JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
Not a member yet
    210 research outputs found

    Peningkatan Produktivitas Maintenance Menggunakan Metode OEE dan MVSM pada Industri Jasa Penerbangan Nasional

    No full text
    Kegiatan perawatan dan pemeliharaan merupakan salah satu penyebab terjadinya keterlambatan jadwal penerbangan suatu maskapai. Berdasarkan laporan dari salah satu maskapai penerbangan nasional terdapat 39% pekerjaan maintenance tidak dapat terselesaikan pada periode Januari 2022 - Juni 2023. Peningkatan produktivitas maintenance diperlukan agar dapat meningkatkan jumlah pekerjaan selesai dan memperkecil kontibusinya terhadap keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada divisi maintenance. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengetahui nilai perbaikan sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan, metode Maintenance Value Stream Maping (MVSM) untuk membuat peta aliran proses kegiatan  maintenance sehingga dapat mengetahui penyebab efektivitas dan efisiensi yang tidak tercapai dengan metode fishbone diagram. Penelitian ini mengungkapkan bahwa efisiensi keseluruhan peralatan (OEE) yang pada awalnya hanya 29,38% sebelum dilakukannya perbaikan dapat meningkat secara signifikan mencapai nilai 54,49% pada akhir perbaikan. Setelah melakukan pemetaan proses dengan Current MVSM didapatkan nilai sebesar 38,70% yang disebabkan oleh faktor -faktor utama yang berkontribusi pada rendahnya efektivitas dan efisiensi termasuk kekurangan dalam keterampilan, pengalaman, dan motivasi tim, hambatan dalam komunikasi dan strategi perencanaan, kurangnya pemeriksaan terhadap peralatan dan penggunaan alat yang tidak efektif, manajemen persediaan sparepart yang tidak memadai, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Melalui simulasi yang melibatkan sebuah tim kecil yang dikondisikan secara ideal, nilai Value Added dari pemetaan Future MVSM meningkat menjadi 45,54%

    IMPLEMENTASI DATA MINING DENGAN ALGORITMA APRIORI UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI STRATEGI MIXED BUNDLING DI PT X

    No full text
    Pada tahun 2021, PT X mengalami penurunan penjualan pada saluran penjualan melalui e-commerce. Untuk meningkatkannya kembali, diperlukan penerapan strategi bisnis selain yang sudah diterapkan sebelumnya, dengan mengetahui pola asosiasi antar item produk yang dibeli konsumen yang dapat menjadi dasar pembuatan rekomendasi berdasarkan salah satu prinsip customer relationship management yaitu strategi mixed bundling. Data yang digunakan adalah data transaksi penjualan produk melalui e-commerce PT X dari April hingga Oktober 2021, dengan jumlah sebanyak 5.673 transaksi. Metode yang digunakan adalah data mining association rule spesifiknya algoritma apriori. Dengan menggunakan minimum support sebesar 0,15 dan minimum confidence sebesar 0.5, maka didapatkan hasil yang telah divalidasi, yaitu terdapat 5 rules untuk family product dan 5 rules untuk item produk. Dari eksperimen diketahui bahwa produk Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Cookies dan Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Noodle sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, produk Cookies dan Noodle sering dibeli bersamaan dengan produk Flour, serta produk Noodle dan Pasta sering dibeli bersamaan dengan produk Flour. Selanjutnya dilakukan penyusunan rekomendasi strategi penjualan, terdapat 4 produk mixed bundling yang dapat menjadi alternatif dalam strategi pemasaran PT X untuk meningkatkan penjualan, yaitu produk CBT01 dan CBM01, MBL01 dan MBT01, CPB01 dan CBM01, serta CPB01 dan CBT01

    Optimalisasi faktor-faktor produksi peternakan ayam broiler dengan menggunakan goal programming

    Get PDF
    Dalam proses produksi, peternakan ayam broiler Putra Farm menggunakan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan produk. Sumber daya ini sifatnya terbatas, untuk itu perusahaan harus mengalokasikan penggunaannya secara efisien agar tidak terjadi kegiatan yang sia-sia. Untuk mengoptimalkan faktor-faktor produksi peternakan ayam broiler berupa penggunaan pakan , OVD, tenaga kerja langsung, dan kapasitas kandang digunakan suatu metoda yaitu Goal Programming. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat produksi ayam broiler, kebutuhan faktor-faktor produksi ayam broiler, dan peningkatan keuntungan optimal serta menentukan nilai sensitivitas terhadap solusi optimum yang dicapai. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebaiknya ayam broiler yang diproduksi kelompok III yaitu usia 29-31 hari. Kebutuhan faktor-faktor produksi ayam broiler adalah penggunaan pakan 5.379,75 kg, OVD Rp 2.668.212,54, tenaga kerja langsung 605,72 jam dan kapasitas kandang 514.863 ekor. Peningkatan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 12.115.350. Berdasarkan analisa sensitivitas diperoleh nilai slack adalah nol (0) pada setiap kendala yang berarti semua kendala dapat memenuhi fungsi tujuan.

    PENGENDALIAN PERSEDIAAN GUNA MENGOPTIMALKAN PENJUALAN BERBASIS SISTEM INFORMASI PADA OUTLET GRIYA QURROTA

    Get PDF
    Outlet Griya Qurrota merupakan salah satu distributor yang bergerak di bidang industri barang, seperti baju koko, baju gamis, peci. Masalah persediaan merupakan salah satu masalah yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena persediaan memiliki peran yang sangat penting dalam kelancaran operasional usaha. Outlet Griya Qurrota saat ini belum menerapkan pengendalian persediaan sehingga menyebabkan banyaknya overstock, sehingga persediaan barang yang dilakukan Outlet Griya Qurrota belum optimal. Oleh karena itu diperlukan pengendalian persediaan untuk menganalisis tingkat persediaan yang optimum.Tahapan peramalan dilakukan untuk mengetahui jumlah permintaan dengan menggunakan Software POM-QM for Windows. Metode pengendalian persediaan yang digunakan di Outlet Griya Qurrota yaitu Metode lot size diantaranya adalah EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Periodic Order Quantity), metode PPB (Part Period Balancing). Perusahaan dalam pengendalian persediaan dibuatkan sistem informasi menggunakan database acces Hasil yang didapatkan bahwa pengendalian persediaan paling optimal untuk produk Gamis Remaja, NGS 099 MOON WHITE 3L, NGS 098 PURE BLACK 3L menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Dimana kuantitas pembelian sekali pesan Gamis Remaja, NGS 099 MOON WHITE 3L, NGS 098 PURE BLACK 3L secara berurutan sebanyak 190 pcs, 189 pcs, 172 pcs, dengan frekuensi pemesanan sebanyak 15 kali dalam setahun. Sehingga total biaya persediaan menggunakan metode EOQ otomatis lebih kecil yaitu sebesar Rp 11.979.132. Sistem informasi menggunakan Data Base Microsoft Access didapatkan Data barang dagang, Data kebutuhan Barang Dagang. Dengan adanya pengendalian persediaan dapat mengurangi overstock pada Outlet Griya Qurrota

    ANALISIS RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PABRIK TAHU BAPAK PAIMIN DENGAN METODE HIRA

    Get PDF
    Perkembangan dunia usaha khusunya industri pengolahan makanan selalu bersaing untuk meningkatkan produktivitasnya baik dari segi efisiensi waktu, peralatan yang memadai, tenaga kerja yang produktif, kemampuan memproduksi suatu produk dan lain sebagainya. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas produksi adalah tenaga kerja, sehingga diperlukan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik dalam setiap proses produksinya agar kenyamanan dan keselamatan para pekerja dapat terjamin sehingga dapat menghasilkan produk yang maksimal. Pabrik Tahu Bapak Paimin adalah sebuah UMKM yang memproduksi industri pembuatan tahu yang berlokasi di Jl. H. Kamang bawah, No.11, Pd. Labu, Jakarta Selatan. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada Pabrik Tahu Bapak Paimin dan memberikan solusi yang tepat dari risiko yang ditemukan. Identifikasi kecelakaan kerja dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assement (HIRA). Metode HIRA dibagi menjadi 3 tahap, yaitu tahap pertama melakukan identifikasi terkait potensi bahaya kerja, tahap kedua menganalisis resiko berdasarkan potensi bahaya kerja dan tahap ke 3 menentukan akibat dari resiko tersebut. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini didapatkan 45 resiko potensi bahaya pada proses pembuatan tahu di Pabrik Tahu Bapak Paimin untuk kategori resiko rendah sebesar 60%, kategori resiko sedang sebesar 15,56% dan kategori resiko tinggi sebesar 24,44%.

    Penerapan Value Stream Mapping Tools dalam Meminimasi Pemborasan Proses Packing Part Disc di line Servis

    Get PDF
    Packing Part Disc merupakan salah satu komponen mobil yang dihasilkan oleh perusahaan manufaktur otomotif. Perusahaan dituntut untuk menyediakan suku cadang/sparepart bagi kendaraan yang telah berada ditangan konsumen. Namun pada kenyataannya terjadi beberapa kendala dalam proses pemenuhan pesanan tersebut. Kendala terbesar yang terjadi adalah delay proses packing. Kendala tersebut disebabkan karena adanya tambahan proses moving part beda kanban yang merupakan pemborosan (waste) pada saat proses packing part. Dalam penelitian ini, penyelesaian permasalahan dilakukan menggunakan metode lean manufacturing dengan cara menganalisa pemborosan yang terjadi di line service part export. Analisa pemborosan dimulai dengan menyebar kuesioner, pembobotan pemborosan, pemilihan value stream analysis tools (VALSAT) dan analisa penyebab utama (root cause) pemborosan. Setelah itu dilakukan beberapa usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan tersebut. Dari hasil implementasi usulan perbaikan didapatkan pengurangan jumlah proses kerja dari 17 menjadi 14 proses. Sehingga, lead time proses packing part disc assy clutch turun dari 1.200 detik/case (total lead time = 5.696 detik/case) menjadi 316 detik/case (total lead time = 4.785 detik/case) dengan kenaikan nilai process cycle efficiency total sebesar 4.53 %. Selain itu, didapatkan pula penurunan jumlah part disc assy clutch yang mengalami problem delay proses packing yang sebelumnya rata-rata 1.631 pieces/bulan menjadi 117 pieces/bulan

    Studi Penentuan Jumlah Produksi Botol Kemasan Minuman Yang Optimal Dengan Fuzzy Time Series Markov Chain Dan Fuzzy Inference System

    Get PDF
    Perusahaan perlu berhati-hati saat menentukan jumlah produksi botol minuman kemasan. Jumlah persediaan bahan baku dan permintaan menjadi faktor penting dalam menentukan jumlah produksi. Ketidakpastian jumlah permintaan produk minuman mengakibatkan jumlah produksi botol kemasan minuman kurang selaras dengan jumlah persediaan bahan baku minuman dan jumlah permintaan produksi botol kemasan. Adanya faktor ketidakpastian jumlah permintaan menjadikan pentingnya pemilihan metode peramalan yang tepat untuk memprediksi jumlah permintaan berdasarkan data historis. Penelitian ini bertujuan melakukan studi penentuan jumlah produksi botol kemasan minuman yang optimal dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian. Metode Fuzzy Time Series Markov Chain (FTSMC) adalah satu salah metode peramalan berbasis time series dan dapat diterapkan pada permasalahan ketidakpastian peramalan yang terjadi. Hasil peramalan, setelah melalui uji verifikasi menjadi input metode Fuzzy Inference System (FIS) untuk menentukan jumlah produksi botol minuman agar bersesuaian dengan jumlah permintaan dan jumlah bahan baku. Model FIS yang dibangun pada penelitian ini adalah Fuzzy Sugeno dan Fuzzy Mamdani. Untuk mengetahui metode yang memberikan hasil yang optimal pada permasalahan ini, kedua model yang dibangun tersebut dianalisis dengan membandingkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model, yatu model FTSMC Fuzzy Mamdani dan model FTSMC Fuzzy Sugeno mampu memberikan solusi optimal

    Strategi Pemasaran Pada UMKM Ikhtiar dengan Analisis SWOT dan Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS)

    Get PDF
    Marketing strategy is a way to achieve the goals of business planning. A good marketing strategy will have a great influence on the marketing process of its products. Ikhtiar MSMEs is one of the MSMEs engaged in the production of chips. One of the productions is taro chips. The problems that occur in Ikhtiar MSMEs are the sales of taro chips that have fluctuated, the emergence of competitors who sell chip products, and the process of improving marketing after the Covid-19 outbreak. Therefore, the study aims to formulate and determine the right marketing strategy for Ikhtiar MSMEs. The study used the SWOT analysis method and weighted aggregated sum product assessment (WASPAS). From the results of the study obtained three alternative marketing strategies that are recommended and can be considered. These strategies include the A3 strategy (Utilizing and increasing promotion through existing online media), the A1 strategy (Improving services to consumers), and the A2 strategy (Following training on marketing activities)

    Penentuan Rute Terbaik Pendistribusian Produk Wafer dengan Metode Algoritma Genetika (Studi Kasus di Perusahaan Jasa Pergudangan Produk Wafer Karawang)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menekan biaya transportasi dan menentukan cara terbaik untuk mendistribusikan produk wafer. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan yang bekerja untuk memproduksi produk wafer, dimana terdapat departemen Logistik dan perusahaan yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan produk tersebut ke distributor lain di seluruh Indonesia khususnya Pulau Jawa. Proses distribusi sendiri merupakan salah satu proses terpenting dalam perusahaan dan tidak memerlukan biaya yang sedikit bagi perusahaan untuk memantau proses distribusi. Dan metode pengiriman membutuhkan pembayaran. Selain itu, truk digunakan untuk mengantarkan barang ke masing-masing distributor melalui rute yang berbeda, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mencari rute terbaik dan menekan biaya transportasi tergantung jarak. Untuk mendapatkan rute terbaik dengan biaya terendah, penelitian ini mengusulkan solusi menggunakan algoritma sel dengan menentukan rute yang akan diambil dari kendaraan. Metode distribusi menggunakan metode genetik menggunakan metode crossover dan one crosspoint crossover, mutasi dan mutasi dan seleksi menggunakan seleksi elitisme. Hasil akhirnya adalah saluran distribusi terbaik dan biaya distribusi terendah

    Analisis Risiko Kerja dengan Metode Fisiologi pada Pekerja Bongkar Muat Tandan Buah Segar Kelapa Sawit

    Get PDF
    PT Perkebunan Nusantara I merupakan perusahaan pengolahan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Tamiang. Kendala pada kegiatan ini adalah postur kerja membungkuk dengan menarik beban berat sehingga menimbulkan kelelahan dan resiko kecelakaan kerja. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko pekerjaan pekerja bongkar muat ditinjau dari aspek fisiologis dan memberikan saran perbaikan sistem kerja berdasarkan 4 bagian yaitu manusia, metode, peralatan, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah Cardiovascular Load, Energy Consumption, dan Fishbone Diagram. Hasil dan pembahasan, persentase rata-rata %CVL pada pagi dan sore hari adalah 59% (Improvement Required) dan 64,9% (Work in Short Time), serta rata-rata energi yang dikeluarkan pada pagi (sebelum kerja), pagi (sesudah kerja) , siang (sebelum kerja) dan sore (sebelum kerja) adalah 3,703634 Kkal/menit (Ringan), 8,17547 Kkal/menit (Berat), 3,442116 Kkal/menit (Ringan) dan 8,70456 Kkal/menit (Berat) dan diagram tulang ikan menggambarkan penyebab manusia, metode, peralatan dan aspek lingkungan. Kesimpulannya, tingkat kelelahan pekerja berdasarkan rata-rata keseluruhan %CVL dan konsumsi energi sebesar 61,95% (Pekerjaan dalam Waktu Singkat) dan 8,44046 (Berat) Kkal/menit dan usulan perbaikan sistem kerja berupa penyediaan alur waktu kerja, pemberian himbauan, petunjuk, dan pedoman Standar Operasional Prosedur dan Alat Pelindung Diri yang wajib digunakan, pemberian atap di tempat kerja dan penggunaan alat pindahan buah sawit yang disesuaikan dengan postur tubuh pekerja

    200

    full texts

    210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇