SWARA
Not a member yet
91 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN REKORDER SECARA DARING SISWA KELAS VII SMP NEGERI 12 BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara siswa yang pembelajarannya menggunakan media audio visual dan yang tidak menggunakan media audio visual dalam pembelajaran rekorder yang dilakukan secara daring; (2) mengetahui efektivitas penggunaan media audio visual dalam mendukung pembelajaran rekorder secara daring pada siswa yang pembelajarannya menggunakan media audio visual dengan siswa yang pembelajarannya tidak menggunakan media audio visual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Metode yang dipakai adalah quasi experimental dengan desain pretest and posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 12 Bandung. Teknik untuk membentuk sampel dilakukan dengan cara simple random sampling dan didapatkan kelas VII H sebagai kelas Eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah validitas isi dan reabilitas menggunakan Test Re-test. Kemudian teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil perhitungan uji N-gain Score, kelas eksperimen memperoleh data rata-rata (Mean) = 69,86% sedangkan kelas kontrol memperoleh data rata-rata (Mean) = 40,01%. Dengan demikian hasil daripada penelitian ini menujukan bahwa terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan pada kelas eksperimen karena penerapan tambahan media audio visual berupa video dalam proses pembelajaran secara daring daripada kelas kontrol tanpa media tambahan sejenis hal ini diperkuat juga pembuktikan dengan nilai Thitung (7.270) Ttabel (2.048) dan nilai sig. (2-tailed) yaitu 0.000 0,05.Kata Kunci: Pembelajaran Rekorder, Efektivitas, Media Audio Visua
Integration of Tiktok Videos and Students’ Performance in Hip-hop Dance Music
This study determined the effect of the Tiktok Videos as a strategy in teaching Hip-hop Dance in Grade 10 MAPEH, specifically in teaching dance at Kapingkong National High School, Kapingkong, Lambayong, Sultan Kudarat, amidst the new normal setting. This study employed quasi-experimental and descriptive-evaluative research designs to determine and evaluate the effectiveness of the Tiktok Videos. It was carried out in Kapingkong National High School in Kapingkong, Lambayong, Sultan Kudarat, during the school year 2022-2023, amid a new normal setting. Based on the result, the creation of the Titktok videos, as to its style and organization, cultural sensitivity, creativity, content, music, language and captions, and instructional quality and comprehension follow the good standard in developing a video used as instructional materials in teaching as this rated as excellent by the evaluators.It has been concluded that there is no significant difference in the control and experimental groups' pretest scores in both cognitive and physical performance. Also, the Experimental group performed well in the posttest compared to the control group in cognitive and physical performance with the integration of Tiktok videos. There was a significant difference between the mean gain scores of the students under the control and experimental group. This significant difference was attributed to the use of Tiktok videos by the experimental group.
KOMPOSISI MUSIK THE PATH OF THE WIND KARYA JOE HISAISHI DALAM FILM ANIMASI MY NEIGHBOR TOTORO
Musik film merupakan salah satu bagian penting dalam film, karena dapat menguatkan suasana dan emosi pada adegan film. Pemilihan musik The Path of the Wind yang merupakan musik film pada film animasi My Neighbor Totoro sebagai sujek dikarenakan musik memiliki komposisi yang minimalis namun menghasilkan bunyi yang nostalgik dan oriental. Peneliti melakukan penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk menganalisis bentuk dan struktur serta karakteristik harmoni dari musik The Path of the Wind. Metode yang dilakukan yaitu dengan teknik dokumentasi dan teknik observasi dari sumber data yang berupa berkas audio The Path of the Wind, berkas video My Neighbor Totoro, serta buku yang berkaitan. Hasil menunjukkan bahwa musik The Path of the Wind memiliki 4 bagian besar, yaitu Introduksi-A-B-A’-Koda. Dimainkan dalam sukat 4/4 dan tempo 86 bpm yang berubah menjadi 84 bpm pada bagian Koda. Memiliki total 69 birama, dengan tangga nada E♭ mayor pada bagian Introduksi, bagian A, periode A pada bagian B dan birama 68 sampai selesai pada bagian Koda, kemudian bermodulasi ke tangga A♭ mayor pada periode B bagian B dan pada birama 63-67 bagian Koda. Karakteristik pada musik The Path of the Wind yaitu diketahui berdasarkan ritme, melodi dan harmoni. Musik The Path of the Wind memiliki bentuk dan struktur yang minimalis dengan karakteristik etnik dikarenakan melodi pokok menggunakan tonalitas pentatonik Jepang yang saling berkait dengan tonalitas akornya
Proses Penciptaan Lagu "Bawalah Cintamu Itu" Untuk Format Band
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses menciptakan karya lagu populer khususnya karya RB secara ilmiah. Karena penciptaan musik secara umumnya cukup menggunakan intuisi, jarang terlihat karya yang diciptakan dengan metode ilmiah. Hal tersebut yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian ini. Untuk menyelesaikan penelitian dan menjawab semua pertanyaan penelitian, maka digunakan metode penelitian artistik berbasis praktik (practice-based research). Dalam metode ini, peneliti diberikan kebebasan untuk mengungkapkan ide dan gagasan melalui karya seni, sehingga metode ini cocok digunakan dalam penelitian yang peneliti lakukan dikarenakan hasil dan progress yang akan didapat harus melewati serangkaian percobaan dan eksperimen seni. Setelah seluruh percobaan dan proses penciptaan selesai, hasil akhir dari penelitian penciptaan akan dipertunjukkan secara langsung dengan konsep resital
Pembelajaran Gerak Dan Lagu Melalui Lagu-lagu Kaulinan Barudak Di Kelas 2 SDN 1 Langkaplancar
Penelitian ini berjudul ”Pembelajaran Gerak dan Lagu Melalui Lagu-lagu Kaulinan Barudak di kelas 2 SDN 1 Langkaplancar”. Kaulinan barudak merupakan salah-satu kearifan lokal dan patut untuk dilestarikan karena memiliki nilai-nilai yang baik dalam pendidikan. Sebelumnya lagu-lagu kaulinan barudak kurang digemari oleh anak-anak dalam pembelajaran materi tersebut diberikan secara monoton yang hanya sebatas lagunya saja. Dengan adanya pembelajaran gerak dan lagu melalui lagu-lagu kaulinan barudak dapat menjadi suatu inovasi baru dalam pembelajaran seni di Sekolah Dasar terkhusus kelas 2. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan hasil pembelajaran diperkuat melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian : a. Pengembangan lagu-lagu kaulinan barudak dilakukan dengan cara interlocking materi lagu tokecang, perubahan tempo pada materi lagu oray-orayan. Lagu tokecang dipilih karena banyak di kenal oleh siswa terkesan meriah dan memiliki frase kalimat yang pendek. Setiap frase dapat dibuat bagian-bagian untuk sajian interlocking. Lagu oray-orayan bisa di variasaikan melalui cara perubahan tempo lagu yakni dengan tempo tempo lambat, tempo sedang dan cepat. Musikalitas pada siswa dilakukan dengan teknik bernyanyi sambil bergerak. b. implementasi dilakukan pada kelas 2 metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara demonstrasi, ceramah, drill, dan berkelompok yakni pada saat kreativitas gerak dalam menyanyikan lagu lagu tersebut. c. hasil implementasi menunjukan bahwa dengan adanya pengolahan dan pengembangan lagu kaulinan barudak materi lagu-lagu kaulinan barudak mudah di pahami dan di senangi oleh anak-anak serta mewujudkan pembelajaran yang kreatif.
PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PROMOSI LAGU JELAJAHI RASA OLEH BAND HARRA
Penelitian berjudul “Penggunaan Aplikasi Tiktok sebagai Media Promosi Lagu Jelajahi Rasa oleh Band Harra” bertujuan untuk mengetahui bagaimana band Harra menggunakan aplikasi tiktok sebagai media promosi lagu Jelajahi Rasa dan konten promosi seperti apa yang dibuat oleh band Harra dalam promosinya, juga untuk mengetahui bagaimana hasil serta tanggapan pengguna tiktok yang telah melihat konten ini terhadap lagu Jelajahi Rasa. Adapun metode penelitian yang diterapkan ialah menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu hasil pengumpulan data melalui wawancara diantaranya anggota band Harra dan Penggemar Harra, juga observasi terhadap akun tiktok Harra @harramusic, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, band Harra membuat konten promosi dengan sederhana di tiktok hanya dengan menambahkan beberapa fitur-fitur yang ada di tiktok, selain untuk melengkapi konten videonya, juga menjangkau pengguna tiktok lain agar tertarik untuk menonton konten tersebut. Dengan melakukan promosi menggunakan tiktok, band Harra telah berhasil menarik perhatian pengguna tiktok sehingga videonya ditonton oleh ratusan ribu pengguna tiktok, juga berhasil menarik minat pengguna lain untuk akhirnya mendengarkan lagu Jelajahi Rasa di platform lain. Selain berhasil mempromosikan lagunya di tiktok, dengan rajin membuat konten di platform ini, band Harra juga berhasil membangun brand image yang baik melalui aplikasi tiktok
Fungsi Musik Pada Pertunjukan Kabaret “Lutung Kasarung” Ekstrakurikuler New Kabisa Di SMA BPI Bandung
Penelitian ini berjudul "Fungsi Musik pada Pertunjukan Kabaret 'Lutung Kasarung' Ekstrakurikuler New Kabisa di SMA BPI 1 Bandung". Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan musik sebagai latar belakang dalam pertunjukan kabaret tersebut, bagaimana musik berfungsi dalam akting para aktor dan aktris, serta bagaimana respons penonton terhadap musik yang digunakan dalam pertunjukan kabaret ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini, musik tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang yang mendukung suasana, tetapi juga memainkan peran penting dalam membantu aktor dan aktris menyampaikan emosi dan karakter mereka dengan lebih mendalam. Musik dalam pertunjukan ini juga terbukti meningkatkan keterlibatan dan apresiasi penonton, yang merasa lebih terhibur dan menikmati pertunjukan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap aspek pertunjukan kabaret. Pada level aktor dan aktris, musik membantu mereka dalam mengekspresikan berbagai emosi dan nuansa adegan. Bagi penonton, musik menambah kedalaman pengalaman menonton, membuat pertunjukan lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan musik yang tepat dalam seni pertunjukan, khususnya dalam konteks kabaret, untuk menciptakan pengalaman yang lebih kaya dan memuaskan bagi semua pihak yang terlibat
KREASI MUSIK KOLABORATIF MAHASISWA DIFABEL ART THERAPY CENTER WIDYATAMA
Penelitian ini membahas tentang “Kreasi Musik Kolaboratif Mahasiswa Difabel Art Therapy Center Widyatama”. Adapun masalah yang terjadi berawal karena stigma yang berkembang di masyarakat mengenai difabel yang dianggap berbeda dan dipandang sebelah mata. Padahal, banyak diantara difabel yang memiliki kemampuan yang baik, bahkan mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk salah satunya bidang seni khususnya musik. Seperti halnya difabel di Widyatama yang mampu menciptakan karya bahkan berkolaborasi dengan musisi non-difabel. Sehingga tujuan dari penelitian ini, untuk mendeskripsiakan tahapan kreativitas dan kolaborasi yang ada di Widyatama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analisis. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu Observasi dan Wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa difabel di Widyatama mampu berkresasi dan berkolaborasi dengan komunikasi sebagai faktor penunjang.Kata kunci : Difabel, Kreativitas Musik, Tahapan Kolaborasi
Sistem Manajemen "Apro Sound System" Pada Acara Rumpaka Budaya
Pengelolaan audio/sound system memiliki peran yang sangat penting sebagai bagian dari keseluruhan konsep artistik dalam mencapai kesuksesan sebuah pertunjukan musik. Salah satu pertunjukan yang sukses dalam pengolalan audio/sound system adalah pertunjukan “Rumpaka Budaya” yang dikelola oleh Apro Sound System. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana system hardware ,proses setting hardware, dan proses mixing yang dilakukan oleh Apro Sound System dalam acara Rumpaka Budaya. Unruk menjawab semua pertanyaan penelitian, Peneliti menerapkan metode deskriptif kualitatif , informasi dari sumber data primer dapat ditelaah lebih mendalam melalui observasi dan wawancara. Data yang dianalisis adalah temuan penelitian lapangan, meliputi informasi lisan dan tulisan, dokumentasi berupa rekaman, dan informasi tentang berbagai hal yang relevan terhadap penelitian ini. Berdasarkan temuan penelitian Sistem Manajemen pada acara Rumpaka Budaya terdapat variabel penggunan hardware, proses setting hardware, penggunaan mikrofon yang beragam untuk kebutuhan berbagai alat musik tiup yang mana alat musik tiup memiliki karakter suara yang khas dan membutuhkan proses equalisasi yang selaras dengan karakter alat musik nya. Proses mixing audio merupakan proses dimana sinyal audio dari alat musik yang masuk ke mixer audio yang kadang kurang stabil diolah menjadi lebih stabil. Proses menghilangkan ketidakstabilan bunyi yang dapat kualitas musikal, hingga penggunaan equalizer dan effect audio yang bertujuan untuk mendukung hasil bunyi yang dihasilkan dari alat musik . Hasil akhir dari mixing audio dari seluruh bunyi yang diproses oleh Sound Engineer pada acara Rumpaka budaya adalah tidak melebihi 0dB dari Main LR menandakan bahwa Hasil audio dari Apro Sound System pada acara Rumpaka Budaya telah memenuhi kompatibel standar audio.Kata kunci : Sistem Manajemen, Sound System, Mixin
Implementasi Evaluasi Pembelajaran Seni Budaya Karawitan Di SMA Yayasan Atikan Sunda Kota Bandung (Yas Bandung)
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, aklak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat. Standar nasional pendidikan memuat kreteria minimal tentang komponen pendidikan yang memungkinkan setiap jenjang dan jalur pendidikan untuk mengembangkan pendidikan secara optimal sesuai dengan karakteristik dan kekhasan programnya. Untuk mengevaluasi dan juga mengembagkan pendidikan tentunya diperlukan adanya penilaian oleh peserta didik. Penelitian yang dilakukan di SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS) Bandung ini memiliki tujuan untuk megetahui implementasi evaluasi pembelajaran seni budaya di kelas XI (sebelas) yang mempelajari seni karawitan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap Bapak Redi Rustiana S.Sn, yang merupakan Guru seni budaya kelas XI di SMA Yayasan Atikan Sunda Bandung. dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan triangulasi data antara data wawancara, dokumen, dan juga situasi sebenarnya. Hasil Penelitian ini menunjukan impementasi evaluasi pembelajaran seni rupa di SMA Yayasan Atikan Sunda Bandung