Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan
Not a member yet
1765 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN SMART HOME BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN FOKUS PADA PENGENDALIAN SUARA MELALUI INTEGRASI GOOGLE HOME
Integrasi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi untuk pengendalian perangkat rumah pintar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Smart Home yang memanfaatkan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler dan SinricPro sebagai Middleware untuk memfasilitasi kendali perangkat melalui perintah suara yang terintegrasi dengan Google Home. Sistem ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan kendali jarak jauh, mendukung fitur fungsionalitas multiaspek (penjadwalan dan notifikasi), serta meningkatkan aksesibilitas pengguna melalui dukungan multibahasa. Metodologi yang digunakan mencakup rekayasa prototype dan pengujian fungsionalitas, kinerja, dan keamanan akses. Hasil pengujian kinerja menunjukkan sistem mencapai rata-rata waktu respon keseluruhan yang tinggi yaitu 1,63 detik, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan sistem kendali suara berbasis koneksi lokal. Sistem juga terbukti fungsional dengan akurasi 100% untuk perintah dasar, mampu mengeksekusi perintah simultan, dan kompatibel dengan perintah multibahasa (inggris). Namun, pengujian keamanan mengungkapkan keterbatasan kritis pada lapisan otorisasi suara; sistem gagal memblokir akses dari delapan dari sepuluh pengguna yang tidak terdaftar, menunjukkan bahwa fitur Voice Match Google Assistant tidak dapat diandalkan sebagai metode otorisasi perangkat tunggal. Ditemukan adanya tumpang tindih signifikan pada fitur suara (MFCC, DTW, dan Pitch), yang menegaskan perlunya penelitian lanjutan untuk implementasi lapisan otorisasi sekunder atau biometrik custom guna memastikan integritas keamanan sistem
PEMANFAATAN ALGORITMA CNN – MOBILENETV2 DALAM MENGKLASIFIKASIKAN JENIS BURUNG RANGKONG INDONESIA
Burung Rangkong merupakan jenis burung berparuh besar dengan karakteristik unik. Ciri khasnya meliputi paruh yang panjang, ringan, besar dan melengkung serta dilengkapi dengan balung di atas paruhnya. Rangkong memiliki peran penting bagi ekosistem hutan tropis Indonesia, dengan peran vitalnya dalam penyebaran biji dari sisa makanannya untuk regenerasi hutan. Sayangnya, populasi burung Rangkong saat ini terancam punah akibat dari kegiatan manusia yaitu perusakan habitat dan perburuan liar. Dari 62 jenis Rangkong yang ada di Asia, 13 spesies hidup di Indonesia, dan sebagian besar di antaranya terancam punah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model machine learning menggunakan algoritma CNN dengan MobileNetV2 yang dapat mengklasifikasikan berbagai spesies Rangkong Indonesia yang di implementasikan kedalam sebuah aplikasi android berbasis flutter, guna mendukung upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dan pelestarian terhadap burung Rangkong Indonesia. Kecerdasan buatan menjadi salah satu inovasi dalam ilmu komputer yang memungkinkan mesin untuk mengenali objek secara otomatis dengan tingkat akurasi yang tinggi. Kecerdasan buatan, memungkinkan komputer memiliki kemampuan belajar dari data dan pengalaman tanpa pemrograman manual. MobileNetV2, dirancang untuk beroperasi secara efisien pada perangkat dengan sumber daya terbatas, seperti ponsel. Penelitian ini menggunakan dataset sebanyak 4.312 citra burung Rangkong dari 13 spesies yang berbeda. Data citra di peroleh melalui website birdsoftheworld.org sebagai sumber utama dan bing.com sebagai penunjang pengumpulan dataset . Komposisi pembagian dataset sebesar 80% data uji, 10% data validasi dan 10% data uji, model CNN yang dikembangkan berhasil mencapai tingkat akurasi pelatihan 98,02%, akurasi validasi 83,37% dan akurasi pengujian 71,79% dengan mendeteksi 28 dari 39 citra baru dengan bena
DIGITALISASI JASA PERCETAKAN SINODE GMIT MELALUI PENGEMBANGAN SISTEM BERBASIS WEB
Percetakan Sinode GMIT adalah salah satu bentuk layanan yang ditawarkan oleh pihak Sinode GMIT untuk mendukung kebutuhan administrasi gereja. Layanan ini mengelola produksi buku-buku keagamaan, buletin terbitan, dan bahan ajar untuk sekolah-sekolah Kristen. Adapun, ketergantungan pada pendekatan manajemen konvensional menyebabkan tantangan terkait efisiensi, jangkauan pasar, dan daya saing. Untuk mengatasi masalah ini, digitalisasi melalui pengembangan sistem berbasis web diidentifikasi sebagai solusi yang efektif. Sistem ini dikembangkan menggunakan metodologi Rapid Application Development (RAD), dengan JavaScript sebagai bahasa pemrograman dan basis data Neon untuk pengelolaan data. Platform ini mengintegrasikan semua tahap proses produksi, termasuk pemesanan, desain, pencetakan, dan pengiriman, dalam lingkungan digital yang terpadu. Fungsi utama meliputi katalog produk online, pemesanan dan unggahan berkas desain, pengelolaan pesanan administratif, penentuan harga, dan pemantauan pesanan secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fitur sistem beroperasi sesuai tujuan dan memenuhi persyaratan pengguna. Sistem ini memungkinkan jangkauan pasar yang lebih luas, mengurangi biaya operasional, dan secara efektif mengatasi tantangan yang sebelumnya dihadapi oleh media cetak Sinode GMIT
ANALISIS EVIDENCE PSIKOLOGIS UNTUK KLASIFIKASI GANGGUAN KESEHATAN MENTAL MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER–SHAFER
Gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres merupakan permasalahan yang terus meningkat, khususnya pada kelompok usia produktif seperti mahasiswa. Deteksi dini gangguan mental masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan akses layanan profesional, stigma sosial, serta ketidakpastian gejala psikologis yang bersifat subjektif dan saling tumpang tindih. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi gangguan kesehatan mental berbasis sistem pakar menggunakan metode Dempster–Shafer dengan memanfaatkan evidence psikologis dari instrumen standar PHQ-9, GAD-7, dan DASS-21. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian terapan dengan metode kuantitatif, di mana skor kuesioner dikonversi menjadi nilai belief dan dikombinasikan menggunakan teori Dempster–Shafer. Penelitian melibatkan 35 responden mahasiswa sebagai subjek penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Dempster–Shafer mampu menggabungkan evidence psikologis yang tidak pasti dan tumpang tindih untuk menghasilkan nilai keyakinan gangguan mental secara terukur. Hasil klasifikasi menunjukkan dominasi gangguan depresi dengan persentase 75,43% tingkat keyakinan tinggi dibandingkan gangguan kecemasan dan stres. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi instrumen psikologi standar dengan metode Dempster–Shafer efektif digunakan sebagai alat skrining dini gangguan kesehatan mental, namun tidak dimaksudkan sebagai pengganti diagnosis klinis
SISTEM MONITORING TRACK PANJANG BERBASIS ESP32 UNTUK DETEKSI DINI GANGGUAN TRACK CIRCUIT PADA STASIUN KALIWUNGU
Track circuit merupakan bagian penting dalam sistem persinyalan kereta api yang berfungsi mendeteksi keberadaan kereta pada jalur rel. Pada stasiun dengan emplasemen panjang, track circuit dibagi menjadi beberapa bagian untuk mengurangi drop tegangan. Akan tetapi pembagian tersebut tidak disertai pemisahan indikator pada Local Control Panel (LCP) sehingga ketika terjadi gangguan lokasi gangguan sulit diidentifikasi dan berdampak pada keterlambatan penanganan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring gangguan track panjang berbasis mikrokontroler ESP32 untuk mempercepat proses deteksi gangguan. Sistem memanfaatkan tegangan dari relai track circuit sebagai input untuk mengaktifkan indikator LED dan suara, serta mengirimkan notifikasi secara real-time melalui aplikasi Telegram. Data gangguan juga dicatat ke dalam Google sheets sebagai data logger. Metode penelitian dilakukan dengan metode research and development. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mempercepat deteksi gangguan secara efektif dan efisien ditunjukkan dari hasil Mean Time to Detect (MTTD) 1,2 menit dari sebelumnya 43,9 menit
SISTEM INVENTARIS DAN PROMOSI TOKO BAJU LOVE LACE GIANYAR
Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha ritel untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Toko Baju Love Lace Gianyar masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan stok dan pelaksanaan promosi yang belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem inventaris dan promosi berbasis web untuk mendukung pengelolaan stok dan strategi promosi secara digital. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dirancang menggunakan UML dan dibangun dengan Laravel, MySQL, InertiaJS, dan ReactJS. Pengujian dilakukan menggunakan metode Blackbox dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengujian menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna dengan tingkat keberhasilan 100%. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan inventaris dan efektivitas promosi, serta siap untuk diimplementasikan pada lingkungan operasional toko
KAJIAN IMPLEMENTASI PROSES DATA-CENTRIC UNTUK MEMENUHI ASBU D-AIM B1/1 DI PUSAT INFORMASI AERONAUTIKA
Transformasi digital dalam pengelolaan data informasi aeronautika menjadi kebutuhan penting untuk mendukung keselamatan dan efisiensi dalam sistem navigasi udara. Sejalan dengan roadmap Aviation System Block Upgrade (ASBU), modul D-AIM B1/1 menekankan perlunya peralihan penuh ke automated data-centric environment sehingga pengelolaan, pemrosesan, penggunaan, dan pertukaran data dapat dilakukan secara terstruktur dan otomatis, serta intervensi manusia berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi proses data-centric di Pusat Informasi Aeronautika sebagai pemenuhan elemen pada ASBU D-AIM B1/1 tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Fokus utama terletak pada perubahan paradigma pengelolaan data aeronautika dari product-centric ke data-centric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan data di Pusat Informasi Aeronautika masih pada tingkat otomatisasi Level 0 (Manual) dengan pendekatan berbasis product-centric serta implementasi proses data-centric untuk peningkatan otomatisasi ke Level 2 (Data-centric). Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan langkah strategis untuk transformasi menuju sistem AIM yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan global. Kesimpulannya, implementasi proses data-centric merupakan langkah krusial dalam memenuhi kerangka kerja ASBU D-AIM B1/1 guna meningkatkan kualitas produk dan layanan informasi aeroanutika
SMART WEDDING – PLATFORM DIGITAL PERNIKAHAN BERBASIS QR CODE DAN CIRCULAR ECONOMY
Abstract. The Indonesian wedding industry is undergoing significant transformation along with the development of digital technology and increasing awareness of tourism issues. This study aims to develop a Smart Wedding business model based on QR Code technology and a circular economy concept that focuses on efficiency, personalization, and environmental friendliness. The research method used is a descriptive qualitative approach through literature studies, field observations, and analysis using the Business Model Canvas (BMC) framework. The results show that the implementation of Smart Wedding can provide added value in the form of cost and time efficiency through QR Code-based digital invitations, reduced paper use (paperless invitations), and the use of wood waste as decoration and sustainable souvenirs. In addition, the developed business model can strengthen collaboration between vendors and expand creative economic opportunities in the digital wedding sector. Thus, Smart Wedding is not only an innovative solution in the modern wedding industry but also supports the implementation of a circular economy to realize sustainable and environmentally friendly weddings
RANCANG BANGUN SISTEM DOUBLE AUTHENTICATION DENGAN KONSEP ZTA ( ZERO TRUST ARCHITECTURE)
Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah meningkatkan ketergantungan terhadap sistem berbasis web, namun diiringi dengan ancaman keamanan siber seperti phishing, credential theft, dan session hijacking. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Double Authentication berbasis Zero Trust Architecture (ZTA) dengan menggunakan OTP Email pada website. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, implementasi, dan pengujian fungsional serta keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil menerapkan prinsip Never Trust, Always Verify melalui dua lapis verifikasi: login kredensial dan OTP yang dikirim via email. Sistem juga menerapkan Role-Based Access Control (RBAC) untuk membatasi akses pengguna dan admin. Pengujian keamanan membuktikan sistem mampu mencegah credential theft dan insider threat. Kesimpulannya, sistem ini secara signifikan meningkatkan keamanan akses website tanpa mengorbankan pengalaman pengguna, serta membuktikan bahwa ZTA dapat diimplementasikan secara efektif dalam lingkungan web
EDUKASI MASYARAKAT TENTANG KEAMANAN SIBER DALAM TANTANGAN DAN SOLUSI DI ERA DIGITAL
The advancement of digital technology has brought convenience to many aspects of life but also increased cybersecurity threats. This study aims to analyze the main challenges in cybersecurity education in Indonesia and propose inclusive and adaptive solutions for communities with diverse levels of digital literacy. A qualitative research method with document analysis was employed, using data from government reports, national surveys, academic articles, and online news. The findings reveal that low public awareness, digital access inequality, and suboptimal policy coordination are the main obstacles to achieving national cybersecurity resilience. Community-based education and low-tech media such as pamphlets and direct training have proven effective in improving digital literacy by up to 60% in low-infrastructure areas. The study recommends three strategic actions: enhancing inclusive digital literacy, establishing an independent data protection authority, and fostering cross-sector collaboration to strengthen national cybersecurity resilience