Edutic - Scientific Journal of Informatics Education
Not a member yet
177 research outputs found
Sort by
RANCANG BANGUN SISTEM PELAPORAN ANGGARAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BERBASIS WEB DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN JOMBANG
Mulai beberapa tahun yang lalu, pemerintah menggulirkan dana subsidi pendidikan bagi sekolah-sekolah yang disebut bantuan operasional sekolah (BOS). Dalam pelaksanaannya, BOS diberikan dan dikelola oleh setiap sekolah dengan diawasi oleh berbagai pihak, baik instansi resmi maupun komite sekolah. Untuk itu perlu dibuat sistem yang mampu mengelola dana BOS. Sistem ini dibangun menggunakan Framework Codeigniter dengan model pengembangan MVC (Model View Controller) dan basis data MySQL. Framework Codeigniter digunakan karena dengan menggunakan framework ini dapat langsung fokus kepada business process yang dihadapi tanpa harus berfikir banyak masalah struktur aplikasi. Sistem Pelaporan yang dibangun ini mampu membuat form Dokumentasi Kegiatan dan Anggaran Sekolah (DKAS), melakukan pencatatan transaksi dana BOS dan juga membuat pelaporan realisasi penggunaan dana BOS. Sistem ini mampu membantu kinerja sekolah dalam pembuatan laporan dana BOS, dan membantu pihak Dinas Pendidikan dalam melihat pengelolaan dana BOS masing-masing sekolah, hal ini akan lebih efektif dan efesien dalam pelaporanny
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TERPADU DI SDN PACARKELING 5 SURABAYA
Abstrak Pemanfaatan teknologi komputer khususnya di sekolah dapat menggunakan kemajuan komputer dalam pengelolaan data secara online. Dengan sistem ini administrator dapat menyimpan dan mengunduh data yang telah tersimpan dan web bisa dibuka dimana saja dan kapan saja. Penelitian ini membahas tentang rancang bangun sistem informasi sekolah terpadu di SDN Pacarkeling 5 Surabaya meliputi : pendataan siswa, nilai dan perkembangan siswa serta penyampaian berbagai info tentang sekolah. Tujuan dari perancangan dan pembuatan sistem informasi sekolah terpadu di SDN Pacarkeling 5 Surabaya berbasis website menggunakan PHP dan MySql ini antara lain : memudahkan pendataan siswa, mempermudah penyampaian informasi kepada orang tua siswa dan masyarakat serta sebagai pusat informasi baik untuk orang tua dan masyarakat. Sistem informasi sekolah terpadu di SDN Pacarkeling V berbasis web ini : memudahkan admin untuk pendataan siswa, mempermudah sekolah untuk menyampaikan informasi-informasi tentang sekolah kepada orang tua dan masyarakat dan mempermudah orang tua untuk mengetahui perkembangan putra-putrinya. Kata kunci : sistem informasi sekolah, PHP, MySq
PROTOTYPESISTEM PELAYANAN PUBLIKDINASKEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPILBERBASISWEB
ABSTRAKKepuasan masyarakat sangat perlu diperhatikan oleh aparat untuk mengetahui kualitas pelayanan yang baik. Inilah yang menjadi salah satu tugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dispendukcapil). Sistem yang ada di dinas tersebut lebih terfokus pada proses pembuatan,sedangkan untuk pelayanan misalnya pendaftaran sering terjadi lonjakan jumlah antrian yang relatif besar dan mengakibatkan tidak terlayaninya permohonan dengan baik. Prototype sistem pelayanan ini dirancang untuk menambah nilai pelayanan dinas kepada masyarakat. Prototype sistem yang dibangun ini mempunyai fitur diantaranya permohonan pengajuan Akta Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk dan Kartu keluarga. Apabila petugas menyetujui pengajuan maka pemohon menerima jadwal validasi atau verifikasi sehingga pemohon mengetahui status pengajuan dan kepastian waktu proses validasi atau verifikasi yang harus dilakukan. Prototype sistem pelayanan berbasis web ini dapat digunakan oleh dinas untuk mengatur penjadwalan pengajuan dokumen kependudukan dan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengetahui tingkat kepastian dari proses pengajuan yang telah dilakukan.Kata Kunci:Dispendukcapil, sistem pelayanan, jadwal, we
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATAKULIAH FISIKA
Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran fisika dengan media Virtual untuk meningkatkan hasil belajar pengukuran mahasiswa pada Program Studi S-1 Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Telah ditemukan beberapa hasil penelitian terkini yang menyebutkan bahwa pembelajaran dengan media labolatorium Virtual berpengaruh terhadap hasil belajar. Pembelajaran yang berorientasi pada labolatorium dapat membantu peserta didik untuk membangun kebermaknaan dan mengotimalkan keterampilan proses pada saat pembelajaran yang dilakukan. Kegiatan penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika kelas C . Penelitian ini akan dilakukan dalam beberapa prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan antara lain: (1) Rencana perkuliahan dalam bentuk SAP yang menekankan pada strategi pembelajaran inkuiri, (2) Lembar observasi pelaksanaan perkuliahan, dan (3) Tes hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini yaitu penerapan laboratorium Virtual dapat meningkatkan hasil belajar belajar mahasiswa, khususnya pada materi pengukuran. Hal ini terlihat dari nilai mahasiswa sikuls 1 nilai rata-rata mahasiswa 70,05 dengan ketuntasan kalaiskal mahasiwa 69%. Pada saat siklus 2 nilai rata-rata mahasiswa 90,67% dengan ketuntasan kalaiskal mahasiwa 97%.Kata Kunci: Laboratorium Virtual, Prestasi Belaja
PENILAIAN CALON NASABAH DALAM MENGAJUKAN KREDIT DENGAN SISTEM PERANKINGAN
Penelitian ini membangun sebuah sistem perankingan untuk memilih calon nasabah yang layak mendapatkan kredit, karena banyaknya kriteria yang bervariasi maka perlu metode untuk mempermudah penilaian dengan perankingan. PROMETHEE “Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation” digunakan dalam Sistem Pendukung keputusan karena kesederhanaan, kejelasan, dan kestabilan dengan melakukan penilaian dari beberapa alternatif kriteria penilaian pengambilan keputusan untuk penentuan urutan (prioritas) dalam analisis multikriteria, seperti halnya pada pemberian kredit dalam suatu bank maupun perusahaan jasa keuangan. Penelitian ini membandingkan perhitungan manual yang selama ini dilakukan oleh pihak bank dengan perhitungan metode PROMETHEE. Dengan metode PROMETHEE kreditur B menempati ranking 3 yang dalam perhitungan manual menempati ranking 2 dan selama angsuran bermasalah, maka dari itu dengan menggunakan metode ini untuk menentukan penilaian kreditur menghasilkan ranking yang lebih baik. Penilaian calon nasabah yang mengajukan kredit dengan sistem perankingan dengan metode PROMETHEE dapat mengetahui ranking dari calon nasabah yang layak mendapatkan kredit. Sehingga masalah kredit macet dapat dihindari.Kata kunci : Promethee; Perankingan; Penilaian; Kreditu
PENGEMBANGAN PROSEDUR PELAPORAN INSIDEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDARISASI ISO/IEC 27001 DAN 27002
AbstrakPada tahun 1996, U.S. Federal Computer Incident Response Capability (FedCIRC) melaporkan telah terjadi sekitar 2500 “insiden” dalam sistem komputer[1]. Laporan penelitian yang dilakukan oleh NPO Japan Network Security Association, “Security Incident Investigation Working Group” pada 31 Maret 2010, insiden yang terjadi selama tahun 2008 meningkat signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 509 insiden lebih banyak menjadi 1.373 insiden. [2]. Di Indonesia, berdasarkan laporan penelitian oleh ID-CERT (Indonesia Computer Emergency Response Team) memberikan informasi pada bulan juni 2010 mendapatkan serangan spam sebanyak 300.000 kali [3].Dari sebagian data yang telah disampaikan tersebut diperlukan upaya yang serius untuk menanggulangi insiden keamanan informasi yang terjadi. Institusi pemerintah maupun swasta harus memiliki sistem keamanan yang baik untuk menanggulangi segala bentuk serangan yang menyebabkan insiden terjadi seperti hilangnya layanan, sistem tidak berfungsi atau overload, kesalahan manusia, ketidakpatuhan dengan kebijakan, pelanggaran pengaturan fisik, perubahan sistem yang tidak terkendali, perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak berfungsi dan pelanggaran akses[4].Dalam penelitian ini akan dilakukan pengembangan prosedur pelaporan insiden yang terjadi pada perusahaan mengacu pada standarisasi ISO/IEC 27001 dan 27002 sehingga terbentuklah Standard Operation Procedure (SOP) yang efektif untuk melakukan pelaporan terjadinya insiden tersebut. Kata kunci : insiden, keamanan informasi, standart ISO/IEC 27001/2700
PENGARUH STRATEGI ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE AND SATISFACTION) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR TIK SISWA DI SMP 4 NEGARA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar melalui strategi pembelajaran ARCS dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung, Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 4 Negara Tahun Ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas sebanyak 259 siswa dengan sampel sebanyak 110 siswa yang terdiri dari 2 kelas kelompok eksperimen dan 2 kelas kelompok kontrol. Sampel kelas diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data motivasi belajar siswa yang dikumpulkan dengan angket motivasi belajar, Kuesioner motivasi belajar berupa pernyataan sebanyak 32 pernyataan dengan 5 pilihan jawaban Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan mancova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar melalui strategi pembelajaran ARCS dengan siswa yang belajar melalui model pembelajaran langsung (Fhitung = 248,549; p kurang dari 0,05), Disimpulkan bahwa strategi ARCS dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar TIK siswa SMP. Kata Kunci: strategi ARCS, motivasi belajar, TI
POLA POSISI BERBASIS FUZZY DALAM DOMAIN FREKUENSI UNTUK TEMU KEMBALI CITRA BINTANG
AbstrakPenelusuran bintang dilakukan untuk beberapa aplikasi teknologi satelit dan ruang angkasa. Identifikasi bintang merupakan tugas utama dalam penelusuran bintang. Salah satu cara untuk melakukan identifikasi bintang adalah membandingkan citra kamera satelit terhadap citra database dan melakukan temu kembali bintang yang sama. Tugas tersebut menjadi sulit ketika pengambilan citra dilakukan pada waktu atau kondisi yang berbeda. Penelitian ini melakukan temu kembali citra bintang dengan menggunakan keuntungan pada metode pola posisi berbasis Fuzzy dalam domain frekuensi. Pada tahap awal, dilakukan preprocessing. Kemudian dilakukan proses ekstraksi fitur pola bintang menggunakan pola posisi berbasis Fuzzy dalam domain frekuensi. Selanjutnya, dilakukan perhitungan nilai similaritas antar fitur pola bintang. Pada tahap akhir, dilakukan temu kembali citra masukan sesuai tingkat kemiripan fitur citra tersebut dengan fitur citra database. Beberapa pengujian telah dilakukan dengan menggunakan 172 dataset yang didapatkan dari database aplikasi Stellarium. Pengujian pertama dilakukan untuk melakukan temu kembali citra bintang tanpa dipengaruhi adanya perubahan waktu dan kondisi. Pengujian kedua dilakukan untuk melakukan temu kembali citra bintang dengan adanya pengaruh dari perubahan rotasi. Pengujian ketiga dilakukan untuk melakukan temu kembali citra bintang dengan adanya pengaruh waktu pengambilan data. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa penelitian ini mampu melakukan temu kembali citra bintang dengan tingkat akurasi sebesar 80.81%.Kata kunci: citra bintang, identifikasi bintang, pola Fuzzy, temu kembali citra
REGRESI LINEAR DAN DKL 3.01 UNTUK ANALISIS PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK MINIHIDRO MOBUYA 3X1000 KW DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Distribusi Listrik saat sekarang belum sepenuhnya menjangkau daerah-daerah terpencil di Indonesia. Padahal listrik atau penerangan sangat dibutuhkan oleh daerah tersebut agar daerah tersebut tidak ketinggalan dalam memperoleh informasi yang bertujuan untuk memajukan daerah tersebut dan dapat meningkatan produktifitas masyarakatnya. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan listrik pada daerah terpencil perlu diciptakan alat yang dapat menjangkau tempat terpencil dengan harga murah dan ramah lingkungan.Kebutuhan energi listrik di kabupaten Bolaang Mangondow, Sulawesi utara dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kegiatan pembangunan serta kebutuhan domestik, sementara kapasitas pembangkit listrik yang ada adalah tenaga Diesel yang diharapkan mensuplai energi listrik di daerah tersebut mengalami penurunan. Pada tahun 2000 jumlah penduduk kabupaten Bolaang Mongondow sebesar 429.475 jiwa. Dari jumlah tersebut sebagian besar penduduk masih masuk kedalam kategori usia muda. Jumlah penduduk tahun 2005 adalah sebesar 479.841 jiwa. Angka ini merupakan hasil pendataaan registrasi penduduk tahun 2005. laju pertumbuhan penduduk rata-rata sebesar 1,47 % per tahun selama periode 1991 - 2005. Pertumbuhan penduduk tersebut tergolong tinggi karena penduduknya kebanyakan masih tergolong usia produktif.Melihat topografi daerah yang sebagian besar gunung dan hutan dapat dipastikan mempunyai potensi air yang banyak. Untuk mengatasi tingginya permintaan akan kebutuhan listrik tersebut, maka muncul konsep pembangkit listrik yang bertumpu pada masyarakat di daerah terpencil. Konsep ini berbasis pada teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Istilah minihidro biasanya dipakai untuk pembangkit listrik yang menghasilkan output 3000 kW. PLTM merupakan salah satu alternatif solusi yang dapat menembus keterbatasan akses transportasi, teknologi hingga biaya.Kata kunci: Minihidro, DKL 3.01, Regresi
IMPLEMENTASI OBJECT RELATIONAL MAPPING PADA PETA DIGITAL SURABAYA BERBASIS
Paradigma Object-Oriented Programming sangat banyak dipakai di kalangan pengembang perangkat lunak, di samping itu banyak perangkat lunak yang tidak bisa lepas dari penggunaan Database Relational. Keduanya sangat penting kegunaannya dalam pengembangan perangkat lunak. Akan tetapi, muncul ketidakcocokan paradigma antara keduanya yang sering disebut Object-Relational Mismatch, ketidakcocokan tersebut meliputi aspek Granularity, Subtypes, Identity, Association, dan Navigasi Data. Untuk mengatasi hal itu, dibutuhkan suatu metode pemetaan objek-objek yang mempresentasikan tabel-tabel entitas database, metode pemetaan tersebut adalah Object Relational Mapping (ORM). Pada aplikasi peta yang dibangun, metode pemetaan ini mempunyai peran untuk menangani pengolahan data informasi peta yang sangat banyak dan komplek. Di samping itu, peran metode pemetaan ini sangat penting terutama dalam hal kecepatan memproses data (running time). Hal ini dikarenakan metode pemetaan ini menyediakan model akses (query) yang tidak melibatkan secara langsung kepada database, melainkan pengaksesan terhadap objek-objek yang telah dipetakan. Model akses (query) yang disediakan oleh Object Relational Mapping (ORM) mempunyai perbandingan running time sebesar 1:1.51 lebih cepat, bila dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode pemetaan ini, dengan batas pengujian jumlah record tabel sebanyak 50.000. Hal ini sangat menguntungkan untuk sebuah aplikasi mobile. Kata kunci : Object-Oriented Programming(OOP), Object Relational Mapping (ORM), Object-Relational Mismatch