SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
CYBERBULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK (STUDI ETNOMETODOLOGI DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMA 2 KOTA SURAKARTA)
CYBERBULLYING DI KALANGAN PESERTA DIDIK(STUDI ETNOMETODOLOGI DI KALANGAN PESERTA DIDIK SMA 2 KOTA SURAKARTA)Muhamad Najib Shofy1), Siti Rochani 2), Sigit Pranawa3)1)Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP UNS, e-mail: [email protected])Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP UNS, e-mail: [email protected] 3)Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP UNS, e-mail: [email protected] Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan cyberbullying yang terjadi di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitan kualitatif dengan menggunakan teori simulakra dan hiperrelitas untuk menganalisis terjadinya cyberbullying yang terjadi di kalangan peserta didik. Cyberbullying terjadi di SMAN 2 Kota Surakarta ditunjukkan dengan adanya temuan penelitian yang menunjukkan adanya pelaku, korban sekaligus pelaku dan hanya menjadi korban. Korban yang memberikan respon terhadap bentuk cyberbullying tertentu akan menimbulkan dampak psikis dan kehidupan sehari- hari peserta didik. Dalam menghadapi cyberbullying korban diharapkan selalu terbuka baik dengan teman akrab maupun pada pihak pendidik di sekolah. Pihak sekolah diharapkan bisa mengarahkan penggunaan smartphone pada saat jam pelajaran.Kata kunci : cyberbullying, korban, peserta didi
MAKNA TUGAS MENURUT PESERTA DIDIK (SUATU KAJIAN PENELITIAN MENGENAI TUGAS MENURUT PESERTA DIDIK SMA BATIK 1 SURAKARTA)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai tugas dalam kegiatan belejar mengajar di kalangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori struktural fungsional dan dibantu dengan penjelasan teori kesadaran individu untuk menganalisis makna tugas dalam kegiatan belajar mengajar menurut peserta didik. Tugas menurut siswa-siswi SMA Batik 1 Surakarta adalah suatu kegiatan belajar yang penting untuk menunjang penilaian. Dengan tidak meyelesaikan tugas tepat pada waktunya, akan menganggu keberlangsungan sistem kegiatan belajar yang berada di dalam sekolah tersebut. Hal ini yang kemudian membuat peserta didik untuk menemukan strategi yang jitu agar tetap mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan. Dalam menghadapi fenomena ini diharapkan guru sebagai pengawas dapat mengendalikan tugas dan peserta didik agar sesuai dengan cita-cita sekolah yang diharapkan.Kata kunci : tugas, sistem, strategi, peserta didi
ANALISIS FEMINIS LIBERAL DALAM PARTISIPASI SISWA PEREMPUAN DI ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)
Abstrak Partisipasi siswa perempuan di dalam organisasi siswa tidak telepas dari ketertindasan mereka. Feminis liberal menemukan masyarakat patriaki memiliki standar ‘kebaikan’ yang ditekankan kepada perempuan, sehingga mereka tidak mendapatkan ‘hak’ untuk memilih peran dalam masyarakat. Penekanan ini membawa perempuan ke dalam mistik feminim yang membawa mereka menjadi sosok yang pasif dan didominasi oleh laki-laki. Betty Friedan berpendapat bahwa jika perempuan akan mendapatkan kebebasannya jika mereka menolak mistik feminim ini.Kata kunci : feminis liberal, OSIS, pengalaman siswa perempua
PROGRAM BUDAYA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU DISIPLIN SISWA DI SMA N 1 NGEMPLAK
PROGRAM BUDAYA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU DISIPLIN SISWA DI SMA N 1 NGEMPLAK Krishna Adi Setiawan, Nurhadi, dan Abdul Rahman Pendidikan Sosiologi Antropologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Surakarta [email protected] Abstrak Pembentukan perilaku disiplin di SMA N 1 Ngemplak terbentuk atas kesatuan peran struktur atas program budaya sekolah. Siswa sebagai subjek dapat memberikan pengaruh dalam kehidupan disekolah terutama dalam hal perilaku siswa salah satunya perilaku disiplin. Namun pembentukan perilaku disiplin yang menjadikan siswa sebagai objek dari program budaya yang membentuk perilaku yang bersifat luaran dan belum dapat diterapkan secara penuh di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam analisa teori habitus, perilaku disiplin terbentuk bukan hanya sekedar refleksi dari apa yang terjadi dari struktur sosial dan struktur marerial yang terdapat dalam program budaya sekolah saja. Peran sekolah melalui strategi atau cara pelaksanaan memiliki pengaruh yang signifikan. Kesatuan peran dan struktur dalam program budaya dapat membangkitkan praktik siswa dan membentuk habitus atas perilaku disiplin siswa. Disamping itu, habitus atas perilaku disiplin siswa dapat membantu mempersatukan maupun membangkitkan praktik pada kondisi-kondisi objektif yang menstruktur pada kesadaran siswa. Kata kunci : Program Budaya, Perilaku Disiplin, Habitu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATAPELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMATTAHUN PELAJARAN 2016/2017Nurul Istiqomah, Siti Rochani, Atik Catur BudiatiSkripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas MaretSurakarta, April 2017ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di kelas X-1 SMA Negeri Kebakkramat ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu:(1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri Kebakkramat yang terdiri dari 35 siswa. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan test. Sedangkan teknik pendukung pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Teknik uji validitas data menggunakan teknik trianggukasi metode dan validitas isi. Teknik analisis data terdiri dari tiga komponen yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tindakan kelas dari siklus I sampai siklus II, diperoleh bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran sosiologi setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif Learning Cycle 7E pada siswa kelas X-1 SMA Negeri Kebakkramat Tahun Pelajaran 2016/2017. Terdapat kenaikan prosentase hasil belajar siswa yang dihitung dari nilai rata-rata siswa prasiklus dari 56,00 menjadi 72,77 yang mengalami kenaikan sebesar sebesar 16,77. Kenaikan juga terjadi sebesar 7,46 yang semula pada siklus I nilai rata-rata kelas 72,77 menjadi 80,23 pada siklus II. Simpulan penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif LearningCycle 7E dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-1 SMA Negeri KebakkramatKata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Learning Cycle 7E, Hasil Belajar Sisw
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IIS 4 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARANSOSIOLOGI KELAS XI IIS 4 SMA NEGERI 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TAKE ANDGIVE TYPE TO IMPROVE STUDENTS LEARNING RESULT IN SOCIOLOGY SUBJECT AT CLASS XI IIS 4 SMA NEGERI 2 SURAKARTA IN THE ACADEMIC YEAR OF 2016/2017. Exma Kin Nasta’in, Slamet Subagya, Siti RochaniSkripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, JL. Ir Sutami No.36A, Jebres Kota Surakarta, E-mail: [email protected] ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IIS 4 SMA Negeri 2 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi tindakan. Subyek pada penelitian tindakan kelas adalah seluruh peserta didik kelas XI IIS 4 SMAN 2 Surakarta yaitu sebanyak 29 peserta didik. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik. Teknik utama dalam pengupulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IIS 4 SMA Negeri 2 Surakarta, yang diawali dari tahap Pra Tindakan, Siklus I dan Siklus II. Pada tahap Pra Tindakan diperoleh hasil belajar peserta didik dengan rata-rata nilai 67,93. Kemudian pada siklus I rata-rata perolehan nilai hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 74,48 dan Pada siklus II rata rata perolehan nilai hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 82,20. Simpulan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah penerapan model pembelajran kooperatif tipe Take and Give dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IIS 4 SMA Negeri 2 Surakarta.
PENERAPAN MEDIA FILM PENDEK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENERAPAN MEDIA FILM PENDEK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 5 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2016/2017Zaini Rohmad, Slamet Subagya, Destyana Erivianto Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta,Juni 2017 ABSTRAKDESTYANA ERIVIANTO. K8413017. PENERAPAN MEDIA FILM PENDEK UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN 2016/2017Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatan minat dan hasil belajar siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta melalui penerapan media film pendek pada mata pelajaran sosiologi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta sebanyak 32 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media film pendek pada mata pelajaran sosiologi dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X IPS 1, yang dimulai dari tahap prasiklus, siklus 1, sampai siklus 2. Hasil rata-rata minat seluruh siswa 1,85 pada tahap pra siklus, meningkat menjadi 2,8 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 3,5 pada siklus II. Pencapaian minat setiap siswa pada prasiklus yaitu 23 siswa memiliki minat rendah, 6 siswa memiliki minat sedang dan 3 siswa memiliki minat tinggi. Pencapaian minat setiap siswa pada siklus I yaitu 13 siswa yang mempunyai minat tinggi, 18 siswa yang mempunyai minat sedang dan hanya 1 siswa yang memiliki minat rendah. Pencapaian minat setiap siswa siklus II yaitu 9 siswa yang memiliki minat yang sangat tinggi, 20 siswa yang mempunyai minat tinggi dan 3 siswa yang memiliki minat sedang. Hasil belajar di dalam kelas X IPS 1 terbagi atas 3 ranah, yang pertama ranah kognitif menunjukkan rata-rata 67,5 pada tahap pra siklus, meningkat 74 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 84 pada siklus II. Kedua ranah afektif yaitu mengenai minat belajar yang telah disajikan diatas. Ketiga yaitu ranah psikomotorik menunjukkan presentase 43,75% pada tahap pra siklus meningkat menjadi 66,6 % pada siklus I, dan kembali meningkat menjadi 94,8 % pada siklus II.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media film pendek dapat meningkatkan minat dan hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta pada tahun pelajaran 2016/2017. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Film Pendek, Minat dan Hasil Belajar
KOMPARASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS SMA BATIK 2 SURAKARTA
KOMPARASI PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN JIGSAW DAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS SMA BATIK 2 SURAKARTA COMPARISON OF JIGSAW LEARNING METHOD AND STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) METHOD USAGE TOWARD SOCIOLOGY SUBJECT LEARNING RESULT OF X SOCIAL CLASS STUDENTS SMA BATIK 2 SURAKARTA.Fitroh Fitrianingrumˡ, Zaini Rohmad², Siany Indria L.² ˡMahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP, UNS Surakarta ²Dosen Prodi Pendidikan Sosiologi Antropologi, FKIP, UNS SurakartaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji ada tidaknya (1) perbedaan penerapan metode pembelajaran Jigsaw dan metode pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa; (2) pengaruh penerapan metode pembelajaran Jigsaw dan metode pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa; (3) besar pengaruh metode pembelajaran Jigsaw dan metode pembelajaran STAD terhadap hasil belajar siswa.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Batik 2 Surakarta. Sampel yang terpilih adalah kelas X IPS 1, X IPS 2, dan X IPS 4 dengan teknik pengambilan sampel multistage cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Analisis data menggunakan uji varian satu arah dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil penelitian adalah sebagai berikut. Pertama, ada perbedaan yang signifikan antara metode Jigsaw dan metode STAD terhadap hasil belajar siswa. Siswa yang dibelajarkan dengan metode STAD memiliki nilai rata-rata yang baik dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan metode Jigsaw. Kedua, ada pengaruh yang signifikan antara metode Jigsaw dan metode STAD terhadap hasil belajar siswa. Metode pembelajaran memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Ketiga, ada besar pengaruh antara metode pembelajaran dengan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Jigsaw, STAD, SMA (Sekolah Menengah Atas)
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 4 SMA NEGERI 1 BANYUDONO TAHUN PELAJARAN 2016/2017
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS X IPS 4 SMA NEGERI 1BANYUDONO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL MAKE A MATCH TYPE TO IMPROVE THE STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES IN SOCIOLOGY LESSON FOR STUDENTS IN CLASS X IPS 4 SMA NEGERI 1 BANYUDONO ACADEMIC YEAR 2016/2017.Gumilang Marita Sari, Slamet Subagya, Atik Catur BudiatiSkripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta Desember,21017ABSTRAK Gumuilang Marita Sari. K8413034. PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS IPS4 SMA NEGERI 1 BANYUDONO TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi, Surakarta. November 2017. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan penerapan model cooperative learning tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajran Sosiologi peserta didik kelas X IPS 4 SMA Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari tahap Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan selama tiga kali pertemuan, pada pertemuan 1 dan 2 diisi dengan kegiatan penyampaian materi dan penerapan model pembelajaran, kemudian pertemuan ke 3 diisi dengan kegiatan evaluasi pembelajran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 1 Banyudono yang terdiri dari 34 perserta didik, yang mana 11 peserta didik laki-laki dan 23 peserta didik perempuan. sumber data diperoleh dari guru pengampu mata pelajaran dan peserta didik. Teknik utama pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan tes, sementara teknik pendukung pengumpulan data menggunakan wawncara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas X IPS 4 SMA N 1 Banyudono tahun pelajaran 2016/2017. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dalam pra tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada pra tindakan memperoleh nilai rata-rata 61,76, pada siklus I meningkat menjadi 71,18, kemudian pada siklus II dapat meningkat lagi menjadi 80,12. Jumlah peserta didik yang dapat mencapai atau tuntas Kriteria Ketuntasan Minimum pada pra tindakan adalah 12 pserta didik (35,29%), teradi peningkatan pada siklus I jumlah sisiwa yang tuntas menjadi 16 peserta didik (47,06%), dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 27 peserta didik (79,41%). Kata Kunci: Pnelitian Tindakan Kelas, Make a Match, Hasil Belajar Siswa
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS DI MAN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016.
ABSTRAKNurul Amalia. K8412062. HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS DI MAN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2016.Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN PurworejoTahun Pelajaran 2015/2016. (2) Hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN PurworejoTAhun Pelajaran 2015/2016. (3) Hubungan antara kedisiplinan belajar dan motivasi belajar dengan prestasi belajar Sosiologi soiswa kelas XI IPS MAN Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS MAN Purworejo yang berjumlah 93 siswa. Sampel yang digunakan sejumlah 63 siswa diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda.Kesimpulan penelitian ini bahwa : (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedisiplinan belajar dan motivasi belajar dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN PurworejoTahun Pelajaran 2015/2016. Jadi dapat dinyatakan bahwa kedisiplinan belajar dan motivasi belajar secara bersama-sama memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS MAN Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata kunci : Kuantitatif, Prestasi Belajar Sosiologi, Kedisiplinan Belajar , Motivasi Belajar