Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
    1262 research outputs found

    PENINGKATAN MUTU FISIOLOGIS BENIH PADI YANG TERINFEKSI PENYAKIT BLAS MELALUI COATING BENIH DIPERKAYA AGEN HAYATI

    No full text
    Mutu benih merupakan faktor yang sangat penting dalam produksi padi. Penyakit Blas yang disebabkan oleh patogen Pyricularia grisea merupakan penyakit terbawa benih padi yang dapat menyebabkan kehilangan hasil panen yang serius di Indonesia. Penelitian dilakukan di Laboratorium Agronomi dan Klimatologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan viabilitas benih padi yang terkontaminasi P. grisae melalui coating benih yang diperkaya agen hayati. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal yang terdiri dari 9 perlakuan, yaitu: A=Formula coating diperkaya bakteri filosfer isolat SP21; B=Formula coating diperkaya bakteri filosfer isolat SP31; C=Formula coating diperkaya bakteri filosfer isolat RP21; D=Formula coating diperkaya bakteri filosfer isolat TP11; E=Formula coating diperkaya bakteri filosfer isolat TP12; F=Fungisida (benih dikontaminasi); G=Kontrol positif (benih yang terkontaminasi P. grisea); H=Kontrol negatif (benih tanpa coating dan tanpa agen hayati); I=Kontrol (benih dicoating tanpa bakteri). Masing-masing ulangan dibuat duplo sebanyak 2 gulungan. Hasil pemberian formula coating benih menggunakan agen hayati, perlakuan D (coating + isolat TP12) sudah mampu meningkatkan vigor benih padi pada pariabel pengamatan indek vigor dimana benih yang terkontaminasi sebelum dicoating memiliki nilai 42,00 meningkat menjadi 71,33%, daya berkecambah dari 73,33 meningkat menjadi 85,33-90,67%. serta mampu memperbaiki viabilitas benih menjadi lebih optimal pada pariabel kecepatan tumbuh, dimana benih yang terkontaminasi penyakit blas yang semula sebelum dicoating memiliki nilai sebesar 15,57 meningkat menjadi 19,47% / et ma

    LEGALITY AND MANAGEMENT ENVIRONMENTAL MONITORING OF INDEPENDENT PALM OIL FARMER’S TOWARD ENVIRONMENT BENEFITS

    No full text
    ABSTRACTEnvironmental benefits as a reference in measuring the physical condition and quality of environment as a result of palm oil farmer’s measured through legality and management environment monitoring. Palm oil plantations are claimed to be one of the causes of environmental degradation. These problems trigger the need to research on palm oil farmer’s to find out the conditions in the field related to the influence of self-help palm oil farmer’s on the environment. This research aims to analyze the influence of legality and management environment monitoring of palm oil farmer’s on environmental benefits, in 150 respondents selected purposively. Data analysis using by Structural Equation Modelling (SEM). The results of the research prove that the management environment monitoring of the plantation environment has a positive effect on environmental benefits, with the most affected indicators being fire prevention and control. This can increase independent palm oil farmer’s to maintain the sustainability of environmental benefits. Keywords: Environment Benefits, Legality, Management Environmental Monitoring, Structural Equation Modelling (SEM)

    THE EFFECT OF COMBINATION OF KCl AND BANANA PEEL COMPOST ON THE GROWTH AND YIELD OF TOMATO ON ALLUVIAL SOIL

    No full text
    ABSTRAK The purpose of this study was to determine the best dose of the combination of KCl and Compost Banana Peel  on the growth and yield of tomatoes on alluvial soil. This research was conducted from October 2017 to January 2018 at Trial Garden of Agriculture faculty Tanjungpura University. The research design used in this study was Completely Randomized Design with 6 levels of combination treatment of KCl and Compost Banana Peel: A = 3.1 g/polybag KCl + 0 Compost Banana Peel, B = 3.1 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compost Banana Peel, C = 4.4 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compost Banana Peel, D = 5.6 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compost Banana Peel, E = 6.9 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compost Banana Peel, F = 8.1 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compost Banana Peel. Each treatment was repeated four times, and the experimental unit consisted of 4 plant samples. Variables in this study were plant height, root volume, dry weight, number of fruit per plant, fruit weight per plant and weight per fruit. The result of variety analysis shows that combination of KCl and Banana Peel Compost have significant effect on plant height, root volume, dry weight and not significant effect on number of fruit per plant, fruit weight per plant and weight per fruit, the result of this research show that combination 3,1 g/polybag KCl + 500 g/polybag Compos Banana Peel equalof20ton/hagive effektive growth and yield on tomato plant on alluvial soil.  Keywords: Alluvial, Compost Banana Peel And KCl, Tomato

    RESPON PERTUMBUHAN BIBIT CENGKEH TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH IKAN TERI PADA TANAH ALLUVIAL

    No full text
    RESPON PERTUMBUHAN BIBIT CENGKEH TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI LIMBAH IKAN TERI PADA TANAH ALLUVIAL  Sumilia Susanti1) Rahmidiyani2) Siti Hadijah2)1)MahasiswaFakultas Pertanian UniversitasTanjungpura2)StafPengajarFakultasPertanianUniversitas TanjungpuraEmail: [email protected]   ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi limbah ikan teri yang baik terhadap pertumbuhan bibit cengkeh pada tanah alluvial. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan yaitu (s1) : 200 g, (s2) : 250 g, (s3) : 300 g, (s4) : 350 g, (s5) : 400 g dan lima ulangan, sehingga terdapat 25 unit perlakuan. Banyaknya sampel setiap perlakuan yaitu 3 tanaman. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlahdaun (helai), pertambahan diameter batang tanaman (cm), volume akar (cm3), dan berat kering tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi limbah ikan teri memberikan pengaruh tidak nyata terhadap variable pengamatan pada pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan diameter batang tanaman (cm), dan berat kering tanaman (g). Namun memberikan pengaruh nyata terhadap variabel volume akar (cm3). Kata Kunci: Alluvial, Bibit Cengkeh, Bokashi Limbah Ikan Teri

    pengaruh pemberian pupuk kotoran burung puyuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kandang kotoran puyuh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura Pontianak, sejak 24 Agustus sampai dengan 25 November 2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu dosis pupuk kandang kotoran puyuh, dengan 5 taraf perlakuan yakni : (1) k0(kontrol); (2) k1(500 g/polybag); (3) k2(1000 g g/polybag); (4) k3(1500 g g/polybag); (5) k4(2000 g g/polybag) terdiri dari 5 ulangan, setiap perlakuan dengan 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hari), bobot kering tanaman (g), jumlah buah pertanaman (buah), bobot buah pertanaman (g), dan volume akar (cm3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran puyuh memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot kering tanaman, jumlah buah per tanaman, dan bobot buah per tanaman namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga dan volume akar. Kata kunci: Kotoran Burung Puyuh, Tanah PMK, Tomat Tymot

    KAJIAN KONSENTRASI AGAR-AGAR TERHADAP MUTU PERMEN JELLY CEMPEDAK (Artocarpus integer (Tunb.) Merr.)

    No full text
    Cempedak merupakan buah yang mempunyai citarasa, aroma yang harum, dikonsumsi dalam keadaan segar dan memiliki umur simpan yang pendek, sehingga perlu dilakukan diversifikasi. Permen jelly merupakan permen yang dibuat dari air atau sari buah dan bahan pembentuk gel, yang berpenampilan transparan serta mempunyai tekstur dan kekenyalan tertentu. Faktor yang mempengaruhi mutu permen jelly salah satunya adalah bahan pembentuk gel (hidrokoloid). Pengkajian dilakukan terhadap konsentrasi agar-agar yang berbeda-beda untuk mendapatkan permen jelly cempedak dengan konsistensi kekenyalan serta mutu yang sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi agar-agar terbaik pada pembuatan permen jelly cempedak berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 1 faktor perlakuan yaitu konsentrasi agar-agar yang terdiri dari 7 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan tiap perlakuannya sehingga diperoleh 28 sampel. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 3 % agar-agar dengan hasil uji fisikokimia berupa kadar air (12,48 %), kadar abu (0,29 %) dan total padatan terlarut (25,13 0brix). Karakteristik sensori jelly terbaik yaitu kekerasan 4,10 (agak keras), keasaman 2,87 (agak asam), warna 3,47 (agak kuning), kemanisan 3,60 (manis), aroma cempedak 3,80 (ada) dan kesukaan 3,80 (suka)

    GROWTH AND YIELD RESPONSE OF RED CHILLIES ON THE APPLICATION OF DOLOMIT LIME AND LIQUID ORGANIC FERTILIZER IN PEAT SOIL

    No full text
    This study aims to obtain the best interaction between dolomite lime and dose of liquid organic fertilizer on the growth and yield of red chili on peat soil. The research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, from July to September 2018. This study used a field experimental method in factorial formula with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of two factors i.e. dolomite lime and liquid organic fertilizer. Dolomite lime factor consists of 3 treatment levels, which were 210 g dolomite lime / polybag, 277 g dolomite lime / polybag, and 343 g dolomite lime / polybag, and liquid organic fertilizer factor consisting of 3 treatment levels, 1 ml / liter of water, 2 ml / liter of water, and 3 ml / liter of water, each treatment were repeated 3 times. The observed variables were plant height (cm), plant dry weight (g), leaf chlorophyll content (spad unit), root volume (cm3), fruit weight per fruit (g), fruit weight per plant (g), and number of fruit per plant (fruit). The results showed that none of dolomite lime dose have interaction with dose of liquid organic fertilizer on peat soil was found, but the effective dose was able to increase the growth and yield of chili by the application of 210 g dolomite lime and 1 ml / liter of liquid organic fertilizer.Keywords : red chili, peat, dolomite lime, liquid organic fertilize

    PEMETAAN P-TERSEDIA, K-DD, DAN C-ORGANIK TANAH SAWAH DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukanPemetaan P-tersedia, K-dd dan C-organik tanah  Sawah di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Dalam Pemetaan ini diharapkan lebih dalam penentuan rekomendasi pemupukan yang tepat sasaran. Berdasarkan hasil perhitungan analisis di Laboratorium yang di dapat dari hasil mengaplikasikan pupuk tersebut bisa sesuai dengan kondisi di lapangan dalam hasil pemetaan P-tersedia, K-dd, dan C-organik. Metode Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel tanah. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode survei Grid secara komposit pada kedalaman 0-20 cm sebanyak 20 sampel. Hasil analisis labolatorium menunjukan bahwa kandungan P-tersedia bervariasi yaitu sedang, tinggi, dan sangat tinggi. P- tersedia berkisar antara 23,35 ppm - 44,82 ppm. Kandungan K-dd bervariasi yaitu rendah, sedang, dan tinggi. K-dd berkisar antara 0,13(cmol(+)kgˉˡ) - 0,71(cmol(+)kgˉˡ). Kandungan C-organik bervariasi yaitu tinggi dan sangat tinggi.  C-organik berkisar antara 3,53% - 11,72%. Berdasarkan hasil analisis di laboratorium, P-tersedia di lokasi penelitian yang tergolong sedang memerlukan penambahan pupuk SP36 yang sesuai dengan tingkat harkat ketersediaanya yakni 106,8 kg/ha. K-dd yang tergolong rendah memerlukan penambahan pupuk  pupuk KCl sejumlah 48,07 kg kcl/ ha dan sedang memerlukan penambahan pupuk KCl sesuai dengan tingkat harkat ketersediaanya yakni 25,98 kg kcl/ ha.   Kata Kunci : Pemetaan P-tersedia,K-dd, dan C-organik, Tanah Sawah Mahasiswa.Dosen Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

    EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN BAWANG MERAH DI DESA PELANG KECAMATAN MATAN HILIR SELATAN KABUPATEN KETAPANG

    No full text
    Lahan Gambut Di Desa Pelang  merupaka salah satu lahan yang marginal yang mempunyai pengaruh yang besar terhadap social ekonomi masyarakatnya. Namun dalam pemanfaatannya belum berdasarkan kemampuannya. Permasalahan yang ada seperti pH yang rendah, Kapasitas Tukar Kation (KTK) gambut yang tinggi dan Kejenuhan Basa (KB) relatif rendah, ketersediaan hara makro dan mikro sangat rendah  Selain itu, sifat fisika tanah gambut seperti penurunan muka gambut (subsidence), kadar abu, ketebalan dan kematangan gambut juga menjadi salah satu kendala. Oleh sebab itu, diperlukan suatu kegiatan evaluasi kesesuaian lahan yang memberikan informasi tentang kondisi lahan.Metode penelitian yang digunakan seperti pengumpulan data-data sekunder, penyusunan peta rencana kerja, pengambilan sample tanah di lapangan dengan system grid, analisis dan kompilasi data serta penyusunan laporan akhir penelitian. Hasil analisis di laboratorium dan pengamatan di lapangan dipadukan dengan syarat tumbuh tanaman bawang merah, sehingga diperoleh kelas kesesuaian lahan. Pada SPT 1 kelas kesesuaian lahan untuk tanaman bawang merah. Hal ini menunjukkan bahwa factor pembatas terberat adalah ketebalan gambut, ketersediaan hara K2O, dan retensi hara yaitu pH. Pada SPT 2  kelas kesesuaian lahan untuk tanaman bawang merah. Hal ini menunjukkan bahwa factor pembatas terberat adalah ketebalan dan kematangan gambut, ketersediaan hara K2O, dan retensi hara yaitu pH. Dengan teknologi masukan berupa perbaikan drainase, peupukan dan pengapuran menjadikan daerah studi memiliki kelas kesesuaian lahan potensial Sesuai (S) tanpa factor pembatas untuk tanaman bawang merah.  Kata Kunci:  Bawang Merah, Evaluasi Kesesuaian Lahan

    PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT

    No full text
    PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT Hamzah 1), Rahmidiyani 2), Astina 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kompos TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 14 Juni sampai 12 Agustus 2017, penelitian dilaksanakan di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode ekprimen lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel, jumlah keseluruhan sebanyak 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah k0 = kontrol, k1 = kompos TKKS 20 g/polybag atau setara dengan 5 ton/ha, k2 = kompos TKKS 40 g/polybag atau setara dengan 10 ton/ha, k3 = kompos TKKS 60 g/polybag atau setara dengan 15 ton/ha, k4 = kompos TKKS 80 g/polybag atau setara dengan 20 ton/ha, k5 = kompos TKKS 100 g/polybag atau setara dengan 25 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman pada minggu ke 8 dan jumlah daun pada minggu ke 2, 4, 6 dan 8 serta berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan berat segar umbi dan berat kering angin umbi. Tetapi pemberian kompos TKKS berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada minggu ke 2, 4 dan 6. Pemberian kompos TKKS 10 ton/ha memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut.Kata Kunci: Bawang merah, gambut, kompos tandan kosong kelapa sawi

    403

    full texts

    1,262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇