Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan
Not a member yet
1765 research outputs found
Sort by
DETEKSI ANOMALI HARGA BITCOIN MENGGUNAKAN VARIATIONAL AUTOENCODER DAN EXTREME VALUE THEORY
Deteksi anomali pada harga Bitcoin menjadi tantangan penting dalam menganalisis volatilitas pasar cryptocurrency. Fluktuasi yang tajam dan tak terduga memerlukan metode yang sensitif dalam mendeteksi peristiwa ekstrim. Penelitian ini mengusulkan Kombinasi Variational Autoencoder(VAE) dan Extreme Value Theory(EVT) untuk mendeteksi anomali. Data yang digunakan diambil dari situs web investing.com, yang mencakup 1461 data pelatihan, 151 data validasi dan 500 data uji. VAE digunakan untuk menghitung rekonstruksi error, kemudian data dianalisis menggunakan EVT untuk memodelkan distribusi tail error menggunakan Generalized Pareto Distribution (GPD). Anomali didefinisikan berdasarkan threshold yang dihitung dari persentil distribusi error, dengan deteksi lebih sensitif terhadap data ekstrem. Metode ini diuji dengan menghitung metrik precision, recall, F1-score, dan accuracy. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi VAE dan EVT efektif dalam mendeteksi anomali ekstrem, dengan hasil evaluasi yang baik dan akurat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model deteksi anomali yang lebih tangguh, terutama untuk pasar cryptocurrency yang sangat volatil. Hasil ini penting untuk mengidentifikasi potensi risiko atau peluang dalam pasar yang sangat volatil
RANCANG BANGUN PENDETEKSI CUACA MENGGUNAKAN LORA (LONG RANGE) BERBASIS MIKROKONTROLER ESP32
Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan cuaca berbasis teknologi LoRa (Long Range) dan mikrokontroler ESP32 untuk mendeteksi parameter cuaca seperti suhu, kelembapan, arah angin, kecepatan angin, serta curah hujan secara real-time. Sistem ini terdiri atas dua komponen utama, yaitu pemancar (transmitter) dan penerima (receiver). Pemancar menggunakan sensor dan Arduino Nano untuk memproses data cuaca dan mengirimkannya melalui modul LoRa. Data tersebut diterima oleh mikrokontroler ESP32 pada penerima, kemudian ditampilkan pada layar LCD TFT dan platform IoT berbasis aplikasi Kodular. Penggunaan komunikasi LoRa memungkinkan jangkauan hingga 15 km dengan konsumsi daya rendah, menjadikan sistem ini ideal untuk aplikasi di wilayah maritim yang sulit dijangkau oleh jaringan konvensional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini bekerja dengan baik dalam mendeteksi cuaca secara akurat dan efisien, serta memberikan keunggulan berupa biaya rendah, kemampuan jaringan, dan kompatibilitas. Sistem ini berpotensi digunakan dalam industri maritim untuk memberikan informasi cuaca yang lebih presisi, membantu nelayan dan pelaut membuat keputusan navigasi, serta memberikan peringatan dini terhadap cuaca ekstrem. Secara keseluruhan, inovasi ini merupakan solusi hemat biaya dan berkelanjutan untuk memantau cuaca di wilayah laut maupun darat secara efektif.
SISTEM PEMANTAU KELEMBAPAN TANAH DAN DEBIT AIR PADA TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN ESP32 BERBASIS INTERNET OF THINGS
Penelitian ini menerapkan sensor kelembapan tanah untuk mendeteksi kelembapan tanah dan debit air yang dikonsumsi pada tanaman cabai secara jarak jauh. Menjaga kondisi kelembapan tanah menjadi proses utama dalam pemantauan pada kadar air tanaman. Sehingga, diperlukan pemantauan debit air untuk mengetahui kebutuhan air yang diberikan untuk tanaman cabai setiap harinya. Dalam hal ini, sensor flow meter berperan untuk mendeteksi air yang mengalir setiap yang dibutuhkan oleh tanaman cabai. Sehingga, ESP32 mengirimkan informasi kelembapan tanah dari tanaman cabai melalui sensor soil moisture. Sensor flow meter berhasil memberikan hasil pemantauan debit air sebesar 14.83 mililiter/detik dengan kelembapan rata – rata 59% pada pH 7.1. Dengan menerapkan teknologi Internet of Things ini mampu memberikan penghematan waktu bagi para petani maupun masyarakat yang hobi menanam caba
PENERAPAN NAIVE BAYES UNTUK ANALISIS SENTIMEN PADA ULASAN PELANGGAN DI LAZADA: STUDI KASUS TOKO MAWAR COLLECTION
Penelitian ini memanfaatkan algoritma Naive Bayes untuk menganalisis sentimen ulasan pelanggan terhadap toko Baju Mawar Collection di platform Lazada.Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mencapai akurasi 94%, presisi 96%, recall 98%, dan F1-score 97%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Naive Bayes mampu secara efektif mengenali pola sentimen dalam ulasan data, meskipun terdapat kombinasi antara ulasan positif dan negatif.
PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI VITAGLOW MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING
Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna (UI) aplikasi VitaGlow menggunakan metode Design Thinking. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan solusi dalam perawatan kulit dengan mengintegrasikan teknologi AI untuk analisis kondisi kulit dan fitur e-commerce untuk pembelian produk. Metode Design Thinking yang terdiri dari lima tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test digunakan untuk memastikan desain aplikasi dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Pada tahap empathize, dilakukan riset untuk memahami masalah yang dihadapi pengguna dalam memilih produk perawatan kulit. Tahap define berfokus pada pemahaman mendalam tentang masalah pengguna, sementara ideate menghasilkan berbagai solusi kreatif. Hasil dari tahap prototyping adalah desain UI aplikasi VitaGlow yang intuitif dan mudah digunakan. Pengujian dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS), yang menunjukkan skor rata-rata 83,083, mengindikasikan penerimaan yang sangat baik dan pengalaman pengguna yang memuaskan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi VitaGlow berhasil merancang UI yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna dalam memilih dan membeli produk perawatan kulit
PERANCANGAN APLIKASI PENGENALAN TATA SURYA BERBASIS AUGMENTED REALITY MARKER BASED
Pemahaman mengenai tata surya merupakan tantangan dalam dunia pendidikan, terutama karena keterbatasan media pembelajaran yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Augmented Reality (AR) berbasis Marker sebagai media pembelajaran interaktif dalam mengenalkan tata surya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi pengumpulan informasi, perancangan aplikasi, dan pengujian usability. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melihat model tiga dimensi (3D) dari planet-planet dalam tata surya melalui kamera perangkat mobile. Hasil pengujian usability menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif, dengan tingkat keberhasilan pengguna dalam menyelesaikan tugas mencapai 100%. Dengan demikian, teknologi Augmented Reality dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik
PERANCANGAN USER INTERFACE (UI) MOBILE LEARNING INFORMATIKA DENGAN METODE DESIGN THINKING
Informatika merupakan mata pelajaran penting yang membekali peserta didik dengan pemahaman tentang pengolahan data, pemrograman, dan teknologi informasi yang dimana memberikan banyak dampak. Namun, para pelajar mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar karena media pembelajaran yang masih konvensional dan kurang interaktif, sehingga berdampak pada rendahnya efektivitas belajar, sehingga untuk mengatasi masalah ini perlu dirancang sebuah aplikasi mobile learning yang mendukung pembelajaran informatika. Penelitian ini berfokus pada perancangan user interface (UI) dan user experience (UX) aplikasi mobile learning dengan menggunakan metode Design Thinking. Metode ini diterapkan melalui lima tahap: empathize, define, ideiate, prototyping, dan testing. Pada tahap prototyping, perancangan dilakukan menggunakan Figma dengan desain high-fidelity, sedangkan tahap testing menggunakan software Maze untuk mengevaluasi fungsionalitas dan efektivitas desain. Hasil penelitian ini berupa prototipe aplikasi mobile learning yang lebih interaktif dan intuitif, sehingga meningkatkan pengalaman dan efektivitas belajar peserta didik dalam memahami konsep informatika
PERANCANGAN DESIGN USER INTERFACE ( UI ) APLIKASI WISHLIST BERBASIS METODE DESIGN THINKING DENGAN SYSTEM USABILITY SCALE
Teknologi informasi menjadi konsumsi publik di berbagai bidang dan lapisan masyarakat seperti dalam dunia kesehatan, pemerintahan, sosial, keagamaan, dan pendidikan [14]. Aplikasi daftar keinginan (wishlist) merupakan alat bantu bagi pengguna dalam mencatat dan mengelola barang atau pengalaman yang ingin mereka miliki di masa depan. Namun, banyak aplikasi wishlist yang tersedia saat ini belum menyediakan fitur pengelompokan serta pengingat otomatis, sehingga pengguna sering kesulitan dalam mengorganisir dan mengingat kembali keinginan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain antarmuka pengguna (User Interface/UI) aplikasi wishlist dengan fitur pengelompokan dan pengingat otomatis yang lebih intuitif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode design thinking. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan UI yang tidak hanya memudahkan pengguna dalam mengelompokkan daftar keinginan berdasarkan kategori tertentu tetapi juga memungkinkan sistem untuk memberikan pengingat otomatis sesuai dengan prioritas yang telah ditetapkan. Evaluasi desain dilakukan dengan metode system usability scale (SUS) untuk memastikan bahwa antarmuka yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan adanya fitur pengelompokan dan pengingat otomatis, diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengelola daftar keinginan mereka dengan lebih efektif
PEMANFAATAN ALGORITMA K-MEANS DALAM ANALISIS DATA PENJUALAN TOKO BUYUNG UPIK JS DI LAZADA
Banyaknya produk yang dijual oleh Toko Buyung Upik JS di Lazada menimbulkan kesulitan dalam menentukan produk yang laku dan kurang laku, sehingga terjadi ketidakseimbangan stok, seperti kelebihan pada produk yang kurang diminati dan kekurangan pada produk yang populer. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan produk berdasarkan pola penjualan menggunakan teknik data mining untuk membantu strategi penjualan dan pengelolaan stok yang lebih efektif. Algoritma K-Means digunakan untuk clustering data penjualan, mencakup jumlah stok, transaksi, dan harga. Proses data mining meliputi tahapan Selection, Preprocessing, Transformation, Data Mining, dan Interpretation/Evaluation. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan dengan Elbow Method, sedangkan kualitas clustering dievaluasi menggunakan Davies Bouldin Index (DBI). Hasil penelitian menunjukkan jumlah cluster optimal adalah empat: Cluster 0 (83 produk, penjualan stabil), Cluster 1 (121 produk, penjualan tinggi), Cluster 2 (14 produk, kurang diminati), dan Cluster 3 (38 produk, penjualan moderat). Nilai rata-rata jarak dalam cluster adalah 54.941.560,812, dengan DBI sebesar 0,386 yang menunjukkan kualitas clustering cukup baik. Hasil ini memberikan wawasan bagi toko untuk memprioritaskan pengelolaan stok dan mengoptimalkan penjualan
IMPLEMENTASI FIREBASE FIRESTORE PADA APLIKASI FINBLOOD UNTUK OPTIMALISASI PENCARIAN PENDONOR DARAH BERBASIS MOBILE DI BALI
Ketersediaan informasi pendonor darah secara cepat dan akurat sangat dibutuhkan untuk membantu proses penyelamatan nyawa dalam kondisi darurat. Namun, masih minim platform digital yang mampu menyediakan informasi pendonor darah secara real-time dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe aplikasi mobile FinBlood yang memanfaatkan teknologi Firebase Firestore sebagai basis data real-time untuk menyimpan dan mengelola data pendonor darah. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan framework Flutter dengan fokus utama pada implementasi dan integrasi Firestore dalam proses pencatatan data pendonor, serta pencarian pendonor berdasarkan golongan darah dan lokasi kampus di wilayah Bali. Firestore dipilih karena keunggulannya dalam mendukung struktur data fleksibel, kemampuan query real-time, serta kemudahan integrasi dengan aplikasi mobile. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi prototipe ini mampu menyimpan dan menampilkan data pendonor sesuai kriteria pencarian secara real-time. Meskipun masih dalam tahap pengembangan awal, prototipe ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut sebagai solusi digital dalam mempermudah masyarakat, khususnya mahasiswa di Bali, dalam mencari pendonor darah secara cepat dan efisien