan Sentence-BERT dengan ambang kemiripan 0,4, serta dikonversi ke dalam variabel numerik yang dinormalisasi dan diformulasikan sebagai konstanta konstruk. Nilai urgensi dihitung dengan mengalikan konstanta konstruk dengan bobot konstruk yang diperoleh melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dengan urutan prioritas Condition (0,382), Location (0,202), People (0,146), Time (0,130), serta Object dan Complaint Number (masing-masing 0,07), dan rasio konsistensi sebesar 0,0087. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa TUM mampu menentukan urutan prioritas penanganan aduan sesuai dengan preferensi pakar dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan telah dievaluasi secara konseptual da praktikal. Model ini dapat diimplementasikan dalam sistem purwarupa dan dapat diintegrasikan dalam sistem manajemen aduan melalui tautan: https://github.com/berlianerel/traffic_urgency_model. ======================================================================================================================================= In the traffic domain, public complaints may enter massively and simultaneously through various digital platforms, creating challenges in determining which complaints should be prioritized. To address this, this study develops the Traffic Urgency Model (TUM), a prioritization model that calculates the urgency value of complaint texts based on semantic information. A total of 42,251 data points were collected from platform X through interactions with the @e100ss Surabaya account, resulting in 23,361 cleaned entries, of which 11,933 were categorized as valid complaints. Entity extraction was then performed using Named Entity Recognition (NER), which was further developed into NER-TUM with an accuracy of 87.98% to capture contextual entities in Indonesian traffic related complaint texts. This model identifies six key constructs for urgency determination: Time, Location, People, Condition, Object, and Complaint Number. The extracted entities were used to group topic-related complaints using Sentence-BERT with a similarity threshold of 0.4, and were converted into normalized numerical variables formulated as construct constants. The urgency score was calculated by multiplying each construct constant by its corresponding weight, which was obtained using the Analytical Hierarchy Process (AHP), with the following priority order: Condition (0.382), Location (0.202), People (0.146), Time (0.130), and both Object and Complaint Number (0.07), with a consistency ratio of 0.0087. Evaluation results show that TUM can determine the priority order of complaint handling in accordance with expert preferences from the Surabaya Department of Transportation, and has been conceptually and practically validated. The model has been implemented in a prototype system and is available for integration into complaint management systems via: https://github.com/berlianerel/traffic_urgency_model

    Analisis Penyebab Wisudawan Universitas XYZ tidak Menerima Ijazah pada Saat Wisuda

    No full text
    Permasalahan tidak eligible-nya lulusan dalam memperoleh ijazah saat wisuda merupakan isu penting yang berkaitan erat dengan validitas pelaporan data akademik mahasiswa ke sistem PDDikti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab mahasiswa tidak eligible memperoleh ijazah ketika diwisuda dan menganalisis proses identifikasi faktor utama penyebabnya. Penelitian ini juga menghasilkan usulan rekomendasi yang diharapkan dapat rekomendasi perbaikan berbasis tren temuan untuk meningkatkan kualitas pelaporan data akademik di Universitas XYZ Penelitian ini menggunakan data akademik yang bersumber dari Siakad dan pelaporan PDDikti. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menganalisis data lulusan Universitas XYZ yang tidak eligible menerima ijazah pada periode 2021–2024 berdasarkan jenis validator PISN, jenjang pendidikan, dan tahun kelulusan. Data diolah melalui tabulasi distribusi frekuensi, persentase, dan visualisasi grafik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tren mahasiswa tidak eligible cenderung menurun selama periode 2021–2024, dengan validator masa studi menjadi penyebab yang paling dominan, diikuti oleh pelaporan data perkuliahan, SKS, dan IPK. Jenjang pendidikan S1 dan S2 merupakan kelompok terbanyak dalam kasus ketidak-eligible-an. Permasalahan ini tidak hanya disebabkan oleh aspek teknis data, tetapi juga melibatkan tata kelola pelaporan data akademik serta ketidaksesuaian interpretasi terhadap kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pengawasan masa studi, audit data berkala, sosialisasi regulasi, dan evaluasi praktik terbaik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan kebijakan dalam peningkatan tata kelola pelaporan data akademik, sehingga dapat menekan risiko ketidak-eligible-an lulusan secara berkelanjutan. ======================================================================================================================================= The issue of graduates being ineligible to receive their graduation certificates at commencement is a significant concern closely tied to the validity of academic data reporting to the PDDikti system. This study aims to identify the factors causing students to become ineligible for certificate issuance at graduation and to analyze the process of determining the primary contributing factors. The study also proposes recommendations based on trend analysis to improve the quality of academic data reporting at XYZ University. The data used in this research were sourced from the academic information system (Siakad) and official PDDikti submissions. A descriptive quantitative approach is employed, analyzing data from XYZ University graduates who are declared ineligible for certificate issuance during the 2021–2024 period. The analysis focused on PISN validator types, education levels, and graduation years. Data were processed using frequency tables, percentage distributions, and graphical visualizations. Descriptive analysis revealed a declining trend in the number of ineligible graduates over the 2021–2024 period. The most dominant factor contributing to ineligibility was the maximum study duration validator, followed by issues in course data reporting, total credit (SKS) fulfilment, and GPA. Bachelor and Masteral programs are the most affected levels. These problems are not solely technical but also stemmed from weaknesses in academic data governance and inconsistent interpretation of relevant policies. The study recommends several improvements, including enhanced monitoring of student study periods, periodic data audits, increased dissemination of academic regulations, and ongoing evaluation of best practices. The findings of this study are expected to serve as a foundation for institutional evaluation and policy formulation to improve academic data management and reduce the risk of ineligibility among future graduates

    25,191

    full texts

    49,971

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    ITS Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇