Neo-Bis
Not a member yet
74 research outputs found
Sort by
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN LOKASI KLASTER INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN JAWA TIMUR
Dilihat dari jumlahnya usahanya, provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang mempunyai jumlah industri makanan minuman terbanyak di Indonesia. Banyaknya industri makanan minuman di Jawa Timur terindikasi juga oleh faktor potensi wilayah yang ada di masing-masing Kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif industri dan klaster industri makanan dan minuman di masing-masing wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur.Untuk menganalisis keunggulan komparatif digunakan beberapa alat analisis diantaranya: Location Qoutient (LQ), Shaft-share (SS), Rasio Pertumbuhan dan kontribusi. Sedngkan untuk menganalisis klaster industri digunakan alat analisis klaster.Hasil analisis menunjukkan bahwa: daerah yang mempunyai keunggulan komparatif industri makanan dan minuman adalah Kota Kediri, Kota Malang, dan Kabupaten Probolinggo. Hasil analisis klater menunjukkan bahwa, klaster industri makanan minuman di Jawa Timur hampir menyebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Namun untuk jenis industri tertentu seperti pengolahan susu cenderung mengelompok di wilayah Kota Batu dan sekitarnya. Jenis industri kue dan camilan cenderung mengelompok di Kota Malang dan sekitarnya
DETEKSI KECURANGAN PADA PELAPORAN KEUANGAN
This study aims to determine the factors that influence the fraud on the government’s financial statements. The study population was work units of the Ministry of Forestry. The sample selection uses purposive sampling method with a total sample of 691 work units vertical in the period of 2010-2012. The data analysis that used to test the hypothesis is a logistic regression analysis technique. The results show that the variable located far from the center, the unit test quotation by BPK and the ratio of IV quarter expenditure partially have positive and significant effect on the possibility of fraud on the government's financial statements. Meanwhile, the variable of work units that has been tested previously by BPK showed negative and significant effect. The variable unit that located far from the center, the unit is tested quotation BPK previously and the ratio of IV quarter expenditure simultaneously has significant effect on the possibility of fraud on the government's financial statements
PENATAAN DISTRIK BERKARAKTER KOTA SUNGAI DI MAKROMAN-SAMARINDA
Pada saat ini perkembangan yang cukup pesat terdapat pada kota Samarinda dengan kondisi geografi dan bentuk fisik kotanya yang berbeda dengan kota-kota yang berada di pulau Jawa. Sebagai ibukota Kalimantan Timur, kota Samarinda dapat memberikan pengaruh besar bagi perkembangan kota dan wilayah sekitarnya. Kondisi fisik wilayah perkotaan Samarinda dalam 10 (sepuluh) tahun belakangan ini sangat perlu rambu-rambu penataan dalam bentuk perancangan kota yang jelas dan terarah. Perkembangan kota Samarinda banyak dipengaruhi pada perkembangan koridor sungai Mahakam. Sungai ini membelah kota Samarinda dengan koridor yang dapat memberikan ciri khas, dan beberapa tempat potensial yang sangat memerlukan penataan fisik. Dengan adanya penataan koridor sungai Mahakam maka diharapkan Samarinda menjadi tempat yang mempunyai identitas kota yang berkarakteristik. Salah kawasan yang sangat spesifik untuk dijadikan distrik adalah di Makroman. Daerah ini akan dijadikan kawasan pemerintahan provinsi yang tentunya perlu arahan penataan dengan karakter kota sungainya yang khas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif-komparatif menggunakan studi preseden dan pendekatan studi kearah perancangan kota. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah adanya konsep dan arahan penataan dengan cara memadukan hasil sintesa teori dan kajian preseden dengan hasil pengamatan dilapangan
MENGUKUR LOYALITAS PELANGGAN MELALUI RETAIL SERVICE QUALITY
This study aims to determine the direct effects of five variables of retail service quality (X) on customer satisfaction (Y1), the direct effect of customer satisfaction (Y1) on customer loyalty (Y2), the direct effects of five X variables on customer loyalty (Y2) and the indirect effects of five X variables on customer loyalty through customer satisfaction. The data was taken from 100 customer of Tom and Jerry store. Used path analysis, the result can be reveled as : physical aspects and policy have the direct effects of customer satisfaction, while customer satisfaction has the direct effect on customer loyalty. It means that physical aspects and policy has the indirect effects of customer loyalty through customer satisfaction. Meanwhile the other variables such as reliability, personal interaction and problem solving don’t have the direct effects of customer satisfaction, it means those variables don’t have the indirect effects of customer loyalty through customer satisfaction. Only physical aspects and reliability which have the direct effects on customer loyalty.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung kelima variabel retail service quality (X) terhadap kepuasan (Y1), pengaruh kepuasan (Y1) terhadap loyalitas (Y2), pengaruh langsung X terhadap loyalitas (Y2) dan pengaruh tidak langsung X terhadap loyalitas (Y2) melalui kepuasan (Y1). Data diambil dari 100 orang pelanggan toko swalayan Tom and Jerry. Dengan menggunakan analisis jalur, diperoleh hasil : physical aspets dan policy mempunyai pengaruh langsung terhadap kepuasan, sedangkan kepuasan mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas. Dengan demikian, physical aspects dan policy mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas melalui kepuasan. Ketiga variabel yang lain yaitu reliability, personal interaction dan problem solving tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan, sehingga tidak mempunyai pengaruh tidak langsung terhadap loyalitas melalui kepuasan. Hanya variabel physical aspects dan reliability yang mempunyai pengaruh langsung terhadap loyalitas