JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
Not a member yet
    210 research outputs found

    Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Intensi Membeli Melalui Live Shopping pada Generasi Z

    Full text link
    Live Shopping adalah konsep yang menggabungkan fitur streaming langsung dengan transaksi pembelian secara real-time. live shopping lebih interaktif karena pelaku bisnis dapat memberikan keterangan secara detail mengenai sebuah produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi intensi dan perilaku generasi Z dalam berbelanja melalui live shopping. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) untuk menguji hubungan korelasi antar variabel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive samping dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara online kepada pengguna live shopping. Dalam penelitian ini menggunakan variabel trust, online live shopping experience, attitude, subjective norm, perceived behavior control, intention to live shopping, dan online live shopping behavior. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa trust memiliki pengaruh terhadap attitude, attitude dan subjective norm memiliki pengaruh terhadap intention to live shopping, intention to live shopping memiliki pengaruh terhadap online live shopping behavior. Namun, online live shopping experience tidak memiliki pengaruh terhadap attitude, dan perceived behavior control juga tidak memiliki pengaruh terhadap intention to live shopping. Kata kunci: Live shopping, intention to live shopping, theory of planned behavio

    ANALISA PERBAIKAN BENANG KUSUT AKIBAT RING TOUCH PADA PROSES PENGGULUNGAN DI MESIN RING SPINNING FRAME

    Full text link
    Cacat pada benang dalam industri pemintalan tekstil dapat mempengaruhi kualitas produk serta efisiensi produksi. Salah satu cacat yang umum terjadi adalah ring touch pada mesin Ring Spinning Frame (RSF), yang disebabkan oleh gesekan berlebihan antara cincin (ring) dan traveller. Cacat ini dapat meningkatkan tingkat kecacatan produk akhir serta mengganggu stabilitas proses produksi. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan metode 5W+1H sebagai alat diagnostik dalam perbaikan kualitas benang yang mengalami cacat akibat ring touch. Cause and Effect Diagram digunakan untuk mengidentifikasi penyebab utama permasalahan, diikuti oleh penerapan metode 5W+1H dalam perencanaan tindakan perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama adalah ketidaksesuaian posisi spindle, yang dipengaruhi oleh perubahan pengaturan ring flange dan kendornya mur di bawah spindle. Langkah perbaikan meliputi pengencangan baut pengunci ring flange, penyetelan ulang sesuai spesifikasi, serta pemeriksaan dan penggantian mur yang kendur. Perbaikan dilakukan oleh tim pemeliharaan RSF selama jadwal perawatan mesin. Implementasi tindakan ini terbukti meningkatkan stabilitas operasional mesin, mengurangi tingkat benang kusut secara signifikan, serta menghasilkan benang dengan keseragaman yang lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis metode 5W+1H dapat menjadi strategi diagnostik yang efektif dalam mengoptimalkan kualitas benang dan meningkatkan efisiensi produksi di industri teksti

    PENERAPAN STANDARD NORDIC QUESTIONNAIRE DAN METODE ANTROPOMETRI DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU PROSES PENGOLAHAN KELAPA PARUT

    Full text link
    Proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana di UMKM X masih menggunakan cara manual. Patarana adalah bumbu masakan tradisional Aceh yang bahan bakunya berasal dari kelapa yang sudah tua. Pengolahan kelapa parut menjadi patarana dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang lama, sehingga pekerja beresiko mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs). Selain itu, proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana yang dilakukan selama ini dirasa belum efisien karena membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu dilakukan perancangan alat bantu kerja yang ergonomis untuk proses pengolahan kelapa parut tersebut. Sehingga, dari penelitian ini dihasilkan usulan rancangan alat bantu proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana khususnya pada tahap pengepresan. Alat ini bersifat ergonomis karena dirancang dengan menerapkan antropometri, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta membuat proses pengolahan kelapa parut menjadi patarana semakin efektif dan efisien

    DESAIN ERGONOMIS ALAT PEMOTONG TAHU BERBASIS PNEUMATIK MENGGUNAKAN REVERSE ENGINEERING UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA PADA INDUSTRI SKALA KECIL

    Full text link
    Tahu merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena kandungan gizinya yang tinggi dan proses pembuatannya yang relatif mudah. Proses pemotongan tahu secara manual pada UMKM Bu Hj. Handayani di Ungaran masih dilakukan menggunakan pisau dapur dan tongkat kayu sebagai alat ukur, sehingga kurang efisien dan menyebabkan kelelahan fisik pada pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang alat pemotong tahu berbasis pneumatik yang tidak terpakai melalui pendekatan Reverse Engineering, guna meningkatkan efisiensi kerja dan kenyamanan operator. Data antropometri dikumpulkan dari sepuluh pekerja untuk memastikan kesesuaian desain alat dengan karakteristik tubuh pengguna. Hasil perancangan menunjukkan peningkatan presisi pemotongan, pengurangan waktu kerja, serta penurunan potensi kelelahan fisik. Desain yang diusulkan mempertimbangkan aspek ergonomi, material food-grade, dan kestabilan mekanis, sehingga dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan kerja di industri rumah tangga tahu

    ANALISIS PENGARUH PARAMETER MESIN CNC FLAME CUTTING TERHADAP KUALITAS PEMOTONGAN BAJA SS400 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI

    Full text link
    Pengaturan parameter proses yang tepat dalam proses CNC Flame Cutting sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil pemotongan. Dalam praktik industri, kualitas hasil potongan terutama kekasaran permukaan dan ketidakakuratan dimensi menjadi perhatian utama. Permukaan yang terlalu kasar dapat menyulitkan proses penyambungan pelat dan menurunkan kualitas sambungan, sedangkan ketidaksesuaian dimensi dapat berdampak pada efisiensi biaya serta waktu pemesinan. Oleh karena itu, perusahaan sangat menekankan pentingnya kualitas pemotongan yang optimal dan stabil dalam setiap proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parameter mesin CNC Flame Cutting terhadap kualitas pemotongan baja SS400 menggunakan metode Taguchi. Parameter yang diteliti meliputi kecepatan potong, tekanan gas, dan tekanan oksigen. Desain eksperimen menggunakan orthogonal array L9 (3³) dan hasilnya dianalisis dengan rasio sinyal terhadap noise serta ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi optimal untuk meminimalkan ketidakakuratan dimensi adalah kecepatan potong 312 mm/menit, tekanan gas 4 bar, dan tekanan oksigen 6 bar. Sedangkan untuk kekasaran permukaan, kombinasi terbaik adalah kecepatan potong 431 mm/menit, tekanan gas 5 bar, dan tekanan oksigen 5 bar. Tekanan gas menjadi faktor yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi hasil pemotongan terhadap ketidakakuratan dimensi dan kekasaran permukaan

    PEMILIHAN PEMASOK MENGGUNAKAN METODE K-MEANS KLUSTERING BERBASIS PYTHON

    Full text link
    Supplier selection is a decision-making process that is complex and carries a lot of risks. Therefore, in order to make decisions more precise, decision-making requires tools that are scientific, logical and structured. Currently, most supplier selection is done using manual calculations, so it requires accuracy in doing so. With current technological advances supplier selection can be implemented with artificial intelligence. Implementing artificial intelligence by selecting suppliers can reduce errors in manual calculations and hopefully get better suppliers. The purpose of this research is to implement artificial intelligence into supplier selection with the method used, namely K-means clustering with the criteria used are quality, price, and delivery time. The data used in this research is secondary data sourced from Kaggle so the weight of each criterion is unknown. The results of this study show that the best suppliers are supplier 19 in cluster 0, supplier 8 in cluster 1, and supplier 20 in cluster 3

    Usulan Perbaikan Kinerja Mutu Eksternal Laboratorium Pengujian Mekanis Menggunakan Metode New Seven QC Tools dan 5W1H

    Full text link
    Sebagai salah satu sasaran penting dalam meningkatkan kualitas Lembaga Penilaian Kesesuaian, peranan Laboratorium Pengujian sangat penting untuk meningkatkan dan menjaga daya saing industri Indonesia. Namun, masih konsistennya kinerja outlier saat uji profisiensi menandakan perlunya perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode New Seven QC Tools dan 5W1H untuk menentukan penyebab dan perbaikan dari masalah kinerja outlier Laboratorium Pengujian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa parameter regangan merupakan kinerja outlier terbanyak saat uji profisiensi baja tulangan beton. Analisis menunjukkan bahwa kompetensi personel yang kurang memadai menjadi penyebab utama kinerja outlier pada parameter regangan. Untuk mengatasi masalah ini, diperoleh usulan perbaikan berupa peningkatan kompetensi melalui pelatihan rutin, peningkatan pengalaman, dan evaluasi kinerja. Usulan perbaikan dapat dimanfaatkan sebagai referensi dalam menindaklanjuti evaluasi kinerja laboratorium dalam program uji profisiensi ataupun uji banding serta sebagai evaluasi penggunaan metode uji regangan untuk produk baja tulangan beton

    Analisis Musculoskeletal Disorders Dan Postur Kerja Dengan Pendekatan Ergonomi Guna Meningkatkan Kesehatan Pekerja Di PT. Betami

    Full text link
    PT Betami, salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit di Aceh Tamiang, mengandalkan aktivitas manual di stasiun sortasi. Pekerjaan di bagian ini melibatkan aktivitas fisik seperti berdiri dalam waktu lama, membungkuk, mengangkat beban berat, dan gerakan berulang, yang berisiko menyebabkan Musculoskeletal Disorders. Tujuan untuk menentukan keluhan dan menganalisis postur kerja di PT Betami bagian staisun sortasi. Metode yang digunakan  Standard Nordic Questionnaire untuk mengidentifikasi keluhan untuk mengidentifikasi keluhan fisik pada berbagai bagian tubuh pekerja, serta Rapid Entire Body Assessment untuk memancarkan risiko ergonomis dari postur kerja untuk mengeluarkan risiko ergonomis dari postur kerja. Hasil dan pembahasan, keluhan yang mendapatkan hasil paling tertinggi terdapat pada pekerja 1 pada pukul 16:00 dengan menghasilkan skor keluhan 56 dan mengalami keluhan terbesar pada bagian tubuh lengan bawah kanan (5%), pergelagan tangan kanan (5%), tangan kiri (5%), tangan kanan (5%) dan lutut kiri (5%). Hasil pembahasan postur kerja mendapatkan hasil tertinggi pada pekerja 1 postur ke 1 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga dan pekerja 3 postur ke 5 dengan skor akhir 12 dengan level risiko sangat tinggi dan tindakan perubahan postur kerja sekarang juga. Kesimpulan Pekerja di stasiun sortasi mengalami keluhan fisik yang cukup signifikan, terutama pada bagian tubuh seperti lengan bawah kanan, pergelangan tangan kanan, tangan kiri, tangan kanan, dan lutut kiri. Dan Penilaian postur kerja menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas kerja berada pada tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi, dengan skor REBA mencapai angka 12 pada beberapa postur, yang berarti diperlukan tindakan seger

    Analisis Aliran Reverse Logistics pada Industri Perlengkapan Medis untuk Meminimalisir Biaya Retur Produk

    Full text link
    Reverse logistics adalah proses pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengelolaan pergerakan barang jadi, persediaan barang dalam proses, bahan mentah, dan informasi terkait secara ekonomis dan efisien dari titik asal ke titik konsumsi. Permasalahan yang terjadi pada industri perlengkapan medis diwakili PT XYZ yaitu adanya penumpukan produk kasa retur reject yang dapat menyebabkan biaya simpan gudang yang semakin membengkak. Hal ini disebabkan karena produk tersebut tidak dapat digunakan kembali. Namun, jika dimanfaatkan dengan baik, produk kasa retur tersebut masih terdapat beberapa produk yang bisa digunakan kembali dan dapat meminimalkan biaya reverse logistics produk. Pada penelitian ini, seluruh komponen biaya reverse logistics akan dihitung menggunakan metode VMI dengan tujuan untuk mengetahui Total Reverse Logistics Cost dari keseluruhan retur produk kasa pada PT XYZ periode tahun 2022-2023. Hasilnya menunjukkan bahwa TRLC yang didapatkan sebesar Rp 148.556.914 dan 79% dari keseluruhan biaya tersebut berasal dari biaya simpan. Keterbatasan dalam penelitian ini, perusahaan belum menerapkan pengelolaan produk retur dengan tepat seperti aktivitas recovery. Tentunya jika hal ini dapat diterapkan, maka perusahaan dapat mengurangi biaya reverse logistics dan meningkatkan pendapatan perusahaan

    Analisis Persediaan Bahan Baku Menggunakan Metode EOQ Multi-Item Di PT. XYZ

    Full text link
    Semakin tingginya kebutuhan implan tulang di Indonesia hingga mencapai 120 ribu per tahun 2021 memberi dampak terhadap perkembangan industri kesehatan lokal yang mendorong industri medis khususnya produsen implan dalam menyusun strategi yang tepat, salah satunya mengontrol persediaan bahan baku di PT. XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku implant screw berupa as stainless steel melalui metode Economic Order Quantity (EOQ) Multi-Item sehingga menghasilkan total biaya persediaan paling optimal. Dalam mengendalikan persediaan, perusahaan harus mampu meminimalisasi terjadinya overstock maupun outstock bahan baku agar operasional berjalan dengan efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa melalui metode EOQ Multi-Item perusahaan menghemat total biaya persediaan hingga sebesar Rp47.666 dari metode yang digunakan perusahaan yaitu sebesar Rp Rp6.577.300 sehingga metode EOQ Multi-Item dianggap cukup untuk dijadikan pertimbangan dalam pengendalian persediaan bahan baku

    200

    full texts

    210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇