AL-MAKTABAH
Not a member yet
200 research outputs found
Sort by
Peranan perpustakaan dalam pembinaan minat baca dan menulis
Bagaimanapun baiknya prasarana dan sarana sebuah perpustakaan, bila tidak dikelola dengan baik oleh tenaga yang terampil, aktif dan berpengalaman, perpustakaan hanya akan menjadi sebuah ruangan atau tempat yang berisi rak-rak yang sarat dengan buku-buku saja. Sebaliknya, bila hanya ada pengelola perpustakaan yang baik tanpa didukung dengan koleksi yang memadai dan sesuai kebutuhan pemakainya, tentu saja pembaca kurang tertarik untuk datang ke perpustakaan. Kata Kunci: Perpustakaan, minat baca, menuli
Teknologi informasi untuk jaringan informasi studi Islam
Teknologi informasi untuk jaringan lnformasi studi Islam sebagai salah satu aspek penunjang terlaksananya proses belajar mengajar lAIN pada umumnya dan di Jurusan Ilmu Perpustakaan Islam pada khususnya. Kata Kunci: Teknologi informasi, studi Isla
The management of the lain library in Jakarta: Report from consultations in July and December 2000
A library is an essential part of an academic institution. The Jakarta IAIN Library has had a difficult number of years especially due to the fact of its location at some distance from the main campus. The library now has a new building in the main campus area and should use this change in location as an opportunity to develop the library to become a model for all IAIN libraries
Tugas-tugas professional dan non professional pustakawan dl bidang administrasi
Berdasarkan sifatnya, pekerjaan pustakwan terbagi atas pekerjaan yang bersifat teknis dan pekerjaan yang bersifat analisis. Sedangkan berdasarkan jabatan fungsinya pustakwan dibedakan antara Asisten Pustakawan dan Pustakawan. Selain itu berdasarkan uraian atau rincian tugasnya, tugas pustakawan dibedakan atas tugas-tugas professional dan tugas-tugas non professional. Sebagai tugas professional seorang pustakawan harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan sebagai seorang yang menyandang jabatan atau pekerjaan profesional dalam hal pendidikan dan keterampilan, motivasi kerja, kode etik jabatan, asosiasi profesi dan jiwa mandiri.Kata Kunci: professional, non professional, pustakawan, administras
Peranan pendidikan pemakai terhadap pelayanan perpustakaan perguruan tinggi
Pendidikan pemakai jasa perpustakaan merupakan salah satu wujud kegiatan atau komunikasi, kiranya mampu mewujudkan alat untuk mengharmoniskan hubungan antara petugas pelayanan pembaca selaku wakil perpustakaan dengan para pemakai jasa perpustakaan. Karena di situ tidak saja terjadi suatu proses belajar mengajar dengan ceramah, seminar, demontrasi dan sebagainya. Kemudian penyediaan koleksi, informasi, layanan serta penelitian yang memadai disertai dengan pemberian pendidikan pemakai jasa perpustakaan akan sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Dari segi pemakai jasa perpustakaan diperolehnya bekal teknik dan strategi pemanfaatan perpustakaan, dapat menambah rasa percaya diri dalam penemuan koleksi atau informasi yang dibutuhkan, serta memilih informasi yang spesifik bagi dirinya dengan cepat dan tepat. Sedangkan bagi perpustakaan kegiatan ini dapat mengangkat citra perpustakaan dan pustakawannya.Kata Kunci: Pendidikan pemakai, pelayanan perpustakaan, perguruan tingg
Peran negara dalam masyarakat informasi berciri Asia : Jepang sebagai contoh kasus
Istilah "masyarakat informasi" pada umumnya diterima oleh semua orang dengan begitu saja, tetapi kalau sudah sampai kepada pertanyaan "di mana perbedaan hakikinya dengan masyarakat bentuk lain?" para pakar seringkali tidak satu suara. Salah satu cara untuk mengurangi ketidaksepakatan biasanya adalah dengan mencoba mencari satu model atau contoh dari masyarakat yang bisa dikategorikan sebagai masyarakat informasi. Jepang adalah salah satu contoh juga, mewakili daratan Asia. Artikel ini coba mempersoalkan proses awal perkembangan suatu masyarakat industri menuju ke suatu bentuk masyarakat yang berbeda. Jelas di sini masyarakat informasi tidak bisa dirumuskan semata-mata dengan melihat perkembangan teknologi yang digunakannya; teknologi yang digunakan dalam masyarakat informasi harus dikaji dalam konteks sosialnya. lndustri elektronik memang menjadi pemicu utama pertumbuhan ekonomi negara ini sekaligus ikut merestrukturisasi ekonomi global dan akhirnya membantu impian orang Jepang tentang "masyarakat informasi". Tetapi, industry ini tumbuh tidak dalam kevakuman sosial, melainkan dipengaruhi oleh berbagai factor penting. Termasuk di dalamnya adalah faktor kekuasaan negara dan proteksi industri serta semangat untuk mengejar ilmu pengetahuan di bidang komputerisasi. Kata Kunci: Masyarakat informasi, masyarakat industry, ekonomi globa
Nisbah (ratio) antara teks dengan daftar kepustakaan (rujukan) pada majalah ilmiah terbitan Indonesia tahun 1990 dan 1995
(1) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah artikel dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (2) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah halaman dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (3) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah halaman bibliografi dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (4) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah kala dengan rujukan pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (5) Tidak ada perbedaan signifikan antara nisbah pengarang tunggal dengan pengarang ganda pada 4 majalah terbitan tahun 1990 dan 1995 (6) Tidak ada pembatasan jumlah rujukan yang digunakan walaupun selama 5 tahun terakhir terjadi peningkatan informasi, termasuk informasi terekam, dalam semua bidang.Kata Kunci: Nisbah, ratio, teks, daftar kepustakaan (rujukan
Dampak arus informasi bagi masyarakat di negara berkembang
Kemajuan teknologi informasi telah membawa pengaruh yang besar dalam kegiatan penyediaan, pengelolaan, dan penyebarluasan informasi. Dengan bantuan teknologi informasi manusia dapat dengan mudah memproduksi, mengolah, dan bahkan memanipulasi informasi untuk berbagai kepentingan. Bagi masayarakat di negara-negara berkembang, kehadiran perangkat teknologi informasi di samping telah membawa \u27berkah\u27, juga tidak jarang menimbulkan kegelisahan, baik psikologis maupun social. Secara psikologis, membanjirnya informasi di tengah-tengah masyarakat telah menimbulkan apa yang disebut dengan ‘infoglut’ di mana masyarakat merasa kewalahan karena banyaknya informasi yang diterimanya. Sementara secara sosial. timbul pu!a apa yang disebut \u27shock culture’ akibat pesan-pesan yang terkandung di dalam suatu informasi menimbulkan pergesekan dan pertentangan dengan nilai-nilai sosial yang ada. Teknologi informasi yang dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada kehidupan masyarakat menjadi sesuatu yang dilematis, dan karena itu harus disikapi secara proporsional dan bijaksana. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Negara berkemban
Pengembangan koleksi perpustakaan
Pemilihan buku merupakan pekerjaan profesional pustakawan yang penuh tantangan dan imaginasi. Pengembangan koleksi merupakan suatu tugas aktif, dalam hal ini pemilihan dan pengembangan mencakup pekerjaan memilih dari resensi/timbangan buku, iklan di dalam majalah dan surat kabar serta bibliografi mutakhir; mengevaluasi serta menganalisis koleksi yang ada dan mengadakan bahan perpustakaan lainnya.Kata Kunci: koleksi perpustakaan, informas
Pengembangan sistem instruksional sebagai salah satu upaya pembinaan koleksi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di satu pihak banyak memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia, tetapi di lain pihak banyak membawa dampak dan permasalahannya. llmu dan teknologi komunikasi dengan segala produknya yang berkembang pesat, ikut mempercepat proses globalisasi. Era industrialisasi sajapun belum sepenuhnya kita masuki sekarang kita “dipaksa" memasuki era informasi. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita menghadapi era perdagangan bebas, harus bersaing dengan bangsa lain dan survive.Kata Kunci: Sistem instruksional, koleksi perpustakaan, pusat sumber belaja